4 Gejala Ablasio Retina – Diagnosa dan Pengobatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Gejala Ablasio retina belum diketahui masyarakat banyak bahkan masyarakat pun tidak tahu apa itu ablasio retina. Ablasio retina merupakan suatu kondisi dimana bagian retina sensoris lepas dari epitel pigmennya (RIDE). Kondisi ini merupakan gangguan pada mata yang sangat berbahaya meskipun lebih banyak dialami oleh orang yang sudah berusia paruh baya. Resiko orang menderita penyakit ablasio mata akan lebih besar pada para penderita rabun jauh atau yang juga disebut sebagai kelainan miopia dan orang yang memiliki riwayat penyakit ablasia retina.

Penyakit ablasio retina bisa juga disebabkan oleh adanya penyakit lainnya seperti halnya penyakit tumor atau karena adanya peradangan hebat yang dikarenakan oleh komplikasi dari penyakit diabetes. Penyakit ini harus segera diobati karena jika dibiarkan akan menjadi penyakit yang lebih serius diantaranya adalah menyebabkan memburuknya penglihatan bahkan dapat mengakibatkan kebutaan total. Alasannya adalah retina merupakan bagian di dalam mata yang tersusun dari sel-sel kecil dalam jumlah yang sangat banyak serta terdapat serabut saraf, retina merupakan hal penting dalam organ mata sebab berada di jalur penglihatan dan memegang peranan penting dalam hal penglihatan. Letak retina ini ada dibelakang persis lensa mata yang berfungsi sebagai pengambil gambar pada cahaya yang dipantulkan oleh cahaya yang masuk ke dalam lensa mata.

Penyebab Ablasio Retina

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena balasio retina :

  • Adanya Luka atau Sobekan di Retina

Penyakit ablasio retina ini lebih banyak terjadi pada kondisi adanya sobekan dan lubang yang ada di dalam retina mata. Luka pada retina ini bisa mempengaruhi kinerja retina di dalam organ mata sehingga daya penglihatan lama kelamaan akan menurun.

Baca : Bintik hitam di mata bagian putih  – Cara menjaga kesehatan mata 

  • Usia

Semakin bertambahnya usia seseorang, kemungkinan untuk mengalami penyakit ini akan semakin besar. Alasannya adalah orang yang sudah paruh baya atau tua semakin memiliki resiko untuk mengalami robekan atau luka di bagian retina mata. Kebanyakan robekan ada di bagian korpus vietrum. Korpus vietrum merupakan bagian yang sangat lunak menyerupai agar-agar dan sangat mudah lepas serta rusak terutama jika terjadi gangguan pada mata.

Gejala Penyakit Ablasio

Penyakit ini dibedakan menjadi dua macam yaitu sebagai berikut ini:

  • Ablasio retina traksi.
  • Ablasio retina ekskludatif.

Kedua jenis penyakit dari ablasio mata ini biasanya merupakan turunan dari penyakit lainnya yang sudah sampai menjalar ke dalam daerah mata. Oleh Karena itu jika anda mengalami suatu penyakit sebaiknya untuk segera memeriksakan diri karena bisa jadi hal itu bisa sampai dengan mengganggu penglihatan mata anda. Berikut ini adalah gejala ablasio retina yang harus anda ketahui :

  1. Floaters

Para penderita biasanya akan mengalami penglihatan floaters. Floaters merupakan keadaan dimana akan terlihat benda yang dilihatnya menjadi melayang-layang. Hal ini dikarenakan adanya kejadian mengkeruhnya bagian vitreus akibat masuknya darah ke dalam bagian viterus. Pasien juga akan melihat benda dimana benda itu berubah menjadi dua seperti orang yang terkena minus.

Baca : Cara mengobati mata minus  – Bahaya mata minus tanpa kacamata  – Cara merawat mata agar minus tidak bertambah besar 

  1. Photopsia

Penderita juga akan mengalami photopsia atau yang juga disebut sebagai light flash. Kondisi ini ditandai dengan adanya sebuah kedipan ringan namun efeknya akan seperti melihat sebuah kilatan cahaya di depan mata. Biasanya kedipan ini sangat mengganggu dan bisa membuat penderita menjadi silau dan kaget tanpa ada sebab yang jelas.

Photopsia juga bisa terjadi pada orang yang kurang tidur dan kelelahan, mata yang lelah akan sering melihat kilatan cahaya atau bayangan hitam. Oleh sebab itu untuk menjaga mata tetap sehat diharapkan jangan sering bergadang karena efeknya sangat buruk.

Baca : Penyakit akibat kurang tidurBerkeringat saat tidur  – Bahaya bangun tidur langsung mandi

  1. Mata Seperti Tertutup Tirai

Kondisi atas gejala dari penyakit ablasio retina ini juga ditandai dengan keadaan mata yang tertutup seperti tirai yang semakin lama semakin luas. Penglihatan pada keadaan ini semakin menurun drastis sehingga mengganggu pandangan. Apalagi jika semakin banyak bagian retina mata seperti tertutup tirai.

  1. Munculnya Parabola

Di dalam mata penderita juga akan terjadi seperti layaknya parabola yang menutupi bagian mata. Parabola ini mirip dengan penderita katarak  yang di bagian matanya terdapat bagian putih menutupi bagian mata yang hitam.

Baca : Gejala katarak  – Cara mengobati katarak  – Cara mencegah katarak

Cara Diagnosa Ablasio Retina

Jika anda mengalami gejala dari penyakit ablasio retina mata seperti yang sudah dipaparkan di atas maka sebaiknya anda harus segera memeriksakan diri anda ke dokter. Pemeriksaan sejak dini sangat bagus dilakukan untuk bisa mengetahui jenis penyakit apa yang sedang anda deirita, mungkin saja anda ternyata mengalami penyakit lainnya yang mungkin saja gejalanya hampir sama dengan penyakit ablasio mata.

Diagnosa yang tepat juga akan memberikan langkah pengobatan yang tepat dan benar. Jika diagnosa tepat maka pengobatan yang dilakukan pun bisa secara maksimal. Nah berikut ini ada beberapa prosedur yang bisa dilakukan untuk mendiagnosa apakah anda terkena penyakit ablasio retina mata atau tidak :

  • Dengan melakukan tes oftalmoskopi direct dan indirect
  • Melakukan tes ketajaman mata dengan menggunakan berbagai huruf yang besar dan kecil pada jarak tertentu
  • Melakukan tes refraksi
  • Melakukan tes respon pupil mata
  • Tes yang fokus pada pendeteksian adanya gangguan pada pengenalan warna
  • Melakukan pemeriksaan split lamp
  • Melakukan tes pada tekanan intraokuler
  • Melakukan USG mata supaya bisa merekam apa saja yang terjadi di dalam mata
  • Melakukan tes angiografi fluoresensi
  • Melakukan tes elektroretrinogram
  • Melakukan operasi bedah mata

Pengobatan Ablasio Retina

Setelah anda melakukan diagnosa mata dengan dokter spesialis mata dan penyakit mata anda adalah balasio retina maka diperlukan langkah pengobatan yang tepat. Pengobatan akan menyesuaikan dengan penyebab dari penyakit tersebut. Pengobatan juga akan dilakukan dengan melihat kondisi kesehatan yang sedang anda miliki, misalnya jika anda sedang mengalami penyakit lainnya juga harus dipertimbangkan apakah pengobatan tersebut akan memperparah penyakit lainnya tersebut atau tidak. Berikut ini adalah beberapa prosedur pengobatan yang bisa dilakukan oleh pasien ablasio retina mata.

  • Operasi

Operasi kebanyakan menjadi pengobatan medis untuk mengatasi berbagai macam penyakit mata khususnya katarak. Operasi ablasio retina menyesuaikan dengan luas atau tidaknya area retina mata yang terkena hal tersebut. Operasi juga akan melihat seberapa tingkat keparahan dari penyakit ablasio mata yang diderita. Namun dari keseluruhan jeni operasi biasanya akan menuju pada satu hal yaitu mendekatkan bagian retina mata dan lensa mata supaya tetap melekat karena bagian pelekatnya mengalami sobekan dan gugur.

Pada prosedur ini bisa menggunakan bantuan silicon untuk mengeratkannya. Operasi juga akan menghilangkan jaringan parut yang sudah robek dan rusak sehingga tidak akan memperparah keadaan lagi nantinya.

  • Prognosis

Pengobatan prognosis ini dilakukan setelah prosedur operasi dilakukan. Jadi, setelah retina mata dan lensa mata sudah berhasil didekatkan kembali seperti sedemikian rupa maka yang akan menjadi pertanyaan adalah apakah penglihatan akan menjadi lebih baik atau tidak? penglihatan biasanya akan pulih dalam waktu 6 bulan lamanya setelah operasi dilakukan.

Demikian informasi mengenai gejala penyakit ablasio retina mata yang perlu diwaspadai. Semoga bisa menambah pengetahuan bagi anda dan diharapkan anda juga selalu menaruh perhatian yang lebih pada kesehatan mata supaya menjadi lebih baik lagi dan lebih sehat lagi.

fbWhatsappTwitterLinkedIn