18 Tanda-tanda Hepatitis Paling Umum

1584

Hepatitis bukanlah jenis penyakit yang asing bagi kita masyarakat Indonesia karena kondisi ini sudah cukup sering menjangkiti banyak orang. Hepatitis sendiri diketahui sebagai sebuah penyakit peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh toksin/racun. Obat atau bahan-bahan kimia bisa menjadi penyebab utamanya, berikut juga agen khusus pemicu infeksi.

Hepatitis pada tahap akut biasanya akan berlangsung tak lebih dari 6 bulan, sementara untuk hepatitis kronis, biasanya berkemungkinan bisa berlangsung 6 bulan lebih. Supaya dapat mengatasi hepatitis, tentunya mengenali tanda-tanda hepatitis adalah hal yang paling penting untuk dilakukan. Di bawah ini merupakan tanda-tanda paling umum yang paling sering dialami para penderita hepatitis.

(Baca juga: perbedaan sakit liver dan hepatitis)

1. Berkurangnya Nafsu Makan

Ketika nafsu makan berkurang secara tiba-tiba, ini bisa menjadi pertanda banyak hal memang, di mana salah satu yang paling umum adalah asam lambung yang naik. Hanya saja, jangan sepelekan jika memang nafsu makan terus menurun hingga akhirnya berkepanjangan dan hingga berminggu-minggu karena bisa menjadi tanda dari hepatitis.

Tanda satu ini dapat terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Apabila Anda terganggu karena selera makan yang tak seperti biasanya, mulailah cari cara meningkatkan nafsu makan, seperti salah satunya adalah mengonsumsi beras kencur. Langsung saja beli dari tukang jamu bila tak ingin repot. Waspadai kurang selera makan bisa menjadi tanda dari hepatitis B.

2. Mata Menguning

Bagian mata yang menguning memang tidak semuanya, tapi lebih kepada bagian putihnya saja dan bukan juga bagian hitamnya. Tanda ini sudah sangat jelas bahwa hepatitislah kondisi yang tengah menjangkiti Anda. Ciri ini termasuk yang paling utama dan juga paling umum dan sebaiknya Anda bisa langsung ke dokter bila terjadi hal yang seperti ini.

(Baca juga: ciri-ciri hepatitis)

3. Kulit Menguning

Mata yang menguning bukan satu-satunya tanda paling umum, tapi kulit yang berubah warna menjadi terlalu kuning juga patut dicurigai sebagai tanda hepatitis. Bagi orang-orang dengan warna kulit agak gelap memang termasuk sulit untuk mendeteksinya. Pada orang berkulit gelap, perubahan warna kulit menjadi kuning memang tak begitu nampak.

Hanya saja, lihat juga bagian mata karena bagian putih mata yang menguning tentunya bisa dengan lebih mudah terdeteksi. Ada kesalahkaprahan yang kerap terjadi di mana tanda seperti ini diikuti mata menguning merupakan memucatnya kulit dikarenakan anemia. Padahal tanda ini adalah sebuah tanda dari penyakit hepatitis.

4. Suhu Badan Meningkat

Suhu tubuh dapat meningkat dikarenakan adanya penyakit kuning atau hepatitis yang juga dianggap sebagai sebuah kondisi demam. Ada banyak kemungkinan penyebab demam ini sendiri dan rata-rata bisa jadi dikarenakan flu atau terlalu kecapekan. Namun bila disertai menguningnya bagian putih mata dan kulit, Anda jangan meremehkan demam ini.

(Baca juga: penyebab hepatitis a)

5. Menggigil

Seperti keadaan demam pada umumnya, penderita pun tak jarang merasakan tubuhnya menggigil. Demam pada banyak kasus tentu disertai dengan menggigil dan ini mirip dengan gejala pada kondisi hipotermia. Jika tak ingin merasa penasaran dan menebak-nebak saja, bawalah diri ke dokter dan periksakan agar jelas.

6. Mual

Masuk angin adalah hal yang mungkin terpintas dalam benak Anda ketika perut terasa mual. Tak hanya itu, mual-mual pun sangat umum dialami oleh para penderita penyakit maag atau gangguan pencernaan pada lambung. Jika merasa eneg terlalu sering, lalu muncul kekuningan pada kulit serta bagian mata, segeralah ke dokter untuk menanganinya.

7. Muntah

Karena merasa mual, maka tak heran kalau penderita pun mengalami yang namanya muntah-muntah. Mual dan muntah seperti sudah satu paket ketika dialami oleh seseorang dan ketika diikuti dengan munculnya perubahan warna kulit dan bagian putih mata, Anda wajib memeriksakan ke dokter. Untuk penanganan secara cepat, cobalah untuk minum air putih hangat.

(Baca juga: cara penularan hepatitis)

8. Cepat Lelah

Kalau normalnya seseorang akan merasakan bahwa tubuhnya cepat lelah karena kegiatan yang begitu padat. Aktivitas fisik yang begitu banyak bisa menjadi alasan bagi seseorang untuk menjadi lelah, apalagi kalau ditambah dengan istirahat yang kurang. Namun, lelah yang datang sendiri bisa menjadi tanda adanya ketidakberesan di dalam tubuh Anda.

Kelelahan tanpa alasan yang begitu jelas berpotensi menjadi tanda dari penyakit hepatitis B, baik pada anak maupun orang dewasa. Untuk menanganinya, silakan perbanyak istirahat dan perolehlah kualitas tidur yang paling baik setiap harinya. Bila memang terjadi perubahan warna kulit, hubungi dokter untuk penanganan tepat.

9. Sakit Kepala

Terlalu lelah dalam aktivitas fisik ditambah kurang tidur atau istirahat kerap menjadi pemicu utama dari sering sakit kepala pada seseorang. Kebanyakan orang menyepelekan kondisi sakit kepala karena menurut mereka cukup dengan beristirahat atau minum obat pusing saja sudah cukup. Hanya saja, kalau sakit kepala tak kunjung berkurang dan ada perubahan warna kulit, jangan ragu untuk ke dokter.

Baik anak muda maupun orang tua bisa saja mengalami tanda-tanda ini sebagai salah satu ciri dari hepatitis. Ketika dibiarkan tanpa adanya penanganan yang tepat, selalu ada kemungkinan penyakit vertigo bisa datang. Vertigo merupakan kondisi sakit kepala dahsyat yang dapat benar-benar menghambat aktivitas Anda, jadi lebih baik waspadai dengan baik.

(Baca juga: virus hepatitis b)

10. Telapak Tangan Beruam

Jika muncul ruam pada telapak tangan tanpa adanya sebab yang kiranya jelas, Anda patut curiga. Ketika tanda-tanda seperti menguningnya bagian putih mata dan juga kulit tubuh terjadi menyertai tanda ini, sebaiknya segera menghubungi dokter. Ruam pada telapak tangan bisa jadi adalah salah satu tanda hepatitis.

11. Gangguan Penglihatan

Pada umumnya, penglihatan yang mulai mengalami gangguan adalah dikarenakan penambahan usia sehingga tak lagi mampu melihat secara sempurna. Terkadang pada beberapa kasus, kekurangan vitamin A dapat menjadi hal yang vital dan berpengaruh terhadap kemampuan mata dalam melihat.

Gangguan penglihatan ini juga bisa menjadi kondisi dari tanda hepatitis, jadi lebih baik Anda cek ada tidaknya tanda-tanda yang sudah disebutkan di atas. Penglihatan yang terganggu ini dapat diakibatkan oleh penyerapan vitamin A di dalam tubuh yang menurun. Tak ada salahnya untuk mengonsultasikan hal ini kepada dokter agar mendapatkan penanganan yang benar-benar tepat.

(Baca juga: penularan hepatitis lewat keringat)

12. Osteoporosis

Mungkin terbilang agak berlebihan apabila osteoporosis dapat menjadi salah satu tanda hepatitis. Namun memang pada dasarnya, osteoporosis ini masih termasuk di dalam ciri hepatitis. Akibat dari penyerapan vitamin D adalah osteoporosis. Sebelum organ hati benar-benar berhenti dalam fungsinya, Anda bisa memeriksakan gejala-gejala ini ke dokter.

13. Darah Sulit Membeku

Kondisi seperti ini akan begitu jelas dan nampak apabila penderita mengalami luka terbuka di mana nantinya darah yang keluar tidak berhenti juga. Ketika darah sulit membeku, ini artinya darah di dalam tubuh sedang dalam keadaan yang terlalu encer. Cobalah ke dokter untuk memastikan kondisi dari gejala ini berikut juga penanganan tepat untuk darah bisa membeku.

14. Nyeri pada Tubuh

Selain merasa cepat lelah, tubuh penderita yang diduga mengidap hepatitis juga akan merasakan kenyerian. Tubuh nyeri memang bisa disebabkan oleh banyak faktor di mana salah satunya kurang olahraga dan kurang minum air putih. Namun, perlu diketahui bahwa tubuh yang terasa nyeri bisa saja adalah gejala dari hepatitis B.

Kondisi seperti ini lebih sering terjadi pada anak-anak, di mana mereka biasanya akan mengeluh bahwa tubuh terasa begitu sakit. Ketika hal ini disertai dengan tanda-tanda lain yang telah diulas di atas, segera ke dokter supaya hepatitis tidak menjadi makin parah dan berlanjut menjadi komplikasi.

(Baca juga: penyebab hepatitis)

15. Gatal-gatal

Jika sebelumnya telah disebutkan bahwa telapak tangan beruam menjadi tanda hepatitis yang tak boleh disepelekan, kini ada pula tanda di mana tubuh akan mengalami gatal-gatal. Pada umumnya, gatal-gatal ini lebih sering dialami oleh para penderita hepatitis jenis tertentu, seperti misalnya jenis obstruktif.

Tersumbatnya saluran empedu adalah yang menjadi faktor utama yang menyebabkan efek gatal pada tubuh. Karena tersumbat, otomatis pemberian empedu dalam tujuan supaya metabolisme bilirubin dapat terpenuhi pun menjadi gagal. Tak hanya di bagian telapak tangan, penderita bisa merasakan ketidaknyamanan hingga di seluruh tubuhnya karena rasa gatal yang begitu mengganggu.

16. Menghindari Rokok

Seperti kita tahu banyak orang menghindari rokok atau berhenti dari kebiasaan merokok dikarenakan memang mereka tahu betul  bahaya merokok bagi kesehatan. Tapi pada kasus penderita hepatitis, khususnya di tahap akhir penyakit ini, penderita akan mengalami sebuah tanda yang agak unik, yaitu menghindari rokok.

Jadi bukan karena sadar betul bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan, melainkan orang yang mengidap hepatitis bisa kemudian secara otomatis tak menyukai rokok. Tanpa menyarankan orang tersebut supaya berhenti atau tidak merokok, ia pun akan menjauhi rokok dengan sendirinya karena alasan tidak suka.

(Baca juga: penyembuhan hepatitis)

17. Sakit Tenggorokan

Tanda-tanda dari hepatitis agaknya mirip dengan gejala flu di mana salah satunya adalah sakit tenggorokan. Walau sakit tenggorokan bisa jadi adalah awal dari penyakit batuk dan pilek, namun saat melihat perubahan warna kulit yang menguning tentu harusnya bisa menjadi alarm bagi Anda. Segeralah pergi ke dokter apabila sakit tenggorokan ini bukanlah sakit tenggorokan biasa.

18. Warna Feses Berubah

Pada tanda hepatitis yang sudah semakin serius saja, tanda-tandanya pun makin menjadi-jadi parahnya. Perhatikan setiap Anda buang air besar karena bisa jadi Anda mengalami perubahan warna feses. Ketika feses tidak berwarna sebagaimana mestinya, seperti halnya berubah lebih pucat atau kuning, Anda bisa langsung periksakan ke dokter kondisi tubuh Anda.

(Baca juga: bahaya hepatitis)

Ketika tanda-tanda hepatitis ini dialami, jangan tunggu terlalu lama untuk pergi ke dokter dan memastikan kondisi sebenarnya. Mencegah hepatitis selalu lebih baik ketimbang mengobatinya. Anda pun bisa mencegah hepatitis menjadi lebih serius dengan memerhatikan tanda-tanda yang terjadi secara jeli.