Home Gizi & NutrisiVitamin Alpha Karoten: Pengertian – Fungsi – Efek Kekurangan dan Kelebihan – Sumber Makanan

Alpha Karoten: Pengertian – Fungsi – Efek Kekurangan dan Kelebihan – Sumber Makanan

by Septi Haryani

Alpha karoten merupakan salah satu bagian dari keluarga karotenoid. Sebenarnya, ada banyak jenis karotenoid yang bisa kita temukan dalam berbagai jenis makanan, di antaranya licopene, beta kriptosantin, beta karoten, lutein, zeasantin, achinone, capsantin, astasantin, dan juga cantasantin. Namun, dalam artikel kali ini, tidak semua jenis karotenoid akan dibahas. Kali ini kita akan membahas berbagai hal mengenai alpha karoten.

Alpha karoten memang tidak sepopuler beta karoen. Namun manfaat dari alpha karoten juga tidak kalah penting dibandingkan beta karoten. Alpha karoten merupakan salah satu jenis karotenoid yang paling berlimpah di dalam makanan. Tubuh kita mampu mengkonversi alpha karoten menjadi vitamin A untuk menjalankan berbagai fungsi. Jadi bisa dikatakan bahwa makin banyak asupan alpha karoten maka kadar vitamin A di dalam tubuh juga akan meningkat. Alpha karoten merupakan bentuk dari provitamin A.

Alpha karoten merupakan senyawa yang larut di dalam lemak. Maka dari itu, untuk menghasilkan penyerapan alpha karoten yang efektif di dalam tubuh kita membutuhkan asupan lemak. Biasanya, orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pencernaan lemak, seperti fibrosis kistik, operasi pengangkatan lambung, kekurangan enzim pankreas, dan juga gangguan hati akan kesulitan melakukan penyerapan senyawa alpha karoten secara maksimal.

Manfaat Alpha Karoten

Meskipun manfaat alpha karoten tidak sebanyak beta karoten, namun alpha karoten ternyata juga memegang berbagai peranan penting yang baik untuk menjalankan berbagai fungsi di dalam tubuh kita. Berikut beberapa manfaat alpha karoten bagi kesehatan tubuh:

1. Bahan Dasar untuk Memproduksi Vitamin A

Alpha karoten merupakan salah satu bagian dari karotenoid yang memiliki fungsi utama sebagai bahan dasar produksi vitamin A di dalam tubuh. Keberadaan alpha karoten di dalam tubuh akan dikonversi menjadi vitamin A. Karena itulah alpha karoten juga disebut sebagai provitamin A. Meskipun di dalam tubuh manusia alpha karoten tidak seefektif beta karoten sebagai prekursor vitamin A, namun untuk menjalankan fungsinya sebagai antioksidan alpha karoten tergolong lebih efektif.

2. Sebagai Antioksidan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, alpha karoten memang tidak seefektif beta karoten dalam proses produksi vitamin A. Namun, manfaatnya sebagai antioksidan dipercaya lebih efektif jika dibandingkan dengan beta karoten. Di dalam tubuh kita, alpha karoten yang berperan sebagai antioksidan akan mencegah dampak buruk radikal bebas. Radikal bebas merupakan limbah hasil metabolisme tubuh yang akan menyebabkan sel-sel tubuh mengalami kerusakan.

Akibat kerusakan sel tersebut, muncullah penyakit kanker. Dengan asupan alpha karoten secara cukup, dampak buruk radikal bebas, salah satunya kanker, dapat dicegah sejak dini. Tidak hanya itu saja, proses penuaan dini yang muncul sebagai akibat radikal bebas juga bisa dicegah. Mengkonsumsi makanan yang mengandung alpha karoten akan mencegah kerutan pada kulit, mencegah kulit kering, dan juga mencegah jerawat.

3. Mencegah Stroke

Tidak hanya berperan sebagai provitamin A dan sebagai antioksidan saja, alpha karoten juga memiliki peran mencegah munculnya penyakit stroke. Seseorang yang mengkonsumsi banyak alphakaroten akan memiliki kerusakan saraf yang lebih sedikit. Bahkan seseorang yang telah menderita stroke akan memiliki kesempatan yang untuk sembuh lebih tinggi dengan mengkonsumsi alpha karoten. Lemak di dalam tubuh seseorang akan teroksidasi dan menyebabkan stroke. Dengan mengkonsumsi alpha karoten, antioksidan akan membantu pencegahan oksidasi lemak di dalam pembuluh darah sehingga stroke dapat dicegah.

(Baca juga: penyebab stroke iskemik dan hemoragikpenyebab stroke hemoragikcara mencegah stroke)

4. Mencegah Penyakit Jantung

Fungsi alpha karoten sebagai antioksidan ternyata tidak hanya mencegah penyakit kanker saja. Selama ini, dampak buruk radikal bebas juga sering menyebabkan gangguan kesehatan lainnya, yaitu penyakit jantung. Antioksidan yang terkandung di dalam alpha karoten berperan besar mencegah kerusakan jaringan yang mampu menyebabkan penyakit jantung.

5. Menjaga Kesehatan Mata

Alpha karoten yang telah diubah menjadi vitamin A juga memegang peranan penting untuk menjaga kesehatan penglihatan. selain menjaga kesehatan mata, kandungan antioksidan dalam alpha karoten juga bermanfaat besar untuk mencegah infeksi ataupun gangguan kesehatan pada mata.

(Baca juga: cara menjaga kesehatan mata)

6. Mencegah Age-Related Macular Degeneration (AMD) dan Katarak

Degenerasi pusat retina mata atau makula merupakan penyebab utama terjadinya kebutaan pada orang-orang yang telah berusia lanjut. Pada orang-orang yang menderita katarak, biasanya proses operasi mampu mengobati penyakit katarak. Namun, pada AMD belum ada obat yang mampu mengobati gangguan penglihatan tersebut. Berdasarkan penelitian, asupan antioksidan, salah satunya alpha karoten, mampu menunda perkembangan AMD sehingga gangguan penglihatan dapat dicegah. Sementara itu, sinar ultraviolet dan oksidan yang menyebabkan kekeruhan dan biasa disebut dengan katarak mampu dicegah melalui asupan antioksidan secara cukup.

(Baca juga: cara mencegah katarakcara mengobati katarak)

Itulah 6 manfaat alpha karoten bagi kesehatan tubuh. Meski tidak seefektif beta karoten nyatanya asupan alpha karoten mampu memberikan manfaat yang tidak sedikit.

Dosis dan Efek Penggunaan Alpha Karoten

Hingga saat ini belum ada penentuan dosis yang paling tepat mengenai jumlah asupan alpha karoten terhadap tubuh. Namun, kasus mengenai asupan alpha karoten yang berlebih atau mungkin kurang hingga saat ini sangat jarang ditemui.

1. Efek Kekurangan Alpha Karoten

Kasus mengenai kurangnya asupan alpha karoten sangat jarang ditemukan. Meskipun alpha karoten merupakan salah satu komponen pembentuk vitamin A, namun kasus kekurangan asupan vitamin A lebih banyak ditemukan jika dibandingkan dengan kasus mengenai kurangnya asupan alpha karoten. Dari penjelasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa fungsi utama alpha karoten adalah komponen yang membentuk vitamin A dan juga sebagai antioksidan alami.

Jadi, meskipun asupan alpha karoten kurang, fungsi sebagai pembentuk vitamin A dan juga antioksidan bisa digantikan oleh senyawa lainnya, seperti vitamin A, beta karoten, vitamin C, dan juga komponen lainnya.

2. Efek Kelebihan Alpha Karoten

Asupan alpha karoten yang berlebih ternyata juga bisa menyebabkan berbagai dampak buruk bagi tubuh. Jadi bisa dikatakan, meskipun asupan alpha karoten terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh, namun jika berlebih ternyata justru tidak memberikan manfaat yang optimal. Tubuh yang memperoleh asupan alpha karoten berlebih biasanya akan menunjukkan gejala yang hampir serupa ketika mengkonsumsi makanan dengan kandungan vitamin A terlalu banyak. Hal tersebut tentu tidak salah sebab alpha karoten nantinya juga akan diubah menjadi vitamin A. Jadi, asupan alpha karoten berlebih juga akan menyebabkan dampak yang hampir sama dengan asupan vitamin A yang berlebih.

Kelebihan asupan alpha karoten bisa menyebabkan gangguan tubuh seperti kulit menguning, gangguan hati, dan juga penyakit kuning.Kondisi tersebut terjadi karena tubuh memiliki beban berlebih dalam mengkonversi alpha karoten menjadi vitamin A. Jika alpha karoten telah dikonversi menjadi vitamin A dan ternyata jumlahnya terlalu berlebih, tentu hati akan memiliki beban berlebih untuk menyimpan cadangan vitamin A. Akibatnya, muncullah gangguan tubuh yang mengindikasikan adanya gangguan pada fungsi hati.

(Baca juga: cara menjaga kesehatan hati)

Makanan Sumber Alpha Karoten

Alpha karoten merupakan senyawa yang mengandung falvonoid. Flavonoid tersebut merupakan komponen yang akan memberikan warna dan rasa pada sejumlah sayuran dan juga buah-buahan. Biasanya flavonoid tersebut akan memberikan warna oranye pada buah jeruk. Untuk memperoleh manfaat alpha karoten, Anda bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan berikut ini:

  • jeruk
  • labu
  • wortel
  • sayuran hijau
  • tomat
  • kubis
  • paprika merah
  • kacang hijau
  • kacang polong
  • brokoli
  • ubi jalar
  • asparagus
  • cantoloupe
  • apel
  • alpukat
  • peterseli
  • kale
  • melon
  • mangga

Itulah beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan alpha karoten. Meskipun alpha karoten mengandung antioksidan yang mampu mencegah berbagai jenis penyakit, namun sebaiknya Anda juga mengontrol asupan makanan yang mengandung alpha karoten setiap harinya.

You may also like