20 Penyebab Mual saat Naik Mobil dan Cara Pencegahannya

8311

Berpergian dengan menggunakan mobil maupun menggunakan kendaraan umum sangatlah menyenangkan, selain dapat melihat lihat pemandangan sekitarnya, pikiran dan perasaanpun ikut berpetualang mengikuti apa saja yang terekam oleh kamera mata ketika ditengah perjalanan.

Perjalanan yang monoton (begitu begitu saja) biasanya memicu rasa mual yang datang tanpa kompromi. Namun ternyata banyak faktor yang mempengaruhi mengapa mual bisa datang sewaktu waktu ketika kita berada didalam mobil.

  1. Kurangnya Udara Segar

Jika kita berpergian menggunakan jasa mobil umum yang didalamnya terdapat banyak penumpang yang berdesak desakan, maka suhu udara didalam mobil akan meningkat menjadi lebih panas dan menyesakan dada. Kualitas udara akan semakin buruk ketika bercampur dengan bau dari parfum para penumpang atau aroma tubuh penumpang yang terkadang mempercepat munculnya sakit kepala, ulu hati terasa tidak nyaman dan rasa mual mual yang tidak tertahankan.

Baca juga : Bahaya Polusi Udara

2. Karena Posisi Duduk yang Kurang Tepat

Seseorang yang duduk dengan posisi duduk yang kurang baik, misalnya dada yang menjurus condong kedalam atau dengan posisi yang seperti orang sedang tertidur (kepala condong kedepan), maka dalam hitungan menit bagian tubuh seperti pundak terasa kaku dan pegal-pegal, ulu hati tidak nyaman dan tubuh cepat merasakan kelelahan. Kondisi ini jika terus berlanjut selama berjam jam, maka akan muncul mual yang pada sebagian orang dapat menyebabkan muntah-muntah.

3. Kendaraan Berjalan pada Posisi Jalan yang Lurus Selama Berjam-jam

Kendaraan yang melaju pada jalan yang lurus seperti jalan tol dapat membuat seseorang menjadi bosan dan banyak makan camilan, kondisi ini bagi yang memiliki penyakit asam lambung maka akan cepat merasakan mual.

4. Suasana diluar Jendela yang Monoton

Pemandangan yang monoton sudah sering dilihatnya hampir setiap hari akan memupuk rasa jenuh dan ingin cepat sampai pada tempat tujuan. Rasa tidak nyaman pada tubuh dapat merangsang asam lambung meningkat sedikit demi sedikit dan perutpun tak bisa menghindari rasa mual.

5. Sering Mengangkat Barang Berat

Mengangkat barang berat ketika berpergian dapat menyebabkan kelelahan dan kram otot, jika tidak segera diatasi dengan penggunaan obat gosok untuk meregangkan otot dan minum air jahe hangat maka akan muncul rasa mual mual.

6. Penyakit Maag Kambuh

Meningkatkanya asam lambung ketika di dalam mobil sangat mengganggu tubuh karena akan menimbulkan rasa mual yang dapat membuat seseorang muntah-muntah. Segera atasi dengan minum obat khusus untuk penyakit maag atau segera mengkonsumsi jahe hangat.

Artikel terkait : Cara Mengobati Sakit Maag

7. Adanya Struktur Jalan Raya yang Tidak Rata

Jalan raya yang penuh lubang dan tidak rata memungkinkan tubuh mendapat guncangan dan perubahan pergerakan ketika duduk dengan tidak beraturan. Ulu hati bisa tertekan dan merasa mendapat himpitan, akibatnya mual-mual tak dapat dihindari.

8. Karena Tubuh Mendapat Gerakan-gerakan yang Berulang

Gerakan yang sama dan monoton ketika berada di dalam mobil dapat memicu rasa tidak nyaman pada tubuh dan memicu mual-mual serta tegang otot. Gerakan berulang tanpa pembaruan dapat membuat seseorang menjadi lebih sering menarik nafas panjang karena merasa perjalanan masih sangat panjang.

9. Terserang Masuk Angin Ketika Akan Berpergian

Sebelum berpergian jika seseorang sudah terserang masuk angin sebaiknya segera redakan masuk anginnya dengan pengobatan tradisional misalnya mengkonsumsi obat khusus masuk angin. Karena jika sedang masuk angin maka kondisi tubuh ketika di tengah perjalanan akan semakin parah, tubuh akan menderita demam dan mual-mual sampai muntah-muntah.

Artikel terkait : Cara Mengobati Masuk Angin

10. Terserang Stres

Keadaan pikiran yang sedang tidak stabil dapat memicu munculnya mual-mual yang bisa menyebabkan masuk angin. Stres dapat membuat keseimbangan tubuh menjadi tidak lancar dan meningkatkan asam lambung secara perlahan-lahan. Jika ingin melakukan perjalanan sebaiknya kendalikan kondisi psikologi Anda.

Artikel terkait : Cara Menghindari Stres

11. Kurang Cukup Tidur

Seseorang yang kurang istirahat akan menurunkan daya tahan tubuh selama dalam perjalanan. Kondisi ini dapat memicu munculnya mual-mual dan sakit kepala. Kurang tidur dapat menjadikan keseimbangan metabolisme tubuh terganggu.

Artikel terkait : Akibat Kurang Tidur Malam

12. Karena Memakai Pakaian Ketat

Ketika berpergian sedapat mungkin kenakanlah pakaian yang longgar atau nyaman untuk dipakai dalam jangka waktu yang lama, agar peredaran darah dan saraf-saraf tubuh mendapatkan keleluasaan dan kebebasan tubuh untuk bergerak. Pakaian ketat hanya akan membuat penekanan dan paksaan pada tubuh untuk berada pada posisi yang tertekan dan tidak nyaman. Penekanan pada daerah perut dapat menimbulkan mual-mual.

Baca juga : Bahaya Memakai Celana Ketat Bagi Kesehatan

13. Banyaknya Kadar Karbon Dioksida di dalam Mobil

Ada beberapa jenis mobil yang memiliki zat karbon dioksida mengurai di dalam mobil, biasanya terdapat pada mobil yang tidak menggunakan AC. Zat karbon dioksida adalah zat berbahaya yang dihasilkan dari bahan bakar mobil itu sendiri yang masuk kedalam mobil melalui udara dan angin. Zat tersebut megandung efek radikal bebas yang dapat membuat perut menjadi mual-mual dan perih akibat asap tersebut juga asam lambung meningkat.

14. Karena Suspensi Kendaraan yang Kurang Baik

Untuk yang ingin melakukan perjalanan menggunkan mobil pribadi sebaiknya periksalah semua mesin dan bodi mobil dengan seksama dan hati-hati agar setelah digunakan nanti tidak menimbulkan mogok tiba-tiba ditengah jalan, timbul kepulan asap pada mesin, temperatur AC yang tidak dingin dan lain-lain.

Baca juga : Bahaya AC Mobil Bagi Kesehatan

15. Karena Rasa Jenuh yang Terlalu Lama

Pada sebagian orang perasaan jenuh adalah sangat merugikan dan menjengkelkan karena diri merasa terjebak pada situasi yang tidak dapat dirubah. Jenuh yang berkepanjangan dapat menyebabkan pusing, stres dan timbul mual-mual pada perut karena asam lambung yang semula stabil menjadi terganggu, rasa jenuh yang terlalu lama bisa mengacaukan keseimbangan tubuh, termasuk asam lambung.

Baca juga : Penyebab Kepala Sering Terasa Berat, Pusing dan Mual

16. Kurang Pasokan Air Putih

Jika tubuh kurang cairan tubuh alami maka keseimbangan tubuh jadi terganggu dan juga dapat mempengaruhi keasaman alami yang ada pada lambung. Dehidrasi yang terjadi di dalam tubuh dapat mempercepat meningkatnya asam lambung dan menimbulkan rasa nyeri dan mual-mual.

Artikel terkait :

17. Kondisi Perut yang Terlalu Kenyang

Mengkonsumsi makanan terlalu berlebihan dan terlalu banyak mengandung santan, garam, gula atau minyak akan memicu timbulnya mual-mual ketika ada guncangan pada mobil. Lambung akan terganggu dan tubuh dalam keadaan tidak nyaman dan mendapatkan tekanan atas guncangan guncangan tubuh selama kendaraan berjalan tidak beraturan pada jalan berlubang dan berbatu, tidak lurus atau tidak tenang. Kondisi ini dapat memicu naiknya asam lamsung dan mual-mual.

18. Perut dalam Keadaan Kosong

Perut kosong ketika melakukan perjalanan/berpergian sangat tidak baik bagi kestabilan keasaman di dalam lambung dan kestabilan keseimbangan tubuh. Perut kosong hanya akan membuat lambung tersiksa karena tidak ada bahan maakanan yang harus diproseskan untuk meningkatkan kesehatan lambung dan menjaga asam lambung agar tetap normal.

19. Terserang Migrain Tiba-tiba

Seseorang yang terserang migrain tiba-tiba ditengah perjalanan akan mengalami konflikasi keluhan kesehatan lain jika tidak segera diatasi dengan pengobatan secara klasik yaitu minum obat yang diformulasikan untuk penyakit migrain. Keluhan tersebut berupa mual-mual, muntah, mata kabur dan terserang stres berat.

Artikel terkait : Cara Mengatasi Migrain

20. Karena Mengantuk Tetapi Tidak Bisa Tidur

Seseorang yang menderita insomnia berhati-hatilah jika melakukan perjalanan jauh, karena kurang istirahat membuat tubuh menjadi rentan untuk terserang bakteri yang dihasilkan dari radikal bebas, termasuk bakteri penyebab meningkatnya asam lambung.

Baca juga : Dampak Insomnia Bagi Kesehatan

Tips Mencegah Mual Ketika Bepergian

  • Makan makanan yang mempunyai gizi seimbang tetapi tidak berlebihan yaitu antara 1/2 sampai 1 jam sebelum melakukan perjalanan.
  • Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, tinggi garam, terlalu banyak gula, makanan jenis daging olahan dan makanan apapun yang masuk kategori sebagai junkfood.
  • Usahakan tubuh mendapatkan cukup istirahat setidaknya 7 sampai 8 jam. Agar stamina tubuh tetap terjaga dan tidak mudah jatuh sakit ketika berada pada mobil dan melakukan perjalanan jauh.
  • Ambilah posisi duduk dengan posisi yang senyaman mungkin agar otot perut tidak mengalami kram dan tegang serta asam lambung dalam keadaan stabil.
  • Minum obat anti mabuk 1/2 jam sebelum berangkat pergi atau minumlah ramuan air jahe hangat.
  • Minumlah air putih ketika dalam perjanan setidaknya setiap 20 menit, jika tubuh kekurangan air putih maka akan terserang dehidrasi.
  • Tidak mengkonsumsi kopi, minuman yang beralkohol dan minuman bersoda secara berlebihan 1/2 jam sebelum berangkat untuk melakuakn perjalanan jauh. Efek kafein, soda dan alkohol tidak mudah hilang dari lambung jika belum 24 jam. Perjalanan jauh yang diimbangi dengan lambung yang telah tercemar kafein, soda dan alkohol maka akan memicu peningkatan asam lambung dan rasa mual-mual yang berkesinambungan.
  • Sebaiknya menyimpan dalam tas Anda beberapa obat obatan herbal yang direkomendasikan badan POM sebagai obat yang aman yang dapat menyembuhkan mabuk perjalanan dan mencegah masuk angin. Misalnya obat anti mabuk, minyak telon, minyak kayu putih, balsem dan lain lain.

Baca juga : Penyebab Sering Mual Setelah Makan – Cara Mengobati Asam Lambung Naik

Pemicu Mual yang Bukan disebabkan dari Makanan

Pemicu mual-mual yang paling unik adalah ketika suasana mobil dalam keadaan berisik atau gaduh dengan musik yang bernada keras atau karena banyaknya penghuni mobil yang sibuk berbicara. Suasana yang berisik bagi orang orang yang menyukai suasana yang sepi dan kondusif biasanya akan mudah terserang rasa kesal, stres dan gelisah yang berlebihan, kondisi ini jika berkelanjutan lebih dari 2 jam, maka tubuhnya akan mengalami ketidakseimbangan asam pada lambung dan kram otot perut, akibatnya muncul mual-mual yang disertai rasa nyeri.