12 Cara Pencegahan Akromegali Paling Ampuh

Akromegali merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena hormon pertumbuhan berlebihan. Penyakit akromegali menyebabkan kulit dan tulang yang berada di kepala tulang yang berada di wajah tulang yang berada di lengan dan juga tulang yang berada di kaki tumbuh lebih cepat daripada tulang-tulang yang berada di tubuh. Penyakit ini jarang terjadi, biasanya Penyakit ini terjadi pada laki-laki maupun perempuan yang berumur sekitar dewasa paruh baya. Penyakit ini akan menyebabkan komplikasi yang serius ketika tidak segera ditangani oleh dokter. Ketika anda sudah mengalami gejala penyakit aaa seperti terjadinya penebalan pada area kulit, pertumbuhan rambut berubah menjadi kasar, terjadi radang sendi, tekanan darah semakin tinggi dan terjadi masalah saraf terjepit khususnya terjadi masalah saraf terjepit pada saraf yang keluar dari tulang belakang. Hal ini disebabkan karena ukuran tulang yang mengalami pembesaran dan menyebabkan akar saraf keluar dari medula spinalis kemudian menyebabkan saraf terjepit. Jika anda sudah mengalami gejala-gejala seperti yang telah dijelaskan di atas maka anda harus segera melakukan pengobatan dan juga pencegahan agar penyakit aaa ini tidak semakin parah. Adapun cara mencegah terjadinya penyakit aaa ini adalah sebagai berikut

Pencegahan akromegali

Cara mencegah agar penyakit akromegali tidak semakin parah adalah dengan sesegera mungkin melakukan pengobatan sesuai rekomendasi dokter. Adapun jenis pengobatan untuk pencegahan terjadinya penyakit akromegali yang semakin parah adalah sebagai berikut

1. Terapi untuk anggota gerak

Terapi untuk anggota gerak dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit akromegali yang semakin parah. Penyakit akromegali harus segera diatasi sedini mungkin agar penyakit akromegali tidak semakin parah dan tidak menimbulkan berbagai komplikasi-komplikasi lainnya.

Terapi yang baik untuk kesehatan

2. Diagnosis dini dan terapi untuk tumor

Diagnosis Dini dan terapi untuk tumor dilakukan untuk mengurangi produksi hormon pertumbuhan yang berlebih. Sehingga dengan mendiagnosis sedini mungkin anda dapat mencegah terjadinya penyakit akromegali. Seseorang yang akan melakukan diagnosis terhadap tumor yang menyebabkan akromegali dapat mengunjungi dokter spesialis endokrinologi. Yang di mana dokter spesialis endokrinologi adalah dokter spesialis yang menangani khusus masalah hormon. (baca juga : cara pencegahan tumor otak dan efek operasi tumor parotis)

3. Pembedahan untuk pengangkatan tumor

Penyakit akromegali dapat disebabkan karena seseorang mengidam penyakit tumor. Untuk mencegah terjadinya akromegali Anda dapat melakukan pembedahan untuk pengangkatan tumor yang berada di kelenjar hipofisis. Pengangkatan ini bisa dilakukan melalui hidung atau pun di atas bibir. Kamu jangan khawatir karena pengangkatan ini tidak akan meninggalkan bekas.

4. Proton Beam Terapi

Penyakit akromegali dapat dicegah dengan melakukan proton bean therapy. proton bean therapy merupakan terapi yang ditargetkan pada bagian tumor yang menyebabkan terjadinya penyakit ini. Bagi Anda yang melakukan terapi ini jangan khawatir karena paparan radiasi saat melakukan terapi ini tidak akan berdampak pada jaringan norma lainnya. Sebab Sinar terapi ini akan diberikan secara bertahap sampai pengobatan selesai.

5. Terapi Radiasi Konvensional

Terapi radiasi konvensional merupakan salah satu jenis terapi yang dimana terapi tersebut dilakukan selama 4 sampai 6 minggu. Terapi ini dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati penyakit akromegali. Namun seseorang yang melakukan terapi ini akan memperoleh efek samping setelah 10 tahun menjalani terapi.

baca juga :


6. Agonis Dopamin

Biasanya terapi obat ini akan diberikan pada penderita akromegali dengan tujuan agar kadar GH dan kadar IGF-I dapat diturunkan. Dengan melakukan terapi ini akan membantu untuk memperkecil ukuran tumor penyebab akromegali.

7. Operasi

Operasi merupakan salah satu cara pencegahan melalui pengobatan untuk menghindari terjadinya akromegali semakin parah. Operasi ini dilakukan untuk mengangkat tumor yang menyebabkan akromegali terjadi. Meskipun biayanya yang mahal namun operasi akromegali merupakan salah satu pengobatan terbaik yang dapat dilakukan. Selain operasi dapat mencegah terjadinya akromegali ternyata operasi juga dapat menyembuhkan beberapa penyakit lain seperti operasi batu empedu, tetapi perlu diketahui pula bahwa operasi meiliki efek samping seperti efek samping operasi batu empedu, efek samping operasi plastik dan efek samping operasi amandel

8. Radioterapi

Salah satu Pencegahan Akromegali yaitu dengan radioterapi. Radioterapi merupakan radiasi eksternal yang berfungsi untuk mengecilkan tumor yang ada di dalam tubuh. Radioterapi biasanya dilakukan ketika seseorang yang menderita Penyakit ini sudah tidak memungkinkan untuk melakukan operasi. Radioterapi merupakan salah satu cara yang biasa digunakan setelah pilihan operasi tidak memungkinkan.

9. Pegvisomat

peksi Somad merupakan salah satu obat yang dapat digunakan untuk penderita akromegali. Obat ini akan membantu penderita akromegali mencegah efek yang terdapat di jaringan tubuh. Teks Roman ini juga merupakan salah satu solusi untuk pasien yang dimana pasien pasien tersebut tidak bisa disembuhkan dengan beberapa cara pengobatan akromegali lainnya.

10. Mengkonsumsi obat-obatan

Mengkonsumsi obat-obatan seperti cabergolin, pergolide, bromocriptine, octrotide, pegvisomat. Akan membantu anda untuk menurunkan tingkat hormon pertumbuhan. Sehingga bagi Anda yang tidak menginginkan terapi menggunakan radiasi Anda dapat mengkonsumsi obat-obatan diatas. Obat-obatan di atas dapat diberikan secara oral maupun diberikan secara injeksi.


11. Arginin

Terapi arginin dapat berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan yang ada didalam tubuh seperti cairan Urea dan cairan Kreatinin. Selain itu terapi arginin juga membantu untuk menyembuhkan luka, pertumbuhan rambut, dan merelaksasi pembuluh darah. Arginine juga dapat digunakan untuk mengevaluasi cadangan-cadangan hormon pertumbuhan pada seseorang yang menderita penyakit akromegali. Namun bagi Anda yang sedang hamil atau memiliki penyakit stroke penyakit hati dan penyakit ginjal harus menghindari penggunaan arginin.

12. Radiosurgery Stereotaktik

Terapi ini merupakan salah satu jenis terapi radiasi yang berfungsi untuk mengembalikan tingkat GH dalam keadaan normal. Terapi radiasi ini tidak direkomendasikan untuk semua orang. Jadi anda dapat melakukan terapi radiasi lainnya. Biasanya dokter akan merekomendasikan terapi radiasi Apa yang akan anda gunakan untuk mengobati dan menyembuhkan penyakit akromegali. Dokter akan merekomendasikan terapi apa yang akan digunakan tergantung di mana letak tumor penyebab akromegali dan seberapa besar tumor penyebab akromegali tersebut.

Baca juga:

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit aaa. Semoga kita dapat terhindar dari berbagai penyakit yang tidak diinginkan.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Friday 18th, August 2017 / 04:39 Oleh :
Kategori : Akromegali