15 Jenis Sayuran untuk Asam Urat dan Kolesterol Paling Aman Dikonsumsi

Mungkin saat ini Anda atau orang-orang terdekat Anda sedang mengalami gangguan gejala asam urat tinggi maupun bahaya kolesterol LDL tinggi? Jika iya, tentu berbagai upaya akan Anda lakukan agar gangguan tersebut segera bisa teratasi dengan baik, karena jika tidak maka bisa menimbulkan berbagai kondisi yang lebih parah, seperti ancaman ciri-ciri diabetes dan penyakit berbahaya lainnya. Lalu bagaimana cara agar kadar gejala asam urat maupun kolesterol dalam tubuh memiliki frekuensi yang stabil dan normal?

Pada dasarnya ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga agar kadar asam urat dan kolesterol dalam tubuh kita tetap dalam kondisi yang normal, hanya saja terkadang kitalah yang enggan dan ragu untuk menerapkannya dalam kehidupan kita. Sebelum mengetahui cara atau langkah agar kadar asam urat dan kolesterol kita tetap normal, ada baiknya jika kita tahu terlebih dahulu seperti apakah gambaran kedua hal tersebut.

Asam Urat

Banyak orang yang salah kaprah dengan menganggap bahwa asam urat merupakan suatu penyakit, padahal sebenarnya asam urat merupakan sebuah senyawa alami yang dihasilkan oleh tubuh kita. Terbentuknya asam urat adalah dari proses penguraian zat purin yang berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi seperti daging merah, hati, kacang, dan beberapa jenis makanan lainnya. Selanjutnya, zat tersebut akan di bawa oleh darah ke ginjal untuk proses penyaringan, dan sisa-sisanya akan dibuang dari tubuh melalui urine. (baca juga: pantangan asam urat)

Berikut ini daftar tentang kadar normal asam urat dalam tubuh kita :

  • Laki-laki = 3,4 – 7,0 mg/dl
  • Perempuan = 2,4 – 6,0 mg/dl
  • Anak-anak = 2,0 – 5,0 mg/dl

Ketika kadar asam urat dalam tubuh kita berada pada angka normal, maka hal itu tidak akan menimbulkan masalah. Akan tetapi ketika ginjal tidak mampu membuang asam urat dari tubuh, sementara tubuh kita memproduksinya dalam jumlah yang besar, maka hal ini dapat memicu terbentuknya kristal-kristal natrium urat pada sendi maupun daerah di sekitar sendi, yang akhirnya akan mengakibatkan terjadinya peradangan yang menyakitkan, inilah yang selanjutnya disebut sebagai penyakit bahaya rematik asam urat (gout). Selain itu, penumpukan asam urat juga bisa membentuk gumpalan keras yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada tulang rawan sendi, maupun tulang di sekitarnya. Gumpalan keras tersebut diamakan tofi. Dan jika kondisi seperti itu terus berlanjut tanpa adanya penanganan, maka akan mengakibatkan kerusakan pada nyeri sendi lutut yang sifatnya permanen dan hal itu bisa berakibat pada timbulnya rasa kaku dan sakit pada sendi.

Beberapa gejala penyakit asam urat, di antaranya :

  • Timbulnya rasa nyeri pada sendi, terutama pada kaki
  • Kesulitan berjalan
  • Persendian terlihat kemerahan

Kolesterol

Bagi sebagian orang, kata penyebab kolesterol tinggi bisa membuat mereka berfikiran tentang suatu hal yang negative. Kolesterol dianggap sebagai suatu penyakit yang berbahaya. Sama halnya seperti asam urat, pikiran tersebut adalah salah, karena sebenarnya ciri-ciri kolesterol tinggi merupakan salah satu zat yang diperlukan oleh tubuh kita. ini merupakan komponen penting dalam proses pembentukan vitamin D, asam empedu, serta hormon steroid. Akan tetapi yang perlu diingat adalah bahwa kadar kolesterol dalam tubuh kita harus berada pada tingkat yang normal, karena jika kadar kolesterol dalam darah terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, seperti serangan jantung, jenis-jenis stroke, diabetes, hipertensi, dan berbagai penyakit lainnya.

Berikut ini daftar kadar normal kolesteol dalam tubuh kita :

  • Kadar Kolesterol total                 = < 200 mg/dl
  • Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) = < 100 mg/dl
  • Kadar HDL ( High Density Lipoprotein) = > 50 mg/dl

Demikianlah gambaran tentang asam urat dan kolesterol dalam tubuh kita. agar terhindar dari resiko akibat kadar asam urat serta kadar kolesterol yang abnormal, maka sebaiknya kita selalu menjaga agar kadar asam urat maupun kolesterol dalam tubuh kita tetap normal. Salah satu caranya adalah dengan menjaga asupan nutrisi yang berasal dari makanan yang kita  makan, seperti dari sayur-sayuran. (baca juga: akibat kekurngan kolesterol)

Berikut ini beberapa jenis sayuran yang baik untuk menjaga agar kadar asam urat dan kolesterol dalam tubuh kita.


1. Seledri

Biasanya kita menjumpai daun seledri sebagai salah satu bahan olahan makanan, seperti sup, pasta, salad, dan berbagai olahan lainnya. Selain menyedapkan masakan, ternyata banyak khasiat yang terkandung di dalam daun seledri seperti untuk mencegah terjadinya infeksi di daerah kelamin serta bahaya infeksi saluran kencing. Selain itu, ternyata daun seledri juga berkhasiat untuk membantu menurunkan kadar asam urat serta kadar kolesterol dalam darah. Mengapa hal ini bisa terjadi?

  • Meskipun bentuknya kecil, akan tetapi kandungan vitamin C di dalam daun seledri jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kandungan vitamin C yang terdapat di dalam buah jeruk. Dan kandungan vitamin C inilah yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Cobalah untuk mengkonsumsi air rebusan daun seledri. Cara membuatnya adalah cukup dengan merebus daun seledri dengan segelas air hingga mendidih. Setelah dingin, minumlah ramuan tersebut. Lakukan hal ini setidaknya sekali dalam sehari. (baca juga: 34 makanan  yang mengandung vitamin C paling tinggi)
  • Dalam seledri (khususnya pada batang seledri) juga terkandung zat diuretik yang telah dipercaya mampu membuang kristal-kristal asam urat yang menumpuk pada sendi atau di daerah sekitar sendi. selain itu, kandungan anti-inflamasi yang terdapat dalam seledri dapat membantu penderita asam urat untuk mengurangi terjadinya pembengkakan dan timbulnya rasa nyeri pada daerah sendi.

2. Daun Salam

Selain sebagai bahan penyedap makanan, di dalam daun salam juga terkandung manfaat yang melimpah bagi kesehatan. Salah satunya adalah untuk menurunkan kadar asam urat dan kolesterol dalam darah. Daun salam bisa menghasilkan minyak essential yang di dalamnya terkandung komponen penting seperti eugenol serta metil kavikol yang dipercaya mampu mengatasi berbagai keluhan kesehatan, seperti menurunkan kadar asam urat serta kadar kolesterol.

Untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, Anda cukup merebus 10 hingga 15 lembar daun salam yang masih segar dengan air bersih kira-kira sebanyak 3 gelas. Perebusan sebaiknya dilakukan hingga kadar air tinggal 1 gelas saja. Diamkan hingga dingin, saring, lalu segera minum ramuan tersebut. Lakukan kebiasaan tersebut secara rutin.

Sedangkan untuk menurunkan kadar asam urat, cobalah untuk mengeringkan +/- 10 lembar daun salam. Lanjutkan dengan merebusnya menggunakan 10 gelas air hingga airnya tersisa 7 gelas saja. Setelah air rebusan dingin, segeralah meminumnya. Lakukan hal ini dengan rutin, agar asam urat dalam darah Anda segera turun. (baca juga: cara mengatas kolesterol tinggi)

3. Wortel

Wortel merupakan salah satu sumber pangan yang kaya akan kandungan nutrisinya, seperti vitamin A, vitamin K, folat, magnesium, serat, dan berbagai jenis nutrisi lainnya. Meskipun wortel bukanlah penghasil serat larut yang baik, akan tetapi menurut study terbaru telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi satu potong wortel mentah setiap hari di waktu sarapan akan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hingga 11%. Dalam karyanya yang berjudul The Women’s Encyclopedia  of Natural Medicine, seorang penulis yang bernama  Tory Hudson ND menyatakan bahwa wortel merupakan sayuran berwarna orange yang kaya akan serat tak larut. Fungsi serat tak larut itu sendiri adalah untuk membantu melancarkan sistem pencernakan serta mempercepat proses penurunan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, kandungan vitamin C dalam wortel berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi kolesterol jenis LDL dari proses oksidasi. Untuk mendapatkan manfaat dari wortel untuk menurunkan kadar kolesterol, Anda bisa mengolahnya menjadi jus atau bisa juga dengan diparut. Dan sebaiknya ampas sisa dari wortel tersebut tidak dibuang, akan tetapi dikonsumsi bersama dengan airnya.

Tidak hanya dapat menurunkan kadar kolesterol saja, akan tetapi kandungan serat dan vitamin C dalam wortel juga mampu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Jadi, bagi Anda yang memiliki kadar asam urat maupun kadar kolesterol yang tinggi, ada baiknya jika mulai mencoba rutin mengkonsumsi wortel.

4. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran berdaun hijau yang kaya akan manfaatnya bagi kesehatan. Diantaranya adalah dapat membantu menurunkan kadar asam urat serta kadar kolesterol dalam tubuh kita. mengapa demikian? Karena selain kaya akan berbagai macam nutrisi seperti zat besi, vitamin A, karbohidrat, dan berbagai nutrisi lainnya, brokoli juga kaya akan kandungan serat, asam amino, sulfur, dan juga vitamin C yang sangat baik untuk membantu proses penurunan kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu, kandungan serat dalam brokoli dan beberapa nutrisi di dalamnya seperti kromium dan potasium juga berpotensi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dari sayuran hijau ini adalah dengan cara dikukus terlebih dahulu atau juga bisa dimakan langsung sebagai salad. (baca juga: makanan untuk menurunkan asam urat)

5. Mentimun

Jenis sayuran berikutnya yang baik untuk asam urat dan kolesterol adalah mentimun, di mana ini merupakan jenis sayuran yang banyak sekali dibudidayakan di seluruh dunia. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam mentimun telah dipercaya mampu memberikan berbagai manfaat kesehatan, sehingga tak heran jika sayuran ini disebut sebagai makanan super.  Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran yang di dalamnya terkandung berbagai macam nutrisi penting, salah satunya adalah senyawa sterol yang sangat baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, mentimun juga menjadi sumber silika yang sangat baik, di mana senyawa tersebut dikenal mampu memperkuat jaringan ikat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan sendi. Jadi, bagi Anda yang sedang bermasalah dengan persendian,  cobalah untuk mengkonsumsi jus yang terbuat dari campuran mentimun dan wortel. Karena hal itu akan membantu Anda untuk menurunkan rasa nyeri akibat radang sendi, encok, sekaligus menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. (baca juga: obat asam urat)

6. Kentang

Ini merupakan sejenis umbi-umbian yang saat ini sudah populer sebagai makanan alternatif pengganti nasi. Selain saat akan kandungan nutrisi, kentang memiliki keistimewaan tersendiri, di mana ketika kentang diolah menjadi bentuk makanan apapun, kandungan nutrisi di dalamnya tidak akan hilang sedikitpun. Ada banyak sekali manfaat kesehatan yang dimiliki kentang, seperti untuk membantu menurunkan kadar kolesterol serta kadar asam urat dalam tubuh.

Kentang memiliki kandungan serat, potasium, serta kalori yang sangat baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol. Kandungan potasium yang dimiliki kentang dipercaya mampu menghancurkan adanya tumpukan kolesterol pada sistem pencernakan, khususnya pada peredaran darah kita.

Sedangkan untuk asam urat, kentang menawarkan zat anti radang seperti potasium dan vitamin B6 yang akan membantu untuk meringankan terjadinya pembengkakan akibat kelebihan kadar asam urat. Untuk menerapkannya, cobalah Anda mengkonsumsi kentang dengan cara di buat jus maupun dikonsumsi langsung dalam kondisi mentah.

7. Tomat

Tomat memiliki kandungan senyawa likopen yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh kita. likopen sendiri merupakan senyawa yang memberikan warna merah pada sayuran tersebut. Selain itu, tomat juga sarat akan kandungan vitamin B6 dan kalium yang dipercaya mampu membantu menurunkan kadar kolesterol serta kadar asam urat dalam tubuh. Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dari tomat adalah dengan cara dimakan langsung atau diolah menjadi jus.

8. Jagung

Jagung adalah salah satu jenis tanaman pangan yang telah banyak dibudidayakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Selain karbohidrat, jagung juga kaya akan nutrisi lainnya yang dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh kita. salah satu kandungan nutrisi yang terdapat dalam jagung adalah kalium, di mana kalium merupakan elektrolit yang dapat membantu mengatur serta menjaga kadar cairan yang ada dalam tubuh kita, sehingga organ-organ tubuh kita bisa berfungsi dengan baik. Selain itu, kandungan kalium dalam jagung juga bersifat diuretik, sehingga hal ini bisa membantu untuk melancarkan pembuangan air seni. Kondisi seperti ini nantinya akan berpengaruh terhadap penurunan resiko terjadinya infeksi pada saluran kemih, serta dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.

Selain kalium, jagung juga memiliki kandungan kandungan vitamin C, bioflavonoid, serta karotenoid yang akan dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam darah serta dapat membantu meningkatkan aliran darah dalam tubuh kita.

9. Bayam

Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang kaya akan kandungan lutein di dalamnya. Luthein merupakan senyawa yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Akan tetapi luthein juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Tapi bagi Anda yang bermasalah dengan persendian akibat asam urat, sebaiknya menghindari konsumsi jenis sayuran yang satu ini. Karena di dalam bayam juga terkandung zat purin yang disinyalir menjadi penyebab utama terjadinya penyakit asam urat (gout). Tapi tunggu dulu, jika Anda memiliki asam urat, cobalah untuk mengkonsumsi bayam-bayaman, atau yang biasa dikenal dengan nama cinong-cinongan. Tanaman liar yang memiliki nama ilmiah peperomia Pellucida ini dipercaya mampu mengatasi kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh. Anda bisa mengkonsumsi tanaman ini dengan cara diseduh atau juga bisa digunakan sebagai lalapan.

10. Peterseli

Sama seperti seledri, Peterseli juga sering kita temukan sebagai hiasan makan atau garnish. Mungkin ada yang beranggapan bahwa peterseli dan seledri adalah sama, akan tetapi anggapan itu salah. Peterseli dan seledri merupakan tanaman yang berasal dari genus yang berbeda. Peterseli berasal dari genus petroselinum, sedangkan seledri berasal dari genus apium. Peterseli merupakan jenis tanaman yang bisa diandalkan untuk mengatasi berbagai keluhan seperti kolesterol, asam urat, gejala anemia, dan berbagai keluhan kesehatan lainnya.

Menurut seorang ahli nutrisi dari American Naturopathic Medical Association yang bernama Dr. Denice Moffat menyatakan bahwa peterseli merupakan satu dari tujuh tanaman obat paling mujarab di dunia, selain jahe, oregano, kayu manis, kunyit, sage, dan bubuk cabai merah.

Peterseli memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap, seperti zat besi, kalsium, protein, asam folat, betakaroten, klorofil, antoksidan, antibakteri, vitamin A, vitamin B12, serta vitamin C. Sebagai antioksidan, peterseli memiliki peran preventif dalam pembentukan peroksida yang dapat menyebabkan kerusakan biologis untuk sel.

11. Lobak

Ini merupakan jenis sayuran yang memiliki bentuk yang mirip dengan wortel. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam lobak sangat beragam seperti  vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, vitamin E, minyak atsiri, betakaroten, niacin, mangaan, kolin, asam folic, zat besi, kalsium, asam oksalat, serat, serta fosfor. Seiring dengan banyaknya kandungan nutrisi tersebut, lobak juga menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Hal ini dikarenakan sifat diuretik yang dimiliki lobak sangatlah kuat. Ketika kita mengkonsumsi jus lobak, hal itu akan membantu mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh kita melalui urine. Selain itu, lobak juga kaya akan serat serta kandungan potasium yang sangat baik untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah. Jadi tunggu apalagi, jika Anda ingin terhindar dari kolesterol dan asam urat yang tinggi, maka mulailah untuk mencoba mengkonsumsi lobak.

12. Sawi Hijau

Sawi hijau merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat. Nama asing dari sayuran ini adalah mustard atau green mustard. Umunya, sayuran ini diolah dengan cara ditumis, oseng-oseng, atau digunakan sebagai pelengkap dalam hidangan mie, bakso, gado-gado, dan berbagai jenis makanan lainnya.

Di balik itu semua, ternyata sawi hijau menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh kita, di antaranya adalah berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol serta kadar asam urat dalam tubuh kita. hal ini dikarenakan adanya berbagai kandungan nutrisi seperti serat, vitamin C, vitamin E, beta karoten, kalium,  fosfor, zat besi dan kalsium yang mampu mencegah terjadinya oksidasi LDL dalam tubuh.

13. Sawi putih

Tidak hanya sawi hiaju saja, sawi putih pun juga berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dan asam urat dalam tubuh. Kandungan vitamin C, vitamin E, dan betakaroten yang ada pada sayuran ini dapat membantu mencegah terjadinya oksidasi kolesterol jahat (LDL). Dengan begitu bisa dikatakan bahwa dengan mengkonsumsi sawi putih, maka akan dapat membantu menurunkan resiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular. Selain itu, kandungan fitonutrient yang ada pada sawi putih juga dipercaya mampu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, yaitu dengan melancarkan saluran kecing, di mana asam urat nantinya akan keluar dari tubuh melalui air kencing.

14. Labu Kuning

Labu kuning memiliki rasa yang manis, dengan kulit yang tebal dan berwarna orange (kuning tua). Warna tersebut menandakan bahwa sayuran tersebut banyak mengandung betakaroten. Selain itu, labu kuning juga sarat akan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita, seperti serat, vitamin A, vitamin C, vitamin E, kalium, zat besi, selenium, zinc, dan berbagai nutrisi lainnya. Kandungan serat dalam labu kuning sangat baik untuk membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.

Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam sayuran tersebut juga sangat baik bagi kesehatan organ ginjal, di mana ginjal merupakan organ tubuh yang berperan penting dalam proses penyaringan makanan maupun minuman yang masuk ke dalam tubuh kita. dengan begitu bisa dikatakan bahwa labu kuning juga sangat baik untuk membantu mengontrol kadar asam urat dalam tubuh kita.

15. Serai

Serai adalah salah satu jenis tanaman herbal yang banyak kita jumpai di pekarangan maupun di kebun-kebun penduduk. Selain berguna sebagai penyedap masakan, serai juga banya memiliki khasiat bagi kesehatan kita. berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa serai memiliki sifat anti-hiperlipidemia serta anti-hiperkolesterolemia. Ini artinya bahwa serai merupakan tanaman herbal yang mampu mendukung terciptanya kadar kolesterol yang sehat, yaitu dengan mempertahankan tingkat sehat trigliserida serta mengurangi kadar LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh.

Selain itu, serai juga berfungsi memiliki sifat diuretik yang bertindak sebagai detoksifikasi bagi tubuh. Itu artinya bahwa serai akan dapat membantu mengeluarkan racun-racun darii dalam tubuh kita. melalui proses detoksifikasi yang terjadi tersebut, artinya berbagai organ tubuh kita termasuk hati dan ginjal akan terbebas dari racun-racun berbahaya, sehingga dengan demikian kadar asam urat dalam tubuh pun bisa terkontrol dengan baik.

, , ,
Oleh :
Kategori : Makanan Sehat