8 Ciri Ciri Maag Kronis dan Akut

18390

Sakit maag memang sering dianggap sebagai penyakit yang umum dan biasanya memang tidak menimbulkan gejala yang lebih buruk. Namun untuk penderita sakit maag maka juga harus mewaspadai kondisi maag kronis. Maag kronis bisa muncul akibat dari penyakit maag yang tidak mendapatkan perawatan tepat. Selain itu, gaya hidup tidak sehat juga bisa memicu maag kronis meskipun sebelumnya sama sekali tidak mengalami gangguan maag.

Penyebab Maag Kronis

  • Penyakit maag yang tidak mendapatkan perawatan dengan tepat dan lebih sering karena diabaikan.
  • Minum obat tertentu dalam jangka panjang yang menyebabkan efek untuk lambung dan usus seperti obat golongan ibuprofen.
  • Kebiasaan buruk yang mengganggu kesehatan seperti mengkonsumsi alkohol yang berlebihan karena bahaya alkohol akan menekan fungsi lambung dan menyebabkan tidak nafsu makan.
  • Riwayat penyakit tukak lambung yang disebabkan karena infeksi dari bakteri H.pylori.
  • Riwayat penyakit tertentu seperti penyakit ginjal.
  • Infeksi yang menyebabkan tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti untuk penderita penyakit HIV AIDS.
  • Kondisi penyakit gangguan empedu yang menyebabkan cairan empedu mengalir hingga ke bagian lambung.

Apakah maag kronis bisa muncul begitu saja atau secara bertahap? Pada dasarnya kedua kondisi ini bisa terjadi dan terkadang memang tidak terduga. Ada beberapa ciri yang bisa menyertai sebelum maag kronis terjadi. Berikut ini beberapa gejala maag kronis yang harus diketahui :

1. Sakit Perut Atas

Sakit perut atas memang paling sering terjadi pada penderita penyakit maag. Rasa sakit bisa terjadi seperti melilit, perih dan sangat tidak nyaman. Ini terjadi akibat adanya pembengkakan yang muncul pada bagian selaput perut. Terkadang rasa sakit bisa menjadi lebih parah karena perut sama sekali tidak mau menerima makanan. Tubuh bisa menjadi sangat lemah dan juga kekurangan kebutuhan nutrisi manusia.

2. Tubuh Sangat Lemah

Orang yang menderita gastritis kronis juga akan mengalami kondisi tubuh yang sangat lemah. Tubuh sama sekali tidak bisa beraktifitas karena rasa sakit perut yang hebat. Bahkan tubuh menjadi lebih lemah jika tidak mendapatkan makanan yang baik. Sementara peradangan pada bagian lambung dan selaput perut menyebabkan penderita tidak bisa makan. Kondisi ini harus membuat penderita perlu perawatan yang sangat intensif seperti rawat inap di rumah sakit.

3. Kembung

Perut kembung bisa membuat penderita maag kronis menjadi tidak nyaman. Penyebab perut kembung ini bisa terjadi akibat adanya peradangan yang terjadi pada lambung. Selain itu, lambung yang terlalu banyak menghasilkan asam akan membuat asam naik ke bagian perut atas. Hal ini juga bisa memicu perut kembung. Perut kembung secara otomatis akan menyebabkan perut tidak nyaman. Bahkan gangguan lain seperti sulit buang gas dan perut perih akan membuat penderita menjadi sangat tidak nyaman.

4. Mual dan Muntah

Mual dan muntah paling sering terjadi akibat dari penyakit maag. Kondisi ini sering disebabkan karena perut menjadi lebih cepat kenyang ketika baru sedikit makan sementara itu hanya kondisi efek maag. penyebab sering mual dan muntah juga karena asam yang berlebihan pada lambung dan sudah naik ke perut atas. Kondisi ini akan membuat penderita tidak bisa menerima makanan dengan baik dan sering harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

5. Sendawa

Bersendawa juga paling sering terjadi pada penderita maag. Sendawa merupakan akumulasi dari perasaan penumpukan angin yang berlebihan di dalam perut. Ketika bersendawa maka perut menjadi lebih nyaman namun juga akan memancing untuk sering bersendawa. Bahkan penyebab sering bersendawa ini sering menyebabkan mual dan muntah.

6. Berat Badan Menurun

Penderita maag kronis biasanya akan terlihat lebih kurus. Hal ini terjadi ketika maag kronis sudah membuat penderita tidak bisa makan dengan baik. Tidak mendapatkan nutrisi yang cukup karena perut selalu menolak makanan serta tubuh yang sangat lemah. Kondisi komplikasi paling sering terjadi pada penderita maag yang membuat badan menjadi lebih kurus.

7. BAB Berdarah

Dalam kondisi yang sangat kritis maka bisa menyebabkan penderita mengalami pendarahan lambung dan usus. Pendarahan ini bisa disebabkan karena infeksi peradangan pada lambung sering menyebabkan luka pada lambung dan usus. Jika tidak diperhatikan maka kondisi akan terus memburuk kemudian muncul darah dalam tinja. Perawatan harus segera dilakukan untuk mengatasi komplikasi yang lebih buruk seperti kanker lambung.

8. Muntah Darah

Muntah darah bisa terjadi pada penderita maag kronis yang sudah sangat buruk. Penderita mungkin sudah tidak bisa menerima makanan karena selalu merasa sakit perut, mual dan muntah berlebihan. Lambung membutuhkan makanan untuk diserap sementara luka sudah muncul. Hal ini akan menyebabkan penderita mengalami mual dan muntah darah. Selain itu, pertanda ini bisa menjadi gejala dari kondisi yang lebih berbahaya seperti kanker lambung.

Perawatan untuk Maag Kronis

  • Perawatan untuk maag kronis harus sesuai dengan kondisi penyakit yang terjadi. Penderita maag kronis yang sudah tidak bisa mengkonsumsi makanan karena sakit perut yang parah biasanya disarankan untuk dirawat di rumah sakit. Pemberian obat dan cairan infus akan membantu tubuh untuk pulih lebih cepat.
  • Hindari kebiasan makan terlalu cepat. Lebih baik jika makan sedikit-sedikit namun sering. Perbanyak air putih setelah makan dan jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung bahaya kafein.
  • Hindari semua jenis makanan yang bisa menyebabkan iritasi perut seperti bahaya makanan pedas dan asam.
  • Hindari menggunakan obat yang bisa menyebabkan efek samping peradangan karena bisa membuat kondisi penyakit maag menjadi lebih buruk.
  • Hindari minuman yang mengandung alkohol karena alkohol akan menyebabkan efek yang sangat buruk untuk lambung.
  • Hindari kebiasaan merokok, karena bahaya merokok akan membuat tubuh tidak bisa menerima makanan yang baik dan meningkatkan kadar asam dalam perut.

Cara Mencegah Maag Kronis

  1. Jika Anda sudah menderita penyakit maag maka perhatikan untuk selalu memiliki pola makan yang baik.
  2. Gunakan obat yang sudah diresepkan oleh dokter untuk menyembuhkan penyakit maag hinggga tuntas dan selalu menjaga kesehatan dengan baik.
  3. Berikan waktu yang baik untuk tubuh agar bisa beristirahat dan tidak mendapatkan tekanan atau stress yang berlebihan. Stress bisa menyebabkan penyakit maag akan lebih sering muncul sehingga membuat kondisi tubuh juga melemah.
  4. Hindari kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas, mengandung lemak tinggi, dan makanan yang digoreng. Semua jenis makanan ini bisa menyebabkan kondisi maag dan lambung menjadi lebih buruk.
  5. Jika memiliki pekerjaan yang sangat padat dan sering terlambat makan maka biasakan untuk selalu membawa makanan kecil yang bisa membuat perut menjadi lebih nyaman. Jangan makan jarang tapi banyak karena lebih baik jika makan sering dengan jumlah yang sedikit.
  6. Rokok dan alkohol bisa memicu produksi asam lambung yang berlebihan. Karena itu hindari rokok dan alkohol untuk memelihara kesehatan lambung.
  7. Hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan yang bersifat alkali seperti jeruk, lemon, tomat, kacang almond dan alpukat. Makanan ini bisa membuat produksi asam menjadi sangat tinggi sehingga memicu maag kronis.
  8. Hindari terlalu sering minum minuman yang bersoda, karena soda akan memancing produksi asam lambung yang berlebihan. Anda tetap bisa minum namun dalam jumlah yang sangat sedikit.
  9. Hindari mengkonsumsi buah yang mengandung bromelain seperti nanas. Nanas mengandung bromelain yang sangat tinggi sehingga cenderung bisa menyebabkan produksi asam yang berlebihan.
  10. Anda tetap bisa minum susu karena susu mengandung kalsium yang sangat penting untuk tulang. Namun bagi yang sudah menderita penyakit maag maka konsumsi susu harus dibatasi dalam jumlah tertentu. Susu mengandung lemak yang cukup tinggi sehingga, menyebabkan lambung sulit untuk menerima.

Maag kronis masih sering dianggap sebagai penyakit yang biasa. Namun ternyata pada kondisi tertentu penyakit maag kronis bisa menyebabkan kematian dan penyakit komplikasi yang lebih buruk. Untuk mengatasi hal ini maka perawatan maag harus dilakukan dengan tepat dan menghindari semua pemicu sakit maag.