19 Fungsi Vitamin B6 bagi Kesehatan Tubuh

1751

Berbeda dengan vitamin lainnya, vitamin B mempunyai kelompok yang terdiri dari 8 jenis vitamin. Vitamin B kompleks terdiri dari vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, Vitamin B5, vitamin B6, vitamin B7, vitamin B9, dan vitamin B12. Setiap jenis vitamin B tersebut mempunyai fungsinya masing-masing bagi kesehatan tubuh. Seperti halnya dengan vitamin B6 yang mempunyai fungsi dan manfaat tersendiri bagi kesehatan tubuh.

Fungsi Vitamin B6 untuk Kesehatan

  1. Vitamin B6 dapat menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal jantung.
  2. Vitamin B6 meningkatkan serta menjaga kesehatan otak dan sistem saraf.
  3. Vitamin B6 dapat mengurangi risiko terjadinya insomnia atau kesulitan tidur. Hal ini tentunya berkaitan dengan kualitas tidur orang yang bersangkutan. Dampak lebih lanjut adalah memburuknya kesehatan hingga dapat meningkatkan risiko stres atau depresi.
  4. Vitamin B6 berfungsi untuk menghilangkan kecemasan. Kecemasan disini lebih terkait pada kondisi pra menstruasi.
  5. Vitamin B6 dapat mengurangi depresi. Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin B6 lebih rentan akan menunjukkan gejala depresi.
  6. Fungsi vitamin B6 lainnya adalah menurunkan risiko penyakit kanker. Asupan vitamin B6 yang cukup dalam tubuh akan menurunkan peradangan yang memicu pembentukan sel-sel kanker.
  7. Gangguan pencernaan dapat dihindarkan dengan asupan vitamin B6 yang cukup dalam tubuh. Pada beberapa kasus ditemukan bahwa orang yang menderita penyakit inflamasi usus ternyata mengalami kekurangan vitamin B6.
  8. Sama dengan fungsi vitamin B2 dan fungsi vitamin B7, vitamin B6 juga berperan dalam mengontrol permasalahan berat badan. Seseorang yang sedang menjalani diet disarankan untuk mencukupi kebutuhan vitamin B kompleks.
  9. Vitamin B6 berperan dalam mengatur keseimbangan gula darah. Hal ini akan mengakibatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2 akan semakin kecil.
  10. Fungsi vitamin B6 juga berperan dalam menjaga kepadatan dan kesehatan tulang. Bersama dengan kalsium, vitamin B6 akan mengurangi berbagai risiko kemungkinan cedera pada tulang.
  11. Sama dengan jenis vitamin B lainnya, vitamin B6 juga berfungsi menjaga kesehatan kulit. Kekurangan vitamin B6 akan menyebabkan kekurangan kolagen hingga mempengaruhi elastisitas kulit.
  12. Vitamin B6 melancarkan proses metabolisme dalam tubuh.
  13. Ketika tubuh sedang mengalami luka, vitamin B6 akan membantu dalam proses perbaikan jaringan.
  14. Bagi ibu hamil, fungsi vitamin B6 adalah dalam proses pembentukan energi. Selain itu, perkembangan otak, saraf, dan pembentukan sel darah merah juga akan dipengaruhi oleh kecukupan vitamin B6 ini. Pada trimester awal kehamilan, vitamin B6 juga dapat mengurangi rasa mual yang timbul.
  15. Vitamin B6 dapat pula mencegah terbentuknya batu ginjal. Fungsi vitamin B6 ini akan lebih optimal ketika vitamin B6 dikombinasikan dengan magnesium. Kombinasi ini akan berperan dalam menurunkan kadar oksalat di dalam urin.
  16. Vitamin B6 dapat pula berfungsi untuk mengurangi kerusakan rambut seperti rambut rontok.
  17. Vitamin B6 berperan dalam mengurangi gangguan pada kulit seperti munculnya jerawat dan juga eksim.
  18. Vitamin B6 membantu tubuh untuk terhindar dari berbagai macam penyakit seperti rematik, flu, sakit gigi, hingga gangguan saat haid.
  19. Bagi beberapa orang yang melakukan fitness, suplemen vitamin B6 akan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan performa ketika latihan.

Kebutuhan dan Sumber Vitamin B6

Setiap orang mempunyai kebutuhan vitamin B6 tersendiri. Biasanya, banyak sedikitnya kebutuhan vitamin B6 ini digolongkan berdasarkan usianya. Bayi dengan usia kurang dari 1 tahun mempunyai kebutuhan vitamin B6 sekitar 0,1 – 0,3 mg setiap harinya. Anak-anak dengan rentang usia 1 – 18 tahun akan membutuhkan vitamin B6 sekitar 0,5 – 1,2 mg setiap harinya. Orang dewasa akan membutuhkan asupan vitamin B6 sekitar 1,3 mg setiap harinya. Kondisi spesial dimiliki oleh wanita sedang menyusui karena membutuhkan asupan vitamin B6 yang lebih banyak, yaitu sekitar 1,9 – 2 mg setiap harinya.

Kebutuhan vitamin B6 ini dapat diperoleh dari suplemen vitamin B kompleks ataupun dari secara alami dari makanan yang mengandung vitamin B6. Beberapa makanan yang disarankan untuk dikonsumsi guna mencukupi kebutuhan vitamin B6 dalam tubuh antara lain biji bunga matahari, daging ayam, daging sapi, bayam, beras merah, wortel, durian pisang, salmon, tuna, kacang-kacangan, dan beberapa jenis makanan laut seperti udang. Namun harus diperhatikan mengenai proses memasak makanan sumber vitamin B6 ini. Proses pemasakan yang tidak benar justru akan merusak kandungan vitamin B6 di dalamnya.

Akan tetapi sekarang ini vitamin B6 dalam bentuk suplemen lebih banyak dicari. Alasan utamanya adalah kepraktisan dalam mengkonsumsi. Namun sebenarnya harus diperhatikan mengenai kandungan kimia di dalamnya. Terutama untuk konsumsi ibu hamil, sebaiknya tidak memilih suplemen ini. Hal ini karena unsur kimia dari suplemen vitamin B6 ini akan ikut ditelan oleh janin di dalam kandungan. Risiko terberat dari hal ini adalah dapat menyebabkan keguguran, baik masa hamil muda atau hamil tua.

Akibat Kekurangan Vitamin B6

Sangat disarankan untuk mencukupi kebutuhan asupan vitamin B6 dalam tubuh. Hal ini untuk menghindarkan tubuh dari berbagai gangguan kesehatan. Kadar vitamin B6 yang kurang dalam tubuh justru akan menghilangkan berbagai fungsi vitamin B6 yang bermanfaat. Berikut beberapa akibat kekurangan vitamin B6 bagi kesehatan tubuh:

  • Tubuh menjadi cepat lelah karena sistem metabolisme tidak berjalan lancar
  • Proses penyembuhan luka berlangsung lebih lama
  • Meningkatkan risiko penyakit jantung hingga gagal ginjal
  • Mengalami gangguan pada kulit seperti kulit kering, bersisik, hingga pecah-pecah
  • Meningkatkan risiko cacat saat lahir
  • Sistem kekebalan tubuh menurun
  • Mudah terserang penyakit