Stigmasterol : Pengertian – Manfaat – Efek pada Tubuh – Sumber Makanan

2980

Stigmasterol merupakan sebuah senyawa yang termasuk ke dalam golongan steroid. Lebih spesifiknya, senyawa ini masuk ke dalam golongan fitosterol sebagai bagian dari sterol. Jadi bisa dikatakan bahwa stigmasterol merupakan senyawa turunan dari fitosterol. Sedangkan fitosterol merupakan senyawa turunan dari sterol. Sterol dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu sterol nabati dan sterol hewani. Sterol nabati disebut dengan fitosterol, sedangkan sterol hewani disebut dengan sterol zoosterol. Fitosterol terdiri dari beberapa macam, yakni kampesterol, sitosterol, serta stigmasterol. Sementara itu, zoosterol terdiri atas terdiri atas hormon steroid dan kolesterol.

Dari penjelasan tersebut kita bisa mengetahui bahwa stigmasterol masuk sebagai golongan senyawa yang bisa kita jumpai pada berbagai macam makanan nabati. Secara struktur, stigmasterol sebagai salah satu jenis fitosterol memiliki bentuk yang hampir sama dengan kolesterol pada umumnya. Hanya saja, kebanyakan pendapat menyatakan bahwa kolesterol memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Sementara itu, stigmasterol, meskipun memiliki bentuk struktur yang hampir sama dengan kolesterol namun fungsinya di dalam tubuh bisa dibilang sangat berlawanan. Bahkan stigmasterol sebagai bagian dari fitosterol memiliki peran melawan dampak buruk kolesterol di dalam tubuh.

(Baca juga: perbedaan kolesterol dan trigliseridapenyebab kolesterol tinggi)

Fitosterol merupakan sterol tumbuhan. Di dalam tanaman, ditemukan lebih dari 250 jenis fitosterol. Stigmasterol termasuk dalam golongan fitosterol yang memiliki golongan 4-desmetil sterol. Selain stigmasterol, beberapa jenis fitosterol lainnya juga terasuk dalam golongan 4-desmetil, di antaranya kompasterol dan b-sitosterol.

Manfaat Stigmasterol

Sebagai bagian dari fitosterol, stigmasterol memiliki fungsi yang serupa dengan fitosterol. Lalu apa saja manfaat stigmasterol? Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung stigmasterol.

1. Pengaturan Hormon pada Perempuan

Berdasarkan beberapa penelitian, stigmasterol memiliki manfaat sebagai prekursor dalam proses pembuatan hormon progesteron. Hormon tersebut berkaitan erat dengan sistem reproduksi dan juga kesuburan pada perepuan. Progesteron memainkan peran fisiologis dalam membantu kinerja hormon estrogen di dalam tubuh perempuan. Tidak hanya itu saja, stigmasterol ternyata juga memegang peranan sebagai penengah dalam biosisntesis androgen, estrogen, dan kortikoid.

2. Mencegah Perkembangan Sel Kanker

Didasarkan pada beberapa penelitian, ternyata asupan makanan yang mengandung stigmasterol dapat mencegah perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Alasannya, stigmasterol memiliki struktur yang hampir sama dengan kolesterol namun memiliki sifat yang berlawanan. Di dalam tubuh kita, asupan kolesterol yang berlebihan bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Bahkan penumpukan kolesterol yang berlebih di dalam tubuh bisa menyebabkan obesitas. Kolesterol berlebih bisa dianggap sebagai racun oleh tubuh. Lama kelamaan, racun tersebut bisa berubah berbahaya hingga menyebabkan perkembangan sel kanker.

Stigmasterol memiliki cara kerja yang berlawanan dengan kolesterol jahat. Di dalam tubuh kita, stigmasterol berperan aktif mengurangi kadar kolesterol jahat dan menekan resiko pertumuhan sel kanker, termasuk di antaranya kanker ovarium, kanker prostat, kanker kolon, serta kanker payudara. Bisa dibilang, stigsterol memiliki fungsi sebagai zat anti karsinogenik atau anti kanker.

2. Mencegah Aterosklerosis

Arteroskelrosis merupakan proses proses penumpukan kolesterol jahat (LDL) di dalam pembuluh darah yang menyebabkan pengerasan atau plak di dinding pembuluh darah. Plak tersebut lama kelamaan bisa menyebabkan radang pada pembuluh darah dan memicu berbagai macam penyakit.

(Baca juga: bahaya kolesterol LDL tinggikolesterol LDL dan HDL)

3. Mencegah Penyakit Jantung

Sebagai bagian dari fitosterol, stigmasterol juga memiliki manfaat yang serupa dengan fitosterol, salah satunya adalah mencegah penyakit jantung. Seperti yang telah dijelaskan di atas, stigmasterol akan mencegah terjadinya pengerasan dan plak di dinding pembuluh darah. Padahal seperti yang kita tahu, penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh arterosklerosis bisa menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, dengan kata lain menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kondisi tersebut juga akan menyebabkan suplai darah dan oksigen ke jantung kurang sehingga muncullah permasalahan pada jantung atau kardiovaskuler seperti penyakit jantung koroner.

3. Meningkatkan Sistem Imun

Ternyata, stigmasterol juga memiliki peran dalam proses peningkatan sistem kekebalan tubuh. Strukturnya yang mirip dengan kolesterol jahat namun memiliki sifat yang berlawanan membuat stigmasterol aktif melawan dampak buruk asupan kolesterol jahat dalam tubuh. Meskipun jarang diketahui, kolesterol jahat ternyata juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Alasannya, kolesterol jahat akan meningkatkan resiko obesitas. Obesitas akan menekan fungsi sistem kekebalan tubuh sehingga sistem imun akan menurun. Namun, stigmasterol yang memiliki manfaat melawan kolesterol akan melawan dampak buruk tersebut sehingga sistem kekebalan tubuh/imun akan meningkat. Data lain menunjukkan, asupan stigmasterol akan menyeimbangkan kinerja kelenjar tiroid, yakni kelenjar yang memiliki peranan besar dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

(Baca juga: jenis-jenis penyakit autoimun)

4. Mencegah Penyakit Stroke

Sebagai salah satu perannya melawan zat karsinogenik dan juga kolesterol jahat dalam tubuh, stimasterol juga berperan besar mencegah perkembangan penyakit stroke. Penyakit stroke muncul karena aliran darah ke otak mengalami gangguan sebagai akibat adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Akibatnya pembuluh darah di otak pecah dan muncullah penyakit stroke.

(Baca juga: penyebab stroke hemoragikpenyebab stroke iskemikcara mencegah stroke)

5. Antioksidan

Selain mencegah berbagai macam penyakit di atas, stigmasterol juga memiliki manfaat sebagai antioksidan alami. Meskipun perannya sebagai antioksidan alami tidak sebesar peran karotenoid di dalam tubuh, namun, senyawa yang satu ini juga tidak boleh kita remehkan manfaatnya. Sebagai antioksidan alami, stigmasterol bermanfaat mencegah berbagai dampak buruk radikal bebas, seperti perkembangan sel kanker dan penuaan. Jadi bagi Anda yang takut akan keriput di usia muda maka Anda bisa mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan stigmasterol.

6. Mencegah Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes muncul sebagai akibat tidak normalnya produksi hormon insulin di dalam tubuh. Produksi hormon insulin dianggap tidak memnuhi jumlah yang ideal sehingga proses pemecahan glukosa terhambat. Akibatnya, kadar gula darah meningkat dan menyebabkan penyakit diabetes. Berdasarkan penelitian, asupan makanan yang kaya akan kandungan stigmasterol bisa meningkatkan produksi hormon insulin di dalam tubuh. alhasil proses pemecahan glukosa menjadi lebih optimal, kadar gula dalam darah juga akan menurun. Dengan kata lain, penyakit diabetes dapat dicega sejak dini.

(baca juga: penyebab diabetescara mencegah diabetes sejak dinicara mencegah gula darah naik)

Efek Asupan Stigmasterol bagi Tubuh

Hingga saat ini belum ada penelitian yang menentukan seberapa besar dosis atau pengaturan stigmasterol bagi tubuh yang paling tepat. Namun Anda tidak perlu khawatir sama sekali jika tidak mengkonsumsi stigmasterol atau justru terlalu banyak mengkonsumsi stigmasterol. Fungsi utama stigmasterol adalah melawan dampak buruk kolesterol jahat. Lantas apakah jika asupan stigmasterol kurang maka kolesterol jahat (LDL) akan meningkat terus? Tentu saja ya jika satu-satunya penangkal lemak jahat hanya berasal dari stigmasterol saja.

Namun nyatanya untuk melawan kolesterol jahat, stigmasterol bukanlah satu-satunya senyawa yang mampu menangkal kolesterol jahat tersebut. Berbagai macam senyawa lain seperti beta karoten, asam lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, omega 3, dan lain sebagainya juga berperan melawan dampak buruk kolesterol jahat. Jadi jika asupan stigmasterol kurang tubuh tidak akan mengalami gejala gangguan kesehatan yang serius selama asupan nutrisi lainnya terpenuhi dengan baik.

Bagaimana jika asupan stigmasterol berlebih. Bahayakah? Ternyata berdasarkan banyak penelitian yang dilakukan, asupan berlebih stigmasterol tidak memiliki dampak buruk sama sekali bagi tubuh. Justru asupan stigmasterol berlebih akan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam tubuh yang bermanfaat menangkal dampak buruk kolesterol jahat. Jadi semakin banyak asupan stigmasterol justru akan berdampak baik bagi tubuh. Jadi Anda tidak perlu khawatir meningkatkan asupan nutrisi yang satu ini. Belum ada penelitian yang membuktikan asupan berlebih stigmasterol mampu menimbulkan bahaya bagi tubuh.

Sumber Makanan Stigmasterol

Untuk mendapatkan manfaat stigmasterol, Anda bisa mendapatkannya dari beberapa jenis makanan nabati, seperti kacang kedelai, berbagai jenis kacang-kacangan lain, serta biji-bijian. Untuk mendapatkan manfaat stigmasterol, Anda juga bisa mengkonsumsi kombinasi menu berikut (dalam penyajian 200 kalori):

  • ketumbar dan sayuran mentah mengandung stigmasterol sebanyak 26 mg
  • coklat hitam batangan mengandung 15 mg stigmasterol
  • minyak dari kacang kedelai mengandung 13 mg stigmasterol
  • mayones mengandung 13 mg stigmasterol
  • margarin mengandung 11 mg stigmasterol
  • minyak sayur mengandung 11 mg stigmasterol
  • jagung mengandung 8 mg stigmasterol
  • dedaunan anggur mengandung 4 mg stigmasterol
  • kentang mengandung 4 mg stigmasterol
  • alpukat mengandung 2 mg stigmasterol
  • kacang-kacangan mengandung 2 mg stigmasterol
  • buncis mengandung 2 mg stigmasterol
  • minya jagung mengandung 2 mg stigmasterol
  • serai mengandung 2 mg stigmasterol
  • kacang pikan mengandung 1 mg stigmasterol
  • kacang almon mengandung 1 mg stigmasterol
  • sayuran hijau mengandung 1 mg stigmasterol

Itulah beberapa jenis asupan makanan yang mengandung stigmasterol. Sebagai bagian dari fitosterol, kandungan stigmasterol memang tidak begitu dominan. Bisa dibilang kandungan stigmasterol yang paling besar bisa Anda peroleh dari berbagai macam kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang almon. Sebagian juga bisa kita peroleh dari sayuran hijau dan juga buah-buahan.