Home Penyakit dan KelainanDemam Berdarah 18 Ciri Ciri Nyamuk DBD yang Perlu Anda Ketahui

18 Ciri Ciri Nyamuk DBD yang Perlu Anda Ketahui

by Roro Dyiah

Penyakit DBD adalah penyakit yang ditandai dengan demam naik turun, DBD merupakan singkatan dari Demam Berdarah, pastilah ketika DBD akan ditandai dengan demam, selain itu DBD juga akan memiliki tanda-tanda bercak-bercah merah pada tubuh anda, ketika anda terserang DBD anda juga harus hati-hati dan segera diobati, karena bukan tidak jarang orang yang memiliki penyakit DBD terenggut nyawanya dengan kematian. DBD disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty, nyamuk ini berkembang biak di air terutama tampungan air yang sudah lama dan tidak pernah di bersihkan. Ada beberapa ciri untuk mengetahui itu nyamuk Aedes Aegepty ataukah bukan. (baca juga: fase demam berdarah)

Nyamuk penyebab DBD adalah Aedes Aegepty maka disini akan lebih membahas bagaimana ciri-ciri nyamuk Aedes Aegepty baik mulai dari ciri-ciri fisik sampai dengan ciri-ciri mereka tinggal. Mari kita simak ciri-ciri nyamuk DBD Aedes Aegepty :

  1. Berwarna hitam – Hampir setiap nyamuk berwarna hitam, dan memang itulah warna dari nyamuk, memang kebanyakan nyamuk memiliki warna yang hitam, jadi memang agak sulit jika melihat nyamuk dengan sekilas saja. Padahal hampir setiap nyamuk berwarna hitam, tentunya jika dilihat dari kejauhan akan sulit untuk diidentifikasi ataukah itu nyamuk penyebab DBD ataukah bukan. (baca juga: cara sederhana mengusr nyamuk)
  1. Belang-belang dengan warna putih – Memang pada dasarnya nyamuk berwarna hitam, tetapi bedanya jika nyamuk Aedes Aegepty penyebab DBD ini memiliki warna putih juga, jadi nyamuk Aedes Aegepty ini warnyanya blang-blang atau selang-seling dari putih hitam, putih hitam, putih hitam dan seterusnya. Sehingga hal inilah yang menjadi ciri khas dari nyamuk Aedes Aegepty. Tetapi meskipun sudah menjadi ciri khas tetap saja sulit untuk membedakan nyamuk Aedes Aegepty ataukah bukan. (baca juga: makanan untuk demam berdarah)
  1. Terbang bisa sampai 100 meter dari dia lahir – Biasanya nyamuk Aedes Aegepty hanya mampu terbang sejauh 100 meter dari mereka ditetaskan. Jadi kemungkinan ia akan hanya berada sekitar radius 100 meter dari sumber dimana ia menetas, sehingga dapat diketahui jika nyamuk Aedes Aegepty ini ada disekitar genangan air dan dekat di genangan air. (baca juga: bahaya demam berdarah)
  1. Membutuhkan darah 2 hari sekali (betina) – Untuk nyamuk betina biasanya lebih sering keluar dan mencari makan. Karena pada nyamuk betina Aedes Aegepty ini membutuhkan darah 2 hari sekali untuk mencukupi kebutuhan mankannya. Jadi dapat disimpulkan bahwa kebanyakan nyamuk ini akan keluar setiap hari dan akan mengganggu kita jika kita tidak menggunakan pelindung untuk menghindari dari nyamuk Aedes Aegepty. (baca juga: penyebab demam berdarah)
  1. Mengambil darah pada pagi dan sore – Biasanya nyamuk Aedes Aegepty mulai mencari makan dan mencari mangsa di pagi hari dan sore hari. Maka ketika waktu itu lebih baik anda menggunakan pelembab atau pelindung baik itu obat nyamuk ataupun obat yang dioleskan ke tangan untuk menghindari gigitan dari nyamuk demam berdarah ini. (baca juga: gejala demam berdarah pada anak)
  1. Berada ditempat yang gelap – Nyamuk Aedes Aegepty ini biasanya juga berada ditempat yang gelap, seperti tempat-tempat yang kotor, tetapi untuk berkembang biak menjadi banyak mereka memerlukan tempat yang berssih, jadi nyamuk ini meskipun berkembang pada genangan air dimanapun tetapi ia memerlukan air bersih untuk menetaskan telurnya dan menjadikannya nyamuk Aedes Aegepty. (baca juga: ciri-ciri demam berdarah)
  1. Hidup di sekitar bangunan – Nyamuk Aedes Aegepty biasanya hidup disekitar bangunan-bangunana yang ada. Terutama disekitar bangunan-bangunan yang memiliki genangan air yang cukup banyak, bahkan genangan air bersih sekalipun bila tidak dijaga dan dikuras dengan rutin dapat menjadi salah satu saran untuk perkembangbiakan nyamuk jenis Aedes Aegepty ini. Sehingga semakin jorok seseorang semakin orang itu mudah terkena DBD. (baca juga: gejala demam berdarah DBD)
  1. Tergantung di dalam rumah – Pagi rumah yang memiliki cukup genangan air dan tidakn dijaga dengan baik biasanya menjadi sarang nyamuk, jika anda sering  melihat nyamuk yang kecil dan berwarna selang seling antara warna putih dan hitam yang mengangtung dirumah itu kemungkinan adalah bagian dari nyamuk penyebab demam berdarah atau nyamuk Aedes Aegepty. Maka dari itu jika anda sudah menemukan hal tersebut anda harus bersegera untuk membasminya agar tidak menjadi sarang penyakit bagi diri anda. (baca juga: gejala demam berdarah)
  1. Umur nyamuk 2-3 bulan – Pada nyamuk Aedes Aegepty hanya memiliki umur sekitar 2-3 bulan saja, setelah umur 2-3 bulan ini nyamuk akan meninggal tetapi tentu nyamuk akan memiliki generasi-generasi yang baru, jadi bagaimanapun itu kita harus memiliki cara untuk membasmi dan menghancurkan bibit nyamuk Aedes Aegepty maupun nyamuk Aedes Aegepty itu sendiri. (baca juga: cara mencegah demam kuning)
  1. Berkembang biak di tempat bersih – Memang nyamuk Aedes Aegepty membutuhkan air genangan, baik air bersih ataupun kotor, namun jika untuk menetaskan telurnya ia membutuhkan air bersih paling tidak  2 hari berada di air bersih mereka akan menetas dan akan menjadi bibit nyamuk. Jadi diusahakan air bersih rapat ditutup dan jangan beri kesempatan pada nyamuk untuk masuk dan berkembang biak disana. (baca juga: cara mencegah demam berdarah)
  1. Jumlah telur 100 buah – Meskipun nyamuk  hanya bertahan 2 sampai 3 bulan tetapi ternyata ketika nyamuk menetaskan teluranya telur itu bisa berkisar sampai 1000 buah telur. Sekali saja telur itu menets bersamaan tentu juga akan memakan korban yang cukup banyak bagi demam berdarah ini. (baca juga: bahaya obat nyamuk elektrik)
  1. Warna telur hitam – Memang penting mengetahui ciri-ciri dari nyamuk Aedes Aegepty penyebab demam berdarah ini, tetapi yang tidak kalah penting adalah anda juga harus mengetahui ciri-ciri dari telur nyamuk Aedes Aegepty salah satu ciri ciri dari telur nyamuk Aedes Aegepty adalah telur itu berwarna hitam, dan biasanya menggenang ditempat-tepat yang memiliki banyak air dan ditempat yang gelap. (baca juga: 8 bahaya obat nyamuk bakar dan semprot dari bahan pembuatannya)
  1. Ukuran telur 0,8 mm – Selain warna yang hitam, ukuran telur dari nyamuk Aedes Aegepty hanyal 0,8 mm, jadi memang ukuran telur ini sangat kecil sekali, bahkan terkadang sulit untuk dilihat dengan mata jika itu hanya satu saja. Namun biasany ketika masih telur, telur telur itu akan mengumpul jadi satu, sehingga akan lebih mudah untuk mengidentifikasinya. (baca juga: virus ebola)
  1. Dapat menetas setelah 2 hari terendam di air bersih – Untuk menetaskan telur nyamuk Aedes Aegepty ini membutuhkan waktu sekitar 2 hari saja dimana waktu 2 hari itu dibutuhakan perendaman telur pada air yang bersih sehingga dapat menetas dengan sempurna telur nyamuk Aedes Aegepty ini. (baca juga: ciri-ciri diabetes kering dan basah)
  1. Dapat menunggu air selama 6 bulan – Daya tahan pada nyamuk Aedes Aegepty ini juga cukup lama, dengan mereka tidak mendapatkan air selam 3 bulan saja mereka masih dapat bertahan hidup, batas ketahanan mereka untuk hidup adalah 6 bulan. Jadi dapat dibilang nyamuk jenis Aedes Aegepty ini memiliki ketahanan yang cukup baik. (baca juga: cara mencegah chikungunya)
  1. Gerakan lincah – Selain berbadan kecil dan juga berwarna selang-seling pada bagian tubuhnya. Nyamuk jenis Aedes Aegepty ini juga mampu bergerak dengan sangat lincah. Pada nyamuk Aedes Aegepty sangat pandai dalam mencari makanan atau darah. Jadi pembasmian untuk nyamuk jenis ini bukan hanya pembasmian saja tetapi juga harus dengan pencegahan.
  1. Ukuran 0,5 sampai 1 cm – Ukuran dari tetasan telur ini hanya sekitara 0,5 sampai dengan 1cm, jadi sangat pendek dan kecil sekali, wajarlah ketika mereka memiliki gerakan yang lincah ketik sudah menjadi nyamuk Aedes Aegepty
  1. Gerakan lamban dalam air – Ketikan nyamuk ini masih dalam air, dalam artian masih dalam bentuk kepompong nyamuk akan sulit untuk bergerak, bila disaat sudah menjadi nyamuk mereka memiliki gerakan yang lincah, namun ketika masih menjadi kepompong gerakan mereka di dalam air sangatlah lamban. (baca juga: cara meningkatkan trombosit penderita DBD)

Itulah ciri-ciri dari nyamuk Aedes Aegepty yaitu nyamuk penyebab DBD untuk itu ketika anda menemui nyamuk dengan ciri-ciri itu anda lebih baik segera membasmi nyamuk itu sehingga nyamuk tidak akan memiliki kesempatan untuk berkembang biak, dan juga tidak akan terserang penyakit DBD tersebut. Ada beberapa cara pula yang perlu anda ketahui agar anda tidak terkena penyakit DBD.

You may also like