13 Obat Tradisional Penurun Panas Paling Efektif

8552

Ketika seseorang mengalami demam, otomatis suhu tubuh akan mengalami kenaikan dan menjadi panas. Tubuh yang panas identik dengan demam dan hal ini dapat terjadi pada bayi, anak maupun orang-orang dewasa. Obat tradisional penurun panas apakah yang kiranya aman digunakan baik untuk menurunkan panas anak maupun orang dewasa?

(baca juga: buah penurun panas)

1. Air Kelapa Muda

Di dalam air kelapa muda ada kandungan tinggi akan kalium yang masih sejenis mineral. Zat mineral ini diperlukan oleh tubuh ketika sedang demam atau panas karena ketika tubuh panas, maka tubuh otomatis mengeluarkan keringat banyak. Supaya suhu tubuh bisa turun saat panas, minum air kelapa adalah solusi alami yang tepat.

Tak hanya mampu menjadi penawar racun pada sejumlah orang yang mengalami keracunan, air kelapa muda mampu menjadi obat demam atau penurun panas mujarab. Ketika keringat terus-terusan keluar saat panas, maka obat tradisional satu ini mampu menjadi pengganti keringat yang keluar banyak tadi. Panas juga akan menjadi lebih gampang dan cepat turun.

2. Bawang Merah

Bumbu dapur satu ini tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai penyedap rasa masakan saja. Walau ada efek samping bawang merah, bumbu dapur ini tetap saja memiliki banyak khasiat yang ditawarkan, salah satunya menjadi obat penurun panas tradisional. Karena penggunaannya sederhana plus bahan juga mudah diperoleh, Anda tak perlu khawatir.

Untuk menurunkan panas dengan bahan ini, Anda cukup mengupas bawang merah sebanyak 5 siung di mana kemudian Anda parut secara kasar. Tak lupa, silakan Anda tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelah jadi, Anda bisa balurkan ke ubun-ubun penderita panas berikut juga seluruh tubuh bila anak Anda yang sakit.

(Baca juga: penyebab demam)

3. Kunyit

Banyak sekali manfaat kunyit yang bisa Anda peroleh dan salah satunya adalah sebagai obat penurun panas. Kandungan antioksidan, anti-inflamasi, kurkumin, turmeron, antibakteri dan minyak atsirinya sangatlah tinggi dan baik bagi tubuh. Untuk menurunkan panas, kunyit ini juga sangat gampang digunakan sehingga Anda tidak perlu bingung.

Ambil 10 gram umbi kunyit dan cucilah bersih lebih dulu sebelum diparut. Saat memarutnya, tambahkan juga air panas ½ gelas dan aduklah hingga rata. Peraslah dan ambil sarinya kalau sudah dingin, lalu tambahkan air perasan jeruk nipis ½ buah. Setelah itu masih harus dicampur lagi dengan madu bunga kapuk 2 sendok makan; bagilah menjadi 3 dan konsumsilah sehari 3 kali.

4. Temulawak

Untuk masalah asam lambung atau gangguan pencernaan, temulawak adalah obat nomor satu yang bisa dilirik dan diramu. Namun selain menjadi obat bagi lambung, temulawak adalah obat manjur untuk menurunkan panas demam bagi anak maupun orang dewasa. Selain itu, temulawak juga bisa meningkatkan nafsu makan, mengatasi diare dan sakit kuning.

Untuk menjadi penurun panas, Anda cukup menyiapkan 10 gram rimpang temulawak dan cuci bersih. Setelahnya bisa Anda parut dan tambah dengan air panas sebanyak ½ gelas sebelum kemudian diaduk rata. Sesudah dingin, peraslah dan ambil sarinya, barulah tambahkan madu asli 2 sendok makan sebelum dikonsumsi.

(Baca juga: menggigil tapi tidak demam)

5. Sambiloto

Tanaman obat ini memang memiliki segudang manfaat dan tentunya bisa diandalkan juga sebagai obat penurun panas. Baik untuk mengobati demam dan panas anak maupun orang dewasa, caranya sama, yakni dengan menyiapkan daun sambiloto sebanyak 10 gram. Pastikan bahwa daun yang digunakan adalah daun yang kering.

Setelah itu, rebuslah daun sambiloto bersama dengan umbi kunyit kering sebanyak 25 gram bersama air 200 ml. Didihkan hingga air tinggal separuhnya alias 100 ml, barulah Anda menyaringnya. Sesudah menjadi hangat, tambahkan madu secukupnya, aduk-aduk dan barulah ramuan siap diminum; bagilah menjadi 3 bagian dan konsumsilah sehari 3 kali.

6. Lempuyang Emprit

Ada kandungan senyawa minyak atsiri di dalam lempuyang emprit ini dan itulah zat yang akan membantu suhu tubuh yang tinggi bisa turun secara alami. Penggunaan dikhususkan pada bagian rimpangnya yang memiliki rasa pahit dan juga memiliki warna putih kekuningan.

Untuk membuat ramuannya, Anda bisa coba mencuci umbi lempuyang emprot 10 gram lebih dulu, barulah setelah itu diparut. Hasil parutan kemudian ditambahkan dengan air panas sebanyak ½ gelas dan aduk-aduklah rata. Sesudah menjadi dingin, sarinya bisa Anda peras dan ambil untuk kemudian dicampurkan bersama madu 2 sendok makan. Ramuan ini bisa dikonsumsi sehari 3 kali untuk hasil terbaik.

(Baca juga: bahaya mandi saat demam)

7. Pegagan

Tanaman herbal satu ini bisa menjadi obat penurun panas juga bagi orang dewasa dan anak-anak. Di dalam daun pegagan ada banyak kandungan baik yang sangat aman bila dikonsumsi, seperti saponin, triterpenoid, vellarine, dan hydrocotyline. Selain mampu menjadi penurun panas, tumbuhan ini sangat bisa dimanfaatkan untuk merevitalisasi tubuh.

Dalam meramunya, Anda bisa menyediakan daun pegagan yang dalam kondisi segar sebanyak 1 genggam. Setelah itu rebuslah dengan air sebanyak 2 gelas sampai mendidih dan diamkan ramuan sampai tersisa kurang lebih satu gelas (250 ml). Ramuan kemudian bisa dibagi menjadi 3 untuk dikonsumsi 3 kali setiap harinya sampai panas turun.

8. Meniran

Satu lagi obat tradisional yang bisa menjadi solusi di kala tubuh sedang demam dan suhu tubuh naik. Daun tanaman meniran diketahui memiliki banyak kandungan baik, seperti misalnya vitamin C, triterpenoid, tanin, alkaloid dan flavonoid yang merupakan antioksidan. Seluruh kandungan baik tersebut sangat berperan besar sebagai penurun panas.

Untuk meramunya, Anda bisa menyiapkan daun meniran sebanyak 1 genggaman tangan dan pastikan bahwa kondisinya masih sangat segar. Rebuslah kemudian bersama air 2 gelas hingga mendidih. Rebuslah sampai akhirnya air tinggal segelas saja sisanya lalu diamkan sampai menjadi hangat sebelum dikonsumsi. Ramuan tersebut bisa dibagi 3 bagian untuk konsumsi 3 kali per harinya.

(Baca juga: cara kompres yang benar untuk demam)

9. Daun Kemangi

Untuk menurunkan panas, Anda juga bisa mengandalkan daun kemangi yang biasanya digunakan sebagai lalapan sekaligus obat bau mulut. Ambil daun kemangi 20 lembar dan rebuslah bersama sesendok teh jahe yang sudah dihancurkan di dalam secangkir air. Setelah air dididihkan dan tinggal separuhnya, minumlah dengan menambahkan madu murni secukupnya.

10. Jahe

Walau ada efek samping jahe, tetap saja rempah ini dapat memberikan segudang manfaat bagi tubuh, apalagi di kala sakit. Untuk menurunkan panas, pastikan Anda mencoba membuat teh jahe dengan memasukkan 1 ½ sendok teh parutan jahe ke secangkir air panas dan biarkan selama beberapa menit. Tambahkan madu secukupnya sebelum dikonsumsi.

(Baca juga: demam naik turun)

11. Cuka Sari Apel

Untuk menurunkan panas demam, Anda juga bisa menggunakan cuka sari apel di mana yang Anda butuhkan adalah 1 ½ cangkir yang kemudian ditambahkan ke air hangat untuk mandi. Berendamlah di sana sekitar 10 menit dan setelah 20 menit baru akan terasa hasilnya. Cobalah lagi lakukan ini ketika tubuh panas lagi.

12. Putih Telur

Sebagai penurun panas, Anda bisa coba untuk memakai putih telur yang dikocok, lalu ambil saputangan tipis untuk dicelup atau direndamkan di putih telur tersebut. Setelah itu tempatkanlah kain tersebut ke telapak atau tumit kaki penderita panas demam. Ketika kain sudah mulai mengering dan terasa hangat, ganti segera dengan kain yang baru; lakukan sampai panas turun.

13. Mint

Daun mint juga ampuh digunakan sebagai penurun panas demam di mana Anda bisa menambahkan sesendok makan daun mint ke dalam secangkir air panas. Sesudah diseduh selama kurang lebih 10 menit, saringlah dan masukkan beberapa sendok teh madu. Penderita panas demam bisa mengonsumsinya sehari 3-4 kali untuk penyembuhan yang lebih cepat.

(Baca juga: makanan untuk orang demam)

Itulah beberapa rekomendasi obat tradisional penurun panas paling mujarab yang bisa dicoba, baik untuk anak atau orang dewasa yang tengah mengalami demam. Semoga beberapa obat ini dapat menurunkan panas secara efektif bagi Anda atau si kecil sehingga panas demam tidak berkepanjangan.