Home Penyakit dan KelainanDemam Berdarah 12 Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue

12 Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue

by Ana Rohma

Cara mencegah demam berdarah sebenarnya sangat mudah, sejak kecil kita telah disuguhi dengan prinsip 3M (menguras, mengali, dan menutup). Di musim pancaroba ini yang mana tidak jelas kapan hujan kapan panas membuat kita jadi tidak begitu bisa mengantisipasi hujan. Saat dikira hujan ternyata hanya mendung. Saat mendung kita sudah bersiap untuk tidak keluar rumah ternyata tidak jadi hujan. Tempat-tempat yang tidak dikira akan menjadi penampungan air jadi penampungan air sehingga membuat mudahnya makhluk-makhluk yang tidak diundang datang dan menghuni tempat tersebut seperti nyamuk salah satunya.

Demam berdarah (DBD) atau demam dengue adalah penyakit infeksi yang mempengaruhi sistem imunitas tubuh yang disebabkan oleh virus melalui perantara nyamuk. Kita sering menyebut nyamuk Aedes aegypti sebagai penyebab demam berdarah ini, tetapi sebenarnya yang menjadi substansi penyakitnya adalah adanya virus yang berada di air liurnya sebagai perantara. Nyamuk ini menggigit manusia dan menularkan virus tersebut masuk ke jaringan sehingga meningkatkan jumlah leukosit hingga menimbulkan gejala.

 

Tindakan pencegahan demam berdarah sejatinya sudah sangat sering disosialisasikan oleh pemerintah. Namun masih saja ada beberapa orang yang belum paham betul tentang apa yang harus dilakukannya. Cara mencegah demam berdarah tersebut membutuhkan konsistensi yang berlangsung secara terus menerus. Disadari juga bahwa kebanyakan orang-orang semangatnya hanya di awal-awal untuk melakukan pencegahan, lama-lama semangat pencegahan tersebut redup. Efeknya tidak sedikit yang akhirnya anggota keluarga yang menderita demam berdarah.

Oleh karena itu kesadaran akan pencegahan penyakit demam berdarah ini perlu dijadikan kebiasaan seperti aktivitas yang kita lakukan sehari-hari. Selalu waspada dan peka terhadap segala potensi pertumbuhan nyamuk DBD harus dilakukan. Sebelum demam berdarah menjangkit kita lebih baik untuk segera mencegahnya. Ada beberapa cara efektif mencegah demam berdarah, yaitu:

1. Lakukan 4M (menguras, mengubur, menutup, dan memantau)

Kuraslah tempat-tempat yang dapat menampung air seperti bak mandi, ember, gentong, dan lain-lain. Mengubur barang-barang bekas yang dapat digenangi air sehingga tidak ada air yang tergenang. Tutup tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, gentong dan tempat sampah agar tidak dimanfaatkan nyamuk untuk berkembang biak. Jika ada barang bekas dan tidak ada tempat untuk menguburnya lebih baik digunakan untuk hal lain seperti pot bunga. Selalu pantau adanya jentik-jentik nyamuk disekitar kita, jika ada langsung buang dan bersihkan.

2. Tutup lemari dan hindari menggantung pakaian

Hal ini yang sering diabaikan kebanyakan orang. Perlu kita ketahui bahwa berkembangnya nyamuk memang di genangan, namun untuk bertahan hidup nyamuk biasa bersembunyi di tempat-tempat yang tidak kita sadari. Menutup lemari dan menghindari menggantung pakaian ini untuk mengurangi habitat nyamuk, karena nyamuk suka sekali bersembunyi di pakaian yang menggantung saat kita membersihkan ruangan atau menyemprotkan obat anti nyamuk.

Oleh karena itu, jika kita melakukan penyemprotan sebaiknya pastikan tidak ada kesempatan bagi nyamuk untuk bersembunyi salah satunya membereskan pakaian yang tergantung.

3. Tanam tanaman anti nyamuk

Cara mencegah demam berdarah selanjutnya adalah dengan tanaman. Nyamuk diantaranya sangat sensitif dengan aroma tanaman-tanaman tertentu. Padahal menurut kita aroma tanaman tersebut wangi namun tidak bagi nyamuk. Jika kita amatipun banyak produk-produk obat anti nyamuk yang terbuat dari ekstrak tanaman-tanaman wangi. Banyak jenis tanaman anti nyamuk, seperti lavender, geranium, jeruk dan lain-lain. Selain menambah keindahan rumah tapi dapat mencegah nyamuk. Tempatkanlah tanaman anti nyamuk tersebut dekat pintu dan jendela rumah.

4. Fogging dan taburkan bubuk abate dengan rutin

Ini yang sering dilakukan warga untuk mengatasi perkembangan nyamuk DBD di lingkungan perumahannya. Fogging memang sangat cepat membunuh nyamuk-nyamuk yang berkembang di genangan-genangan air. Cara mencegah demam berdarah dengan pengasapan juga lebih efektif, untuk menjangkau tempat-tempat yang sulit kita bersihkan seperti selokan dan saluran pipa. Lakukan pengasapan untuk memberantas nyamuk dewasa dan menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air untuk membunuh jentik-jentik nyamuk agar memutuskan siklus hidup nyamuk.

5. Jaga kekebalan tubuh

Dengan menjaga imunitas kita akan terhindar penyakit-penyakit yang menyerang. Jaga kekebalan tubuh dengan gaya hidup sehat seperti olahraga rutin, menjaga kebersihan dan menjaga pola makan. Suplemen tambahan bila perlu.

6. Semprotkan obat anti nyamuk

Dengan menyemprotkan anti nyamuk dapat membunuh nyamuk dengan cepat. Pastikan bahaya obat nyamuk baik semprot ataupun bakar tidak membuat masalah kesehatan lainnya. Residu dari anti nyamuk tersebut tidak baik untuk pernapasan, namun sekarang sudah ada anti nyamuk tanpa residu.

7. Pasang kawat anti nyamuk

Mungkin sebagian orang belum tahu adanya kawat yang digunakan untuk mencegah kedatangan nyamuk. Pasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah dapat mengurangi nyamuk yang dari luar dan juga perlu menggunakan lotion anti nyamuk.

8. Sinar matahari masuk ke dalam rumah

Sinar matahari banyak manfaatnya selain untuk menerangi rumah bisa juga penghilang kelembaban ruangan. Selain nyamuk yang suka tempat lembab tapi virus-virus penyakit menular lain juga suka pada ruangan lembab seperti virus tuberculosis penyebab penyakit TBC Paru salah satunya.

9. Lapor ke puskesmas

Lembaga kesehatan pemerintah seperti puskesmas yang cukup dekat dengan masyarakat diantaranya di lengkapi dengan kemampuan pencegahan demam berdarah yang baik. Jika ada keluarga atau tetangga yang demam berdarah segera laporkan ke puskesmas setempat agar ada pencegahan lebih lanjut untuk memberantas demam berdarah.

10. Gunakan kelambu

Kelambu atau penutup tempat tidur adalah salah satu cara paling efektif dalam mencegah demam berdarah. Anda tidak perlu khawatir dengan banyaknya nyamuk.

11. Bersihkan tempat sekitar anda

Bersihkan got di tempat sekitar rumah anda, jangan biarkan ada tumbukan daun basah, atau daerah basah lainnya. Karena hal ini adalah penyebab nyamuk demam berdarah berkembang biak.

12. Hindari bermain di luar rumah menjelang malam

Menjelang malam adalah fase dimana nyamuk mulai bergentayangan mencari makan, jika anda sering keluar di malam hari, harap pertimbangkan.

Gejala Demam Berdarah

Gejala Demam Berdarah

Gejala demam berdarah dapat timbul 4-6 hari setelah digigit nyamuk tersebut. Gejala demam berdarah ini hampir mirip dengan tipus/ typhoid yaitu demam lebih dari 38 derajat celcius dengan pola pelana kuda. Sedangkan tifus sendiri lebih cenderung demam pada sore hari dan turun pada pagi hari. Gejalanya dapat dilihat :

  • Sakit kepala
  • sakit otot terkadang sampai ke tulang
  • tidak nafsu makan
  • muntah
  • beberapa kasus terjadi gusi berdarah
  • mimisan
  • bintik-bintik merah di kulit (skin rash)
  • penurunan kesadaran (pada kasus gawat darurat)

Untuk lebih memastikan gejala tersebut adalah indikasi demam berdarah dapat dilakukan periksa darah untuk mengetahui secara pasti ada tidaknya virus dengue, jumlah trombosit, dan leukosit.

Penanganan Gejala Demam Berdarah

Jika ada penderita yang mengalami gejala seperti demam, menurunnya nafsu makan butuh dilakukan pertolongan pertama yang tepat. Pertolongan ini bisa dilakukan agar penyebaran virus bisa dihambat dan membuat sistem imune kita aktif lebih baik dan untuk mematikan penyakit. Pertolongan yang bisa Anda lakukan:

  • bisa dengan menkompres agar panas dari dalam tubuh terserap
  • minum air putih yang banyak dengan suhu ruang normal
  • Jangan minum air hangat. jika minum air hangat justru akan melebarkan pembuluh darah sehingga semakin banyak bintik-bintik merah.
  • Jika tidak ada perbaikan atau keadaan semakin parah segera periksa ke dokter/ puskesmas/ klinik/ rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan lebih cepat dan tepat.

Nah itulah cara mencegah demam berdarah secara alami yang dapat anda gunakan. Kondisi di musim pancaroba ini membuat berkembang biaknya nyamuk semakin pesat. Akibat banyaknya genangan air membuat nyamuk semakin mudah berkembang termasuk nyamuk penyebab demam berdarah. Jia kita amati, jumlah penderita demam berdarah ini semakin tinggi di Indonesia. Bahkan jumlah kematian akibat demam berdarah juga semakin tinggi, ini dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan kita dalam mencegah dan mengatasi demam berdarah ataupun keterlambatan penanganan penyakit demam berdarah ini. Oleh karena itu kita akan membahas mengenai demam berdarah terlebih tentang bagaimana cara mencegahnya.

You may also like