12 Jenis Penyakit Paru Paru – Ciri dan Gejalanya

Jenis penyakit yang menyerang paru-paru sangatlah beragam, paru-paru merupakan organ pernafasan manusia. Jika manusia terserang organ paru-parunya dia bisa terkena berbagai macam penyakit pernafasan. Semua jenis penyakit paru-paru bisa membahayakan kesehatan manusia hal itu dikarenakan penyakit paru-paru bisa menyerang organ terpenting manusia. Paru-paru adalah organ yang berperan dalam sistem pernafasan, dimana terdapat pertukaran oksigen dan juga pertukaran karbondioksida di dalam darah. Proses pergantian oksigen dengan karbondioksida tersebut dinamakan dengan respirasi. Proses respirasi yang dilakukan oleh paru-paru dibantu oleh hemoglobin atau HB di dalam sel darah merah manusia. Fungsi HB tersebut adalah sebagai pengikat oksigen. Orang yang terkena anemia biasanya akan terganggu pernafasannya sebab dia memiliki kadar HB yang rendah selain itu jumlah sel darah merah yang sedikit membuat peredaran oksigen ke seluruh tubuh juga sedikit.

Berbagai Jenis Penyakit Paru-Paru

Berbagai jenis penyakit paru-paru harus diketahui sebab dengan mengetahui penyakit paru-paru secara dini, diharapkan pengobatan yang dilakukan dan didapatkan akan maksimal. Pengobatan yang terlambat dilakukan bisa membuat penyakit paru-paru sulit untuk diatasi. Berikut ini adalah berbagai jenis penyakit paru-paru yang harus kita ketahui:

  1. Pneumonia
  2. Penyakit Legionnaries
  3. Efusi Pleura
  4. Tuberkulosis
  5. Pneumotoraks
  6. Asma
  7. Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronis
  8. Bronkitis Kronis
  9. Emfisema
  10. Penyakit Paru Karena Kondisi Lingkungan Kerja
  11. Silikosis
  12. Asbestosis

Pneumonia

Jenis penyakit paru paru yang pertama adalah radang paru, Pneumonia juga disebut dengan penyakit radang paru-paru. Pneumonia bisa disebut sebagai penyakit paru-paru yang sangat berbahaya  sebab selain menular, penyakit pneumonia jika tidak segera diobati bisa menyebabkan kematian. Penyakit pneumonia bisa menyerang kaum dewasa maupun anak-anak. Anak-anak yang melakukan imunisasi bisa diberikan vaksin untuk mencegah terjadinya penyakit ini. Penyakit pneumonia sendiri merupakan penyakit paru-paru basah yang disebabkan oleh adanya peadangan di salah satu atau pada kedua bagian paru-paru. Pneumonia kebanyakan juga disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.

Perpindahan virus atau bakteri yang ada di dalam tubuh manusia bisa menyebar atau menular ke tubuh manusia yang lainnya. Saat seseorang menderita pneumonia, kantung yang seharusnya berisi dengan udara justru terisi dengan cairan sehingga kantung udara itu akan bengkak. Oleh sebab itu penderita pneumonia akan mengalami sesak nafas sebab kantung udara yang seharusnya berisi udara justru berisi dengan cairan. Berikut ini adalah hal-hal yang berhubungan dengan pneumonia :

  • Penderita pneumonia. Pneumonia banyak menyerang anak-anak, bahkan kematian akibat pneumonia berada di peringkat paling atas. Badan kesehatan dunia atau WHO memperkirakan jika setiap tahunnya ada sebanyak 1,1 juta jiwa anak di dunia yang meninggal karena penyakit ini. Indonesia menempati peringkat nomor 8 di dunia yang anak-anaknya meninggal diakibatkan oleh penyakit ini. Saat tahun 2008, angka kematian yang ada di Indonesia akibat penyakit pneumonia adalah sekitar 38 ribu jiwa. Untuk anak usia 2 tahun, penyakit pneumonia bisa bertambah parah dan kebanyakan bisa menyebabkan kematian. Untuk manula atau usia di atas 65 tahun dan terkena penyakit ini membutuhkan perawatan secara intensif di rumah sakit.
  • Penyebab dan pencegahan pneumonia. Semua penyakit pasti ada penyebabnya. Salah satu penyebab penyakit pneumonia adalah bakteri streptococcus pneumonia dan bakteri ini menyebabkan pneumonia. Pneumonia sendiir bisa disebabkan oleh virus. Pencegahan ini bisa dilakukan degan cara menjaga kebersihan diri sendiri dan juga menjaga pola hidup sehat. Pencegahan lainnya adalah dengan cara tidak membiasakan diri merokok. Tidak merokok bisa mencegah penyakit pneumonia sebab zat-zat berbahaya pada rokok bisa menyebabkan paru-paru menjadi rusak sehingga pneumonia bisa terjadi.
  • Pengobatan dan komplikasi. Pengobatan yang bisa dilakukan adalah tergantung dengan jenis pneumonia itu sendiri. Pneumonia ringan bisa diobati dengan cara suntikan antibiotik dan juga obat antibitoitk. Selain antibiotitk, pneumonia ringan bisa diobati dengan cara banyak minum dan juga banyak beristirahat. Untuk penyakit pneumonia yang tergolong berat diperlukan perawatan di rumahsakit dan mungkin dibutuhkan alat bantuan pernafasan. Pneumonia akan mudah diobati jika pneumonia masih dalam taraf ringan selain itu komplikasi penyakit lain yang diderita oleh penderita juga bisa mempengaruhi keberhasilan pengobatan, selain itu penyakit ini juga bisa menyebabkan komplikasi. Pneumonia bisa menyebabkan komplikasi contohnya saja adalah paru-paru menjadi bernanah dan menjadi infeksi.
  • Gejala. Gejala pneumonia perlu diwaspadai sebab jika kita tidak mengetahui gejala penyakit tersebut bisa menyebabkan penanganan menjadi terlambat sebab kita tidak tahu jika penyakit itu adalah penyakit pneumonia. Gejala pneumonia adalah demam, berkeringat dan juga tubuh akan terasa dingin. Demam itu bisa merupakan pertanda jika bakteri dan virus sedang berusaha untuk masuk ke dalam tubuh manusia dan menyerang sistem imun. Gejala yang kedua adalah penderita akan mengalami batuk kering dan juga memiliki dahak yang warnanya kuning maupun hijau. Batuk dengan warna seperti itu bisa menjadi tanda adanya infeksi bakteri maupun infeksi virus.
  • Susah dalam bernafas. Hal itu dikarenakan kantung yang seharusnya berisi udara justru berisi dengan cairan dimana cairan itu memenuhi seluruh kantung udara sehingga manusia akan kesulitan bernafas. Rasa sakit ketika menarik nafas, penderita akan mengalami rasa sakit ketika menarik nafas sebab saat menarik nafas diafragma akan tertekan oleh cairan yang ada di kantung udara sehingga bisa menyebabkan rasa sakit ketika menarik nafas. Gejala yang selanjutnya adalah detak jantung penderita akan berdetak cepat, hal itu dikarenakan jantung akan bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh. Ciri ciri radang paru paru lainnya berupa nyeri sendi, penderita akan merasakan kehilangan nafsu makan, penderita juga akan merasakan mual dan juga muntah gejala yang terakhir adalah penderita akan merasakan sakit kepala.

Penyakit Legionnaries

Penyakit legionnaries merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri bernama legionella pneumophilia. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini akan sama dengan penyakit pneumonia. Bakteri yang menyebabkan penyakit tersebut adalah bakteri yang memiliki bentuk batang dan ditemukan pada sebagian sumber air. Pertumbuhan bakteri tersebut bisa sangat cepat dan bakteri itu bisa berkembangbiak di dalam air. Kebanyakan bakteri ini ada pada saluran pipa ledeng dan dimanapun lokasinya yang ada air yang menggenang.

Untuk musim hujan yang telah datang saat ini diharapkan berhati-hati dengan genangan air sebab bakteri ini bisa saja ada di dalam genangan air tersebut. Penyakit legionnaries pertama kali ditemukan dan dijelaskan pada tahun 1976. Wabah penyakit legionnaries akan teridentifikasi sepertti penyakit pneumonia dengan tingkatan berat. Penyakit ini kebanyakan dialami oleh laki-laki.

Efusi Pleura

Efusi pleura penyakit pada paru-paru yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan di dalam membran yang mengelilingi paru-paru. Di dalam paru-paru ada dua membran yang melapisi paru-paru. Dua membran atau yang biasa disebut dengan pleura tersebut akan diberikan pelumas dengan cairan yang bisa membuat paru-paru mengembang dan melakukan kontraksi secara halus di dalam dada manusia. Beberapa penyakit bisa menyebabkan seseorang terkena efusi pleura. Contohnya saja adalah penyakit TBC, penyakit gagal jantung dan beberapa penyakit lainnya membuat penumpukan cairan berlebihan di membran pleura. Cairan yang menumpuk pada pleura ini bisa mencapai sebanyak tiga liter banyaknya sehingga paru-paru bia tertekan.

Tuberkulosis Atau TBC

Penyakit ini merupakan penyakit yang sering diderita oleh masyarakat. Peyakit tuberkulosis tidak boleh disepelekan sebab penyakit itu bisa sangat berbahaya jika menyerang anak-anak yang memiliki sistem imun yang belum stabil. Bakteri penyebab TBC bisa menyerang ke bagian otak sehingga dibutuhkan pembedahan untuk mengangkat bakteri tersebut. Pengertian tuberkulosis sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang biasanya menyerang jaringan di bagian paru-paru. Penyebab penyakit tuberkulosis adala bakteri mycrobacterium tuberculosis. Pada dasarnya di dalam tubuh manusia memiliki mikroba bernama TB, tapi mikroba ini biasanya tidak akan menyebabkan penyakit pada tubuh orang yang memiliki sistem imun yang bagus. Begitupula sebaliknya, penyakit ini bisa menyerang orang yang memiliki sistem imun yang menurun. Penyakit ini menular dan jika tidak segera diatasi bakteri itu bisa menyerang bagian tubuh yang lainnya.

Baca : Penyebab TBC – Gejala TBC – Cara mencagah TBC

Pneumotoraks

Pneumotoraks merupakan penyakit yang bisa menyerang di bagian selaput paru atau yang disebut dengan pleura. Membran paru-paru yang bernama pleura akan terkena penyakit ini jika kedua membran yang bernama pleura bisa tertembus dan udara kemudian masuk ke dalam rongga pleura. Hal tersebut bisa menyebabkan bentuk paru-paru kemudian menjadi mengempis. Kedua membran pleura dipisahkan oleh lapisan berisi cairan pleura yang sangat tipis dan bisa melumasi gerakan mereka.

Adanya keseimbangan tekanan yang ada di dinding dada, lapisan pleura dan beberapa jaringan paru-paru bisa memungkinkan paru-paru tersebut terisap ke bagian dinding dada. Pada penyakit pneumotoraks, udara bisa masuk ke dalam rongga pleura. Keseimbangan tekanan di dalam paru-paru bisa berubah ketika paru-paru berubah menjadi kempis. Udara yang banyak bisa masuk ke dalam rongga pleura namun tidak bisa dikeluarkan bisa membuat tekanan yang ada di sekitar paru-paru semakin tinggi akibatnya adalah jiwa orang yang mengalami penyakit tersebut bisa terancam. Pneumotoraks yang spontan penyebabnya adalah pecahnya pembuluh darah alveolus yang membesar dengan tidak wajar di bagian permukaan paru-paru. Kondisi asma juga bisa membuat seseorang terkena penyakit ini. Penyebab pneumotoraks yang lainnya adalah patah tulang yang ada di bagian rusuk dan menimbulkan luka di dada.

Asma

Jenis penyakit paru paru yang paling populer adalah ASMA. Asma juga termask dalam jenis penyakit paru-paru. Asma adalah penyakit radang paru-paru sehingga menimbulkan sesak nafas bagi penderitanya. Serangan sesak nafas ditandai dengan pernafasan yang berbunyi secara berulang-ulang. Jenis penyakit paru-paru asma adalah penyakit paru-paru yang sering dialami oleh manuisa. Asma ada beberapa tingkatan mulai dari tingkat rendah sampai dengan asma yang tingkat berat. Asma tingkat berat adalah asma yang selalu kambuh setiap hari dan jika sudah kambuh penderita asma tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Berikut ini adalah hal-hal yang berhubungan dengan asma yang harus kita ketahui :

  • Otot dinding saluran udara yang ada diparu-paru mengalami kontraksi dan juga mengalami kejang.
  • Otot saluran udara yang mengalami kontraksi dan kejang tersebut membuat saluran udara menjadi menyempit, saluran udara yang menyempit itu menyebabkan serangan asma terjadi.
  • Penyempitan saluran udara itu akan diperparah dengan adanya pengeluaran lendir yang berlebihan di hidng.
  • Asma banyak yang terjadi pada anak-anak dan di masa ana-anak. Asma pada anak-anak biasanya disebabkan oleh adanya alergi yang dimiliki oleh anak etrsebut. Alergi yang bisa menyebabkan asama adalah alergi eksema.
  • Penderita asma juga disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik. Jika di dalam keluarga ada yang menderita asma, kecenderungan anggota keluarga lainnya terkena asma relatif besar.

Obstruktif Kronis

Penyakit obstruktif kronis memiliki keterbatasan dalam saluran nafas. Penyakit paru-paru obstruktif kronis merupakan kelainan  dalam jangka panjang dan menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan yang ada di bagiam paru-paru. Ciri penyakit ini sama dengan penyakit asma dimana pernafasan terasa sesak dan semakin lama semakin berat. Penyakit ini termasuk dalam penyakit bronkitis kronis dan juga penyakit emfisema.

Bronkitis Kronis

Penyakit paru-paru lainnya adalah penyakit bronkitis kronis. Bronkitis kronis merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan kronis yang ada di saluran udara bagian paru-paru. Saluran udara pada paru-paru akan terinfeksi dengan zat-zat yang terkandung dalam rokok. Pada penderita bronkitis kronis, saluran bronkus pada paru-paru dan juga saluran udara utama yang akan menuju ke paru-paru mengalami peradangan, mengalami penyempitan akibat zat-zat berbahaya dalam asap tembakau dan yang terakhir adalah akan mengalami pembengkakan. Bronkitis juga akan terjadi ketika paru-paru mengalami infeksi yang terjadi secara berulang-ulang akibat oleh paparan zat polutan yang berbahaya dan juga terpapar dengan asap rokok secara berulang-ulang.

Saluran udara yang meradang pada penderita penyakit bronkitis kronis akan menghasilkan dahak yang berlebihan. Awal pertamanya batuk dan juga dahak itu akan muncul di saat udara lembab dan dingin. Namun lama kelamaan batuk tersebut akan sering terjadi sepanjang waktu dan sepanjang tahun. Sehingga jika anda mengalami batuk dan memiliki dahak yang tidak kunjung sembuh ada baiknya anda memeriksakan diri sebab batuk yang berdahak dalam waktu yang lama merupakan gejala bronkitis kronis.

Baca : Penyebab bronkitis kronis – cara mengatasi bronkitis

Emfisema

Penyakit paru-paru emfisema merupakan jenis penyakit paru-paru obstruktif sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada alveoli paru-paru. Akibat dari kerusakan kantung udara paru-paru atau alveoli membuat tubuh tidak mendapatkan kandungan cukup oksigen. Orang yang mengalami emfisema biasanya akan mengalami kesulitan untuk bernaas, selain itu penderita akan mengalami batuk kronis lama dan juga sesak nafas berat. Orang yang mengalami penyakit ini adalah orang yang suka dan hobi merokok. Asap rokok bisa menyebabkan kantung udara menjadi rusak sebab kantung yang harusnya berisi dengan udara justru akan terisi dengan asap yang berbahaya.

Baca : Penyebab Emfisema

Penyakit Paru Akibat Kondisi Kerja

Kondisi kerja atau lingkungan kerja seseorang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit paru-paru. Penyakit paru-paru yang bisa disebabkan oleh kondisi lingkungan kerja adalah penyakit asbestosis, silikosis da juga pneumokoniosis. Penyakit itu disebabkan oleh partikel kimia yang ada di lingkungan kerja sehingga membuat paru-paru menjadi meradang. Partikel itu menimbulkan iritasi di jaringan paru-paru dan partikel itu bisa mengarah ke bagian fibrosis. Orang yang beresiko untuk mengalami penyakit paru-paru akibat pekerjaan adalah orang-orang yang selama bekerja beresiko menghirup partikel beracun.

Partikel itu dihirup selama bertahun-tahun sehingga partikel itu akan menumpuk sehingga membuat paru-paru menjadi terinfeksi. Pekerja yang memiliki resiko untuk terkena penyakit paru-paru adalah mereka yang bekerja di bagian pertambangan. Orang yang bekerja di tambang memiliki resiko untuk terkena penebalan jaringan yang ada di paru-paru sehingga jaringan parut bisa terjadi di paru-paru.

Silikosis


Silikosis adalah jenis penyakit paru-paru yang ditimbulkan akibat dari kondisi lingkungan kerja. Penyakit ini juga berhubungan dengan penyakit pneumokoniosis yang disebabkan oleh kristal silika. Silika sendiri merupakan sejenis bahan yang biasa digunakan saat pembangunan rumah, gedung dan juga di bagian konstruksi. Bentuk silika sendiri padat dan tidak berbahaya, namun debu-debu dari silika sangat tidak bagus untuk paru-paru dan juga berbahaya bagi paru-paru. Orang belum banyak yang belum mengenal silika, jenis silika yang sering digunakan dalam rekonstruksi bangunanan adalah kuarsa, tridimit dan juga kristobali.

Asbestosis

Penyakit jenis paru-paru yang terakhir adalah penyakit asbestosis. Seperti namanya, penyakit paru-paru ini disebabkan oleh paru-paru terpapar oleh zat asbes sehingga menyebabkan paru-paru mengalami kerusakan berat. Banyak kasus terjadi dimana penyakit asbestosis bisa berubah dan berkembang menjadi kanker paru-paru. Kanker paru-paru adalah kondisi terburuk dari penyakt paru-paru sebab paru-paru sudah rusak dan tidak bisa bekerja secara maksimal lagi. Kanker paru-paru ditandai dnegan munculnya sel abnormal yang membentuk tumor di bagian paru-paru. Tidak hanya rokok saja yang bisa menimbulkan kanker paru-paru, namun asbestosis pun bisa menyebabkan seseorang terkena kanker paru-paru. Lebih dari satu juta kasus kanker paru-paru ditemukan di dunia setiap tahunnya.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru

Setelah mengetahui berbagai macam jenis penyakit paru-paru, ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan paru-paru dan menghindari penyakit paru-paru. Ada baiknya mencegah dibandingkan dengan mengobati. Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa dilakukan agar paru-paru tetap sehat :

  1. Pola Hidup Sehat

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan pola hidup sehat. Pola hidup sehat bisa dilakukan dengan cara sehat tanpa merokok. Sudah banyak dibahas di berbagai media tentang bahaya rokok. Di dalam rokok terdapat banyak zat-zat berbahaya yang tidak bagus untuk kesehatan. Zat berbahaya rokok ada di dalam tembakaunya dimana di dalamnya terdapat kandungan nikotin, tar dan masih banyak lagi lainnya.Jika terhisap oleh paru-paru, zat-zat tersebut bisa menginfeksi paru-paru dan menyebabkan kerusakan paru-paru.

  1. Hindari Polusi Udara

Cara kedua dalam menjaga paru-paru agar tetap sehat adalah dengan menghindari polusi udara. Polusi udara mengandung zat polutan yang berbahaya bagi tubuh. Jika setiap harinya tubuh terpapar dengan zat polutan berbahaya, bisa kita bayangkan bagaimana kondisi paru-paru kita saat ini?. Zat polutan tersebut bisa menginfeksi paru-paru anda. Oleh sebab itu bagi anda yang sering terpapar dengan zat polutan ada baiknya anda menggunakan masker yang benar untuk menghindari tubuh anda terpapar langsung dengan zat polutan tersebut. Masker yang benar bisa mencegah partikel berbahaya dalam zat polutan untuk masuk ke dalam saluran pernafasan manusia.

  1. Udara Segar

Cara ketiga untuk mendapatkan paru-paru yang sehat adalah dengan sering menghirup udara segar. Saat pagi hari di saat belum banyak kendaraan bermotor berlalu lalang ada baiknya kita jalan-jalan pagi sambil menghirup udara segar yang ada di sekitar. Udara segar yang kita hirup bisa melegakan saluran udara yang ada di paru-paru sehingga saluran udara di paru-paru tidak menyempit. Selalu menghirup udara segar secara rutin setiap harinya bisa membuat anda terhindar dari penyakit asma. Selain itu udara segar bisa menyegarkan pikiran sehingga anda bisa menjalani aktivitas dengan pikiran yang segar.

  1. Olahraga Rutin

Olahraga rutin juga bisa membuat paru-paru menjadi sehat. Hal itu dikarenakan olahraga bisa membuat pernafasan paru-paru menjadi lebih tertata. Olahraga yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru adalah jalan pagi, lari dan juga renang. Olahraga tersebut bermanfaat untuk paru-paru sebab ketika kita melakukan olahraga tersebut kita akan menata dan mengatur pernafasan kita. Contohnya saja adalah renang, kita akan mengatur pernafasan ketika tubuh berada di dalam air kemudian kita akan mengatur pernafasan ketika kita mengambil udara di permukaan air. Sering olahraga renang membuat kita sering melakukan latihan pernafasan. Latihan pernafasan bisa membuat paru-paru lebih sehat.

  1. Mengelola Stress

Cara untuk menyehatkan paru-paru lainnya adalah dengan menghindari stress, stress ada yang disebabkan karena faktor kelelahan. Pikiran yang stress bisa membuat saluran udara di paru-paru menjadi menyempit. Oleh sebab itu usahakan agar tubuh tidak terlalu stress. Anggaplah sebuah masalah yang hadir dalam kehidupan ini sebagai ujian yang harus dilewati oleh setiap manusia. Stress bisa berdampak buruk pada paru-paru selain itu stress juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Stress membuat penyempitan pembuluh darah sehingga jika pembuluh darah tidak lancar kinerja organ menjadi terganggu bahkan stroke pun bisa terjadi pada orang yang sering mengalami stress.

Baca : Penyebab stress berkepanjangan – cara mengatasi stress

  1. Bernafas Dengan Hidung

Bernafas dengan hidung memang terlihat mudah, namun akan terasa susah ketika seseorang sedang dalam posisi tidur. Saat tidur orang tidak sadar jika bernafas menggunakan mulutnya, sehingga udara yang masuk tidak dapat disaring dengan baik. Bernafas menggunakan mulut juga membuat orang beresiko tidur sambil mendengkur sebab posisi mulut sedang dalam keadaan menganga. Bernafas dengan hidung bisa membuat paru-paru sehat sebab udara yang masuk ke dalam paru-paru akan disaring oleh bulu hidung atau silia.

  1. Makanan

Menyehatkan paru-paru juga bisa dilakukan melalui makanan. Memakan makanan yang kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin E, beta karoten, omega-3, flavonoid sangat penting untuk membuat paru-paru tetap sehat. Sebab nutrisi tersebut sangat diperlukan oleh paru-paru untuk melindungi dirinya dari berbagai macam penyakit yang berbahaya.

, ,
Post Date: Friday 11th, December 2015 / 14:33 Oleh :