Home Penyakit dan KelainanSinusitis 14 Penyebab Sinusitis dan Cara Mengobatinya – Mencegah – Anak – Dewasa

14 Penyebab Sinusitis dan Cara Mengobatinya – Mencegah – Anak – Dewasa

by Ana Rohma

Penyebab sinusitis sering tidak disadari karena ada banyak hal yang mendorong infeksi sinusitis. Sinusitis adalah masalah kesehatan yang umum terjadi baik untuk remaja maupun orang dewasa. Sinusitis bisa berarti bahwa terjadi peradangan pada daerah rongga sinus yang bisa disebabkan karena virus atau penyebab lain. Umumnya gejala sinusitis sering diremehkan karena dianggap sebagai influenza. Namun ketika gejala influenza tidak sembuh dalam waktu lebih dari dua minggu maka seharusnya diperlukan pemeriksaan. Sinus merupakan sebuah rongga kecil yang terletak dibagian tulang pipi dan dahi. Rongga sinus yang sehat akan berisi udara dan peradangan pada daerah ini bisa menyebabkan lendir keluar terus menerus dari hidung.

Berikut ini adalah beberapa penyebab utama sinusitis yang paling sering terjadi.

1. Virus

Virus adalah sebuah penyebab yang paling sering terjadi pada penderita sinusitis. Virus yang menyerang bisa menyebabkan influenza. Virus yang berkembang dalam rongga sinus kemudian akan membuat jaringan di sekitar rongga sinus mengalami pembengkakan. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan lubang yang seharusnya menjadi jalan udara tidak bisa tidak bisa digunakan. Karena itulah pada tahap ini maka biasanya gejala lebih mirip dengan influenza.

Cara Mengobati

  • Penggunaan obat antiobiotik tidak bisa menyembuhkan sinusitis karena virus, karena obat antibiotik hanya bisa digunakan untuk membunuh bakteri saja.
  • Penggunaan obat dekongestan untuk mengatasi gejala diperbolehkan tapi hanya untuk sekitar lima hari saja.
  • Untuk membuat kondisi lebih baik maka bisa mencoba menguapi sekitar hidung dengan air hangat yang sudah dicampur dengan minyak kayu putih atau minyak hangat lain. Uap akan membantu mengeluarkan lendir dari rongga sinus sehingga virus juga ikut keluar.

Cara Mencegah

  • Biasakan diri untuk selalu mencuci tangan dan kaki hingga bersih.
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh dengan banyak mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk, stroberi, melon dan buah lain.
  • Usahakan untuk selalu istirahat tepat waktu dan tidur yang cukup agar tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh.

Bacaan mengenai virus lainnya

2. Alergi

Sebuah penelitian yang dikembangkan oleh Sonia Bains, MD dari Perawatan Paru Universitas Kedokteran Carolina Selatan terbukti bahwa alergi adalah penyebab sinusitis yang banyak terjadi. Bahkan reaksi alergi justru bisa mengembangkan jenis sinusitis akut dan kronis. Alergi bisa menyerang saraf sensitif di sekitar rongga sinus. Gejalanya memang hampir sama dengan influenza atau sinusitis yang disebabkan oleh virus. Hanya biasanya bersin dan hidung berlendir langsung terjadi ketika bertemu dengan pemicu seperti: bulu binatang, serbuk sari kembang, udara, suhu dan lain-lain.

Cara Perawatan

Hingga saat ini perawatan untuk sinusitis yang disebabkan karena alergi bisa dilakukan dengan memblok dari reaksi alergi tersebut. Obat anti alergi yang mengandung antihistamin bisa diberikan lewat semprotan hidung atau suntikan khusus. Obat ini bisa mencegah agar peradangan tidak semakin parah.

Cara Mencegah

  • Hindari semua faktor pemicu alergi seperti bulu binatang, debu, jamur, kecoa, bunga dan pemicu lain.
  • Jika Anda mengalami alergi dingin maka usahakan untuk selalu menggunakan pakaian hangat ketika berada di suhu yang dingin.
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh agar tubuh tidak mudah terkena dampak dari reaksi alergi.

baca juga : Penyebab alergi kulitCara tes alergiCara mencegah alergi dingin

3. Bakteri

Bakteri memang salah satu jenis penyebab sinusitis yang paling jarang ditemukan. Namun kondisi terkena bakteri yang mengenai jaringan atau bagian tubuh tertentu bisa memicu komplikasi yang bisa membuat sinusitis muncul. Beberapa jenis bakteri penyebab sinusitis yang paling sering ditemukan adalah seperti Streptococcus pneumonia dan Haemophilus influenza. Kedua jenis bakteri ini sebenarnya sering menyebabkan infeksi pada paru-paru dan saluran pernafasan. Namun komplikasi yang sering muncul juga bisa menyebabkan sinusitis.

Cara Mengobati

  • Obat yang termasuk dalam golongan dekongestan bisa digunakan untuk mengatasi masalah infeksi dari kedua jenis bakteri tersebut.
  • Berbagai jenis golongan obat antibiotik juga bisa digunakan namun harus atas seijin resep dari dokter.

Cara Mencegah

  • Bakteri ini memang sangat suka dengan orang yang sehat dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang bagus. Hanya saja ketika tubuh lemah maka bakteri mudah tumbuh dan berkembang. Karena itu memiliki tubuh yang sehat dan tidak lemah bisa mencegah pertumbuhan bakteri.
  • Perhatikan untuk selalu menjaga kebersihan gigi, mulut dan hidung.
  • Selalu menjaga kebersihan tangan setelah berada di tempat umum, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan serta memilih makanan yang bersih dan sehat.

4. Udara Kotor Sisa Polusi Udara

Polusi udara yang berasal dari sisa bahan bakar kendaraan, debu dan bau yang terlalu kuat memang bisa merangsang iritasi hidung. Kondisi ini bisa menyebabkan hidung berlendir, batuk, dan peradangan yang membuat reaksi sinusitis. Ini adalah penyebab yang sangat umum dan biasanya tidak terlalu diperhatikan. Banyak orang yang merasa tahan dengan udara seperti ini karena mereka tidak mengetahui jika partikel debu dan bahan kimia ternyata sudah masuk ke saluran pernafasan dan menyebabkan peradangan pada rongga sinus.

Cara Mencegah

  • Perawatan yang paling tepat dari pemicu sinusitis ini adalah menghindari semua jenis partikel yang bisa menyebabkan iritasi hidung. Jika Anda menderita alergi, asma dan penyakit saluran pernafasan maka harus menjauhi semua jenis pemicu reaksi ini. Bahkan parfum semprot juga bisa menyebabkan reaksi ini, jadi Anda harus benar-benar berada dalam ruangan dan lingkungan yang bersih.
  • Jika Anda mengendarai kendaraan bermotor seperti sepeda motor maka usahakan untuk menggunakan masker agar partikel dari debu dan asap polusi tidak masuk langsung ke hidung.

5. Polip

Polip adalah sebuah jaringan kecil yang jinak yang tumbuh di bagian hidung atau jaringan rongga sinus. Polip akan menyebabkan rongga sinus tidak mendapatkan aliran udara seperti yang seharusnya sehingga lendir tidak bisa mengering dan keluar dari rongga ini. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan peradangan pada bagian rongga sinus. Bahkan jika tidak segera mendapatkan perawatan maka bisa menyebabkan sakit kepala yang parah.

Cara Perawatan

  • Perawatan bisa dilakukan dengan pemberian obat steroid yang langsung disemprotkan pada hidung.
  • Tindakan operasi diperlukan untuk menghapus polip jika sudah menyebabkan gangguan sinus yang buruk dan perawatan dengan obat tidak berhasil.

Cara Mencegah

  • Hindari semua jenis pemicu reaksi iritasi pada hidung seperti debu, bulu binatang, parfum dengan aroma yang sangat kuat, zat kimia, asap sisa pembakaran dan semua jenis pemicu alergi.
  • Selalu mencuci tabngan dengan teratur dan benar-benar bersih agar selalu terhindari dari virus dan bakteri.
  • Menjaga kondisi rumah dan kamar tidur agar udara selalu terganti dengan baik, tidak terlalu lembab dan nyaman untuk rongga pernafasan.

6. Menyelam atau Berenang

Jika Anda memiliki kesukaan berenang atau menyelam maka Anda harus menjaga agar tidak terkena sinusitis. Berenang dan menyelam akan membuat tekanan yang cukup tajam pada daerah telinga, hidung dan rongga sinus. Akibatnya maka sering menyebabkan iritasi pada bagian hidung dan membuat jaringan sinus mengalami infeksi.

Cara Pencegahan

  • Jangan berenang ketika kolam baru saja diberi obat klorin atau pembersih air. Klorin bisa menyebabkan reaksi iritasi yang buruk untuk hidung dan memicu sinusitis.
  • Gunakan pelindung hidung khusus jika sedang berenang untuk menghindari tekanan air yang terlalu kuat.
  • Jika Anda menyelam maka lakukan beberapa tehnik pernafasan yang seimbang sehingga tidak menyebabkan dorongan tekanan air dan udara yang kuat pada bagian hidung dan telinga.

7. Jamur

Jamur merupakan salah satu penyeban infeksi sinusitis yang paling jarang ditemukan. Seorang peneliti yang bernama Dr Hueston mengatakan jika sebenarnya jamur hanya bisa menjadi penyebab sinusitis jika kondisi tubuh sedang sangat lemah. Hal ini bisa disebabkan karena penyakit tertentu, kondisi tubuh kurang istirahat dan kondisi drop yang terjadi dalam sekali waktu. Ketika kondisi tubuh sedang sangat lemah maka jamur akan berkembang di bagian rongga sinus seperti jenis infeksi dari bakteri atau virus. Jenis jamur yang paling sering menyebabkan sinusitis adalah seperti Aspergillus. Orang yang menderita alergi jamur harus menjauhi semua pemicu reaksi alergi ini karena bisa menyebabkan infeksi parah.

Cara Perawatan

  • Tindakan operasi diperlukan untuk menghilangkan semua jamur yang berkembang pada daerah sinusitis.
  • Penggunaan obat-obatan bisa dilakukan untuk mengatasi demam dan sakit kepala karena sinusitis yang disebabkan oleh jamur.

Cara Mencegah

  • Biasakan diri untuk selalu mencuci tangan dengan cairan pembersih.
  • Jangan terlalu sering menyentuh atau mengusap hidung karena bisa memicu reaksi infeksi dari jamur.
  • Usahakan untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap nyaman, tidak terlalu lembab atau terlalu kering sebab jamur menyukai lingkungan seperti ini.

8. Naik Pesawat

Orang yang sering naik pesawat memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena infeksi sinusitis. Hal ini disebabkan karena tekanan udara yang terus berkurang dalam pesawat menyebabkan tekanan yang terlalu berat di sekitar kepala. Kemudian tekanan ini bisa menyebabkan rongga sinus tidak mendapatkan aliran udara yang cukup. Kondisi ini paling sering terjadi ketika pesawat sedang lepas landas dan mendarat.

Cara Perawatan

  • Jika Anda memang sudah menderita penyakit sinusitis maka gunakan inhaler untuk menjaga agar tekanan hidung tidak mengalami perubahan ketika pesawat belum terbang.
  • Selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan sehat selama penerbangan. ‘

Cara Mencegah

  • Gunakan pelindung telinga ketika bepergian jarak jauh agar tekanan udara tidak membuat perbedaan yang terlalu jauh sat pesawat sedang lepas landas maupun mendarat.
  • Atur pernafasan dengan baik dari mulut dan hidung ketika pesawat akan terbang landas atau mendarat.
  • Jika merasa ada tekanan udara yang terlalu kuat yang terasa dari bagian telinga maka cobalah untuk sering menggerakkan rahang agar tekanan udara tidak terlalu berat.

9. Penggunaan Obat Semprot Hidung

Obat semprot hidung yang sering digunakan untuk mengurangi hidung yang mampet karena lendir juga bisa menyebabkan sinusitis. Obat ini sebenarnya hanya bisa digunakan sekali waktu saja dan penggunaan terus menerus bisa menyebabkan infeksi sinus yang buruk. Karena itu penggunaan obat harus dilakukan sesuai dengan petunjuk dokter dan tergantung dengan kondisi misalnya asma atau infeksi saluran pernafasan atas.

Cara Pencegahan

  • Cobalah untuk tidak selalu menggunakan obat-obatan semprot untuk hidung dan mengurang ketergantungan secara bertahap.
  • Lakukan latihan pernafasan ringan untuk mencoba melegakan pernafasan dan membuat rongga sinus dan hidung bisa bekerja secara maksimal.

10. Rongga Hidung Terlalu Kering

Banyak orang yang merasa memiliki rongga hidung terlalu kering, terutama setelah bangun tidur. Kondisi ini sebenarnya bisa disebabkan karena ada udara yang terperangkap di bagian hidung untuk waktu yang sangat lama. Kemudian ketika ada bagian udara yang mengalir maka bisa menyebabkan peradangan pada daerah sinus.

Cara Perawatan

  • Mengkonsumsi banyak air untuk membuat hidung dan rongga hidung menjadi lebih lembab.
  • Hindari semua jenis minuman yang mengandung kafein agar tidak menganggu siklus cairan yang merupakan efek dari kafein.
  • Gunakan humidifier jika Anda memiliki ruangan rumah dan tempat kerja yang terlalu kering dan kurang lembab.
  • Gunakan semprotan hidung yang terbuat dari campuran air dan garam yang kemudian disemprotkan ke bagian hidung secara bergantian.

11. Kebiasaan Merokok

Merokok memang akan membuat rongga sinus menjadi sangat rentan dengan peradangan. Bahkan kondisi ini bisa menjadi lebih parah jika disertai dengan iritasi hidung yang disebabkan karena asap rokok. Asap rokok yang dikeluarkan dan ditarik dari bagian hidung bisa membuat rongga hidung menjadi sangat sensitif. Kemudian masalah ini bisa menyebabkan Anda lebih rentan terkena sinusitis. Rongga sinus banyak terhambat dari asap rokok dan bahan kimia asap rokok yang sudah merusak kemampuan dinding sinus untuk menyerap udara yang sehat.

Cara Mencegah

  • Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan berhenti merokok.
  • Tinggal di dalam lingkungan orang yang bukan perokok untuk mencoba bisa menjalani hidup sehat tanpa rokok.
  • Mencoba untuk sering melakukan latihan pernafasan dan latihan ringan terutama di tempat yang bersih dan segar agar bisa merasakan udara sehat dan terpicu untuk berhenti merokok.

Artikel merokok lainnya

12. Kelainan Hidung

Kelainan hidung bisa terjadi sebagai kelainan bawaan sejak bayi maupun kelainan tulang hidung karena kecelakaan. Kondisi ini sering menyebabkan polip, bentuk septum hidung yang tidak benar dan tumor yang mencegah rongga sinus tidak mendapatkan udara. Kondisi ini kemudian bisa menjadi lebih parah jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

Cara Perawatan

Operasi bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kelainan pada bagian hidung. Namun tindakan operasi biasanya dilakukan untuk menghapus jaringan abnormal yang tumbuh pada hidung dan membenarkan bentuk septum hidung yang benar.

Baca juga : Penyebab mimisanMimisan gejala penyakit apa – Mimisan

13. Penyakit Cystic Fibrosis

Penyakit cystic fibrosis adalah sebuah kelainan yang dibawa sejak lahir yang bisa menyebabkan infeksi dan kerusakan yang cukup parah untuk bagian paru-paru dan juga menyerang sistem pencernaan. Penyakit ini akan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk produksi lendir, keringat dan cairan pada saluran pencernaan. Kemudian lendir yang dihasilkan justru sering menyebabkan sumbatan untuk bagian paru-paru dan saluran pernafasan termasuk rongga sinus. Kemudian penumpukan lendir ini akan menyebabkan infeksi pada bagian rongga sinus.

Cara Perawatan

  • Pemberian obat antibiotik yang dilakukan untuk mencegah infeksi yang terjadi pada paru-paru dan saluran pernafasan.
  • Obat untuk mengencerkan lendir di bagian saluran pernafasan dan paru-paru agar pernafasan bisa bekerja dengan baik.
  • Penggunaan bronkodilator untuk menjaga agar saluran pernafasan dan paru-paru selalu terbuka.

Cara Mencegah

  • Cystic fibrosis adalah penyakit yang diturunkan lewat gen jadi pemeriksaan tes genetik diperlukan untuk mencegah jika Anda memiliki keluarga yang menderita penyakit ini.
  • Tidak ada cara yang bisa mencegah cystic fibrosis dan hanya bisa dilakukan dengan mengetahui kemungkinan resiko yang bisa terjadi jika memang memiliki keturunan dengan riwayat penyakit ini.

14. Infeksi Gigi

Infeksi yang terjadi pada bagian gigi juga sering menyebabkan sinusitis. Hal ini terjadi karena rongga sinus memang berhubungan langsung dengan bagian rahang. Ketika ada infeksi yang menyebabkan sakit gigi baik pada gigi atas maupun bawah maka bisa membuat peradangan pada rongga sinus.

Cara Perawatan

  • Lakukan perawatan sesuai dengan masalah gigi seperti gigi berlubang, masalah pada saluran akar gigi dan gigi yang memang perlu untuk dicabut.
  • Usahakan untuk selalu melakukan perawatan gigi secara teratur.
  • Sikat gigi Selama dua hingga tiga kali dalam sehari.
  • Hindari semua penyebab infeksi gigi seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan manis berlebihan dan tidak gosok gigi setelah makan.

Info mengenai gigi lainnya

Jadi sinusitis memang memiliki penyebab yang berbeda-beda. Kondisi terbaik untuk mempertahankan kesehatan akan mencegah resiko terkena sinusitis. Jadi pertimbangkan untuk selalu mengutamakan gaya hidup yang sehat.

You may also like