Tokoferol Beta : Pengertian – Manfaat – Efek Kekurangan dan Kelebihan – Makanan

4726

Tokoferol beta merupakan salah satu bagian dari vitamin E. Dalam dunia medis dan juga biokimia, vitamin E juga sering disebut sebagai tokoferol. Vitamin E memiliki 4 komposisi pembentuk, di antaranya, alpha tokoferol, tokoferol beta, gama tokoferol, serta alpha tokotrenol. Alpha tokoferol merupakan komponen utama yang membentuk vitamin E. Dalam penyediaan pangan yang paling umum dengan kandungan vitamin E di dalamnya, alpha tokoferol menyumbang sekitar tiga per empat dari total jumal vitamin E seluruhnya. Sisanya adalah gamma tokoferol sebesar 20%, tokoferol beta dan alpha toktrinol menyumbang sekitar 5% dari jumlah vitamin E.

Sebagai bagian dari vitamin E, tokoferol beta merupakan sejenis senyawa yang larut di dala lemak. Karena senyawa tersebut tidak larut di dalam air, maka tokoferol beta bersama dengan vitamin E membutuhkan bantuan empedu hati sebagai sebagai pengemulsi minyak sehingga vitamin E dengan tokoferol betanya bisa dicerna oleh tubuh.

Manfaat Tokoferol Beta

Sebagai bagian dari vitamin E, tokoferol beta memiliki manfaat yang sama dan tidak dapat dilepaskan dari vitamin E itu sendiri. Adapun menfaat tokoferol beta adalah:

1. Antioksidan Alami

Tokoferol beta memiliki manfaat utama sebagai antioksidan alami untuk mencegah dampak buruk radikal bebas seperti perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sebagai antioksidan alami, tokoferol beta juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit sehingga kulit terbebas dari berbagai masalah seperti kulit kering, keriput, atau berminyak.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Asupan tokoferol beta juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut tidak lepas dari manfaat utama vitamin E yakni menangkal berbagai macam serangan penyakit dari luar.

3. Melembabkan Kulit

Tanpa harus menggunakan berbagai bahan kosmetik, Anda bisa meningkatkan asupan tokoferol beta untuk memperoleh kulit yang sehat terawat. Paparan sinar matahari bisa menyebabkan kulit kering dan keriput. Asupan tokoferol beta bermanfaat untuk menutrisi kulit sehingga kelembaban alaminya terjaga. Kulit juga terhindar dari ancaman penuaan dini.

(baca juga: penyebab penuaan dini)

4. Mengatasi Masalah Stretch Marks

Wanita sering bermasalah dengan masalah kulit yang satu ini, strecth marks. Sebenarnya stertch marks tidak menyebabkan rasa sakit, namun bagi orang-orang yang peduli penampilan tentu kondisi tersebut sangat mengganggu. Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda cukup meningkatkan asupan tokoferol beta. Tokoferol beta efektif untuk menghilangkan stretch marks dan juga meningkatkan nutrisi kulit.

5. Mencegah Tanda-tanda Penuaan

Semakin usia bertambah, produksi kolagen pada kulit akan semakin menurun sehingga kekencangan kulit juga berkurang. Tokoferol beta efektif untuk merangsang produksi kolagen sehingga tanda-tanda penuaan dini seperti kulit kendor, kulit kering, keriput, dan juga berminyak dapat dicegah.

6. Mencegah Kanker Kulit

Manfaat lain tokoferol beta adalah mencegah kanker kulit. Fungsi ini sebenarnya tidak lepas dari fungsi utama tokoferol beta sebagai antioksidan alami. Sebagai antioksidan alami, tokoferol beta akan menghindarkan bahaya radikal bebas dan juga ancaman radiasi sinar ultraviolet yang berpotensi menyebabkan kanker kulit.

7. Membersihkan Kulit

Ekstrak tokoferol beta yang terkandung di dalam vitamin E juga bermanfaat untuk membersihkan berbagai macam kotoran seperti debu, asap, dan juga kotoran lainnya dari kulit. Untuk membersihkan kulit, Anda cukup menggunakan ekstrak buah-buahan yang mengandung vitamin E.

(Baca juga: buah yang mengandung vitamin E tinggi)

8. Mempercepat Regenerasi Sel

Tokoferol beta juga bisa meningkatkan proses regenerasi sel. Jadi sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan akan segera tergantikan dengan sel yang baru melalui asupan tokoferol beta yang meningkat.

9. Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke

Asupan vitamin E yang mengandung tokoferol beta berkhasiat mengencerkan darah di dalam tubuh. Alhasil aliran darah menjadi lebih lancar sehingga berbagai penyakit yang disebabkan aliran darah kurang lancar seperti stroke dan penyakit jantung dapat dihindari.

(Baca juga: cara mencegah strokepenyebab stroke iskemik)

10. Mencegah Penyumbatan Pembuluh Darah

Sebagai antioksidan alami, tkoferol beta bermanfaat untuk mengurangi penyumbatan pada area pembuluh darah akibat plak yang disebabkan oleh lemak jahat (LDL). Alhasil, berbagai penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung koroner dapat dicegah.

(Baca juga: kolesterol LDL dan HDLbahaya kolesterol LDL tinggimakanan penurun kolesterol tinggi)

11. Merangsang Pertumbuhan Rambut

Asupan tokoferol beta juga berguna untuk merangsang pertumbuhan rambut. Asupan tokoferol beta ternyata dibutuhkan oleh kulit kepala sehingga pertumbuhan rambut lebih optimal. Jadi bagi Anda yang memiliki masalah dengan rambut rontok, maka asupan tokoferol beta bisa menjadi solusi tepat.

12. Mengurangi Kram Perut Saat Menstruasi

Sebagai bagian dari vitamin E, tokoferol beta juga bermanfaat mengurangi rasa nyeri saat haid. Asupan tokoferol beta akan membantu suplai darah dan oksigen ke rahim sehingga nyeri atau kram saat menstruasi berkurang.

Efek Kekurangan dan Kelebihan Tokoferol Beta

Asupan harian vitamin E, termasuk tokoferol beta yang paling sesuai adalah sekitar 10 sampai 30 mg. Jika kurang atau melebihi dosis tersebut, tubuh bisa mengalami berbagai gangguan.

Jika asupan tokoferol beta dalam bentuk vitamin E kurang, tubuh bisa menunjukkan beberapa gejala yang tidak baik, seperti:

  • Kerusakan sistem saraf dan otot. Kondisi tersebut terjadi sebagai akibat sel darah merah mengalami kerusakan, alhasil sistem saraf dan otot menjadi terganggu.
  • Gangguan penglihatan. Tokoferol beta di dalam vitamin E juga penting bagi kesehatan penglihatan. Jika kekurangan asupan ini, penglihatan akan terganggu.
  • Kelainan fungsi otak.
  • kelainan pada sistem reproduksi dan juga menyebabkan infertilisasi atau gangguan kesuburan.
  • Bayi lahir prematur karena tokoferol beta dalam vitamin E berguna untuk mendukung perkembangan janin dalam kandungan.
  • Kekurangan asupan tokoferol beta juga bisa menyebabkan penyerapan nutrisi di dalam usus terganggu.

Sementara itu, kelebihan asupan tokoferol beta dalam bentuk vitamin E juga bisa menyebabkan gangguan, di antaranya:

  • Masalah jantung sebagai dampak dari asupan tokoferol yang berlebih sebab tubuh menunjukkan reaksi keracunan vitamin E
  • Kekebalan tubuh menurun karena asupan tokoferol beta yang berlebih ternyata menyebabkan kemampuan sistem imun melawan penyakit justru terganggu.
  • Asupan tokoferol berlebih justru bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf otak dan membuat tingkat depresi meningkat.
  • Diare muncul karena asupan tokoferol melebihi dosis. Bahkan pada beberapa kasus, feses bisa disertai darah karena adanya pendarahan dalam.
  • Bayi lahir cacat. asupan tokoferol berlebih ternyata justru dapat merusak perkembangan organ janin ketika di dalam kandungan.

Sumber Makanan Tokoferol Beta

Untuk memperoleh manfaat tokoferol beta, anda bisa mengkonsumsi makanan yangg kaya akan kandungan vitamin E. Mengapa? Karena di dalam vitamin E pasti ada tokoferol beta. Jadi, untuk memperoleh manfaat tokoferol beta, Anda bisa mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin E seperti berikut ini:

  • Almond, dalam 100 gram menyediakan 2 mg tokoferol beta.
  • Biji labu menyediakan tokoferol sekitar 1,5 mg tokoferol beta.
  • Selada swis, dalam 100 gram menyediakan sekitar 1 mg tokoferol beta.
  • Mustard green, juga kaya akan kandungan folat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K.
  • Bayam, juga mengandung zat besi, folat, dan kalsium.
  • Turnip hijau mampu memenuhi kebutuhan tokoferol beta, vitamin E, vitamin A, dan vitamin C secara bersamaan.
  • Kemiri, mengandung tokoferol beta dan vitamin B.
  • Alpukat, mengandung vitamin E dan juga asam lemak tak jenuh yang baik bagi jantung.
  • Brokoli, mampu memenuhi 4% kebutuhan tokoferol harian Anda. Brokoli juga kaya akan serat dan juga beta karoten.

Itulah beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan vitamin E. Untuk memperoleh manfaat tokoferol beta, konsumsilah makanan yang mengandung vitamin E karena tokoferol beta merupakan bagian dari vitamin E.