10 Penyebab Meningitis pada Anak dan Orang Dewasa

7032

Penyakit otak merupakan salah satu penyakit yang cukup parah. Bahkan bisa di bilang sangat krusial. Makanya bagi penderita penyakit yang menyerang otak, konsekuensi yang harus di tanggung sangat besar. Salah obat, salah perawatan, kemungkinan fatal bisa terjadi. Salah satunya adalah penyakit meningitis. Fakta yang ada adalah banyak pasien dari penderita penyakit meningitis ini meninggal. Salah satunya adalah Olga Syahputra, presenter Indonesia yang sedang naik daun. Beliau meninggal karena terkena penyakit meningitis di otak. Berobat ke sana ke mari sampai Singapura. Sayang, belum bisa terselamatkan. Karena memang penyakit ini berbahaya.

Merupakan suatu penyakit yang menyerang pada otak manusia. Yakni menyebabkan peradangan pada bagian meninges. Padahal bagian ini sangat penting dan krusial. Perannya untuk melindungi otak serta syaraf tulang belakang kita. Penyakit meningitis ini merupakan salah satu penyakit yang menyerang otak. Organ otak ini merupakan salah satu organ yang cukup fleksibel. Sangat memungkinkan terserang penyakit. Dari penyebab meningitis, ada 2 kemungkinan. Yakni karena mikroorganisme yang di sebut dengan bakteri serta virus.

Penyakit Meningitis karena Bakteri

Meskipun kecil, ternyata mikro organisme ini di nilai cukup berbahaya. Memang sebenarnya ada banyak sekali  jenis bakteri yang ada di dalam  tubuh manusia. Tapi tidak semua keadaan bakteri ini aktif. Ada juga yang tidak aktiv. Nah ketika bakteri tadi aktiv, maka di liha pergerakannya. Jika berkembang dan  bersifat  destruktif pada  satu bagian, maka akan menyebabkan penyakit. Misalnya jika berkembang  pada bagian  meninges, maka akan menyebabkan penyakit meningitis. Dari semua bakteri yang ada, ternyata tidak semua bisa berpotensi menyebabkan penyakit meningitis. Hanya ada beberapa bakteri yang  beresiko mampu menyebabkan  penyakit meningitis. Contohnya adalah sebagai berikut :

1. Bakteri Jenis Neisseria

Misalnya adalah Neisseria meningitidis. Jenis bakteri ini biasanya di kenal sebagai bakteri meningokokus. Pada bakteri ini memang paling umum terjangkitnya penyakit meningitis bakterialis. Kemampuan dari bakteri ini mampu  hidup di dalam  beberapa organ penting. Salah satunya adalah hidung dan tenggorokan. Meskipun pada tahap awalnya besifat non aktif atau tidak menyebabkan infeksi. Sayangnya, status bakeri ini non aktiv tidak selamanya demikian. Ada beberapa waktu tertentu, di mana bakteri ini dengan kuat mampu melawan sistem kekebalan tubuh atau sistem imunitas.

Bahkan kekuatannya bisa sampai mengalahkan sistem kekebalan  tubuh atau sistem imun tesebut. Makanya, jika sampai sistem imun manusia kalah, bisa mengakibatkan penyakit meningitis. Memang biasanya, hampir pada semua orang dewasa sudah mempunyai sistem kekebalan terhadap jenis bakteri ini (Neisseria meningitidis). Secara struktural, bakteri ini cenderung tidak mampu hidup dalam waktu yang lama berada di luar tubuh manusia. Makanya, bakteri ini akan  menyebar di lingkungan manusia melalui kontak langsung. Kemungkinan  lain yang terjadi adalah dengan menyebar dari jarak dekat. Salah satunya ketika terkena liur dari batuk dan  bersin seseorang. Atau bisa jadi saat  melakukan ciuman dengan seseorang.

2. Bakteri Jenis Streptococcus

Misalnya adalah pada bakteri  jenis Streptococcus pneumonia. Bakteri ini ternyata mampu hidup pada hidung dan tenggorokan manusia. Namun ia hidup dalam status atau keadaan non aktiv. Sehingga keberadaanya  tidak menimbulkan infeksi pada manusia tadi. Memang secara struktural hampir mirip dengan jenis Neisseria. Tapi ada watu waku tertentu yang di gunakan bakteri ini untuk menyerang manusia.

Yakni saat sistem kekebalan tubuh atau sistem imunnitas manusia sedang turun. Maka bakteri jenis ini akan melaukan perlawanan. Yakni dengan menyerang sistem imun tadi. Bahkan menyerang sampai benar benar menyebabkan manusia tadi terserang penyakit meningitis.

Berbeda dengan bateri pada jenis Neisseria. Pada jenis bakteri ini tidak menyerang pada orang dewasa. Melahan lebih sering menyerang penyakit meningitis pada anak anak, terutama seorang bayi. Padahal kondisi dan keadaan bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh atau imunnitas yang baik. sebab pada bayi, sistem kekebalan  tubuhnya dalam keadaan berkembang.

3. Bakteri Jenis Escherichia

Bakteri ini biasanya berada dan tinggal di dalam usus manusia. Fungsinya memang di butuhkan oleh tubuh, yakni membantu dalam hal pembusukan makanan.  Bakteri yang terkenal dengan nama Escherichia coli  ini ternyata memiliki kecenderungan bisa berpotensi menyebabkan terkena penyakit. Salah satunya adalah penyakit meningitis. Meskpun dalam kasus yang jarang terjadi.

4. Bakteri Listeria

Siapa sangka, bakteri yang di sebut dengan nama listeria  ini bisa menyebabkan penyakit meningitis? Meskipun bukan bakteri yang sangat berbahaya, seperti jenis Neisseria dan juga Haemophilus. Tapi bakteri ini juga berpotensi menyebabkan penyakit meningitis karena kemampuan dari listeria yang bisa memicu  radang pada bagian meninges.

5. Bakteri Jenis Haemophilus

Selain itu, masih ada beberapa jenis bakteri yang bisa menyebabkan penyakit meningitis. Salah satunya adalah jenis bakteri Haemophilus influenza  yang memiliki tipe B atau (Hib). Meskipun tidak se ekstrim dan sesering dari ke dua jenis bakteri di atas. Pada bakteri ini memiliki resiko terjadinya penyakit meningitis. Tapi dalam kondisi dan kasus yang jarang.

Penyakit Meningitis Karena Virus

Bukan hanya bakteri saja yang bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit meningitis. Pengaruh dari mikro organisme,  salah satunya adalah Virus juga berpotensi menyebabkan seseorang terkena penyakit meningitis. Cara virus ini bisa menjangkiti seseorang terkena penyakit meningitis adalah dengan masuk ke dalam tubuh manusia. Kemudian, virus dengan alat gerak aktivnya mampu berjalan menuju otak, tepatnya pada bagian meninges atau di kenal sebagai selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Setelah virus ini sampai pada bagian meninges, ia langsung menginfeksi bagian tersebut. Hal ini tentu saja bisa menyebabkan radang atau biasa yang di sebu dengan penyakit meningitis.

Dari banyak virus yang ada, ternyata tidak semuanya berpotensi menyebabkan penyakit meningitis. Hanya ada bebera pa jenis saja. Ini adalah contoh virus yang bisa memicu dan menyebabkan terjadinya penyakit meningitis :

1. Virus Enteroviruses

Merupakan salah satu virus yang bisa menyebabkan penderitanya terkena penyakit meningitis. Meskipun pada kejadian awalnya, penderita yang terkena infeksi dari virus ini akan  berpotensi terkena sakit  perut. Jika penularan virus ini sampai pada otak, masuk ke dalam bagian meninges, juga bisa berpotensi menjadi penyebab meningitis.

2. Virus Herpes Simplex

Virus harpex ini memang terkenal sebagai salah satu virus yang menyerang alat kelamin maniusia. Pada penderita yang terkena penyakit ini, biasanya di kenal dengan nama harpes genital. Tapi siapa sangka, penyakit ini juga bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit meningitis. Meskipun tidak selalu, tapi potensialnya cukup besar. Jika sampai virus ini berjalan  menuju  bagian otak. ( Baca : Virus herpes )

3. Virus Cacar Air

Penyakit cacar air merupakan salah satu penyakit kulit yang paling banya di jumpai pada masyarakat. Tidak terbilang kaya atau miskin, memang penderita cacar air menjangkiti siapa saja. penyebabnya  bisa beragam. Namun masalah utamanya adalah karena virus. Jenis virus ini ternyata bisa berkembang. Bahkan jika dalam perjalananya sampai ke otak, akan bernasip buruk. Salah satunya adalah terkenanya penyakit meningitis. ( Baca : Obat cacar airCiri ciri cacar airCara mencegah cacar air )

4. Virus Campak

Penyakit campak merupakan salah satu penyakit yang bisa di hindari. Bahkan pemerintah juga membuat bentuk pencegahannya dengan menggunakan vaksin campak. Biasanya akan di berikan pada balita ketika melakukan proses imunnisasi. Sebab mereka yang terkena campak, memang susah dan lama sembuh. Apalagi penyakit campak ini bisa mengganggu perkembangan dari si anak. Setelah melakukan penelitian tahap lanjut, virus campak ini bisa berkembang ke arah yang lebih parah. Bahkan sampai membuat penderita berpotensi terkena penyakit yang lain. Salah satunya adalah terkena meningitis. ( Baca : Gejala campakCampak apda orang dewasa dan anak Campak Jerman )

5. Virus Influenza

Meskipun tergolong sebagai penyakit yang ringan dan tidak terlalu berat, influenza kerap di abaikan oleh para penderitanya. Mereka menganggap enteng masalah virus ini. Meskipun sebenarnya cukup mengganggu si penderitanya. Sayangnya dalam perkembangan virus ini, ternyata bisa menyebabka penderitanya mengalami masalah yang cukup besar. Sebab virus ini bisa berkembang menjadi lebih aktiv lagi. Ketika keadaan memungkinkan, virus ini bisa menginfeksi penderitanya terkena penyakit otak. Salah satunya adalah penyakit meningitis. ( Baca : Ciri ciri influenza )

Gejala Penyakit Meningitis

Penderita yang terkena meningitis biasanya memang tidak terlalu kentara. Sebab gejala yag timbul sangat umum terjadi. Dan gejala tersebut sifatnya tidak khusus atau spesifik. Melainkan umum, seperti terkena penyakit biasa. Beberapa gejala yang paling sering timbul ketika seseorang terkena penyakit meningitis adalah demam, sakit kepala serta rasa nyeri dan leher terasa kaku dan pegal. Makanya penderita yang terkena gejala tersebut, hanya mengira ini adalah gejala suatu penyakit biasa saja. Namun setelah di periksakan, ternyata ia mengidap suatu penyakit yang cukup ganas dan berat.

Pada saat penderita terkena gejala tersebut, kondisi virus atau bakteri yang menginfeksi bagian meninges sedang dalam masa perkembangan. Mereka akan menyebar serta membuat bagian meinges tadi radang. Akibatnya pada bagian organ otak ini jadi membesar dan bengkak. Hal ini terjadi karena adanya infeksi pada bagian tersebut. Meskipun sebenarnya, banyak sekali alasan kenapa sistem saraf dan otak bisa rusak.

Gejala gejala lain yang memiliki kemungkinan bahwa penderita tersebut terserang penyakit meningitis adalah :

  • Gelisah

Biasanya ketika orang merasa gelisah, ia cenderung ingin mendapatkan perhatian dari orang lain atau setidaknya bercerita pada orang lain. Namun sayangnya, penderita dari meningitis ini berbeda. Walaupun ia berada dalam keadaan gelisah, mereka sama sekali tidak ingin disentuh oleh orang lain.

Penderita yang terkena penyakit meningitis akan merasa demam tinggi. Bahkan suhu badannya yang naik tadi akan membuat bagian tangan dan kaki terasa dingin. Hal ini biasanya akan di anggap enteng. Mungkin karena kelelahan bekerja. Pada saat itu, mikro organisme yang menyebabkan seseorang terkena meningitis akan mulai menginveksi dengan parah.

Baca : Demam naik turunPenyebab demamMakanan untuk orang demam

  • Menangis

Penderita yang terkena penyakit meningitis akan terasa sakit hamir di seluruh tubuhnya. Saking sakitnya ini, ia tidak bisa menahan. Akibatnya ia kerap mengeluarkan air mata secara terus menerus. Maka tidak heran jika pasien dari penyakit meningitis akan terlihat sangat menderita.

  • Terlihat Bingung dan Kurang Responsif

Karena penyakit meningitis ini menyerang otak, maka akan banyak sekali efek dan konsekuensi yang di timbulkan. Salah satunya adalah syaraf motoriknya. Penderita akan terlihat kurang responsif dan juga terlihat sangat kebingungan. Mereka juga terlihat lambat. Kepekaannya pada lingkungan akan menurun. Apalagi ketika di rangsang dalam suatu hal. Ia akan lama menanggapi dari respon tersebut. Terlihat bodoh

  • Mudah Mengantuk

Mereka penderita penyakit meningitis selain terlihat bingung dan kurang resonsif, mereka juga terlihat malas. Sebab kebiasaan utamanya adalah tidur hampir sepanjang hari. Ketika ia di bangunkan, juga susah untuk berpindah dari kasur. Hal ini adalah menjadi salah satu gejala dari tanda tanda ia terkena penyakit meningitis. Meskipun tidak mutlak terjadi pada semua penderitanya.

Baca : Penyebab sering mengantuk

  • Ruam Merah

Selain itu, salah satu tanda seseorang terkena penyakit meningitis adalah adanya ruam merah pada bagian tubuhnya. Namun keadaan ruam ini berbeda. Jika anda mencoba  untuk menggulirkan gelas pada bagian ini, ruam tidak hilang. Bahan dengan di tekan sekalipun.

Itulah penyebab penyakit meningitis dan gejala yang harus diwaspadai. Penyakit ini tidak boleh disepelekan sebab sangat berbahaya.