Penyebab Demam Berdarah – Gejala, Komplikasi, Pengobatan dan Pencegahan

4759

Di saat musim penghujan telah tiba, Saatnya bagi kita untuk lebih waspada terhadap hadirnya berbagai kemungkinan serangan berbagai jenis penyakit yang biasa menyertai musim tersebut, salah satunya adalah penyakit demam berdarah yang disinyalir ditularkan oleh nyamuk yang bernama Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus betina. Demam berdarah atau yang juga dikenal dengan demam dengue (DBD) merupakan suatu penyakit atau infeksi yang disebabkan oleh virus yang bernama dengue (jenis virus yang berasal dari famili Flaviviridae dan genus Flavivirus). Virus ini disebarkan oleh beberapa jenis nyamuk yang telah terinfeksi oleh salah satu dari empat serotipe virus dengue.

Demam berdarah bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Dan sampai saat ini, belum ada vaksin atau obat-obatan tertentu yang mampu menyembuhkan atau mengobati demam berdarah. Biasanya langkah pengobatan yang dilakukan bagi pasien demam berdarah adalah beristirahat, mengkonsumsi banyak cairan serta mengkonsumsi paracetamol atau obat-obatan yang diresepkan dokter guna mengurangi demam pasien.

Penyebab Demam Berdarah

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa demam berdarah disebabkan oleh sebuah virus yang bernama virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus betina. Nyamuk tersebut biasanya menyerang baik pada musim kemarau maupun musim penghujan. Akan tetapi kasus demam berdarah semakin meningkat ketika musim penghujan tiba, di mana banyak tempat-tempat yang bisa meningkatkan populasi nyamuk tersebut seperti adanya genangan-genangan air hujan.

Penularan Demam Berdarah

Setelah mengetahui penyebabnya ada baiknya kita mengetahui cara penularannya. Virus Dengue penyebab demam berdarah bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada pembuluh darah kapiler serta gangguan pada sistem pembekuan darah, sehingga berakibat pada terjadinya perdarahan. Proses penularan virus dengue ini terbagi dalam beberapa mekanisme, yaitu :

  1. Mekanisme Pertama

Mekanisme ini terjad di mana terjadinya transmisi vertikal di dalam tubuh nyamuk. Nyamuk betina bisa menularkan virus yang ada dalam tubuhnya kepada telur-telurnya yang nantinya akan berubah menjadi nyamuk (transovarial). Induk nyamuk sendiri bisa mendapatkan virus dengue ketika ia menggigit mausia yang di dalam darahnya telah terinveksi virus dengue. Ketika virus tersebut sampai pada lambung nyamuk, maka virus akan berkembang biak dengan cara memecahkan diri atau disebut replika. Setelah itu, virus akan melakukan migrasi dan pada akhirnya sampai di kelenjar ludah.

  1. Mekanisme Kedua

Ini merupakan transmisi virus dari tubuh nyamuk ke dalam tubuh manusia atau makhluk vertebrata lainnya. Virus masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk yang menembus kulit. Sekitar empat hari kemudian, virus tersebut akan memecahkan diri dalam tubuh manusia, dan apabila jumlahnya telah cukup, maka virus-virus tersebut akan bergerak memasuki sirkulasi darah manusia. Saat itulah bisa dikatakan bahwa manusia tersebut telah terinfeksi virus dengue dan untuk selanjutanya dapat mengalami berbagai gejala.

Fakta Demam Berdarah

Berikut ini adalah fakta dari demam berdarah yang perlu kita ketahui:

  • Pembunuh nomor satu. Demam berdarah menjadi salah satu pembunuh terbesar di dunia. Lebih dari dua setengah milyar orang penduduk di bumi ini terancam oleh adanya infeksi tersebut.
  • ASEAN marak dengan DBD. ASEAN menjadi kawasan tersebar yang mengalami kasus tersebut. Berdasarkan hasil pantauan WHO, sekitar 390 juta orang terinfeksi virus dengue setiap tahunnya, dan 22 ribu di antaranya (khususnya anak-anak dan remaja) meninggal dunia akibat virus tersebut.
  • Tanpa gejala. Sekitar 80% pasien yang terkena DBD hampir tidak menunjukkan gejala demam berdarah, maupun hanya mengalami gejala ringan saja. Hal ini kemungkinan besar dikarenakan pasien tersebut memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat dalam mengatasi virus yang berkembang di dalam tubuhnya.
  • Gejala muncul maksimal setelah 8 hari masa inkubasi. Biasanya, gejala demam berdarah akan muncul antara 3 hingga 8 hari setelah masa inkubasi (rentang waktu di mana virus mulai berkembang sejak awal gigitan hingga munculnya gejala). Akan tetapi, kebanyakan pasien demam berdarah mulai mengalami gejala setelah 4 hingga 7 hari setelah paparan.

Gejala Demam Berdarah

Gejala demam berdarah DBD kadang tidak disadari banyak orang, kebanyakan mereka sadar jika terkena demam berdarah ketika dalam fase kritits. Jika seorang pasien memiliki daya tahan tubuh yang lemah, maka virus dengue tersebut akan cepat berkembang. Berikut ini adalah gejala demam berdarah yang harus kita waspadai :

  1. Demam

Demam pada penderita demam berdarah biasanya disertai dengan suhu tubuh yang tinggi bahkan bisa mencapai lebih dari 38˚C. Demam tersebut bisanya berlangsung selama 2 hingga 7 hari dan tidak bisa diatasi dengan penggunaan obat penurun demam biasa. Demam naik turun pun juga dialami oleh penderita demam berdarah. Saat demam mereda justru saat itulah fase kritisnya.

Baca : Makanan untuk orang demam

  1. Timbulnya Pendarahan

Dinamakan demam berdarah sebab demam itu disertai dengan pendarahan dimna pembuluh darah penderita bisa pecah. Berikut ini adalah pendarahan yang bisa terjadi pada pasien DBD :

  • Kemunculan bintik merah di berbagai daerah tubuh, seperti sekitar siku, pergelangan tangan, serta daerah kaki. Seseorang yang digigit nyamuk dengan virus dengue di dalamnya, maka apabila ditekan, bintik merah tersebut tidak dapat hilang.
  • Gusi berdarah.
  • ( Baca : Pertolongan pertama mimisanPenyebab mimisanCara mengatasi mimisan )
  • Jika orang itu terluka atau disuntik, maka akan terjadi perdarahan yang sulit untuk dihentikan. Darah sukar membeku pada penderita DBD ini mirip dengan pasien hemofilia. ( Baca : Penyebab hemofiliaGejala hemofilia )
  1. Menggigil

Demam yang tinggi akan disertai dengan tubuh yang menggigil, memang tampak luar tubuh terasa panas namun di dalamnya terasa dingin bahkan merasakan sangat dingin.

  1. Fatty Liver

Virus DBD yang telah meracuni hati dan limpa bisa menyebabkan pembesaran hati dan limpa. Hati yang menjadi bengkak tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Fatty liver ini merupakan komplikasi dari demam berdarah

Baca : Gejala fatty liver

  1. Hilangnya Nafsu Makan

Hati yang bengkak akan menekan lambung sehingga muncul rasa tidak nyaman untuk menelan dan mengkonsumsi makanan. Hal itulah yang menyebabkan seseorang kehilangan nafsu makannya.

  1. Mual

Timbulnya rasa mual yang disertai dengan muntah-muntah yang berlangsung terus-menerus. Hal ii menyertai demam yang tinggi.

Baca : Penyebab sering mual setelah makan

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala seperti pusing, timbulnya rasa nyeri pada kepala, serta sensasi panas di belakang bola mata.

  1. Gangguan Pencernaan

Virus itu akan menempel di usus dan menyebabkan gangguan pencernaan. Tidak haya demam berdarah saja, semua penyakit berat yang disebabkan oleh virus akan mengalami gangggun pencernaan.Gangguan pencernaan itu seperti sakit perut, susah buang air besar, maupun diare http://halosehat.com/penyakit/diare.

Baca : Obat sakit perut

  1. Timbulnya Rasa Pegal Dan Nyeri Pada Otot

Virus telah menginfeksi otot dan juga sendi akibatnya rasa pegal dan nyeri itu akan muncul. Semua penyakit yang disebabkan oleh virus akan mengalami nyeri dan pegal tersebut.

  1. Gangguan Pernafasan

Gangguan itu seperti nafas yang tidak beraturan serta sedikit sesak nafas. Hal ini disebabkan oleh adanya cairan yang terhenti di daerah dada.

Baca : Cara mengatasi sesak nafasPenyebab dada sesak

  1. Feses Hitam

Ketika buang air besar, feses berwarna kehitaman dengan struktur yang keras. Hal ini disebabkan karena penurunan jumlah trombosit dalam tubuh pasien hingga di bawah 100.000/mm3

Diagnosa Demam Berdarah

Untuk mengetahui apakah seorang pasien terkena demam berdarah atau tidak, biasanya dokter akan melakukan test darah di laboratorium. Jika hasilnya positif, maka hasil test atau uji laboratorium menunjukkan beberapa hal seperti :

  1. Trombositopenia, di mana jumlah trombosit pasien berada pada angka di bawah 150.000/mm3. (jumlah trombosit normal pada tubuh manusia adalah 150.000 hingga 450.000/mm3).
  2. Hemokonsentrasi, yang merupakan pengentalan darah yang terjadi akibat perembesan plasma (komponen darah cair non seluler). Kondisi ini ditandai dengan peningkatan nilai Htc (Hematokrit) sekitar 20% dari angka normalnya.

Komplikasi Demam Berdarah

Meskipun hanya ditemukan di beberapa kasus, akan tetapi demam berdarah bisa berkembang menjadi sebuah kondisi yang lebih serius, atau yang dikenal dengan DBD berat yang ditandai oleh timbulnya beberapa kondisi seperti :

  1. Demam yang tinggi
  2. Kerusakan getah being dan pembuluh darah
  3. Perdarahan dari hidung dan gusi
  4. Terjadinya pembesaran pada organ hati
  5. Kegagalan sistem sirkulasi
  6. Perdarahan masif
  7. Shock berat yang dikenal dengan Dengue Shock Syndrome (DSS)

Pengobatan Demam Berdarah

Saat ini, ada 4 serotipe dari virus dengue yang menyebabkan demam berdarah, yaitu DENV-1, 2, 3, dan 4, dan di antara keempat serotipe tersebut, DENV-3 yang dianggap sebagai virus paling ganas. Akan tetapi saat ini belum ada jenis vaksin atau obat-obatan yang mampu menanggulangi virus tersebut. Seorang dokter spesialis penyakit dalam dan infeksi yang juga Kepala Departemen Mikrobiologi dan Kelompok Studi Dengue, Institut Riset Kedokteran Tropis Filipina, yang bernama Maria Rosario Z Capeding pernah mengatakan bahwa “Cara penanganan selama ini menggantikan cairan darah korban akibat keluarnya plasma darah saat korban sudah shock.”

Jika Anda menemukan keluarga atau teman dekat Anda terindikasi terkena demam berdarah, maka segeralah melakukan upaya-upaya pertolongan agar penyakit tersebut tidak terus berkembang dan menimbulkan kondisi yang semakin parah dan dapat mengancam jiwa. Adapun langkah-langkah pertolongan tersebut diantaranya :

  1. Memberikan asupan cairan yang cukup pada pasien.
  2. Menerapkan kompres untuk membantu menurunkan demam /panas pasien. ( Baca : Cara kompres yang benar untuk demam )
  3. Memberikan obat penurun demam atau panas pada pasien
  4. Jika dalam waktu 2 hari demam atau panas pasien tidak turun juga dan pasien mengalami beberapa kondisi seperti tidak bisa minum, muntah terus menerus, turun atau hilang kesadaran, serta kondisi semakin memburuk, maka segeralah membawa pasien ke puskesmas atau ke rumah sakit.
  5. Mencoba beberapa resep ramuan tradisional untuk membantu pengobatan demam berdarah, ramuan ini dipercaya bisa menaikkan kadar trombosit di dalam tubuh. Berikut ini adalah ramuan yang bisa dikonsumsi :
  • Jambu biji merah .
  • Ramuan dari sambiloto
  • Ramuan dari Besar angkak
  • Ramuan daun dewa
  • Ramuan dari alang-alang
  • Ramuan dari kulit manggis
  • Air kelapa
  • Buah kurma
  • Ramuan dari kunyit

Pencegahan Demam Berdarah

Ada pepatah yang mengatakan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Akan tetapi banyak dari masyarakat yang belum menyadari akan pentingnya langkah pencegahan terhadap suatu penyakit, seperti demam berdarah. Berikut ini beberapa cara pencegahan timbulnya demam berdarah :

  1. Menjaga Kebersihan

Lingkungan yang bersih akan semakin memperkecil resiko perkembangan jentik-jentik nyamuk, seperti nyamuk yang membawa virus demam berdarah yaitu nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus betina. Langkah tepat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk tersebut adalah sebagai berikut ini :

  • Dengan menggalakkan program 3M (Menutup, Menguras, dan Mengubur). Langkah pertama program 3M adalah dengan menguras bak mandi atau tempat-tempat penampungan air lainnya secara rutin (minimal satu minggu sekali)
  • Langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk memberantas sarang nyamuk adalah dengan menutup dengan rapat tempat-tempat penampungan air segera setelah dibersihkan maupun digunakan.
  • Selanjutnya adalah mengubur barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai seperti kaleng maupun wadah-wadah bekas yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.
  1. Dengan Menggunakan Metode Biologi

Langkah ini juga dianggap cukup efektif dalam upaya pencegahan perkembangbiakan nyamuk pembawa wabah demam berdarah, yaitu dengan memelihara ikan pemakan jentik nyamuk dan bakteri berbahaya lainnya. Kita bisa memasukkan ikan-ikan tersebut di kolam-kolam atau bak penampungan air lainnya.

  1. Bahan-Bahan Kimia

Pencegahan perkembangbiakan nyamuk yang lainnya adalah dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan kimia, seperti dengan melakukan fogging atau pengasapan. Selain itu juga bisa dilakukan dengan penerapan bubuk abate pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

  1. Menjaga Serta Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Memiliki daya tahan tubuh yang kuat memiliki manfaat yang begitu besar, terutama menjaga tubuh dari ancaman berbagai jenis bakteri maupun virus berbahaya, seperti virus demam  berdarah. Dan sebaliknya jika kita memiliki daya tahan tubuh yang lemah, maka virus maupun bakteri yang berbahaya akan lebih mudah masuk dan mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Berbagai cara bisa kita lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti dengan menngkonsumsi makanan dan minuman yang sarat akan kandungan nutrisi serta berolaraga secara teratur. Meningkatkan daya tahan tubuh ini bisa dengn mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin c dan dengan mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin c

  1. Berupaya Mencegah Gigitan Nyamuk

Mencegah terjadinya gigitan nyamuk merupakan salah satu hal penting dalam upaya pencegahan demam berdarah. Karena kita telah mengetahui bahwa penyebaran virus demam berdarah adalah melalui perantara gigitan nyamuk. Jadi menghindari gigitan nyamuk adalah langkah yang bijak dalam mencegah perkembangan demam berdarah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya gigitan nyamuk, seperti :

  • Hindari tidur di pagi dan sore hari, karena nyamuk penyebar virus demam berdarah biasanya beraktivitas di waktu-waktu tersebut.
  • Melindungi diri ketika tidur, yaitu dengan menggunakan kelambu anti nyamuk
  • Melindungi diri dengan menggunakan obat anti nyamuk, baik yang berupa lotion maupun obat semprot
  • Membudidayakan beberapa tanaman yang disinyalir mampu mengusir nyamuk, seperti lavender, geranium, zodia, serai, rosemarry, kecombrang, serta akar wangi.

Itulah penyebab demam berdarah yang harus diwaspadai, tidak hanya itu saja pencegahan dan gejala demam berdarah juga harus diwaspadai agar ketika ada orang di dekat anda mengalami gejala demam berdarah anda bisa melakukan penanganan dengan tepat.