9 Penyebab Gusi Jadi Hitam dan Penanganannya

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Saat merasa senang, seseorang akan secara otomatis tersenyum dan sebuah senyuman dapat tidak hanya dipengaruhi oleh bentuk, warna dan posisi gigi saja, namun beberapa orang ketika tersenyum akan terlihat bagian gusinya. Sebuah senyuman yang indah tentu tidak lepas dari gusi yang juga kelihatan sehat. Gusi yang sehat selalu berwarna merah mudah, namun ketika gusi berwarna gelap pasti akan sedikit memberi kesan kurang baik. Apa sebenarnya penyebab gusi jadi hitam?

(Baca juga: penyebab gusi bengkak – obat gusi bengkak)

  1. Merokok

Selain merupakan kebiasaan yang sama sekali tidak sehat karena dapat menjadi pemicu infeksi paru-paru, merokok akan memberikan tampilan yang kurang impresif pada senyuman Anda. Gusi yang gelap atau hitam dapat terjadi jika Anda memiliki kebiasaan merokok, apalagi jika merokok dalam frekuensi yang sering dan sudah sangat lama. Bandingkan saja antara gusi mereka yang bukan konsumen tembakau dengan konsumen tembakau karena pasti berbeda; gusi para konsumen tembakau akan kelihatan lebih hitam atau gelap karena adanya zat-zat kimia di dalam rokok/tembakau itu sendiri.

(Baca juga: penyakit akibat merokok – bahaya merokok bagi kesehatan tubuh yang mematikan)

  1. Bahan Metal pada Tambalan Gigi

Mungkin Anda sudah pernah menambal gigi dan tahu betul tentang tambal gigi berlubang jenis dan prosedurnya; sebaiknya Anda ketahui bahwa material yang digunakan pada dunia kedokteran gigi, terutama yang bahan dasarnya dari heavy metal pada bagian rongga mulut, seperti silver, merkuri, arsen dan bismuth dapat diserap oleh gusi secara sistemik. Hal inilah yang membuat warna gusi yang normalnya merah mudah dapat mengalami perubahan menjadi lebih gelap. Bahkan jaringan lunak di sekelilingnya pun turut berubah.

Apabila Anda memerhatikan ada yang berbeda pada gusi Anda, seperti warna kebiruan yang terdapat di sepanjang bagian pinggir gusi serta garis hitam, inilah ciri pewarnaan sebagai hasil dari faktor heavy metal tersebut. Kalau kondisi yang Anda alami adalah warna hitam terbatas di gusi cekat dan juga bagain gusi di sela-sela gigi, ini pun menandakan bahwa tambalan gigilah yang menjadi faktor pemicu. Warna hitam pada gusi ini mungkin dianggap bersifat fisiologis, tapi tidak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan gusi dengan mengonsultasikannya ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(Baca juga: obat sakit gigi)

  1. Faktor Sistemik

Penyakit sistemik cukup banyak dan rata-rata dapat menjadi pemicu dari gusi yang berubah warna. Warna hitam pada gusi Anda bisa jadi dikarenakan penyakit sistemik di mana pigmentasi oleh melanin, zat besi atau bilirubin dapat memengaruhinya. Sifat yang dimiliki pigmentasi akibat melanin sebenarnya adalah fisiologis atau termasuk wajar dan sangat berkaitan dengan suku atau etnis bangsa. Sementara penyakit yang bisa menaikkan risiko pigmentasi melanin antara lain sebagai berikut:

  • Penyakit von Recklinghausen atau yang juga dinamakan neurofibromatosis serta sindrom Albright atau polyostotic fibrous dysplasia adalah faktor penyebab terjadinya mulut mengalami pigmentasi melanin dan ini dijumpai juga di bagian gusi.
  • Sindrom Peutz-Jeghers adalah satu penyakit atau kondisi yang menjadi faktor penyebab pigmentasi melanin di bagian mukosa mulut serta bibir.
  • Penyakit Addison merupakan penyakit yang termasuk cukup populer di tanah air di mana kondisi ini muncul sebagai akibat disfungsi kelenjar adrenal. Pewarnaan pada gusi dapat dihasilkan oleh penyakit ini cukup beragam karena menimbulkan warna antara biru yang agak hitam sampai warna kecoklatan.

(Baca juga: penyebab karang gigi – penyebab sering sariawan)

  1. Obat-obat Tertentu

Mengonsumsi obat tidak selalu aman karena ada beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat tertentu. Selain obat tertentu bisa berbahaya bagi organ dalam tubuh, bagian gusi juga terancam. Obat-obat yang dimaksud di sini antara lain adalah obat antidepresan trisiklik, agen antimalaria, dan juga minocycline; ketiganya bila dikonsumsi dapat membuat gusi berubah warna menjadi lebih gelap atau menghitam.

(Baca juga: cara mencegah bau mulut)

  1. Peradangan pada Mulut

Terkadang radang yang terjadi di dalam mulut tidak dapat dihindari. Selain berimbas pada bau mulut, biasanya gusi juga akan berubah warnanya. Namun, apabila ada penyakit gusi yang menyebabkan perdarahan di dalamnya, kemudian terdapat peradangan dan kemerahan, segera temui dokter gigi karena semuanya ini bakal mampu membuat gusi berwarna gelap sehingga kurang sedap dipandang ketika senyum menampakkan gigi.

(Baca juga: pencegahan bau mulut)

  1. Kurang Menjaga Kebersihan Mulut

Pigmentasi atau perubahan warna pada gusi menjadi hitam tentu sama sekali tidak akan membuat senyum Anda menarik dan maksimal, dan ini bisa terjadi karena Anda kemungkinan kurang menjaga kebersihan mulut. Sesering apa Anda membersihkan mulut dan gigi? Mungkin ini yang perlu coba tingkatkan, yakni membersihkan mulut, termasuk gusi dan gigi secara lebih rutin agar selalu bagian tersebut selalu sehat.

(Baca juga: cara mengatasi abrasi gigi)

  1. Kurangnya Asupan Nutrisi

Mengonsumsi makanan tanpa kandungan nutrisi penting bagi tubuh tentu juga dapat menjadi pemicu hitamnya gusi. Warna hitam atau kecoklatan yang terjadi pada gusi menunjukkan bahwa tidak ada kesegaran di mana Anda dapat mencoba untuk mengonsumsi banyak makanan bergizi untuk menambah nutrisi yang diperlukan tubuh, termasuk gusi dan gigi Anda. Nutrisi yang memadai akan senantiasa menjaga Anda tetap sehat tidak hanya bagi organ tubuh bagian dalam, tapi bahkan juga untuk area mulut.

(Baca juga: cara mengatasi gusi bengkak)

  1. Minum Minuman Beralkohol

Minuman keras atau minuman dengan kandungan alkohol tinggi adalah salah satu contoh jenis makanan/minuman tidak bernutrisi. Kebiasaan minum minuman keras juga sangat tidak sehat dan tidak baik bagi tubuh, salah satu efek buruk yang diberikan oleh minuman jenis ini adalah perubahan warna gusi menjadi gelap. Hal ini akan diperparah ketika Anda memiliki kebiasaan minum dan merokok di saat yang sama.

  1. Terpapar Sinar Matahari

Bagi Anda yang memiliki kesibukan atau kegiatan yang banyak berada di luar ruangan, apalagi kerap terpapar sinar matahari, ada risiko lebih besar bagi gusi berubah warna menjadi hitam. Mungkin Anda kemudian bertanya-tanya mengapa bisa gusi menjadi hitam karena paparan sinar matahari yang padahal ada di bagian dalam mulut. Tak hanya kulit kita saja yang bisa menjadi gelap akibat terkena sinar matahari, tapi gusi juga bisa.

(Baca juga: cara mengobati gusi bengkak)

Cara Mengatasi Gusi Hitam secara Alami

Gusi yang hitam selama bukan komplikasi dan tidak terdapat penyakit berbahaya lainnya, Anda bisa mengatasinya sendiri di rumah dengan mengubah gaya hidup yang selalu mengutamakan kebersihan dan kesehatan mulut. Berikut adalah langkah-langkah sederhana cara menjaga kesehatan gusi dan mulut yang bisa Anda coba:

  1. Menyikat gigi dengan cara dan frekuensi yang benar, seperti dua sampai tiga kali sehari akan membantu supaya gigi, gusi dan bahkan keseluruhan bagian mulut tetap higienis.
  2. Berkumur dengan cairan obat kumur yang ada banyak di pasaran secara teratur juga akan menjaga area mulut tetap bersih dan higienis terjauh dari kuman. Atau jika Anda tidak ingin menggunakan obat kumur yang kiranya mengandung alkohol di mana beberapa berisiko membuat mulut kering, air garam dapat menjadi alternatif terbaik. Berkumurlah dengan air garam paling tidak dua kali dalam sehari untuk mengusir bakteri.
  3. Menjalani cleanup secara rutin dengan menemui dokter gigi kepercayaan atau langganan Anda.
  4. Jauhi sinar matahari, paparannya secara langsung dapat membuat kulit dan bagian gusi menjadi hitam. Apabila tidak dapat menghindarinya dengan tetap berada di ruangan karena kegiatan Andalah yang mengharuskan untuk berada di luar ruangan, pakailah kiranya aksesoris yang membantu melindung bagian atas tubuh, plus kepala.
  5. Menjalankan program diet di mana diet ini meningkatkan asupan vitamin dalam tubuh berikut mineral dan juga nutrisi penting lainnya. Asupan vitamin C dan B secara lebih akan membantu memulihkan kesehatan gusi. Sumber makanan mengandung kedua vitamin ini akan membuat gusi yang tadinya begitu gelap akan berangsur berubah menjadi merah muda yang segar.
  6. Berhenti dari kebiasaan merokok adalah jalan terbaik ketika gusi hitam ada kaitannya dengan rokok. Atau jika Anda suka mengunyah tembakau, hentikan juga kebiasaan ini agar keadaan gusi bisa diselamatkan dan berubah kembali menjadi warna normal.
  7. Gunakan minyak cengkih yang bisa dioleskan secara rutin ke bagian gusi yang terdapat warna hitamnya. Bila melakukannya tanpa putus dan teratur, dijamin permukaan gusi yang menghitam akan kembali menjadi merah muda.

(Baca juga: cara merawat gigi agar putih dan sehat)

Cara Mengatasi Gusi Hitam dengan Bedah

Saat gusi gelap tidak lagi bisa diatasi dengan cara sederhana dengan bahan alami dan juga perubahan gaya hidup lebih bersih dan higienis, pembedahan adalah solusi yang terbaik. Ini dia beberapa informasi metode bedah untuk menjadikan gusi kembali berwarna merah mudah.

  • Operasi pengangkatan lapisan luar gusi yang menghitam diketahui menjadi salah satu metode bedah yang paling populer, sederhana dan bahkan efektif supaya warna hitam pada gusi bisa dihilangkan dan warnanya pun kembali seperti semula.
  • Mendengar tentang pembedahan atau proses operasi memang tampak mengerikan dan banyak yang mengira ini bakal terasa sakit. Tapi para pasien tidak perlu khawatir akan rasa sakitnya sebab dokter gigi akan memakai anestesi lokal sehingga tidak akan terasa sakit.
  • Pada prosedur pengangkatan ini, dokter gigi akan menghilangkan lapisan luar gusi epitel bersama dengan lapisan jaringan konektif di dasarnya. Setelah jaringan tersebut dihilangkan dan menunggu pulih, epitel yang baru otomatis akan terbentuk dan tidak ada lagi pigmentasi berwarna hitam atau gelap.
  • Dalam waktu paling lambat 2 hari, Anda akan dapat melihat hasilnya yang positif. Diketahui 20-30% dari pigmentasi normal bakal kembali sesudah 5-6 bulan dan jika terjadi apa-apa, langsung hubungi dokter gigi.
fbWhatsappTwitterLinkedIn