Gastritis pada Lambung – Penyebab, Diagnosa dan Pengobatan

2769

Gastritis merupakan sebuah penyakit yang menyerang pada dinding lambung. Jadi di dalam organ lambung akan memproduksi asam atau enzim alami yang digunakan untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam lambung. Untuk melindungi lambung dari pengikisan asam pada makanan ini lambung juga memproduksi semacam lendir. Nah, lapisan lendir inilah yang digunakan oleh tubuh untuk melindungi bagian dinding lambung supaya tidak teriritasi. Penyakit gastritis ini terjadi jika lapisan lendir yang ada di dalam lambung rusak dan kemudian membuat asam lambung mengikis dindin lambung dan membuatnya menjadi iritasi.

Pada beberapa penderita penyakit gastritis ini akan menimbulkan gejala sakit pada perut bagian atas disertai dengan rasa ngilu tak tertahankan. Terkadang para penderita juga akan mengalami mual, muntah, serta kehilangan nafsu makan. Pada kasus gastritis yang lebih parah bahkan dapat membuat pengikisan dan terjadinya pendarahan di dalam lambung sehingga dapat membuat tinja disertai darah atau bahkan penyebab muntah darah.

Jika anda mengalami gejala ini sebaiknya segera lakukan pengobatan karena jika kondisi ini terus berlanjut dan tidak segera diobati dapat membuat penyakit yang lebih berbahaya lainnya seperti kanker lambung dan beberapa penyakit komplikasi lainnya yang berakibat pada pendarahan hebat dari lambung.

Penyakit gastritis ini umumnya dibedakan menjadi dua jenis yaitu gastritis akut dan gastritis kronis. Penyakit gastritis akan masuk ke dalam golongan penyakit akut jika cepat kambuh namun dibarengi dengan cepat reda juga. Sedangkan untuk gastritis kronis apabila gejala penyakitnya terbilang muncul dengan lambat dan muncul dalam waktu yang lama.

Penyebab

Penyakit gastritis pada lambung akut biasanya disebabkan oleh:

  • Sering mengkonsumsi makanan yang mengandung zat asam tinggi seperti misalnya makanan yang mengandung cuka atau makanan yang rasanya memang asam.
  • Sering mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas
  • Akibat adanya efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu misalnya saja obat pereda rasa sakit seperti ibuprofen, aspirin, paracetamol dan juga obat anti inflamasi non steroid (OAINS).

Penyakit gastritis akut ini jika sudah muncul gejalanya dan tidak segera diobati maka bisa memicu pada perkembangan penyakit itu sendiri menjadi penyakit gastritis kronis yang cukup berbahaya. Penyakit gastritis kronik biasanya disebabkan oleh:

  • Adanya infeksi dari bakteri H.Pylori
  • Karena refluks dari cairan empedu atau arus balik dari cairan empedu dari usus halus ke lambung.
  • Karena kondisi kesehatan yang terdapat penyakit anemia pernisiosa atau penyebab nemia akibat lambung tidak mampu mencerna vitamin B12
  • Karena pengkonsumsian alkohol yang dilakukan dengan berlebihan. (baca juga: a25 efek bahaya alkohol bagi kesehatan dan kehidupan sosial)
  • Mengkonsumsi narkoba terutama pada jenis kokain.

Faktor lainnya yang dapat dijadikan sebagai penyebab penyakit gastritis ini adalah adanya stress dan traumatis akibat adanya operasi besar. Hal lainnya seperti karena mengalami infeksi parasit di dalam jaringan ikat atau bahkan pada beberapa kasus pernah ditemukan bahwa tubuh menghancurkan sel-sel lendir itu sendiri karena memang kekurangan vitamin B12.

Diagnosa

Jika anda mengalami gejala yang sudah disebutkan di atas maka selanjutnya yang harus anda lakukan adalah segera melakukan konsultasi dengan dokter. Hal pertama yang mungkin akan dokter tanyakan pada anda untuk mendiagnosis jenis penyakit adalah gejala yang dirasakan oleh pasien. Selain itu dokter juga akan menanyakan beberapa jenis penyakit yang mungkin pernah dialami oleh pasien yang berkaitan dengan penyait gastritis dan juga apakah pasien mengkonsumsi obat-obatan pereda rasa nyeri seperti ibuprofen, aspirin atau obat anti infalamsi non steroid.

Karena penyakit gastritis ini cukup serius bila dibiarkan saja maka sangat perlu bagi dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat untuk mendapatkan treatmen pengobatan yang tepat pula. Diagnosis ini juga sangat penting dilakukan karena jika tidak dapat menyebabkan gangguan pada beberapa organ lainnya. ada beberapa jenis tes yang akan dilakukan oleh dokter untuk mendukung kesimpulan dari jenis penyakit yang diderita oleh pasien, diantaranya adalah :

  • Tes nafas, tes darah dan juga tes pada tinja untuk mengecek keberadaa bakteri penyebab gastritis yaitu bakteri H.pylori.
  • Tes barium yang dilakukan untuk mengecek apakah ada perubahan di dalam dinding lambung
  • Endoskopi yang dilakukan dengan cara memasukan endoskop atau semacam selang kecil yang mampu menjangkau dari mulut hingga lambung serta di dalamnya ada semacam kamera kecil untuk melihat lebih jelas keadaan organ pencernaan serta melihat denga benar apakah ada luka atau infeksi di dalam lambung dan seberapa parah luka yang dialaminya.
  • Biopsy, merupakan proses pemeriksaan yang sebenarnya masih terintegrasi dengan pemeriksaa endsoskopi. Jika dokter kemudian menemukan adanya radang di dalam lambung maka akan diambil sampel dari radang tersebut untuk memastikan apakah ada bakteri H.pylori di dalamnya.

Pengobatan

Untuk mengobati penyakit gastritis pada lambung akut yang disebabkan oleh meningkatnya zat asam di dalam lambung, anda bisa menggunakan beberapa jenis obat berikut ini:

  • Obat-obatan yang mampu menghambat pompa proton (PPP) diantaranya adalah obat esomeprazole, lansoprazole dan juga omeprazole. Obat PPP mampu menghambat sel-sel penghasil asam dalam lapisan lambung. Dengan menggunakan obat ini bahaya asam lambung naik dapat turun namun demikian anda sebaiknya untuk meminta resep dari dokter.
  • Obat-obatan antasida, adalah obat yang mampu menetralkan kandungan asam di dalam lambung. Obat ini mampu memberikan efek samping ringan seperti konstipasi dan diare. Anda bisa membeli obat ini dengan mudah di toko obat tanpa menggunakan resep dokter.
  • Obat-obatan jenis antihistamin H-2 seperti cimetidine, famotidine, dan ranitidine. Sama halnya dengan PPP obat ini juga memerlukan resep dokter. Manfaatnya adalah untuk menurunkan kadar gejala asam lambung.
  • Usahakan untuk makan sesuai jadwal dan tepat waktu serta perhatikan jenis makanannya supaya tidak terlalu pedas atau asam yang bisa membuat infeksi asam lambung.
  • Anda bisa mengkobinasikan beberapa jenis obat-obatan namun harus tetap melakukan konsultasi pada dokter untuk memastikan obat tersebut aman dan tetap ampuh bagi anda.

Demikian informasi mengenai penyakit gastritis yang perlu anda ketahui, semoga bisa menambah pengetahuan anda dan menjadikan anda tetap waspada pada kesehatan anda. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya. terima kasih.

 artikel mengenai penyebab penyakit lainnya: