7 Penyebab Vertigo Kambuh Lagi

10230

Apa itu vertigo? Vertigo merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan penderitanya mengalami gejala berupa sensasi diri sendiri atau tempat di sekelilingnya terasa berputar dan biasanya terjadi secara tiba-tiba. Vertigo bisa digolongkan menjadi 2 macam, yakni vertigo yang tergolong ringandan vertigo yang tergolong parah. Vertigo yang tergolong ringan biasanya tidak menyebabkan gangguan aktivitas bagi penderitanya, sedangkan vertigo yang tergolong parah biasanya menyebabkan penderitanya mengalami gangguan saat beraktivitas, bahkan seringkali penderita vertigo yang tergolong parah harus beristirahat total dan tidak bisa melakukan aktivitas apapun.

Gejala yang muncul saat vertigo kambuh bisa beraneka ragam. Biasanya gejala akan dimulai dengan rasa pusing yang tergolong ringan hingga lama-kelamaan akan semakin parah dan bertahan dalam jangka waktu yang tergolong lama. Pada kondisi yang tergolong parah, serangan vertigo bisa berlangsung selama beberapa hari hingga menyebabkan penderitanya tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Gejala lain yang berkaitan erat dengan vertigo adalah gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan tersebut akan menyebabkan penderita vertigo mengalami mual, muntah, sulit berdiri atau berjalan, berkeringat, pusing, dan terkadang disertai dengan nistagmus (gerakan mata yang tidak normal).

Penyebab Kambuhnya Vertigo

Penyebab umum dari vertigo sendiri adalah gangguan mekanisme keseimbangan pada telinga bagian dalam. Itulah yang menyebabkan penderita vertigo sering mengalami gangguan keseimbangan ketika penyakitnya kambuh. Selain itu ada juga beberapa faktor yang menyebabkan vertigo atau gangguan keseimbangan sering kambuh. Penderita vertigo hendaknya mengetahui beberapa faktor yang bisa menyebabkan vertigo sering kambuh sehingga penderita bisa menghindari beberapa faktor berikut ini.

1. Mendongak Secara Tiba-tiba

Penyebab paling umum yang sering memicu vertigo menjadi kambuh adalah pergerakan kepala secara tiba-tiba, salah satunya adalah mendongak secara tiba-tiba. Vertigo ini sering disebut dengan vertigo posisi paroksismal jinak (benign paroxysmal positional vertigo/BPPV). Biasanya vertigo ini akan kambuh ketika seseorang mendongak secara tiba-tiba. Adapun gejala yang muncul biasanya berupa serangan vertigo yang relatif singkat, intens, dan juga berulang (biasanya akan berlangsung selama beberapa detik atau beberapa menit).Beberapa gejala seperti pusing, mual, muntah, dan juga limbung mungkin juga akan menyertai meskipun tergolong sangat singkat.

2. Bangkit Berdiri dari Posisi Jongkok

Bangkit berdiri dari posisi jongkok secara tiba-tiba juga bisa memicu kambuhnya vertigo. Umumnya kondisi seperti ini akan dialami oleh orang-orang yang berusia lanjut (di atas 50 tahun). Berdiri secara tiba-tiba dari posisi jongkok akan menyebabkan keseimbangan seseorang menjadi terganggu untuk sementara. Pada orang normal hal tersebut biasanya akan segera pulih dan tidak akan menyebabkan gangguan yang cukup serius. Namun pada penderita vertigo, pergerakan secara tiba-tiba tersebut bisa memicu gangguan keseimbangan yang cukup serius berupa munculnya gejala vertigo dalam kurun waktu yang cukup lama.

3. Memutar atau Menundukkan Kepala Secara Tiba-tiba

Pergerakan kepala secara tiba-tiba berupa menundukkan atau memutar kepala secara tiba-tiba juga bisa menjadi penyebab vertigo kambuh. Vertigo yang sering kambuh akibat aktivitas ini juga sering disebut dengan BPPV. Para ahli menduga bahwa kondisi tersebut terjadi akibat adanya serpihan debris (kristal kalsium karbonat) yang terlepas dari dinding saluran telinga bagian dalam. Serpihan tersebut menyebabkan gangguan ketika masuk ke saluran telinga bagian dalam yang penuh dengan cairan. Pada akhirnya hal tersebut memicu gerakan cairan yang abnormal ketika penderita vertigo melakukan gerakan kepala secara tiba-tiba, salah satunya memutar atau menundukkan kepala secara tiba-tiba. Gerakan semacam itu akan menyebabkan dikirimkannya sinyal membingungkan ke otak dan pada akhirnya menyebabkan vertigo menjadi kambuh.

4. Pilek dan/atau Flu

Pilek dan/atau flu ternyata juga bisa memicu kambuhnya penyakit vertigo. Vertigo ini biasanya merupakan vertigo yang disebabkan labirinitis. Labirin merupakan saluran yang berliku-liku dan dipenuhi oleh cairan yang terdapat di bagian dalam telinga dan berfungsi untuk mengendalikan pendengaran dan keseimbangan. Labirinitis sendiri merupakan peradangan yang terjadi akibat infeksi pada struktur sensitif tersebut. Labirinitis akan menyebabkan terjadinya perbedaan informasi yang dikirim menuju ke otak dari telinga yang terasa sakit, telinga sehat, dan juga mata. Kondisi inilah yang pada akhirnya dapat memicu vertigo dan rasa pusing. Flu dan/atau pilek merupakan gangguan kesehatan yang sering memicu labirinitis dan pada akhirnya menyebabkan vertigo menjadi kambuh. Adapun beberapa gejala yang sering menyertai vertigo akibat libirinitis ini adalah:

5. Infeksi Virus

Pada beberapa kasus meskipun tergolong sangat jarang, vertigo juga bisa muncul dan kambuh kambuh akibat adanya infeksi virus. Adapun infeksi virus yang bisa memicu sekaligus menyebabkan vertigo kambuh ini merupakan infeksi virus yang menyebabkan adanya inflamasi pada saraf yang menghubungkan labirin dan juga otak. Kondisi tersebut sering disebut dengan vertibular neuronitis. Saat kondisi tersebut terjadi dan memicu kambuhnya vertigo maka akan muncul beberapa gejala seperti tubuh limbng, mual, dan juga muntah. Kondisi tersebut bisa berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari. Pada kasus yang tergolong parah (meskipun jarang) kondisi tersebut bisa bertahan hingga 1,5 bulan untuk selanjutnya bisa pulih seperti semula. Meskipun infeksi virus tersebut menyebabkan gangguan pada labirin telinga namun biasanya penderita vertigo ini tidak akan mengalami gangguan atau kehilangan pendengaran.

6. Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah juga bisa menyebabkan kambuhnya vertigo. Bahkan migrain yang terlalu sering ternyata juga bisa menyebabkan munculnya vertigo pada orang-orang yang belum memiliki riwayat vertigo. Migrain biasanya akan menjadi penyebab vertigo kambuh, terutama pada orang-orang yang masih muda. Adapun beberapa gejala yang muncul biasanya berupa sakit kepala sebelah, mual, muntah, serta sensitif terhadap cahaya atau fotopobia.

(Baca juga: cara mengatasi migrain)

7. Asupan Makanan

Penyakit vertigo ternyata juga bisa dipicu oleh gangguan pada sirkulasi darah. Adapun beberapa kondisi yang tergolong gangguan sirkulasi darah adalah:

Gangguan pada sirkulasi darah seperti yang telah disebutkan tersebut kebanyakan disebabkan oleh pola asupan makanan yang tidak dikontrol dengan baik. Alhasil ketika pola makan tidak dikontrol dengan baik maka gangguan pada sirkulasi darah akan terjadi dan memicu kambuhnya vertigo. Adapun beberapa jenis asupan makanan yang bisa memicu gangguan sirkulasi darah dan memicu vertigo adalah sebagai berikut:

  • Daging merah, merupakan asupan makanan yang kaya akan kandungan kolesterol jahat yang bisa memicu pengerasan dinding pembuluh darah dan bisa meningkatkan tekanan darah dengan cukup drastis.
  • Jeroan, merupakan asupan makanan yang sangat kaya akan kandungan lemak jahat. Kandungan lemak jahat itulah yang bisa memicu gangguan sirkulasi darah. (baca juga: bahaya konsumsi jeroan)
  • Gorengan, kaya akan kandungan lemak jahat dan juga mengandung banyak garam sehingga memicu tekanan darah tinggi. (Baca juga: bahaya mengkonsumsi gorengan)
  • Kopi, kaya akan kandungan kafein. Mengkonsumsi minuman yang kaya akan kandungan kafein terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan juga meningkatkan tekanan darah. (Baca juga: bahaya kopi bagi kesehatan)
  • Alkohol dan rokok, keduanya merupakan kebiasaan buruk yang bisa memicu berbagai macam penyakit. Tidak hanya menyebabkan kambuhnya penyakit vertigo, mengkonsumsi alkohol dan merokok juga bisa memicu penyakit jantung, stroke, dan juga sirosis hati.

Pertolongan Pertama Saat Vertigo Kambuh

Bagi Anda yang menderita vertigo atau memiliki kerabat yang memiliki riwayat penyakit vertigo maka sebaiknya Anda mengetahui beberapa langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan untuk menangani penderita vertigo yang sedang kambuh. Berikut pertolongan pertama yang harus dilakukan saat vertigo sedang kambuh.

  • Apabila vertigo kambuh ketika penderita sedang duduk atau sedang merebahkan badan maka usahakan agar penderita tidak bangkit dari tempat di mana ia berada saat itu. Lakukan relaksasi saraf dengan menarik nafas panjang agar peredaran darah kembali normal. Tarik nafas selama kurang lebih 3 detik kemudian buang nafas secara perlahan. Letakkan kepala Anda pada posisi yang terasa paling nyaman dan usahakan untuk menghindari gerakan kepala secara tiba-tiba seperti menggeleng, menunduk, atau mendongak secara tiba-tiba.
  • apabila vertigo kambuh ketika penderita sedang berjalan atau sedang berdiri maka sebaiknya penderita segera berhenti berjalan atau bahkan bisa segera berjongkok. Segera sandarkan kepala pada dinding atau tempat yang dianggap nyaman kemudian lakukan langkah relaksasi seperti yang telah dijelaskan di atas.
  • Apabila vertigo kambuh ketika sedang berkendara maka sebaiknya penderita segera berhenti dan menepikan kendaraan kemudian segera beristirahat. Tidak lupa penderita juga harus melakukan metode relaksasi seperti yang telah dijelaskan di atas. Jika gejala vertigo sudah reda maka jangan langsung melanjutkan perjalanan. Carilah rumah makan atau rest area untuk sejenak beristirahat dan meminum air hangat minimal 20 sampai 30 menit sebelum melanjutkan perjalanan.
  • Minuman hangat dan juga manis juga bisa Anda konsumsi untuk segera meredakan gejala vertigo. Anda juga bisa mengkonsumsi obat penangkal mual dan muntah jika memang diperlukan. Jika gejala tidak kunjung reda maka jangan sungkan untuk meminta bantuan pada orang lain dan segeralah memeriksakan diri secara medis.

Itulah beberapa hal terkait penyakit vertigo. Dapat disimpulkan bahwa vertigo bisa kambuh akibat aktivitas fisik dari penderitanya, infeksi, atau karena pola asupan makanan yang tidak benar. Untuk mencegah munculnya gejala yang parah pada penderita vertigo maka kita juga perlu mengetahui pertolongan pertama untuk menangani penyakit vertigo ketika kambuh.