Home Penyakit dan KelainanMaag Apakah Sakit Maag Bisa Membuat Jantung Berdebar Hingga Sesak Nafas? Simak Penjelasannya!

Apakah Sakit Maag Bisa Membuat Jantung Berdebar Hingga Sesak Nafas? Simak Penjelasannya!

by Erlita

Salah satu gangguan pencernaan pada lambung yang memang cukup mengganggu ketika kambuh adalah penyakit maag di mana bagian ulu hati akan terasa sakit ditambah pula dengan keluhan mual. Namun di waktu kambuh, apakah sakit maag bisa membuat jantung berdebar dan sesak nafas? Benarkah kondisi-kondisi tersebut pada dasarnya berkaitan erat?

Apakah sakit maag dapat menjadi penyebab jantung berdebar dan pernapasan sesak?

Beberapa orang mengalami jantung berdebar yang bisa disertai dengan sesak nafas, namun setelah memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam, rupanya diagnosa tidak seperti yang dikira. Perkiraan hasil diagnosa karena jantung berdebar dan pernapasan terganggu tentu adalah salah satu dari jenis-jenis penyakit jantung bukan?

Namun, justru dokter spesialis pada beberapa kasus dapat mendiagnosa bahwa hasil dari gejala yang dikeluhkan justru adalah disebabkan sakit maag atau lambung. Jadi, benarkah sakit maag berpotensi menimbulkan masalah pada jantung seperti jantung berdebar serta pada pernapasan yang memicu sesak nafas?

Keluhan pada jantung dan saluran pernapasan dapat dipicu oleh sakit maag yang khususnya sudah pada tahap serius atau kronis. Kondisi maag yang tak diatasi secara benar mampu menjadi faktor dibalik munculnya gangguan paru-paru dan jantung karena beberapa alasan:

  • Peningkatan asam lambung yang dapat disebabkan oleh sering stres, sering terlambat makan, dan sering mengonsumsi makanan-makanan yang memicu sakit lambung.
  • Kenaikan asam lambung mampu sampai ke kerongkongan.
  • Asam lambung yang meningkat mengiritasi kerongkongan.
  • Katup penghubung kerongkongan dan lambung melemah dan terganggu fungsinya; katup ini disebut dengan sfincter esofagus.

Jadi, apakah sakit maag berisiko memicu jantung berdebar dan bahkan sampai pada tahap sesak nafas? Ya, hal tersebut sangatlah memungkinkan, khususnya pada kondisi sakit maag yang tak tertangani dengan baik atau sudah telanjur kronis.

Apabila Anda mengalami jantung berdebar yang juga ditambah dengan pernapasan yang sesak, cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan fisik kiranya perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan lainnya, seperti tes pencitraan yang akan sangat membantu dalam mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan penyakit jantung atau malah penyakit maag.

Cara Menangani Sakit Maag Sebelum Terlambat

Supaya sakit maag Anda tidak menjadi lebih parah dan menyebabkan jantung serta paru-paru terganggu, pastikan bahwa Anda memilih penanganan yang paling tepat, seperti langkah-langkah di bawah ini.

  • Minum cuka apel 1-2 sendok teh setiap sebelum makan.
  • Mengonsumsi makanan mengandung probiotik tinggi, yakni meliputi makanan serta minuman fermentasi. Yogurt tanpa gula, kimchi, acar timun, acar wortel, acar lobak dan lainnya bisa Anda konsumsi sampai penyakit maag membaik.
  • Membatasi asupan gluten karena pada gluten ada kandungan sejumlah protein kompleks yang akan menyulitkan sistem pencernaan sehingga harus bekerja lebih keras.
  • Menambah asupan protein dengan mengonsumsi kacang-kacangan, susu murni, biji-bijian, telur organik, ikan, serta daging hewan yang digembalakan.
  • Menggunakan minyak dengan efek yang baik bagi kesehatan lambung dan tubuh, seperti minyak zaitun ekstra virgin, minyak sawit, dan minyak kelapa.
  • Membatasi asupan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.
  • Membatasi asupan makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi.
  • Rajin mengonsumsi pisang karena bahkan konsumsi buah ini merupakan cara menghilangkan perut kembung karena maag kambuh.
  • Membatasi makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.
  • Membatasi atau menghindari lebih dulu makanan serta minuman berkandungan kafein.

Apakah sakit maag bisa membuat jantung berdebar hingga mengganggu saluran pernapasan? Ya, karena kenaikan asam lambung meningkatkan potensi sensasi panas dan nyeri pada dada, detak jantung lebih cepat, serta sesak nafas bila mencapai bagian atas tubuh sehingga terjadilah tekanan di bagian paru-paru dan jantung.

You may also like