Veneer Gigi – Manfaat, Jenis, Prosedur, Kekurangan dan Biaya

Tampilan gigi yang terlihat rapi dan warna putih bersih, tentunya menjadi impian semua orang yang akan membuat senyuman semakin terlihat sempurna. Penampilan gigi seperti ini bisa diwujudkan dengan mudah memakai veneer gigi. Veneer gigi merupakan salah satu prosedur kecantikan dari dokter spesialis gigi untuk memperbaiki warna, bentuk serta posisi gigi yang kurang sempurna.

Metode veneer gigi ini terbuat dari lapisan tipis porselen yang kemudian akan dipasang menutupi lapisan gigi depan. Veneer gigi ini juga bisa bertahan sampai hitungan tahunan dan baru bisa diganti apabila sudah rusak atau terkelupas. Berikut ini, kami akan memberikan penjelasan seputar veneer gigi secara lengkap untuk anda.

Baca juga:

Manfaat Veneer Gigi

Semakin populernya veneer gigi ini terjadi tidak hanya daya tarik estetisnya saja, namun ada beberapa hal bermanfaat dan kelebihan veneer gigi yang lainnya.

  • Daya tahan lama: Veneer gigi terbuat dari bahan yang sangat kuat dan tahan lama, sehingga anda bisa tetap menikmati berbagai aktivitas di dalam mulut tanpa perlu merasa khawatir.
  • Lebih terlihat alami: Veneer gigi yang terbuat dari porselen ini memang dibuat secara khusus untuk disesuaikan dengan warna alami gigi, sehingga hasilnya terlihat lebih bagus dan natural.
  • Menyesuaikan dengan senyum: Veneer gigi yang dipasang juga akan disesuaikan dengan senyum anda, yakni dengan mengirimkan contoh kesan gigi ke laboratorium dan veneer akan dibuat dengan tangan menyesuaikan dengan bentuk gigi anda.
  • Tahan pewarnaan atau noda: Veneer gigi juga bersifat stain resistant atau tahan terhadap pewarnaan, tidak seperti gigi asli. Warna putih dari veneer tidak akan mengalami masalah meskipun kamu senang minum kopi, teh atau berbagai makanan yang mengandung zat pewarna lainnya.
  • Meningkatkan rasa percaya diri: Senyum anda juga akan semakin baik dengan melakukan veneer gigi.
  • Memperbaiki struktur gigi: Veneer gigi juga bisa digunakan untuk memperbaiki struktur gigi seperti retak, pecah, banyak spasi atau renggang, tidak sejajar, rusak parah dan sebagainya.
  • Memutihkan warna gigi: Memutihkan gigi menjadi alasan yang banyak digunakan untuk melakukan veneer ini. Apapun penyebab gigi kuning atau kecoklatan misalnya, warna putih gigi alami seperti warna gigi asli juga bisa anda dapatkan dengan hasil yang terlihat lebih alami menggunakan veneer. Veneer bisa menjadi pilihan selain bleaching gigi.
  • Prosedur cepat dan sederhana: Untuk melakukan veneer gigi juga tidak dibutuhkan waktu yang terlalu lama dan umumnya, pasien akan merasa sedikit kurang nyaman saat proses pemasangan gigi sedang berlangsung saja dan tidak berkepanjangan. Biasanya, proses pemasangan veneer hanya berlangsung sebanyak 3 kali kunjungan bahkan terkadang hanya membutuhkan 1 kali kunjungan saja.
  • Memperbaiki gigi yang retak. Ketahui lebih dulu apa penyebab gigi rusak dan retak agar dapat memperbaikinya sesuai penyebab. Bila tak efektif, barulah Anda bisa memilih veneer gigi sebagai solusi.
  • Membuat gigi lebih terlihat simetris
  • Membuat gigi yang berukuran lebih kecil, terlihat lebih proporsional.
  • Jaringan gusi bisa lebih toleransi dengan jenis porselen lebih baik
  • Tidak membutuhkan proses pemulihan: Sesudah proses pemasangan veneer gigi selesai, maka anda bisa langsung meninggalkan rumah sakit tanpa perlu di rawat inap dan bisa beraktivitas normal seperti biasanya.
  • Bisa dikombinasikan: Pemasangan veneer gigi juga bisa dikombinasikan dengan perawatan gigi lainnya seperti pemutihan gigi untuk mempercantik senyum anda.

Baca juga:

Jenis Veneer Gigi

Veneer gigi juga memiliki jenis yang berbeda-beda, namun jenis paling permanen veneer yang paling baik adalah jenis porselen, berikut penjelasan selengkapnya.

  • Veneer Komposit [Composite Veneer]

Komposit veneer menjadi jenis veener yang juga banyak digunakan. Jenis veneer ini biasanya digunakan untuk memperbaiki kerusakan kecil pada permukaan gigi seperti pecah atau retak. Selain itu juga bisa digunakan untuk memperbaiki gigi yang terlihat bengkok dan mengisi celah diantara gigi depan.

Dilihat dari segi harga, veneer komposit lebih terjangkau dibandingkan dengan veener porselen dengan periode pengerjaan yang juga lebih pendek yakni dengan 1 kali kunjungan saja. Kekurangan dari veneer jenis ini adalah hasil akhir yang tidak sebaik veneer porselen dan juga tidak tahan terhadap perubahan warna. Anda harus melakukan pemolesan secara teratur agar gigi tetap terlihat putih dan terawat.

  • Veneer Porselen [Porcelain Veneer]

Veneer porselen menjadi pilihan terbaik sekaligus termahal, akan tetapi hasil yang diberikan akan menjadi investasi dalam jangka panjang. Metode yang dilakukan juga terdiri dari beberapa tahapan dimulai dari konsultasi dengan dokter sampai pembuatan veneer dari cetakan gigi anda di laboratorium gigi.

Pada veneer poselen, hanya dibuat khusus untuk setiap rangkaian gigi yang juga disesuaikan dengan bentuk serta warna dari gigi masing-masing pasien. Jenis veener ini tahan terhadap warna, mengatasi retak, gigi pecah dan paling awet dibandingkan dengan jenis veener lainnya. Kekurangan veener ini adalah harganya yang terbilang sangat mahal dan metode yang dipakai juga cukup panjang seperti pengeboran dan membentuk kembali gigi asli anda.


  • Veneer Instan [Instant Veneer]

Veneer ini menjadi pilihan paling murah diantara 2 jenis veneer lainnya dan memakai veneer yang ada, bukan dibuat secara khusus untuk setiap gigi. Perawatan ini paling murah dan proses pengerjaannya bisa selesai hanya dengan 1 kali kunjungan saja.

Kekurangan veneer jenis ini adalah tidak menggunakan cetakan khusus seperti gigi anda meskipun hasilnya juga sangat mirip dengan gigi asli anda dan cukup tahan terhadap noda warna. Kekurangan lainnya dari jenis veneer ini adalah tidak tahan lama seperti pada veneer porselen.

  • Removable Veneer

Removable veneer terbilang cukup baru dibandingkan dengan veneer lainnya. Hasil yang diberikan dari veneer jenis ini akan memberikan tampilan senyuman yang sempurna dan anda juga bisa melakukan aktivitas makan serta minum seperti biasa, sebab bisa dilepas dan dibersihkan lalu dipakai kembali.

Dokter akan mengambil cetakan gigi anda lalu membuatnya menjadi veneer. Ini menjadi alternatif baik untuk anda yang tidak ingin dan tidak memiliki dana cukup untuk melakukan perawatan veneer gigi secara berkala. Harganya terbilang murah dengan hasil yang cukup baik.

(Baca juga: jenis penyakit pada bibirpenyebab mulut pahit)

Prosedur Veneer Gigi

Untuk melakukan veneer gigi, umumnya harus dilakukan dengan 3 kali kunjungan ke dokter gigi yakni kunjungan pertama untuk konsultasi dan kunjungan kedua serta ketiga untuk pemasangan veneer gigi.

  • Diagnosis dan Perencanaan Perawatan

Tahap pertama dalam veneer gigi adalah konsultasi antara pasien dengan dokter gigi. Anda perlu menjelaskan pada dokter tentang hasil yang ingin anda dapatkan dalam veneer tersebut. Dokter juga akan memeriksa gigi anda untuk memastikan jenis veneer gigi yang paling sesuai untuk anda. Dokter juga mungkin akan melakukan sinar X serta membuat cetakan gigi anda.

  • Persiapan

Desain dari persiapan veneer gigi ini sangat bervariasi serta menggunakan beberapa teknik persiapan. Namun secara keseluruhan, ada beberapa hal yang biasanya akan dilakukan dalam tahap persiapan seperti memberikan ketebalan cukup untuk integritas struktural veneer porselen, membersihkan permukaan gigi, mengakomodasi ruang untuk morfologi baru, mengakomodasi untuk pergeseran gigi yang akan dilakukan, perubahan struktur gigi dan membersihkan bagian gigi yang busuk.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan gigi untuk dilakukan proses veneer. Dokter akan mengeluarkan sekitar 1/2 milimeter enamel dari permukaan gigi yang ketebalannya hampir sama dengan ketebalan veneer yang akan ditambahkan pada permukaan gigi anda.

Sebelum memangkas enamel, dokter akan berdiskusi dengan anda untuk memutuskan perlu tidaknya anestesi lokal sebagai cara mematikan saraf pada area gigi. Selanjutnya, dokter akan membuat model dari gigi anda lalu dikirim ke laboratorium gigi untuk dibuat veneer yang umumnya membutuhkan waktu antara 2 sampai 4 minggu.

Sebelum veneer permanen akan dipasang ke permukaan gigi, dokter akan meletakan veneer sementara untuk melihat apakah sesuai dalam segi bentuk dan warnanya. Dokter juga akan beberapa kali memotong dan mengganti veneer untuk mendapatkan hasil yang paling baik. Warna veneer sendiri juga bisa disesuaikan dengan semen yang dipakai.

Prinsip lainnya dalam tahap persiapan pemasangan veneer ini adalah mempertahankan enamel untuk kekuatan ikat, menyelesaikan tahap persiapan pada atau diatas gingiva untuk mengendalikan kelembaban selama proses sementasi, memastikan titik kontak supaya tidak terletak pada margin, menghindari sudut yang tajam dan sebagainya.

  • Memasang Veneer

Langkah selanjutnya adalah pemasangan veneer pada permukaan gigi anda. Gigi akan dibersihkan terlebih dahulu, kemudian dipoles dan diukir. Semen khusus akan diaplikasikan pada veneer kemudian veneer akan dipasang pada gigi anda. Sesudah posisi veneer tepat, amka akan dilanjutkan dengan menyinari gigi untuk mengaktifkan bahan kimia yang terdapat pada semen sehingga bisa keras dan selesai lebih cepat.

Langkah terakhir adalah menghilangkan semen berlebih pada permukaan gigi, mengevaluasi gigi serta membuat penyelesaian akhir yang diperlukan. Dokter juga mungkin akan meminta anda untuk melakukan kunjungan lanjutan dalam beberapa minggu berikutnya untuk memeriksa keadaan gusi, memeriksa penempatan veneer serta meminta tanggapan anda atas pemakaian veneer tersebut jika terjadi keluhan.

(Baca juga: penyebab bibir atau mulut bengkak tiba-tibapenyebab ulser pada rongga mulut)

Kekurangan Veneer Gigi

Selain memiliki banyak kelebihan, veneer gigi juga ternyata memiliki beberapa kekurangan dalam penggunaan sehari-hari.

  • Harga veneer gigi poselen masih terlalu mahal dan belum bisa dijangkau berbagai kalangan masyarakat tidak seperti komposit dan jenis veneer lainnya.
  • Veneer bisa terlepas, jika anda memiliki kebiasaan menggigit kuku, es batu dan berbagai benda keras lainnya.
  • Veneer gigi tidak bisa dijalani pada gigi yang mengalami masalah seperti jumlah enamel tidak mencukupi, fraktur gigi, gigi busuk, gusi sakit, gigi rusak dan ada tambalan besar pada gigi.
  • Dengan memasang veneer gigi, maka para pengguna juga harus membatasi makanan dan minum yang menyebabkan noda seperti anggur merah, kopi dan teh.
  • Gigi yang sudah di veneer juga masih dapat mengalami proses pembusukan gigi.
  • Veneer gigi tidak bisa diperbaiki jika terjadi kerusakan, sehingga harus diganti dengan veneer yang baru.
  • Gigi menjadi lebih sensitif pada makanan atau minuman yang panas atau dingin karena email gigi sudah terkikis.
  • Saat veneer sudah dipasang, maka tidak bisa di rubah kembali, sehingga jika anda ingin memutihkan gigi asli, maka harus dilakukan sebelum pemasangan veneer.

Resiko Veneer Gigi

Seperti pada perawatan gigi lainnya, veneer gigi juga memiliki beberapa resiko yang bisa ditimbulkan dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, sangat penting supaya anda bisa memahami dengan baik tentang efek samping serta masalah potensial yang bisa terjadi sebagai bahan pertimbangan serta biaya yang mungkin akan dibutuhkan untuk melakukan perbaikan.

  1. Tidak Bisa Dilepas

Veneer memang secara khusus dipasang untuk permanen atau tidak dapat dilepas. Banyak orang yang berpikir jika pemasangan permanen merupakan solusi yang memang dicari supaya tidak dibutuhkan perawatan secara berkala. Akan tetapi, sebaiknya sebelum memasang veneer harus dipikirkan dengan lebih matang lagi, sebab sekali veneer dipasang, maka sudah tidak mungkin untuk dilepas kembali meski anda merasa kurang sesuai dengan veneer yang sudah terpasang tersebut.

  1. Destruktif

Destruktif pasti terjadi pada veneer gigi dalam tingkat yang rendah atau yang tinggi. Kerusakan ini terjadi karena beberapa email akan dihilangkan dari permukaan gigi bagian depan dan terkadang juga dibutuhkan pengeboran.

  1. Menimbulkan Keretakan

Saat menggunakan veneer gigi dan mengkonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas dan dingin, maka gigi akan melebar dan berkontraksi sehingga menimbulkan perubahan termal. Jika tebal semen lebih besar dari tebal veneer, maka akan terjadi kontraksi polimerisasi serta menimbulkan keretakan pada permukaan veneer gigi.

  1. Merusak Gigi

Bahan porselen atau bahan pengisi veneer lainnya tidak bisa membusuk sehingga anda masih bisa mengalami masalah gigi yakni karier di sekitar pinggir veneer yang terjadi karena tidak membersihkan mulut dengan baik.


  1. Gusi Menyusut

Semakin bertambahnya usia, maka kapasitas gusi juga akan mengalami penyusutan. Akan tetapi, dengan melakukan veneer gigi, maka proses penyusutan gigi akan berjalan lebih cepat karena penyakit gusi atau abrasi gigi secara alami sebanyak 1 sampai 2 milimeter setiap 10 tahun.

  1. Rentan Terhadap Panas dan Dingin

Resiko lainnya yang terjadi dari pemasangan veneer adalah gigi menjadi lebih rentan terhadap panas serta dingin dibandingkan saat tidak menggunakan veneer. Namun, tingkat sensitivitas ini akan berkurang sesudah sekitar 1 minggu.

(Baca juga: bintik merah pada bibirmakanan penyebab sariawan)

Komplikasi Veneer Gigi

Veneer gigi ternyata juga bisa menimbulkan beberapa komplikasi yang terjadi di sekitar area mulut khususnya gigi, yakni:

  • Dislodgement veneer karena gagalnya pengaitan.
  • Fraktur pada veneer karena adanya ganggun trauma, kelebihan porselen yang tidak benar, oklusal dan bruxsium.
  • Perubahan warna margin
  • Peluruhan yang berulang
  • Gangguan oklusal.

Biaya Veneer Gigi

Biaya yang dibutuhkan untuk veneer gigi sendiri berbeda-beda bergantung dari bahan yang digunakan serta rumah sakit setempat. Namun, umumnya taris yang akan dikenakan untuk pemasangan veneer gigi ini adalah 5 juta Rupiah untuk setiap giginya. Memasang veneer ini juga umumnya tidak ditanggung oleh pihak asuranasu, sehingga anda butuh menyediakan dana tersendiri untuk melakukan veneer ini.

Baca juga:

Demikian ulasan lengkap yang bisa kami berikan mengenai veneer gigi sebagai salah satu metode perawatan gigi mulai dari metode, manfaat, kekurangan, resiko efek samping dan lain sebagainya. Akan lebih baik jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memasang veneer gigi ini sehingga veneer yang dipilih nantinya akan sesuai dengan struktur gigi dan keinginan anda.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Sunday 16th, July 2017 / 15:24 Oleh :
Kategori : Kesehatan Gigi