6 Penyebab Telinga Berdengung dan Sakit

2885

Telinga merupakan salah satu organ yang sangat krusial. Gunanya untuk mendengarkan suaa yang timbul dari luar. Baik itu suarabising, suaa manusia, suara kicauan burung, dan lain sebagainya. Jika telinga kita rusak, maka yang terkena imbas seluruh tubuh. Sebab dengan adanya suara kita tahu adanya bahaya yang sedang mengintai atau tidak.

Misalnya ketika terjadi kebakaran. Orang orang akan meminta tolong dan memberikan rambu rambu penyelamatan khusus. Merea mengggunakan suara untuk mengomando orang orang agar berjalan keluar. Para tim sar akan membantu membukakan jalur evakuasi untuk penyelamatan. Jika infeksi telinga sedang sakit, maka kita tidak bisa mendengarkan perintah tersebut dengan baik.

Dalam telinga terdaat pula namanya saluran eustachius. Saluran ini bukan sekedar saluran biasa. manfaatnya adalah bisa berguna untuk penyeimbangan tubuh kita. Ia bisa bekerja untuk membuat kondisi suhu di dalam tubuh dan di luar tubuh seimbang. Jadi sama. Saluran ini berguna untuk membuat tubuh kita dalam keadaan stabil.

Telinga sebagai alat keseimbangan

Telinga bagian dalam ada yang bekerja sebagai alat keseimbangan. Organ ini akan berkerja sama dengan mata sebagai alat visual, kemudian ada sendi dalam tubuh yang berguna untuk menggerakkan tubuh, serta otak yang mengatur jalannya. Ketika organ ini tidak bisa berfungsi dengan baik, maka keseimbangan tubuh manusia akan hilang. (baca juga: bahaya telinga bernanah)

Misalnya adalah ketika anda merasa telinga anda terus berdengung. Seperti ada suara besar yang berasal dari dalam telinga. Akibatnya ini akan membuat diri anda terganggu. Bahkan sampai membuat kepala anda pusing. Hal ini bukan hanya menjadi hambatan untuk menjalankan aktivitas keseharian anda. Makanya inilah mengapa yang di sebut dengan keseimbangan tubuh manusia akan hilang.

Telinga berdengung

Gangguan telinga memang menjadi masalah yang cukup serius bagi penderitanya. Misalnya ketika telinga terasa berdengung. Hal ini menjadi salah satu tanda bahwa telinga anda tidak dalam keadaan baik baik saja. Bahkan bisa di katakan adanya gangguan pada sistem syaraf yang ada di dalam telinga.

Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab telinga berdengung. Tentu saja anda merasa sangat teganggu. Karena sara ini terdengar cukup keras. Bisa jadi berasal dari luar atau eksternal. Tapi boleh jadi berasal dari dalam. Jika berasal dari luar, anda cukup bisa bernapas lega, karena dengan keluar dari areal suara tadi bisa bebas dari dengungan keras. Atau dengan menutup telinga rapat rapat. Yang susah adalah jika dengaungan suara tadi berasal dari dalam. Tidak mungkin anda harus menutup rapat telinga anda. Karena suara tadi berasal dari dalam. (baca juga: bahaya telinga kemasukan serangga)

Bagaimnaa bisa menghasilkan suara dari dalam? Tentu saja bisa. Yakni ketika ada sistem dari syaraf telinga anda ada yang tida beres. Ini menunjukkan adanya gejala yang cukup serius.

Penyebab

  1. Dampak sakit radang tenggorokan

Sakit memang menjadi salah satu alasan mengapa telinga anda terasa berdengung. Apalagi karena radang, yakni merupakan salah satu penyakit yang di sebabkan karena adanya pembengkakan. Jika terjadinya di tenggorokan, maka di sebut dengan bahaya radang tenggorkan. Letak organ ini memang dekat deengan teliga. Makanya wajar jika kita mendengar suara dengungan yang berasal dari organ ini. Apalagi saat sakit.

  1. Dampak dari sakit radang tonsil

Seperti pada kasus di atas. Adanya dampak penyait yang letaknya dekat dengan teliinga, akan memungkinkan kita mendengar suaranya. Apalagi saat sakit. Bagian organ tonsil ini memang letaknya dekat dengan tenggorokan. Makanya ketika sakit, apalagi sampai terkena radang, muncul dengungan dengungan. Suara ini berasal dari dalam tubuh atau internal. Hal ini bisa terjadi karena ketika kita menghirup udara, ada hawa panas dukhaan. Lalu melewati pada bagian organ yang sedan mengalami pembengkakan atau radang. Makanya bisa sampai terdengar pada bagian telinga. (baca juga: cara mencegah radang tenggorokan)

  1. Karena stress

Selain karena sakit, dengungan yang berasal dari dalam juga bisa di picu karena adanya penyebab stress. Makanya ada suatu masalah yang tidak bisa terselesaikan. Kemudian menumpuk menjadi satu, dan semakin banyak. Karena anda tidak bisa segera meneyelesaikannya, pekerjaan tadi terasa mendengung keras. Ini berasal dari otak anda. Jika anda berharap dengungan ini hilang, yang perlu di lakukan adalah segera menyelesaikan tugas tersebut. Maka kewajiban dan tugas anda akan hilang pula. (baca juga: cara mengatasi stress super ampuh)

  1. Karena tekanan darah yang tinggi atau hipertensi

Masalah selanjutnya adalah bisa jadi dengungan yang berasal dari dalam karena penyakit yang cukup serius. Salah satunya adalah hipertensi. Penyakit tekanan darah ini kerap menjumpai orang dewasa atau tua. Mereka yang terkena masalah ini biasnaya memiliki riwayat kesehatan yang tidak baik. (baca juga: melinjo bagi penderita hipertensi)

  1. Adanya depresi

Sebenarnya antara stress dan depresi ini berbeda. Seseorang memiliki resiko tinggi untuk stress. Bahkan semua orang pasti pernah merasakan stress. Namun tidak semua orang juga merasakan depressi. Pada tingkatan ini, perasaan yang di rasakan oleh seseorang bukan sekedar masalah biasa. Mereka menganggap terlalu sulit untuk menyelesaikan masalahnya. Sehingga sampai merasakan depressi. Keadaan ini bisa menyebabkan timbulnya masalah penyakit baru. Misalnya adalah dengungan keras di dalam telinga. Ini terjadi secara internal. Karena masalahnya tak kunjung habis, maka seakan akan ada suara dari dalam dirinya untuk segera menyelesaikannya. Padahal secaa personal, ia tak mampu.

Efeknya, jika sampai ia tak tahan dengan masalah yag di hadapi, rasa depressi ini akan semakin parah. Bisa jadi malah muncul penyakit baru. Atau terserang kelainan jiwa. Beberapa kasus malah memutuskan untuk bunuh diri. (baca juga: cara mencegah depresi)

  1. Kemasukan air

Ketika keramas, kadang kala air yang berasal dari rambut, jatuh mengenai telinga. Jika memang fungsinya untuk membersihkan tidak masalah. Namun kadang kala, air ini malah masuk ke dalam telinga, sehingga membuat bagian dalamnya terganggu. Efeknya kita seperti mendengar dengungan air dari dalam. Ini menjadi masalah sepele. Namun cukup mengganggu. (baca juga: telinga kemasukan air)

Pengobatan

Secara normal, memang manusia tidak bisa mendengar semua suara yang ada di sekitarya. Kemampuannya terbatas. Ada hewan yang bisa mendengar suara sangat rendah, misalnya adalah anjing. Ini berguna untuk mencari mangsa dan mencari jejak buruan. Selain itu, ada pula yang bisa mendengar dengan kualitas suaa yang sangat besar. Misalnya pada kelelawar. Sama gunanya, yakni untuk mencari mangsa dalam radius cukup jauh dan dengan keadaan gelap.

Sedangkan manusia, hanya bisa mendengar dalam rate normal. Bukan yang rendah juga bukan yang tinggi. Kemampuan ini hanya sekitar 85 dB atau disable. Ketika ia mendenagar suara yang melebihi dari kapasitas 85 disable tadi, maka telinga bisa rusak. Lalu apa sebaiknya yang bisa di lakukan jika mengalami gangguan ini?

  • Diobati dengan menggunakan tetes telinga

Untuk mengembalikan telinga dalam keadaan semula, salah satunya adalah dengan menggunakan obat tetes telinga. Di dalam obat ini sudah di lengkapi dengan zat anti biotik dan juga anti bakteri. Sehingga jika ada bakteri yang sudah masuk, bisa segera di giring keluar. (baca juga: bahaya tindik telinga)

  • Di minum secara oral

Selain menggunakan tetes telinga, ada pula obat yang di minum secara oral. Obat jenis ini biasanya akan mempengaruhi sistem tubuh, yang mana memerlukan organ lain dalam penyembuhan. Misalnya dengan meminta bantuan dari sel darah putih. Obat ini justru akan di berikan pada penderita yang sudah cukup serius. (baca juga: cara merawat telinga)

  • Memasukkan air ke dalam telinga

Ini kerap terjadi ketika kita sedang keramas. Tanpa sengaja, air yang berasal dari kepala jatuh dan masuk ke dalam telinga. Akibatnya muncul suara dengungan air dari dalam. Salah satu solusinya adalah dengan memasukkan sedikit air ke dalam telinga. Kemudian di kocok kocok daun telinga, lalu di keluarkan. Bisa jadi sebenarnya air tersebut mau keluar, tapi terhambat. Sehingga untuk mengeluarkannya membutuhkan bantuan tambahan air dari luar. (baca juga: cara menjaga kesehatan telinga)