Ceremax – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Apakah anda tahu apa itu obat Ceremax? Obat yang memang cukup terkenal ini memiliki fungsi utama yaitu digunakan untuk membantu mengobati serta mengurangi gangguan atau masalah yang berkaitan dengan jenis pendarahan tertentu yang menyerang otak atau disebut sebagai subarachnoid hemorrhage – SAH.

Selain itu, obat Ceremax juga banyak digunakan untuk membantu mengobati pecah aneurisma intrakranial bawaan. Perlu anda tahu bahwa di dalam obat Ceremax terkandung suatu zat aktif yang disebut dengan Nimodipine yang mana zat ini memang digunakan untuk membantu mengobati berbagai gangguan pendarahan yang menyerang otak anda.

Di bawah ini akan kami berikan beberapa penjelasan mengenai bagaimana cara penggunaan obat Ceremax yang benar termasuk juga di dalamnya mengenai apa saja efek samping serta dosis yang harus anda tahu ketika anda ingin mengkonsumsi obat Ceremax.

Seputar Nimodipine

Nimodipine merupakan suatu obat yang termasuk ke dalam Calsium Channel Blocker. Untuk cara kerja dari Nimpodipine sendiri adalah dengan melakukan relaksasi terhadap pembuluh darah yang mana akan menyebabkan peredaran darah menjadi lancar sehingga anda akan terhindar dari kerusakan otak yang tentunya akan semakin parah bila tidak segera dilakukan penanganan segera.

Cara penggunaan obat Ceremax

Berikut ini akan kami jelaskan mengenai bagaimana cara penggunaan obat Ceremax yang sesuai dan harus anda perhatikan.

  1. Anda harus selalu memperhatikan instruksi yang diberikan oleh dokter anda karena dalam penggunaan obat jenis apapun, penting bagi anda untuk memahami serta mengikuti anjuran dan saran dari dokter anda.
  2. Anda harus digunakan sesegara mungkin ketika seseorang mengalami pendarahan otak, biasanya penggunaan obat ini akan dimulai dalam waktu 4 hari.
  3. Jika misalnya anda menggunaka obat Ceremax dalam bentuk tablet, maka anda disarankan untuk mengkonsumsi Ceremax melalui mulut dengan menggunakan 1 gelas air penuh kecuali jika dokter anda memberikan instruksi yang berbeda.
  4. Setelah anda mengkosumsi obat Ceremax, anda tidak dianjurkan untuk langsung berbaring. Biasanya anda harus duduk selama kurang lebih 10 menit baru kemudian anda bisa berbaring.
  5. Anda harus menelan seluruh tablet obat Ceremax dan jangan sampai ada bagian yang anda hancurkan.
  6. Jika misalnya anda mengkonsmsi Ceremax dalam bentuk kapusl, disarankan agar supaya anda mengkosnusinya 1 jam sebelum makan dan juga bisa 2 jam setelah makan.
  7. Jika misalnya anda mengkosnusmi obat Ceremax maupun obat lainnya yang berbentuk cair, maka anda harus menggunakan takaran dosis yang sesuai. Dilarang untuk menakar dosis dengan menggunakan sendok makan dikhawatirkan tidak sesuai dengan takaran dosis yang disarankan.
  8. Yang tidak kalah penting adalah anda harus menggunakan obat Ceremax secara teratur dan juga pada waktu yang sama untuk kemudian bisa semakin meningkatkan khasiat dari obat ini.

Jika anda ingin mendapatkan informasi yang lebih lengkap berkaitan dengan cara penggunaan obat Ceremax yang benar dan sesuai, maka kami sarankan anda bertanya kepada dokter anda guna mendapatkan informasi yang lebih lengkap lagi tentang penggunaan Ceremax.

Dosis obat Ceremax

Di bawah ini merupakan dosis dari obat Ceremax yang perlu anda tahu. Perlu anda ingat bahwa penggunaan dosis yang tepat sesuai dengan kondisi yang anda alami akan sangat menentukan keefektifan dari obat Ceremax. Maka dari itu, anda disarankan untuk berkonsultai dengan dokter mengenai dosis yang tepat sesuai dengan kondisi anda.

  • Untuk dosis awal yang diberikan adalah sekitar 5 mL dan diberikan secara infus untuk setiap 2 jam. Nantinya dosis bisa dinaikkan menjadi 2 kali lipat, yakni 10 mL. Infus tersebut harus dilanjutkan dalam jangka waktu antara 7 samai dengan 10 hari.
  • Untuk dosis yang diberikan kepada pasien yang memiliki berat badan lebih dari 70 kg atau bagi yang mengalami tekanan darah yang tidak stabil, maka dosis yang disarankan untuk dikosumsi adalah sebanyak 2,5 mL untuk setiap jamnya dan diberikan secara infus.

Kemungkinan masih terdapat dosis lainnya yang belum kami sebutkan. Dan memang untuk hal – hal yang berkaitan dengan takaran dosis akan berbeda antara orang yang satu dengan orang lainnya karena harus disesuaikan dengan kondisi serta respon tubuh terhadap dosis yang diberikan.

Oleh karena itu, anda harus berkonsultasi dengan dokkter mengenai dosis yang tepat untuk anda konsusmi untuk membantu mengobati penyakit pendarahan yang anda alami.

Efek samping Ceremax

Berikut ini merupakan beberapa efek samping yang mungkin anda alami ketika anda mengkonsumsi Ceremax.

  • Efek samping yang berhubungan dengan saluran pencernaan anda adalah kemungkinan nantinya anda akan mengalami beberapa kondisi seperti mual tanpa muntah, perut kembung, sakit perut, dan kondisi lainnya.
  • Efek samping yang bisa anda alami ketika anda mengkonsumsi Ceremax adalah anda akan mengalami tekanan darah rendah yang kemudian bisa menyebabkan anda mengalami sakit kepala.
  • Ceremax juga bisa menyebabkan anda mengalami detak jantung yang tidak normal, yakni kadang detak jantung anda terlalu cepat maupun juga terkadan tidak teratur setiap menitnya.
  • Efek samping lainnya yang mungkin bisa anda alami adalah seperti misalnya mengalami sembelit atau konstipasi.

Efek samping lainnya yang tergolong kepada efek samping yang jarang terjadi adalah sebagai berikut:

  • Diare juga menjadi salah satu efek samping yang bisa anda alami ketika anda mengkonsumsi obat Ceremax, meskipun memang diketahui efek sampng tersebut dikatakan jarang terjadi.
  • Diketahui juga akibat dari penggunaan Ceremax bisa menyebabkan anda mengalami alergi, terutama jika misalnya anda mengalami alergi terhadap zat atau kandungan yang ada di dalam obat Ceremax.
  • Efek samping dari obat Ceremax juga bisa mengakibatan anda mengalami pembengkakan yang terjadi pada bagian tangan maupun juga pada bagian kaki terutama jika anda menggunakan obat ini dalam jangka waktu yang lama.

Jika anda ingin mendapatkan informasi mengenai efek samping yang akan anda alami akibat penggunaan obat Ceremax, maka kami sarankan agar supaya anda bertanya langsung kepada dokter mengenai efek samping dari obat ini.

Interaksi obat Ceremax

Perlu anda tahu bahwa terdapat beberapa jenis obat yang boleh untuk digunakan secara bersama – sama, namun tidak sedikit obat yang malah dilarang jika misalnya anda mengkonsumsinya secara bersamaan karena hal tersebut akan menyebabkan obat tersebut tidak bisa bekerja dengan baik.

Untuk interkasi obat Ceremax yang harus anda tahu adalah sebagai berikut:

  1. Ceremax akan menyebabkan interaksi jika misalnya dikonsusmi bersamaan dengan Caffein.
  2. Diketahui juga bahwa Ceremax akan menyebabkan interaksi jika anda mengkonsusmi bersama dengan Digoxin.
  3. Interaksi obat yang harus anda tahu adalah obat ini tidak dianjurkna untuk dikonsumsi bersamaan dengan Phenytoin.
  4. Quinidine diketahui juga bisa menyebabkan interaksi obat yang harus anda waspadai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan yang berkaitan dengan obat Ceremax. Sekali lagi kami ingatkan bahwa dosis yang harus anda konsusmi haruslah sesuai dengan kondisi yang anda alami serta berdasarkan pada reaksi tubuh anda terhadap dosis yang diberikan.

Semoga informasi yang dapat kami sampaikan ini bisa bermanfaat bagi anda semuanya. Terimakasih.

fbWhatsappTwitterLinkedIn