Tirosin : Pengertian – Manfaat – Efek Kekurangan dan Kelebihan – Sumber Tirosin

3025

Tirosin tak luput dari perhatian kita ketika membicarakan jenis asam amino yang masih tergolong non esensial sebab memang tubuh manusia bisa menciptakannya. Asam amino sendiri ada 20  dan terciptanya tirosin ini berkat asam amino fenilalanin yang dimanfaatkan oleh tubuh. Sel-sel hidup pada tubuh kita akan memulai proses sintesis protein.

Pada sebagian besar protein, penemuan akan tirosin tidaklah banyak dan justru hanya sebagian kecil saja. Diketahui pula bahwa enzim papain yang ada di dalam buah pepaya dan hormon insulin keduanya ada di dalam tirosin dengan berat kurang lebih 13 persen. Tahun 1849 adalah masa di mana terjadi isolasi dari tirosin untuk pertama kalinya. Penting juga untuk mengetahui bahwa tirosin bisa ditemukan di pigmen melanin, hormon tiroid, dopamin, noradrenalin serta adrenalin.

(Baca juga: cara meningkatkan adrenalin)

Rekomendasi Dosis Tirosin

Dosis jenis vitamin, mineral atau nutrisi apapun itu perlu diatur normal agar tubuh tidak mendapatkan efek buruknya. Kekurangan maupun kelebihan tirosin mengakibatkan berbagai kondisi kesehatan yang cukup berisiko, maka untuk amannya dianjurkan untuk mengonsumsi setiap hari 25 mg per 1 kilogram berat badan untuk orang normal dengan riwayat kesehatan yang baik. Jika ragu, segera cek ke dokter apakah ada riwayat kesehatan tertentu yang pernah dialami agar dokter bisa memberikan saran yang spesifik akan dosis tirosin yang disesuaikan dengan kondisi tubuh kita.

(Baca juga: akibat kelebihan dan kekurangan asam amino)

Manfaat Tirosin

Tirosin sebagai bagian dari asam amino, apa yang senyawa ini bisa lakukan bagi tubuh manusia? Apa peran, fungsi serta manfaatnya dalam menjaga kesehatan tubuh kita? Berikut sedikit penjelasan akan keuntungan dari adanya tirosin di dalam tubuh.

  1. Berkontribusi dalam Sintesis Protein

Seperti yang disebut secara singkat sebelumnya bahwa ada 20 asam amino terkombinasi yang digunakan oleh tubuh kita, salah satunya adalah tirosin di mana senyawa ini berguna dalam membentuk molekul protein baru. Kita semua sudah tahu bahwa protein mempunyai peran dan fungsi penting pada jaringan tubuh kita. Sejumlah protein di dalam jaringan akan membantu supaya segala aktivitas gen dapat dikendalikan dengan baik. Sementara itu, beberapa protein lainnya bakal memainkan peran dalam melakukan reaksi kimia sehingga terhasilkanlah energi.

Atau, beberapa protein ini akan menyediakan dukungan penuh secara struktural terhadap sel-sel tubuh kita. Dengan adanya tirosin, tirosin ini akan mendukung dan kemampuan untuk proses sintesis protein sehingga potensi akan pertumbuhan sel baru juga semakin besar. Ingat bahwa ribuan protein amat sangat diperlukan oleh sel-sel yang baru terbentuk untuk dapat berfungsi dengan sempurna. Jadi bisa dibayangkan, tanpa tirosin sintesis protein akan kurang sempurna, begitupun pertumbuhan sel-sel baru.

(Baca juga: akibat kekurangan dan kelebihan protein)

  1. Pengatur Suasana Hati

Suasana hati yang teratur dan terkendali rupanya juga didukung oleh adanya tirosin. Suasana hati yang sangat mudah berubah dapat menandakan ada ketidakberesan pada sistem saraf kita. Suasana hati tak menentu yang dibarengi dengan reaksi peluapan yang berlebihan dapat dijadikan indikator akan adanya stres pada seseorang atau bahkan gangguan mental dan jiwa atau depresi.

Tirosin membantu merangsang sistem saraf untuk bekerja dengan sempurna sehingga suasana hati dapat terkontrol secara stabil sehingga kita tak mudah stres maupun depresi terhadap sesuatu atau seseorang. Respon tubuh terhadap rasa stres akan dapat diatur oleh bantuan dari tirosin ini, jadi itulah alasan mengapa tirosin perlu diasup tubuh.

(Baca juga: gejala depresi – makanan yang ampuh usir depresi)

  1. Meningkatkan Metabolisme

Metabolisme yang prosesnya lancar dan cepat di dalam tubuh dapat menjadi pertanda baik bahwa tubuh akan terjauh dari segala penyakit. Saat metabolisme didukung oleh tirosin, maka segala kondisi yang digejalai atau berhubungan dengan kelelahan kronis akan dapat diatasi dengan baik.

(Baca juga: cepat lelah ciri-ciri kurang tidur yang cukup)

  1. Pengatur Nafsu Makan

Banyak yang belum tahu bahwa tak hanya minyak ikan yang bisa menambah nafsu makan seseorang, tapi pasokan tirosin yang cukup di dalam tubuh juga sangat membantu. Banyak bahan kimia otak akan dibantu untuk mengatur nafsu makan kita supaya lebih baik. Dengan nafsu makan yang lancar, tubuh otomatis juga dapat dicegah dari penyakit.

(Baca juga: cara meningkatkan nafsu makan)

  1. Menormalkan Kelenjar

Rendahnya tingkat tirosin pada tubuh diketahui dapat menjadi faktor pemicu hipotiroidisme, lambatnya metabolisme, kelelahan kronis, dan juga tekanan darah rendah. Maka sangat perlu memenuhi asupan dan kadar normal tirosin akar fungsi dari kelenjar adrenal, hipofisis serta tiroid bekerja seperti pada normalnya demi mencegah penyakit-penyakit tersebut.

(Baca juga: penyebab gondok)

  1. Mengendalikan Cara Interaksi Tubuh

Bersama dengan fenilalanin amino esensial, tirosin ini akan mampu memroduksi norepinefrin, dopamin, serta epinefrin di mana ketiganya adalah senyawa neurotransmitter. Fungsi dari neurotransmitter adalah untuk mengendalikan bagaimana cara tubuh dalam melakukan interaksi terhadap lingkungan. Dua-duanya tentu sangat penting karena mereka bekerja sama dan saling membutuhkan; tubuh tak mampu menghasilkan tirosin apabila fenilalanin tak ada, dan tanpa tirosin dengan kadar yang cukup maka fenilalanin tidak akan bisa dimetabolisme.

(Baca juga: bahaya zat fenilalanin)

  1. Pelindung Kulit

Tirosin ada di dalam pigmen melanin yang biasa dijumpai pada kulit serta rambut kita. Fungsi fisiologis dari tirosin ini adalah untuk memberikan perlindungan alami dari panas dan bahaya paparan cahaya matahari.

(Baca juga: makanan yang mengandung vitamin e dan manfaatnya)

Efek Kekurangan Tirosin

Tirosin dengan kadar yang rendah bisa berefek buruk bagi tubuh karena senyawa ini sama pentingnya dengan nutrisi lain. Nutrisi yang seimbang artinya juga harus ada tirosin dan kondisi-kondisi inilah yang akan terjadi saat tirosin tak terpenuhi dengan baik.

  1. Terhambatnya Pertumbuhan Sel-sel Baru

Tubuh kita memerlukan sel-sel baru karena dengan pertumbuhan sel-sel ini, sel-sel tubuh yang lama dan sudah mati bisa digantikan dengan yang baru. Sel-sel baru ini akan menjaga kondisi dan fungsi tubuh untuk selalu optimal sehingga tak menjadi rentan akan penyakit.

  1. Gangguan Mental

Depresi dan stres dapat kita alami sewaktu-waktu, entah karena ada kesulitan dalam pekerjaan atau bisa juga efek dari perlakuan atau perkataan orang lain. Suasana hati kita tak akan mudah terpengaruh apabila kandungan tirosin di dalam tubuh pada kadar yang normal. Sistem saraf akan dirangsang oleh tirosin untuk dapat memainkan fungsinya secara sempurna. Selain dari stres, depresi dan kecemasan, libido rendah pun wajib untuk diwaspadai.

(Baca juga: jenis-jenis penyakit sakit jiwa)

  1. Lambatnya Proses Metabolisme

Melambatnya proses metabolisme akan otomatis memengaruhi sistem daya tahan tubuh. Berbagai penyakit dapat datang dan menyerang tubuh kita ketika proses metabolisme tidak cepat. Proses metabolisme bakal melambat juga disebabkan oleh adanya gangguan fungsi kelenjar. Kondisi seperti ini berkemungkinan besar menimbulkan hipotiroidisme, kelelahan pada level kronis, serta tekanan darah yang menjadi rendah.

  1. Penurunan Nafsu Makan

Seperti yang sudah disebutkan, fungsi tirosin salah satunya adalah mengatur nafsu makan kita. Ketika dosis atau asupan tirosin terlalu rendah dan bahkan kurang, nafsu makan pun ikut terpengaruh menjadi tak menentu. Nafsu makan yang kurang dalam waktu lama bisa memicu penurunan berat badan drastis dan malnutrisi, sementara nafsu makan yang berlebihan bakal menjadi faktor obesitas alias berat badan berlebihan yang sama-sama berbahayanya.

(Baca juga: gizi buruk pada anak dan orang dewasa)

  1. Gangguan pada Kulit

Selain dari vitamin E yang melindungi dan baik untuk kulit, keberadaan tirosin di dalam tubuh rupanya juga bisa memberikan proteksi lebih bagi kulit supaya paparan sinar matahari tak merusak. Bisa disimpulkan bahwa tanpa adanya tirosin atau kekurangan tirosin berpotensi memicu gangguan di kulit kita.

(Baca juga: akibat kelebihan asam amino)

Efek Kelebihan Tirosin

Tirosin yang kadarnya terlalu tinggi di dalam tubuh sama bahaya dan berisikonya dengan kekurangan tirosin. Ada efek-efek samping yang perlu diwaspadai ketika mengonsumsi tirosin, sehingga penting adanya untuk datang ke dokter dan meminta sarannya sebelum mulai konsumsi. Berikut efek-efek samping yang berpeluang besar kita alami:

  1. Migrain. Sakit kepala jenis ini juga disebut dengan istilah sakit kepala sebelah yang tentunya dapat menyiksa dan menghambat segala aktivitas kita. Maka suplemen atau sumber makanan berkandungan tirosin sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi atau dibatasi bagi mereka yang sudah lebih dulu memiliki penyakit migrain. Untuk lebih amannya, dokter bisa menjawab keluhan dan kebutuhan tirosin tubuh kita. (Baca juga: bahaya sering migrain)
  2. Sakit perut. Tirosin yang berlebihan dan lebih dari porsi yang seharusnya mampu memicu nyeri di bagian perut. Hati-hati dalam memilih suplemen karena di luar sana ada banya suplemen berkualitas rendah yang akan mengganggu kesehatan kita. Dosis juga perlu diperhatikan agar sakit perut dapat terhindarkan. (Baca juga: obat sakit perut)
  3. Diare. Kelanjutan dari sakit perut bisa saja adalah diare. Kondisi ini bisa terjadi karena sistem saluran pencernaan kita bisa terpengaruh oleh suplemen yang kita konsumsi. Konsumsi berlebihan bisa menjadi penyebabnya, namun adanya kontaminan negatif di dalam suplemen pun bisa turut dicurigai. (Baca juga: bahaya diareobat diare tradisional)
  4. Nyeri sendi. (Baca juga: nyeri sendi lutut)
  5. Nyeri ulu hati.

Sumber Tirosin

Sumber tirosin yang paling mudah didapatkan adalah suplemen, namun kita tak dapat secara sembarangan meminumnya kecuali sudah mendapat saran spesifik dari dokter. Ketimbang mendapat asupan dari suplemen, jelas sumber-sumber alami akan jauh lebih baik dalam pemenuhan asupan tirosin ini. Fenilalanin adalah yang memroduksi tirosin, jadi memperoleh fenilalanin akan membantu mendapatkan tirosin, yaitu dari makanan-makanan ini:

Meski demikian, ada juga orang-orang yang kondisinya kurang begitu baik di mana fenilalanin tak dapat diubah menjadi tirosin dan keadaan ini disebut juga dengan PKU atau phenylketonuria. Bagi penderita kondisi tersebut, tirosin menjadi sebuah asam esensial di mana sangat harus dan wajib dipenuhi. Tersedianya tirosin dalam bentuk kapsul dan bubuk akan membantu orang-orang dengan masalah PKU tadi, asalkan mengonsumsinya sewaktu akan tidur malam demi mencegah persaingan proses penyerapan dengan asam amino lain.