10 Cara Mencegah Gastritis Kronis

Apakah anda pernah merasa mual dan perut tidak nyaman setelah makan? Bisa jadi, anda terkena gastritis. Gastriris merupakan sebuah gangguan pencernaan yang terjadi karena produksi asam lambung yang meningkat dan terjadi pada bagian selaput di sekitar lambung. Gastritis sama seperti jenis penyakit maag yang akan menyebabkan perut menjadi mual, perih, memilit dan tidak nyaman. Gangguan gastritis bisa terjadi dalam beberapa skala waktu mulai dari perlahan, sedang hingga sangat tiba-tiba. Bila tidak dirawat dengan benar maka gastritis bisa menyebabkan penyakit komplikasi yang lebih serius.

Gejala Gastritis

Gastritis bisa diatasi dari awal bila penderita menyadari gejala yang sangat kuat. Berikut ini beberapa gejala yang selalu muncul pada gangguan gastritis :

  • Rasa sakit perut dengan sensasi seperti nyeri, perih dan panas. Gangguan akan terasa mulai dari perut atas hingga berjalan kebawah dan kadang-kadang tembus hingga ke bagian tulang rusuk.
  • Mual yang terus menerus sepanjang hari dengan beberapa tingkat keparahan.
  • Muntah dan tidak nafsu makan karena perut selalu ingin muntah ketika menerima makanan.
  • Rasa perut tidak nyaman setelah makan seperti perut yang terlalu penuh pada bagian atas.

Terkadang penderita gastritis sama sekali tidak memiliki gejala sehingga sulit untuk mengenali serangan gastritis. Namun jika gejala tidak berkurang selama lebih dari empat hari maka Anda harus meminta bantuan medis untuk mencegah komplikasi yang serius.

Gastritis memang menjadi salah satu gangguan organ pencernaan yang sangat umum. Ada banyak langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah gastritis. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda coba untuk dilakukan :

1. Makan Teratur

Banyak orang yang tidak mengatur waktu dan pola makan mereka dan akhirnya menderita beberapa penyakit gangguan lambung seperti gastritis. Makan secara teratur sebenarnya tidak akan menambah berat badan dan justru akan membuat berat badan menjadi lebih stabil. Makan teratur seperti makan pagi, makan siang dan makan malam harus diatur dengan jam tertentu dan porsi yang paling sesuai dengan kebutuhan kalori Anda.

Pola makan yang teratur juga akan menjauhkan kita dari :

2. Porsi Makan Lebih Sedikit

Jika anda merasa takut atau khawatir akan memiliki berat badan yang berlebih karena pola makan teratur, maka cobalah untuk mengendalikan porsi makanan. Anda bisa mencoba untuk membawa makanan dalam porsi yang lebih kecil dan mengkonsumsinya dalam waktu yang lebih sering. Dengan cara ini maka perut akan menjadi lebih nyaman dan tidak merasa terlalu lapar ataupun terlalu kenyang.

Kondisi ini juga bisa disesuaikan sebagai :

3. Batasi Makanan Pedas dan Gorengan

Bahaya makanan pedas dan bahaya mengkonsumsi gorengan yang kurang baik bagi tubuh, harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Konsumsi berbagai jenis makanan ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena lambung biasanya akan memproduksi asam dalam jumlah yang lebih tinggi. Asam lemak yang terlalu tinggi akan membuat gangguan lambung yang serius.

4. Hindari Alkohol dan Soda

Minuman yang mengandung alkohol dan soda memang harus dihindari jika Anda tidak ingin terkena gastrisis. Alkohol bisa memicu produksi lendir dan asam yang berlebihan sehingga sangat berbahaya untuk lambung. Bahkan terkadang mengkonsumsi alkohol dan soda juga akan membuat gangguan nafsu makan sehingga membuat perut Anda menjadi lebih kenyang meskipun Anda tidak makan apapun. (baca juga : bahaya alkohol dan bahaya minuman bersoda)

5. Hindari Stres

Tekanan pikiran (stress) karena aktivitas, masalah kehidupan maupun berbagai tekanan pekerjaan sering menjadi pemicu utama gastritis. Untuk menghindarinya maka biarkan tubuh dan pikiran anda bekerja dengan baik tanpa merasa tertekan. Anda bisa memanfaatkan waktu untuk berlibur agar tidak merasa terlalu tertekan. Anda juga bisa mencoba beberapa olahraga yang bisa membantu tubuh Anda mengatur tekanan seperti yoga dan meditasi untuk kesehatan.

6. Jaga Kebersihan Lingkungan, Minuman dan Makanan

Bakteri penyebab gastritis yaitu bakteri pylori memang sangat mudah menyebar. Penyebaran bisa terjadi dari lingkungan maupun makanan dan minuman yang tidak bersih. Untuk mencegah hal ini maka Anda harus menjaga kebersihan lingkungan, cuci tangan sebelum dan sesudah makan, sering mencuci tangan dan hanya mengkonsumsi makanan atau minuman yang sehat dan bersih.

Kebersihan lingkungan juga mempengaruhi beberapa penyakit seperti berikut :

7. Batasi Kafein

Minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh memang menjadi minuman yang sangat umum dan lebih banyak disukai. Namun terlalu sering mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein ternyata juga bisa memicu gastritis. Anda harus membatasi minuman dengan kafein antara 1 hingga 2 gelas saja per hari. Bahaya kafein bisa meningkatkan produksi asam lambung dan memiliki efek mengenyangkan namun bisa membuat perut menjadi lebih perih dan tidak nyaman. (Baca juga : bahaya kopi dan bahaya minum teh karena kandungan kafeinnya)

8. Atur Nutrisi Makanan

Berbagai jenis makanan tertentu bisa mengendalikan asam lambung dalam tubuh dan mencegah gastritis. Beberapa jenis makanan yang sangat disarankan adalah seperti sumber biji-bijian, makanan kaya serat dari sayur dan buah, makanan yang tidak mengandung lemak tinggi dan susu tanpa lemak atau rendah lemak. Roti yang diolah dari gandum sangat disarankan daripada roti olahan tepung lain.

Selain itu, perhatikan kebutuhan nutrisi seperti asupan gula dan garam agar tidak berlebihan dan memicu gastritis.

9. Konsumsi Yogurt secara Rutin

Mengkonsumsi yogurt yang mengandung probiotik sangat baik untuk menjaga kesehatan usus dan lambung. Probiotik juga mengendalikan produksi bakteri baik dalam saluran pencernaan yang bisa melawan pertumbuhan bakteri buruk termasuk bakteri pylori penyebab gastritis. Konsumsi yogurt setiap hari sangat disarankan untuk mengatasi masalah gastritis. Bahkan langkah ini bisa dilakukan oleh orang yang sudah terkena gastritis.

Yogurt ini merupakan makanan yang kaya manfaat seperti :

10. Mengkonsumsi Air Kelapa

Air kepala tidak hanya segar dan memiliki sensasi rasa yang enak tapi juga bisa dikonsumsi sebagai cara pencegahan gastritis. Air kelapa juga sangat baik untuk mencegah masalah radikal bebas yang sering mengacaukan sistem pencernaan dan lambung. Anda bisa mengkonsumsi air kelapa setiap hari karena juga bisa membantu mengatasi dehidrasi dan membuat energi untuk tubuh.

Resiko Tinggi Terkena Gastritis

Gastritis adalah gangguan yang umum bisa menyerang siapa saja, termasuk untuk anak-anak, dewasa dan orang tua. Namun ada beberapa orang yang memiliki resiko tinggi terhadap gratis, yakni :

  • Orang yang terkena infeksi dari bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini bisa menyerang semua umur dan semua penduduk di dunia dengan cara yang mudah. Bakteri akan berkembang di bagian perut kemudian menyebabkan peradangan serius pada usus dan lambung. Orang yang sering mengkonsumsi alkohol dan bahaya merokok sangat rentan terkena dampak bakteri ini.
  • Orang yang lebih tua memiliki resiko yang lebih besar terkena gastritis. Hal ini terjadi karena pada bagian lapisan pada bagian dalam lambung dan usus menjadi lebih tipis karena usia dan gaya hidup tertentu. Hal ini juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lemah sehingga sulit untuk membuat organ pencernaan bertahan lebih baik.
  • Orang dengan tingkat pikiran atau stress yang lebih tinggi juga bisa terkena gastritis lebih mudah. Stres akan membuat keseimbangan hormon terganggu dan menyebabkan masalah yang serius untuk pencernaan terutama lambung dan usus. Bahkan stress berat yang menyebabkan gangguan makan juga bisa memicu gastritis.
  • Orang yang terkena penyakit gangguan sistem imunitas atau sistem imun yang menyerang tubuh mereka sendiri juga bisa terkena gastritis. Hal ini terjadi ketika kekebalan tubuh yang harus melindungi tubuh ternyata gagal dan justru menyebabkan peradangan untuk bagian lambung dan usus.

Gangguan gastritis masih bisa dikendalikan dengan cara-cara yang sederhana. Bahkan Anda bisa mengatur pola makan terbaik untuk mencegah gastritis dan membuat tubuh Anda tetap sehat sehingga nyaman untuk beraktivitas.