Hifema – Penyebab, Gejala, Pengobatan, Pencegahan

1298

Hifema merupakan indikasi kelainan mata disertai adanya pendarahan sebagai salah satu penyebab menurunnya kualitas penglihatan. Hifema merupakan kondisi dimana adanya gumpalan darah diarea bilik mata depan dilokasi antara kornea dan iris mata yang muncul akibat cedera yang awalnya berupa robekan kecil pada arteri iris yang mengandung dengan cairan alami mata. (Baca Juga: Cara Mengatasi Mata Kering , Ciri-Ciri Mata Rabun Jauh)

Penyebab Munculnya Hifema

  1. Hifema muncul akibat peradangan yang terjadi pada bagian iris yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah hingga mengalami pecah dimana kondisi tersebut memicu penurunan penglihatan dari hari kehari.
  2. Hifema yang muncul karena proses perbaikan mata yang dilakukan dengan pembedahan tetapi mengalami kesalahan prosedur pada saat pembedahan mata dilakukan. (baca juga : jenis-jenis penyakit mata)
  3. Hifema yang muncul karena telah terjadi kerusakan masif pada sel sel darah diarea mata sehingga menyebabkan pandangan menjadi kabur dan rasa nyeri. (Baca Juga: penyebab mata berkedut)
  4. Hifema yang disebabkan adanya pendarahan hebat diarea bagian segmen anterior bola mata akibat trauma yang awalnya tidak menunjukan gejala berupa titik titik darah pada bilik mata depan.
  5. Hifema yang muncul akibat masalah neoplasma yaitu kondisi jaringan mata yang mengalami abnormal karena pertumbuhan jaringan yang berlebihan. (Baca Juga: penyebab mata terasa panas)
  6. Kesalahan internal atau yang dilakukann oleh sipenderita berkenaan dengan pemakaian lensa kontak, Masuknya benda asing akibat pemakaian kosmetik mata atau karena pemakaian obat tetes mata yang tidak cocok. (Baca Juga:  penyebab mata nyeri sebelah)

Gejala Hifema

  • Mata terasa sakit ketika bola mata bergerak dan sering mengeluarkan cairan (berair)
  • Kualitas penglihatan mata berkurang, Objek terlihat Kabur, mengalami penglihatan ganda dan kesulitan melihat dekat atau jauh (Baca Juga: Operasi Mata Juling)
  • Dari luar dapat terlihat adanya penumpukan darah (pendarahan) yang muncul diantara kornea dan iris mata atau pada bagian bilik mata depan.
  • Penderita mengalami masalah glukoma sekunder yang berhubungan dengan peningkatan kadar gula darah atau munculnya gejala diabetes . (Baca Juga: Penyebab Mata Berlemak)
  • Kejernihan bola mata berubah menjadi keruh kemerahan bahkan ada yang merah kekuningan sesuai dengan kondisi pendarahan yang telah terjadi.
  • Kelopak mata mengalami pembengkakan, Rasa nyeri dan sering berair akibat peradangan yang disebabkan pendarahan yang telah terjadi walaupun masih dalam tahap yang ringan.  (Baca juga: Obat Alergi Mata)
  • Bentuk pupil tampak membesar dan penderita kesulitan untuk melihat objek dari jarak dekat. Pelebaran pupil terjadi pada ruangan yang teduh maupun terang, hal ini disebabkan telah terjadi trauma hebat pada bilik mata depan sehingga fungsi pupil terganggu.
  • Jaringan mata kesulitan menerima cahaya yang masuk atau bentuk visual yang terlihat dari jarak tertentu sehingga mata selalu terasa nyeri dan silau. Hal ini berkaitan dengan menurunnya kemampuan pupil dalam menangkap cahaya dengan sempurna misanya cahaya lampu atau sinar matahari. (Baca Juga:  mata kanan bergerak sendiri)

Langkah-langkah Pemeriksaan

  1. Dokter akan melakukan pemeriksaan detail tentang sejauh mana ketajaman pandangan/penglihatan penderita terhadap cahaya yang masuk dari jarak dekat hingga yang terjauh. (Baca Juga:  Ciri Ciri Katarak)
  2. Dilakukan pemeriksaan lebih mendalam tentang kondisi fisik apakah pasien mengalami masalah glukoma atau masalah yamg berkaitan dengan patologi vaskular okular.
  3. Pemeriksaan dan tes pada penderita langsung pada bilik mata depan apakah ada tekanan intra okular pada mata atau tidak dimana tekanan yang normal adalah 12 sampai 25 mmHg. (Baca juga: penyebab mata merah)
  4. Dokter akan melakukan prosedur pemeriksaan yang diikuti dengan tes provokatif yang tujuannya untuk melihat secara akurat ada tidaknya masalah glaukoma.
  5. Dilakukan serangkaian pemeriksaan dan tes lebih lanjut dengan menggunakan oftamoskopi untuk menganalisa, Memeriksa dan didapati data akurat apakah ada edema retina, Bagaimana kondisi internal okular, Pupil dan kornea pada saat yang sama.
  6. Dilakukan pemeriksaan darah lengkap agar didapat data yang tepat apakah telah terjadi infeksi atau tidak pada bagian bilik mata depan. (Baca Juga: makanan yang banyak mengandung vitamin E)

Pengobatan Menurut Anjuran Dokter

  1. Pasien dianjurkann tidur terlentang dengan posisi kepala lebih tinggi dari dada dengan menggunakan bantal yang nyaman. Tujuannya untuk mengurangi penumpukan darah pada arteri iris mata sehingga debit pendarahan segera dapat diblokir. (Baca juga: penyebab mata berkedut)
  2. Melakukan prosedur metode bebat mata yang tujuannya untuk mengurangi rasa nyeri pada bilik mata depan yang telah mengalami pendarahan dan penggumpalan darah. Bebat mata dilakukan susaui dengan aturan yang diberlakuakn pihak tim medis. (Baca Juga: penyebab mata merah)
  3. Dokter akan memberi anjuran penggunaan obat obatan tertentu untuk menghentikan pendarahan dan meredakan rasa nyeri ketika bola mata bergerak, tyaitu dengan pemakaian obta dengan traumatic hypherma misalnya golongan koagulansia yang terdiri dari anaroxil, Coagulen, Vitamin C dan K serta jenis adona AC.
  4. Penggunaan Acetazolamide antar anjuran dokter yang diminum sehari 3 kali secara teratur untuk menekan laju peningkatan masalah intra okular.  (Baca Juga: Cara Mengatasi Kurang Tidur)
  5. Penggunaan obat jenis antibiotik dan golongan kortikosteroid seacra topikal yang tujuannya untuk menekan komplikasi yang mungkin saja bisa muncul sewaktu waktu dan berguna pua untuk menghentikan pendarahan sekunder.
  6. Dokter juga menyarankan penggunaan obat analgenik dan jenis asetozalamide untuk mengurangi rasa nyeri akibat tekanan terhadap bola mata . (Baca Juga:  Bahaya Mandi Saat Kurang Tidur)

Pengobatan dengan Jus Buah Sayur

Tips mudah cara mempercepat penyembuhan hifema dengan menggunakan buah dan sayur yang mengandung likopen, Lutein, Betakaraoten dan apha karoten yang mana zat tersebut akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang dapat memperbaiki kerusakan pada bilik mata bagian depan dan meredakan pendarahan.

1. Tomat dan wortel

Tomat mempunyai kandungan zat likopen dan wortel selain mengandung beta-karoten ternyata mengandung apha- karoten yang nantinya diubah tubuh menjadi vitamin A dosis tinggi yang baik untuk menghentikan pendarahan dan menyembuhkan jaringan kornea yang mengalami peradangan akibatn benda tumpul. Blenderlah tomat dan wortel yang ditambhakan madu asli secukupnya. Buatklah menjadi jus harian untuk mengatasi hifema atau untuk menjaga kesehatan mata setiap hari. Baca juga : Gejala mata lelah , Cara Mengobati Mata Lelah)

2. Brokoli dan bayam

Brokoli dan bayam memilikim zat lutein tinggi yang mampu melindungi iris dan kornea mata dari kekeringan dan memperbaiki jaringan mata yang terkena trauma agar cepat sembuh dan terhindar dari penurunan penglihatan.
Brokoli dan bayam bisa dikukus lalu diblender dengan menambahkana air matang secukupnya dan 2 sendok teh madun asli agar rasa getir dari kedua sayuran tersebut berkurang sekaligus meningkatkan manfaat kedua sayuran tersebut dalam merawat kesehatan mata dari dalam. Minumlah jus sayur ini 2 kali sehari untuk mata sehat dan untuk menpercepat kesembuhan hifema pada anak anak dan remaja. (Baca Juga: Penyebab Mata Merah Sebelah Kiri)

3. Mangga dan jambu biji

Gabungan antara buah mangga dan jambu biji merah sangat bernanfaat untuk memperbaikim jaringan kornea yangb luka akibat hantaman, Pukulan atau cedera akibat pemakaian lensa kontak yang menyebabkan hifema. Mangga dan jambu biji sama sama mengandung zat lutein dan vitamin A yang tinggi yang dapat menyembuhkan cedera pada jaringan kornea dan iris. Blenderlah kedua buah buahan nikmat ini tanpa menambhakan gula atau madu. Langsung saja diminum 2 kali sehari. Minuman sehat ini disarankan diberikan pada anak anak penderita hifema.  (Baca Juga: Cara Menyembuhkan Mata Juling)

Perawatan yang Dilakukan Setelah Pembedahan

Kondisi hifema yang sudah parah maka akan dilakukann pembedahan lalu kemudian perawatan secara intensif untuk mempercepat proses penyemuhan bagian abilik mata depan.

  • Perawatan hifema dilakukan setelah operasi yang bertujuan untuk mengangkat gumpalan darah dari area mata antara iris dan kornea dengan cairan fisiologik, Namun sejauh ini tindakan tersebut dilakukan apabila penderita memiliki indikasi glukoma berat, Penggumpalan darah yang mulai menyebar.
  • Untuk upaya pencegahan munculnya masalah sinekia anterior perifer pada iris mata jika hifema total bertahan dalam kurun waktun 5 hari atau 9 hari apakah ditemukan tidaknya indikasi adanya tekanan pada intra okular yang mencapai 50 mmHg atau lebih yang terjadi selama 4 hari.
  • operasi dilakukan dapat dengan metode yang sama seperti dokter melakukan ekstraksi katarak yaitu dengan upaya pembedahan area korneoselerannya sebesar 1200. Yang setelahnya dapat menggunakan penutup mata khusus untuk menghindari inflamasi lanjutan akibat polutan udara atau radikal bebas.

(baca juga : gangguan refraksi mata , kelainan pada mata)

Pencegahan Hifema

  • Membiasakan diri untuk memakai pelindung mata yang diformulasikan untuk anti radiasi atau yang berbahan dasar khusus untuk menghalau serangan radikal bebas yang juga bisa menjadi penyebab trauma pada mata.
  • Pemakaian kacamata ketika melakukan aktifitas diluar rumah agar terhindar dari cedera yang memungkinkan seseorang mengalami trauma pada bola mata atau bilik depan sehingga memicu munculnya hifema. misalnya para pekerja yang berhubungan dengan properti, Sedang melakukan olahraga yang menungkinkan mata mengalami cedera misalnya panjat tebing, Naik gunung, Arum jeram dan sebagainya atau sedang dalam kondisi dinas kerja yang berada pada lokasi rentan terjadi tanah longsor, Pohon tumbang atau angin puting beliung. (baca juga: mata minus , bahaya lensa kontak untuk mata)
  • Beristirahat cukup dan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang dan memperbanyak makanan yang mengandung asam amino essensial, Omega 3 dan 6, Protein serta vitamin A.
  • Jangan biarkan mata mengalami kelelahan luar biasa yang dapat menyebabkan kelemahan otot mata dan penurunan kualitas penglihatan secara bertahap . Kelemahan otot mata cenderung memicu ketidakmampuan mata berahan dari serangan radikal bebas yang dapat mencederai secara ringan bagian bilik mata depan,Namun cedera ringan bisa menjadi berat ketika otot mata mengalami penurunan fungsi akibat kelelahan. (Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Badan dengan Daun Sirih , Bahaya Kapur Sirih)
  • Membiasakan diri untuk mengompres kelopak mata dengan irisan mentimun atau kantung teh yang sebelumnya telah direndam dalam air dingin secara teratur dan konsisten. Cara ini adalah langkah termudah untuk memperkuat otot mata, Mengobati kelelahan mata dan meningkatkan relaksasi pada jaringan iris dan kornea sehingga tidak mudah mengalami pendarahan ketika tanpa sengaja ada benda asing masuk kedalam mata.  (Baca juga : Gejala mata lelah , Cara Mengobati Mata Lelah)