Asam Laktat : Fungsi – Kadar Normal – Sumber Makanan – Efek Kelebihan

1995

Asam Laktat memiliki nama lain Lactic Acid, yaitu produk hasil pembentukan metabolisme oleh tubuh tanpa menggunakan oksigen atau bisa terjadi ketika tubuh membutuhkan energi tetapi tidak memiliki oksigen yang cukup untuk menghasilkan energi secara aerobik.

Fungsi Asam Laktat

Pada Awalnya, Asam laktat dianggap sebagai zat sisa namun asam laktat tidak bisa juga dijadikan musuh, karena asam laktat merupakan bahan energi yang penting saat Anda sedang berolahraga. Karena asam laktat dibentuk oleh sel otot untuk dapat digunakan sel otot lain untuk mendapatkan energi.

Misalnya pada saat anda berolahraga, permintaan oksigen melebihi suplai oksigen yang ada sehingga timbul metabolisme anaerob yang menghasilkan asam laktat. Asam Laktat ini kemudian akan diserap oleh otot untuk dijadikan bahan bakar. Pada seorang yang rutin berolahraga atau atlet maka akan terjadi peningkatan efektivitas pemakaian asam laktat sehingga mereka mampu berolahraga dalam jangka waktu yang lebih panjang atau lama.

Jika dibandingkan, sebenarnya asam laktat tidak membuat seseorang menjadi lelah ketika berolahraga, namun justru memperlambat prosesnya kelelahan untuk meningkatkan kemampuan olahraga sehingga manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh bukan hanya untuk mendapatkan tubuh yang selalu bugar, tapi anda juga dapat mendapatkan tubuh yang ideal melalui olahraga yang rutin.

Sumber Makanan Yang Mengandung Asam Laktat

Pada proses pembentukan asam laktat sangat dipengaruhi oleh bakteri yang disebut juga Probiotik. Probiotik sendiri adalah bakteri hidup yang diberikan sebagai suplemen makanan yang memiliki pengaruh menguntungkan pada manusia. Probiotik juga berfungsi dalam pembentukan asam laktat terutama dari golongan Lactobacilli dan Bifodectarium. Jadi, untuk membahas sumber makanan yang mengandung Asam Laktat, sama saja kita juga membahas sumber makanan yang mengandung Probiotik. Diantaranya:

1. Tempe

Tempe adalah makanan yang berasal dari fermentasi kacang kedelai. Tempe juga dikenal sebagai makanan khas Indonesia yang mengandung sumber protein yang tinggi. Protein yang tinggi di dalam tempe juga dapat meningkatkan energi yang diproduksi oleh tubuh. Saat ini sudah banyak orang yang mengkreasikan makanan ini secara dibakar atau juga dijadikan cemilan dan keripik.

2. Yogurt

Yogurt adalah minuman fermentasi dari susu ataupun campuran keju. Kandungan bakteri di dalam yogurt juga bukan hanya berguna untuk membantu pencernaan namun yogurt juga sangat berguna untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan kulit yang cantik.

3. Susu Kedelai

Sebelumnya mungkin kita sudah mengetahui jika kedelai dapat dimanfaatkan dan difermentasikan menjadi beberapa macam jenis makanan dan minuman, seperti tempe, tahu dan juga susu kedelai. Salah satu cara meningkatkan metabolisme tubuh adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sumber protein yang tinggi. Kandungan protein yang tinggi di dalam susu kedelai dapat meningkatkan proses metabolisme tubuh yang berguna untuk pembentukan asam laktat.

4. Kefir

Kefir hampir mirip dengan yogurt, namun biasanya kefir cenderung lebih encer dan mengandung rasa asam yang lebih jika dibandingkan dengan yogurt. Anda disarankan untuk mengkonsumsi kefir yang memiliki rasa tawar hal ini dikarenakan kefir yang memiliki rasa tawar mengandung prebiotik yang lebih tinggi untuk proses pembentukan asam laktat.

5. Teh Kombucha

Teh Kombucha termasuk juga dalam kategori teh hitam. Meskipun di dalam teh terdapat kadar kafein yang lumayan tinggi, namun jika anda mengkonsumsi nya sesuai dengan anjuran yang disarankan tentu hal ini tidak akan berbahaya bagi kesehatan. Teh hitam juga dikenal dapat menambah energi dan melancarkan sistem pencernaan di dalam tubuh.

6. Susu

Pada saat sekarang ini sudah banyak produsen susu olahan yang menambahkan campuran zat probiotik di dalam susu olahannya. Sebenarnya susu probiotik juga dapat meningkatkan kembung dan frekuensi buang angin yang lebih besar pada anak-anak, namun hal itu terjadi jika anda ataupun anak anda mengkonsumsinya secara berlebihan. Tetapi jika anda mengkonsumsinya sesuai yang dianjurkan tentu bukan hanya susu olahan yang sangat baik untuk kesehatan, tetapi khasiat susu sapi murni juga akan anda dapatkan untuk tubuh.

Namun, semua makanan di atas harus tetap anda kontrol dan berada pada dosisnya ya. Karena jika tidak, akan menimbulkan efek samping yang tidak baik untuk tubuh anda.

Kadar Normal Asam Laktat dan Cara Mengukurnya

Pada dasarnya kebutuhan asam laktat dalam individu berbeda-beda namun menurut kadar normal yang dianjurkan adalah antara 4,5 – 19,8 mg/dL. Dan untuk tetap menjaganya agar terus dalam kondisi yang normal, anda dianjurkan untuk terus memantau dan mengeceknya. Pengecekan kadar asam laktat sendiri di dalam tubuh biasanya dilakukan melalui tes darah atau juga menggunakan alat yang dapat mengukur kadar ph serta oksigen dalam tubuh. Anda bisa berkonsultasi pada dokter untuk melakukan pengecekan tersebut.

Efek Kelebihan Asam Laktat

Penyebab kelebihan asam laktat di dalam tubuh diantaranya dikarenakan:

  1. Aktifitas olahraga yang berlebihan
  2. Karena terjadi anemia berat
  3. Dehidrasi
  4. Konsumsi obat-obatan tertentu
  5. Keracunan alkohol

Beberapa gejala yang ditimbulkan jika kelebihan asam laktat diantaranya:

  • Merasa menggigil tapi tidak demam
  • Detak jantung yang terlalu cepat
  • Sesak nafas
  • Perut terasa melilit
  • Warna kulit memucat
  • Dada terasa nyeri seperti ada tekanan dari dalam
  • Tubuh terasa limbung dan permukaan kulit pucat
  • Mual-mual yang menyebabkan berkurangnya nafsu makan
  • Ulu hati merasa tidak nyaman dan nyeri ketika disentuh
  • Terserang stress
  • Pada sebagian orang akan mengalami pingsan atau koma.
  • Menjadi penyebab kram pada kaki dan oto-otot tertentu

Jika hal-hal diatas tidak segera anda kontrol maka akan menimbulkan beberapa penyakit akibat kelebihan asam laktat itu sendiri, diantaranya:

1. Gagal Jantung

Gagal jantung disebabkan oleh konsumsi asam laktat yang berlebihan pada tubuh, hal ini dikarenakan jantung adalah organ yang sangat penting dan jantung tidak mampu lagi memompa oksigen dengan jumlah yang cukup sehingga biasanya diawali dengan munculnya darah tinggi. Cara mencegah gagal jantung diantaranya dengan membatasi makanan yang mengandung asam laktat yang masuk kedalam tubuh kita.

2. Anemia

Anemia adalah kondisi seseorang yang disebabkan juga karena kekurangan zat besi dimana kadar hemoglobin (HB ) lebih rendah. Hemoglobin inilah yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Jika produksi hemoglobin terganggu membuat kerja jantung juga terganggu, hal ini juga akan menyebabkan produksi asam laktat menjadi meningkat.

3. Kanker Darah

Kanker Darah disebut juga Leukimia dimana produksi sel darah putih cenderung berlebihan jika dibandingkan dengan produksi sel darah merah sehingga sel darah putih cenderung menekan sel darah merah. Untuk mempertahankan kondisi tubuh maka pembuluh darah bekerja lebih keras. Oleh karena itu produksi asam laktat yang berlebih tidak dapat dihindarkan.

4. Kerusakan Hati

Kerusakan hati atau sirosis hati adalah tidak berfungsinya hati dikarenakan beberapa faktor, diantaranya adalah kelebihan asam laktat di dalam tubuh. Ketika hati tidak dapat berfungsi lagi secara normal maka akan beresiko kegagalan hati yang akan mengakibatkan harus diangkatnya organ hati tersebut. Jika hal ini sampai terjadi maka yang harusnya dilakukan biasanya orang memilih untuk transplantasi hati yang cocok. Beberapa obat sirosis hati yang juga dianjurkan diantaranya dengan rutin mengkonsumsi buah-buahan.

5. Mudah Terserang Virus Dan Bakteri

Apabila kadar asam di dalam tubuh tinggi, maka tubuh cenderung tidak dapat mengontrol virus serta bakteri yang masuk. Hal ini terjadi karena kandungan darah akan menghalangi vitamin yang masuk. Sehingga racun akan menyumbat di dalam sel-sel tubuh manusia. Kondisi inilah yang dapat mengakibatkan proses penuaan semakin berkembang, bahkan penyakit kanker.

Cara Menangani Penimbunan Asam Laktat

Biasanya yang menderita kelebihan atau kekurangan asam laktat ini adalah orang orang yang sangat mencintai olahraga, namun untuk anda pecinta olahraga tidak perlu khawatir lagi, anda bisa mencegah terjadinya penimbunan asam laktat pada tubuh anda dengan menerapkan beberapa cara berikut seperti:

1. Pelemasan Otot

Melakukan pelemasan otot atau pemanasan sebelum berolahraga sangat penting. Karena hal ini dapat membuat otot-otot menjadi lebih lemas sehingga tidak kaget ketika anda memulai berolahraga. Pelemasan otot juga dapat menurunkan resiko penimbunan asam laktat pada jaringan otot.

2. Konsumsi Makanan Sehat

Makanan sehat yang dianjurkan tentu saja adalah makanan empat sehat lima sempurna. Yaitu makanan yang kaya akan konsumsi karbohidrat, vitamin, sayur-sayuran dan buah-buahan.

3. Istirahat Yang Cukup

Ketika anda melakukan olahraga yang pasti akan menguras energi dan tenaga anda, maka hal selanjutnya yang harus anda lakukan adalah istirahatkan tubuh anda yang cukup. Bukan hanya setelah berolahraga anda harus melakukannya, namun manusia memang selalu dituntut untuk cukup istirahat agar organ-organ yang ada di dalam tubuhnya juga mampu beristirahat dan mampu bekerja secara optimal lagi. Meskipun anda hanya sempat untuk istirahat duduk sesaat, namun hal ini akan sangat berguna untuk membantu otot agar tidak kaku dan memberikan waktu untuk pemulihan kepada otot.

4. Konsumsi Air Yang Cukup

Kebutuhan Air dalam tubuh manusia adalah 8 liter per harinya. Bagaimana jika kita tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut? Jika kita tidak dapat memenuhinya maka tubuh akan kekurangan cairan yang menyebabkan dehidrasi dan badan cenderung lemas serta tidak bertenaga. Salah satu cara mengatasi kekurangan cairan tubuh yang lainnya adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak kandungan air seperti semangka dan timun. Konsumsi air yang cukup juga dapat menghindarkan kita dari resiko penimbunan asam laktat pada jaringan otot.

5. Pendinginan

Pendinginan setelah olahraga sama pentingnya dengan pemanasan, namun pendinginan dilakukan setelah kita selesai melakukan olahraga. Pendinginan biasanya dimulai dengan melakukan kegiatan-kegiatan ringan yang dapat memulihkan tenaga yang sudah dikeluarkan tubuh ketika melakukan olahraga. Jika pemanasan biasanya lebih kepada melenturkan otot, pendinginan biasanya dilakukan untuk membuang limbah di dalam tubuh. Jika limbah tersebut tidak dibuang oleh tubuh maka akan timbul rasa sakit. Selain itu pendinginan juga dapat memberikan waktu pada jantung untuk memperlambat detaknya serta mengeluarkan asam laktat yang tersisa sehingga tidak terjadinya penimbunan pada jaringan otot tertentu.

Sekarang anda sudah mengetahui bukan seberapa pentingnya asam laktat untuk tubuh kita. Hal ini juga perlu didasari dengan pola hidup sehat yang harus anda lakukan agar terhindar dari beberapa bahaya jika kelebihan zat tersebut. Karena sejatinya asam laktat dibutuhkan tubuh untuk proses metabolisme tubuh manusia, namun yang perlu dihindari adalah jika kita tidak memperhatikan akan konsumsinya dan malah akan merugikan kita karena justru akan menimbulkan beberapa penyakit yang telah kita bahas di atas. Sungguh mengerikan bukan?

Jaga selalu kesehatan Anda dan semoga artikel ini bermanfaat.