Home Penyakit dan KelainanDermatitis 7 Salep Untuk Eksim dan Obat Oles Alami

7 Salep Untuk Eksim dan Obat Oles Alami

by Erlita

Eksim adalah sebuah kondisi peradangan kulit yang cukup serius dan bisa juga disebut dengan istilah eksema di mana akan ada pembentukan gelembung kecil di permukaan kulit. Gelembung atau lepuhan tersebut dinamakan vesikel dan nantinya akan pecah serta keluarlah cairan dari dalamnya. Eksim juga dipakai untuk menggambarkan adanya sekelompok keadaan yang memicu pola kulit berubah secara spesifik, terutama pada bagian permukaannya.

Penyakit eksim tak hanya dapat muncul di bagian kaki atau tangan saja karena eksim dapat mengganggu dengan timbul di bagian kulit kepala, punggung, wajah dan bahkan mulut serta area mata. Ada obat oles atau salep untuk eksim yang biasanya akan diberikan diresepkan oleh dokter supaya masalah eksternal dapat diatasi dengan lebih baik. Salep paling umum yang sering diresepkan dan dipakai penderita eksim adalah seperti berikut.

(Baca juga: cara mencegah eksim)

  1. Krim Bebas Steroid

Salep yang biasanya diresepkan oleh dokter salah satunya adalah krim yang tanpa steroid dan ini biasanya adalah resep salep paling umum selain dari krim kortikosteroid. Alasan mengapa krim inilah yang disarankan adalah karena memang peradangan dapat dihentikan oleh salep atau krim ini, bahkan kulit yang kemerahan juga bisa diatasi oleh salep ini. Eksim juga merupakan kondisi yang sangat identik dengan gatal-gatal, tapi dengan salep ini, biasanya rasa gatal pun dapat menjadi reda.

Pada umumnya, obat krim atau salep tanpa steroid tak dapat kita beli sendiri karena memang harus seturut resep rujukan dokter supaya lebih aman penggunaannya. Karena akan dipakai sebagai obat eksim pada seluruh bagian permukaan kulit kita, pemakaiannya perlu berdasarkan resep dokter. Efek samping tetap ada, tapi tidaklah seberbahaya yang mungkin kita kira; hanya akan timbul gejala mirip flu, sakit kepala dan juga rasa kesemutan.

(Baca juga: macam-macam penyakit kulit)

  1. Antibiotik

Eksim akan menimbulkan ruam-ruam pada permukaan kulit dan ini bakal disertai juga dengan rasa gatal yang begitu hebat. Ketika kita menggaruknya, ruam tersebut akan mudah lecet dan pecah sehingga akan menambah ketidaknyamanan penderita. Agar ruam eksim tersebut tak kemudian menjadi target bakteri untuk digerogoti, memang penderita disarankan untuk tak menggaruk bagian tersebut, khususnya bagian area infeksi.

Menggaruk hanya akan menambah keparahan kondisi eksim, jadi lebih baik menggunakan salep yang benar seperti salep antibiotik secara langsung ketimbang menggaruk dan kemudian membiarkannya. Gatal biasanya akan mudah hilang dengan salep jenis antibiotik ini, namun untuk infeksi yang sudah pada tahap serius akan diberi obat antibiotik lainnya, seperti suntik atau oral.

(Baca juga: bahaya antibiotik tanpa resep dokter)

  1. TCIs atau Topical Calcineurin Inhibitors

Salep lainnya yang dapat menjadi pilihan adalah TCIs ini di mana penggunaannya hanya untuk waktu yang pendek saja dan salep ini dimanfaatkan sebagai obat infeksi serius pada umumnya. Bila infeksi pada kulit sudah tak dapat memberikan respon terhadap obat lainnya, baru biasanya obat salep inilah yang diberikan dan memang kita akan dapat membuktikan efektivitasnya karena segala peradangan dan iritasi dapat teratasi dengan baik. Pada umumnya, obat salep ini pun digunakan berdasarkan resep dokter.

Keampuhannya dalam mengobati eksim tak diragukan lagi memang, tapi efek samping yang ditinggalkan pun termasuk serius. Oleh karena efek samping tersebutlah, obat salep ini tidak diperuntukkan jangka panjang karena penderita yang memakai salep ini akan memiliki peningkatan sensitivitas tinggi terhadap paparan cahaya matahari. Selain itu, efek samping penggunaan jangka waktu lama berpotensi kanker, merusak kulit dan memicu sakit kepala juga. Itulah mengapa sangat penting menggunakan krim sesuai anjuran dokter.

(Baca juga: jenis-jenis penyakit kulit dan gambarnya)

  1. Salep Kortikosteroid

Eksim juga dapat diobati dengan salep kortikosteroid yang dianggap mudah dan bahkan cepat dalam menangani infeksi. Eksim bukan kondisi kulit sembarangan dan salep jenis ini sudah terpercaya sejak lama mampu mengatasi masalah kulit sehingga sangat dianjurkan untuk dipakai. Tak perlu khawatir dan bingung untuk mendapatkan salep satu ini sebab baik berdasarkan resep dokter atau beli sendiri di apotik akan sangat mudah menemukannya. Namun, obat ini tak disarankan untuk pemakaian jangka panjang dikarenakan efek sampingnya yang menipiskan kulit serta memunculkan stretch mark.

(Baca juga: obat alergi gatal)

  1. Krim Pelembab

Eksim dapat memicu kerusakan permukaan kulit kita dan bahkan dapat membuatnya hitam dan berbekas sehingga agak kurang sedap dipandang. Maka krim pelembab yang juga termasuk salep biasanya dianjurkan untuk dipakai karena di dalamnya terdapat kandungan lipid. Cukup dengan mengoleskannya ke seluruh area yang terkena eksim sehari 3 kali secara rutin, maka eksim akan sembuh dan memudar tanpa harus menunggu lama.

Di apotik sendiri, jenis salep seperti ini cukup banyak pilihannya, jadi bisa langsung tanyakan ke apotiknya dan konsultasi dengan staf apotik. Kadang kalau kita membawa kondisi eksim ke dokter, dokter pun akan memberi resep pelembab. Hanya saja, memang dibanding dengan salep lainnya, salep jenis pelembab ini lebih tinggi harganya.

Contoh krim pelembab salah satunya adalah krim lemak netral atau yang bisa kita sebut dengan krim lanette di mana kita bisa membelinya secara mudah dan bebas di apotik terdekat. Krim ini bisa dioles ke permukaan kulit yang sudah beruam dan terasa gatal akibat eksim agar senantiasa lembab. Dengan krim ini eksim akan dicegah dari kekeringan lebih lanjut dan tidak akan menjadi lebih buruk, maka sudah selayaknya dicoba.

(Baca juga: bahaya antibiotik untuk anak dan usia lanjut)

  1. Hidrokortison

Untuk yang lebih direkomendasikan di sini adalah hidrokortison asetat 1 persen yang biasanya akan secara efektif membuat rasa gatal akibat eksim lebih ringan. Meski efeknya hanya sementara, obat salep ini boleh dicoba karena khasiatnya begitu kuat terlepas dari daya kerjanya yang lambat. Pada area eksim, cobalah untuk diolesi dengan hidrokortison ini tipis-tipis saja, lalu dilanjut dengan menutupnya dengan satu helai plastik yang tipis. Paa umumnya, setelah 5-10 hari pemakaian akan kelihatan progresnya di mana eksim akan mereda dan lebih baik.

(Baca juga: penyebab luka tidak cepat kering)

  1. Salep Ter

Bila kita menyadari adanya muncul gejala dermatitis eksim, segera bertindak dengan membeli salep ter yang memang sudah tergolong obat lama, tapi sangat efektif. Sampai sekarang salep ini masih cukup sering dipakai oleh penderita eksim, dan kita bisa memperolehnya secara bebas di apotik terdekat. Salep ter dengan 5-10 persen adalah yang paling baik untuk menurunkan gejala eksim, hanya sayangnya memang aromanya kurang begitu enak.

(Baca juga: cara mencegah dermatitis)

Rekomendasi Obat Oles untuk Eksim Berbahan Alami

Selain dari obat salep atau krim untuk eksim yang terbuat dari bahan kimia, ada juga beberapa rekomendasi obat oles untuk eksim dengan memanfaatkan bahan-bahan tradisional. Bahan alami yang sering kita temui pun dapat kita gunakan sebagai obat ampuh eksim, seperti yang ada di bawah ini.

  • Temulawak

Obat oles alami yang sangat direkomendasikan di sini adalah yang berbahan temulawak karena selain dapat menyembuhkan dari dalam, temulawak bisa dijadikan obat luar juga. Tanpa adanya efek samping berbahaya, temulawak dapat digunakan sampai eksim kita benar-benar sembuh. Caranya juga sederhana tanpa susah payah, yaitu dengan menghancurkan temulawak sampai remuk dan lembut, baru setelah itu ramuan bisa langsung dioles merata ke bagian kulit yang terkena eksim. Melakukan perawatan ini secara rutin akan memberikan hasil luar biasa dan tanpa takut terjadi efek samping.

(Baca juga: cara menghilangkan parut kudis)

  • Lidah Buaya

Sudah menjadi rahasia umum tentang khasiat lidah buaya untuk kulit, maka tanaman bermanfaat ini juga bisa dijadikan “salep” alami untuk masalah eksim. Sebagai obat jerawat dan obat luka, lidah buaya menunjukkan keefektifannya secara luar biasa, maka bahan ini juga akan memberikan manfaat yang sama terhadap eksim, khususnya eksim basah. Kandungan vitamin E pada lidah buaya akan sangat menolong pemulihan kulit yang rusak akibat infeksi.

Tak usah susah-susah meramunya karena bagian lendir atau gel lidah buaya adalah yang dapat diambil dan dioles langsung ke area eksim. Sesudah mengoleskannya, kita bisa biarkan dan membersihkannya saat akan mandi. Melakukannya sehari 2 kali dan secara rutin akan mempercepat kesembuhan eksim.

(Baca juga: cara menghilangkan cacar air alami dengan cepat)

  • Minyak Kelapa

Bahan lainnya yang alami dan terkenal ampuh untuk dijadikan “salep” eksim basah adalah minyak kelapa di mana asal pembuatannya adalah dari buah kelapa yang telah diproses sampai minyak terbentuk sempurna. Memang untuk membuatnya sendiri jelas akan membutuhkan banyak waktu dan tenaga, ini akan menjadikan kita malas menggunakannya. Tapi ada kabar baik, yakni tinggal membeli minyak kelapa jadi ini di luar.

Sudah diketahui umum bahwa minyak alami satu ini sangat mujarab untuk mengobati eksim tipe basah sehingga dipastikan eksim akan sembuh total apabila pemakaian dilakukan setiap hari. Caranya simpel saja, sesudah mendapatkan minyak kelapa jadi, tinggal oleskan saja ke permukaan kulit dengan masalah eksim tersebut. Setelah beberapa minggu, lihat dan buktikan bahwa eksim dapat mulai pulih dan memudar.

(Baca juga: cara menghilangkan kurap)

  • Kunyit

Rempah ini sudah sangat terkenal akan keampuhannya dalam mengatasi berbagai penyakit dan cukup sering juga dipakai sebagai bahan pembuatan jamu. Selain harganya terjangkau, kunyit sangat gampang dijumpai dan dibeli. Sebagai obat eksim, kunyit juga sangat terpercaya, yaitu dengan memarutnya lebih dulu baru kemudian hasil parutan dapat dibalurkan ke permukaan kulit yang terserang eksim.

Tak sulit dan tak akan membutuhkan waktu lama dalam membuat obat eksim alami ini karena hanya tinggal diparut saja. Ramuan bisa dipakai setiap hari jika memang ingin eksim cepat sembuh. Biasanya penggunaan rutin akan membantu luka eksim basah menjadi cepat kering dan lama-kelamaan pasti akan memudar tanpa berbekas.

(Baca juga: penyebab dermatitis)

Itulah sejumlah rekomendasi salep untuk eksim yang terbuat dari zat kimia maupun “salep” herbal yang bisa dicoba di rumah. Namun, tetaplah berhati-hati dengan efek samping dari obat-obat tersebut selama pemakaian.

You may also like