21 Cara Mengobati Angin Duduk Secara Tradisional Dengan Cepat

10011

Angin duduk merupakan istilah lain yang lebih populer dari angina di mana keadaan ini akan membuat si penderita mengalami nyeri. Nyeri tersebut berpusat di bagian dada dikarenakan pasokan darah tidak memadai untuk sampai ke otot-otot jantung. Pasokan darah yang terganggu ini akan membuat pembuluh darah menyempit atau mengeras. Pada kondisi inilah serangan angin duduk dapat dialami secara mendadak.

Ada beberapa faktor yang diketahui mampu menjadikan potensi seseorang terserang angin duduk meningkat. Faktor-faktor yang dimaksud antara lain:

  • Punya penyakit diabetes.
  • Berkolesterol tinggi.
  • Memiliki masalah obesitas.
  • Punya darah tinggi.
  • Stres
  • Punya kebiasaan merokok.
  • Faktor usia (orang yang sudah usianya lanjut lebih cenderung mengalami angin duduk ketimbang yang masih muda).
  • Kurang gerak atau kurang olahraga.
  • Pernah mengalami penyakit yang kaitannya dengan jantung, atau mempunyai anggota keluarga yang mempunyai masalah jantung.

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika penyakit angin duduk datang? Ada beberapa cara mengobati angin duduk yang berkaitan erat dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Pengobatan biasanya lebih dengan tujuan untuk menurunkan level parahnya gejala. Dengan menurunkan tingkat keparahan gejala, otomatis potensi penderita untuk terserang penyakit serangan jantung dan kematian pun juga lebih sedikit.

Tanpa pakai obat-obatan sebenarnya cukup efektif dalam mengobati angin duduk, tapi bagi yang masih mengalami gejala angin duduk yang menengah atau ringan. Pola hidup yang benar, sehat dan seimbang adalah kuncinya di mana segala kebiasaan buruk harus coba dihilangkan. Dan di bawah ini bisa dilihat apa saja cara yang dimaksud, berikut juga pengobatan kimia atau medis yang diperlukan bila pengobatan biasa tidaklah bekerja dengan baik.

(Baca juga: angin duduk mematikan)

1. Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

Pada umumnya, kebanyakan orang memilih untuk mengonsumsi makanan secara sembarangan tanpa melihat seberapa bergizinya makanan tersebut. Orang-orang bakal lebih menikmati makanan-makanan dengan rasa yang asal enak ketimbang mempertimbangkan nutrisinya. Padahal mengonsumsi makanan yang penuh gizi seimbang bakal membantu menyehatkan organ tubuh, tak terkecuali jantung.

Makanan yang dianggap bergizi di sini adalah makanan dengan kandungan serat tinggi, bervitamin dan bermineral. Contoh paling dekat dan sering kita temukan pada tips diet sehat adalah buah, sayur serta biji-bijian. Makanan-makanan tersebut adalah yang paling mampu memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh.

2. Mengontrol Berat Badan

Sebelumnya telah disebutkan bahwa obesitas merupakan menjadi faktor penyebab angin duduk, maka menurunkan berat badan dan mengendalikannya agar tetap pada idealnya adalah kewajiban kita. Ada banyak program diet yang bisa dipilih untuk dilakukan demi menurunkan berat badan. Ada cara menurunkan berat badan dengan olahraga dan hasilnya pun cukup cepat.

(Baca juga: bahaya angin duduk)

3. Menghindari atau Membatasi Asupan Garam

Ketahui bahaya garam bagi penderita hipertensi di mana garam akan selalu menjadi pantangan bagi mereka. Penderita hipertensi yang mengonsumsi makanan asin justru bakal menaikkan tekanan darah lebih tinggi. Sedangkan kita tahu bahwa tekanan darah tinggi mampu memicu jenis-jenis penyakit jantung, tak terkecuali angina.

4. Memenuhi Asupan Kalori Cukup

Kalori yang dibutuhkan oleh tubuh sudah ada takarannya dan kebutuhan kalori pada orang dewasa rata-rata adalah sekitar antara 2000-3000 kalori. Maka sebaiknya jangan lebih dari itu atau dengan kata lain, hindari mengonsumsi lebih dari porsi kalori yang tubuh perlukan. Segala sesuatu yang berlebihan tak akan baik untuk tubuh, salah satunya adalah kalori.

(Baca juga: kekurangan oksigen pada jantung)

5. Mengelola Stres

Stres juga termasuk di dalam faktor pemicu angin duduk. Alasannya adalah karena ketika kita mengalami kondisi stres, ada sejumlah hormon yang diproduksi oleh tubuh untuk membuat pembuluh darah menyempit. Tekanan darah pun menjadi lebih mudah naik ketika stres itu terjadi dan tidak segera dikelola dengan baik.

6. Menghindari Kebiasaan Merokok

Bukan hal baru lagi bahwa ada bahaya merokok bagi alat pernafasan kita di mana ini bisa memicu kanker paru-paru. Merokok juga merupakan aktivitas yang bisa memicu kerusakan dinding arteri. Tak hanya itu, kolesterol tinggi pun menjadi akibatnya karena terjadi penumpukan kolesterol yang menyebabkan darah merasa sulit untuk menyuplai dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

(Baca juga: bahaya merokok sehabis makan)

7. Membatasi Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol atau minuman keras tak hanya bisa membahayakan kesehatan sistem saraf otak, tapi juga organ-organ lainnya. Bahaya minuman keras bagi kesehatan sungguh besar, termasuk juga menyerang kesehatan jantung. Maka untuk membuat kondisi gejala angin duduk lebih baik dan terobati dengan benar, silakan untuk membatasi atau menghindari jenis minuman seperti ini.

8. Mengontrol Kadar Gula Darah Rutin

Diabetes diketahui menjadi bagian dari faktor risiko pemicu angin duduk, maka tentu penting untuk mengontrol kadar gula darah secara rutin. Ini memang lebih dianjurkan kepada para penderita diabetes. Tapi tak ada salahnya juga bagi yang tidak mengalami diabetes untuk juga mengecek secara teratur, setidaknya setahun 2 kali. Ini supaya mudah untuk mengetahui kondisi gula darah agar bila terjadi apa-apa bisa segera diatasi dengan cepat.

(Baca juga: makanan untuk gula darah tinggi)

9. Menyeimbangkan Kegiatan Fisik dengan Waktu Istirahat

Pada penderita angin duduk, terlalu lelah sebaiknya dihindari. Maka mulailah cari cara untuk dapat menyeimbangkan antara kegiatan fisik dengan waktu istirahat yang cukup. Bila bingung tak tahu harus bagaimana, mengonsultasikan hal ini dengan dokter amat dianjurkan. Mintalah saran pada dokter kepercayaan Anda tentang olahraga apa yang cocok bagi penderita angin duduk.

10. Menggunakan ACE Inhibitor

Ketika gaya hidup sehat kurang mendukung penyembuhan atau pengobatan angin duduk, obat penghambat enzim yang menguban angiotensin dapat diandalkan. Nama lainnya adalah ACE inhibitor di mana fungsinya adalah untuk membuat aktivitas hormon penyempit pembuluh darah menjadi terhambat. Hormon tersebut adalah yang kita sebut dengan angiotensin dan obat ini bakal mampu juga untuk menstabilkan tekanan darah yang naik. Obat jenis ini tak dianjurkan untuk penderita angin duduk dengan penyakit ginjal.

(Baca juga: bahaya penggunaan obat tanpa resep dokter)

11. Mengonsumsi Obat Pencegah Bekuan Darah

Obat khusus untuk mencegah penggumpalan darah juga kiranya dibutuhkan oleh penderita angin duduk. Ini karena obat ini berguna dalam membuat kepingan-kepingan darah yang menggumpal menjadi terpisah satu sama lain. Ticagrelor dan clopidogrel adalah dua jenis obat yang termasuk dalam jenis pencegah pembekuan darah.

12. Menggunakan Obat-obatan Nitrat

Gejala angin duduk dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan nitrat. Pemakaian sebelum mulai melakukan kegiatan yang meningkatkan risiko angin duduk seperti misalnya kegiatan olahraga justru lebih dianjurkan. Pembuluh darah yang dalam keadaan kaku bisa dilemaskan supaya aliran darah lebih lancar untuk melaju ke jantung.

(Baca juga: bahaya rokok bagi jantung manusia)

13. Menggunakan Obat Penghambat Beta

Cara mengobati angin duduk atau gejala-gejalanya, obat jenis penghambat beta ini juga diyakini bisa diandalkan. Penderita angin duduk yang mengonsumsi obat ini bakal mampu melawan efek hormon adrenalin. Dengan demikian, akan terjadi penurunan ritme jantung dan pengurangan tekanan darah di mana otomatis ini tandanya terjadi juga penurunan beban jantung saat bekerja.

14. Mengonsumsi Obat Antagonis Kalsium

Obat ini juga dikenal dengan istilah obat penghambat saluran kalsium. Tugas dari obat ini adalah untuk membuat aliran darah menuju jantung dan dengan begitu gejala angin duduk pun bisa segera reda. Selain fungsinya tersebut, obat ini juga dapat membuat sel-sel otot yang ada pada dinding pembuluh darah kita lebih lemas.

(Baca juga: penyebab gangguan ritme jantung)

15. Melakukan Operasi Angioplasti

Ketika angin duduk sudah mulai parah dan perubahan gaya hidup kurang mendukung, prosedur operasi kiranya dibutuhkan. Tujuan dari solusi pengobatan ini adalah demi melancarkan peredaran darah. Caranya adalah dengan memasukkan balon kecil 1 buah ke dalam pembuluh darah kita yang menyempit. Balon tersebut akan ditiup sehingga pelebaran pembuluh darah dapat terjadi. Kemudian akan dimasukkan juga kawat khusus sehingga pembuluh darah bisa tetap terbuka.

16. Menempuh Operasi Bypass

Tujuan dari prosedur pengobatan ini adalah untuk membuat rute peredaran darah dapat teralihkan. Dengan cara ini, maka aliran darah tak akan melalui pembuluh darah yang tengah terhambat dan rusak. Dokter akan mengalihkannya menuju pembuluh darah bagian lain.

(Baca juga: ciri-ciri penyakit jantung)

Cara Pengobatan Lainnya

Selain dari pengobatan yang sudah disebutkan, ada juga jenis obat lainnya yang bakal diberikan oleh dokter. Tergantung pada kondisi si penderita angin duduk, obat-obat di bawah inilah yang mampu diandalkan:

  1. Statin
  2. Aspirin
  3. Ivabradine
  4. Nicorandil
  5. Ranolazine

(Baca juga: penyempitan pembuluh darah jantung)

Demikianlah cara-cara mengobati angin duduk baik yang bisa dilakukan secara medis dan alami. Yang terpenting adalah bagaimana supaya pembuluh darah tak lagi menyempit. Saat pembuluh darah lentur, tekanan darah akan normal kembali dan kesehatan jantung pun bakal terjaga.