9 Cara Mencegah Anak Agar Tidak Merokok dari orang Tua

4039

Semua orang tahu bahwa kebiasaan merokok sebenarnya bukanlah hal yang baik untuk dilakukan, terutama untuk kesehatan tubuh. Meskipun tidak dapat dipungkuri kalau merokok tetap saja menjadi kebiasaan yang banyak dilakukan semua orang, terutama oleh kaum pria dewasa. Kebiasaan orang dewasa inilah yang kemudian sering ditiru oleh kaum remaja bahkan anak-anak yang memiliki rasa keingintahuan tinggi dan penuh rasa penasaran untuk mencoba sesuatu yang baru, seperti merokok.

Kebiasaan merokok inilah yang harusnya dicegah oleh orang dewasa terhadap kaum remaja dan anak-anak agar tidak ditiru. Tindakan mencegah kebiasaan memang sangat penting untuk dilakukan mengingat apabila remaja dan anak-anak sudah terjerumus dalam dunia merokok akan sulit untuk dihentikan. Sebagaimana telah diketahui bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

Baca juga : Akibat Berhenti Merokok Secara Tiba-tiba

Banyak sekali alasan yang sebenarnya menjadi faktor mengapa seorang anak kemudian bisa menjadi seorang perokok, seperti meniru kebiasaan orang tua atau orang dewasa di sekitar, pergaulan, dan lain sebagainya. Namun sebagai orang tua atau orang yang lebih dewasa harusnya berusaha agar anaknya tidak menjadi seorang perokok walaupun dirinya sendiri adalah seorang perokok. Hal ini dilakukan agar sang anak tidak mengikuti jejaknya yang kurang baik, yaitu menjadi seorang perokok sehingga kesehatannya tetap terjaga sebagaimana mestinya.

Berikut beberapa usaha yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk cara mencegah anak agar tidak merokok, antara lain:

1. Lakukan Komunikasi

Kebanyakan dari orang tua biasanya enggan untuk mencari tahu tentang keadaan anak-anaknya secara mendetail terutama apabila sudah menginjak masa remaja karena dianggap sebagai individu yang sudah bisa mengambil keputusan sendiri dengan baik. Sehingga tak jarang remaja yang justru salah mengambil arti dengan kebebasan yang diberikan oleh orang tuanya dan bertindak seenaknya sendiri layaknya tanpa aturan, seperti merokok. Jadi, agar hal seperti itu tidak terjadi, maka lakukanlah komunikasi dengan baik antara Anda dan anak sehingga dapat memantau sejauh mana pekembangan sikap anak Anda dari masa remaja hingga dewasa.

2. Memberi Contoh Yang Baik

Apabila Anda ingin menyuruh anak agar menjadi baik, maka satu hal yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah memberikannya contoh yang baik, termasuk kebiasaan tidak merokok. Apabila Anda ingin mencegah anak agar tidak menjadi perokok, maka solusi paling ampuh yang bisa Anda lakukan adalah jangan merokok. Dengan demikian, anak Anda akan terjamin untuk tidak merokok karena meniru kebiasaan orang tuanya yang tidak juga memiliki kebiasaan merokok.

3. Hindari Merokok di Hadapannya

Apabila memberi contoh yang baik seperti tidak merokok agar anak Anda juga tidak merokok, tidak bisa Anda lakukan. Dengan kata lain, Anda merupakan perokok yang ingin mencegah agar anak Anda tidak menjadi perokok seperti Anda, maka hindarilah untuk merokok di hadapannya. Karena apabila orang tua melarang sesuatu hal untuk tidak dilakukan namun dirinya sendiri justru terang-terang melakukannya, maka biasanya perintah tersebut enggan untuk ditanggapi oleh anak Anda yang memang masih memiliki rasa ego tinggi. Oleh karena itu, hindarilah untuk merokok tepat di hadapannya apabila menginginkan anak Anda tidak menjadi seorang perokok. Jika memungkinkan untuk dilakukan, maka mulai kurangi dan hentikanlah kebiasaan merokok Anda.

Baca juga : Makanan Sehat untuk Paru Paru Perokok

4. Lakukan Pengawasan Dengan Baik

Sebagai orang tua yang baik, satu hal yang harus dilakukan karena merupakan kewajiban dan tanggung jawab terhadap anaknya ialah selalu melakukan pengawasan dengan baik terhadap anak. Pengawasan disini erat kaitannya dengan sikap, kebiasaan, dan perubahan keduanya yang pasti mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya usia. Namun dalam melakukan pengawasan pada anak janganlah terlalu mengekang dan mengikatnya, berikanlah juga sebuah kebebasaannya agar bisa membentuk kepribadian serta menggali bakatnya dengan baik dan optimal.

Tentu dalam pemberian kebebasan tersebut Anda harus tetap mengawasinya. Dalam arti, selama sikap dan kebiasaan yang dilakukannya merupakan sesuatu hal yang baik, maka Anda tidak boleh melarangnya. Hal ini sebagai bukti bahwa Anda memberikan kepercayaan kepadanya untuk melakukan suatu hal ingin dilakukannya, tentunya suatu hal tersebut masih dalam kategori yang baik dan wajar. Namun apabila sudah tidak seperti halnya merokok, maka Anda berhak untuk melarang serta memberikannya nasehat agar tidak melakukannya.

Baca juga : Bahaya Narkoba Dalam Berbagai Bidan & Jenisnya

5. Beri Pengetahuan dan Nasehat Baik Tentang Bahaya Merokok

Satu hal lain yang harus dilakukan oleh orang tua adalah selalu memberikan pengetahuan dan nasehat yang baik kepada anak-anaknya. Apalagi bila anaknya sudah memasuki masa remaja dan dewasa, yang mana merupakan proses baginya untuk membentuk kepribadian diri serta menggali dan mengasah bakat yang dimilikinya. Selalu berikanlah dukungan, dorongan, dan motivasi kepadanya untuk bisa melakukan hal-hal yang baik bagi dirinya sendiri, termasuk bagi kesehatannya.

Sedemikian sehingga apabila Anda menginginkan agar anak Anda terhindar dari kebiasaan merokok, maka berilah pengetahuan dan nasehat kepadanya yang baik tentang bahaya rokok yang tidak baik bagi kesehatan. Tentunya pengetahuan dan nasehat tersebut mudah diterima serta diterapkannya. Hindarilah kebiasaan merokok yang jelas tidak baik bagi kesehatan dimana Anda juga ingin mencegah agar anak Anda terhindar dari rokok.

Baca juga :

6. Tanamkan Rasa Percaya Diri Kepadanya

Menanamkan rasa percaya diri kepada anak juga bisa Anda lakukan agar ia terhindar dari kebiasaan merokok yang sudah jelas tidak baik untuk dilakukan, terutama bagi kesehatan. Dengan menanamkan rasa percaya diri yang positif pada anak akan membantunya untuk menolak ajakan-ajakan dari teman-teman yang tidak baik seperti halnya merokok. Tentunya di sini Anda juga harus mengajarkannya untuk tetap menghargai dan menghormati orang lain, seperti menghargai dan menghormati teman-temannya yang memiliki kebiasaan merokok. Dengan begitu, ia akan tahu bagaimana cara yang baik untuk menolak ajakan temannya untuk merokok tanpa harus menyakiti perasaan temannya tersebut.

7. Lakukan Diskusi Tentang Rokok

Melakukan diskusi bersama anak tentang rokok merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mencegahnya agar tidak menjadi seorang perokok. Tanyakanlah pendapatnya tentang rokok sambil memberi pancingan dan dorongan kepadanya untuk menghindari bahaya merokok yang tidak baik bagi kesehatan. Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik dalam diskusi tersebut sambil sesekali memasukkan pendapat dan saran Anda yang bisa membuatnya berpikir bahwa merokok memang bukan kebiasaan yang baik untuk dilakukan sehingga ia pun enggan untuk melakukannya.

Baca juga : Bahaya Tar pada Rokok

8. Beritahu Cara Yang Baik Untuk Berkata “Tidak” Tentang Merokok

Hal ini juga perlu diajarkan kepada anak selain menanamkan rasa percaya diri berkata “tidak” tentang merokok. Rasa percaya diri yang telah ditanamkan apabila digabungkan dengan cara yang baik untuk bisa berkata “tidak” yang berhubungan dengan pergaulannya untuk merokok akan menjadi pondasi sekaligus tameng yang kokoh baginya agar terhindar dari merokok. Kombinasi ini sangat penting mengingat pengaruh untuk merokok biasanya memang datang dari dunia pergaulan teman-temannya, terutama teman yang sebaya dengannya.

9. Ajarkan Kepadanya Untuk Bisa Berbicara Tentang Bahaya Merokok

Hal ini sebagai tindak lanjut agar ia mampu menanamkannya pada teman-teman pergaulannya yang memiliki kebiasaan merokok. Apabila ia memiliki keberanian untuk berbicara tentang bahaya merokok di hadapan teman-teman pergaulannya dengan cara yang baik, maka bukan tidak mungkin kalau teman-teman pergaulannya tersebut akan terpengaruh dengan perkataannya. Sedemikian sehingga mereka akan menghentikan kebiasaan merokoknya dan juga terhindar dari bahayanya. Meskipun dalam prakteknya, cara ini memang sulit sekali untuk bisa diwujudkan karena sifat ego para remaja yang tinggi. Namun tidak ada salahnya untuk dicoba mengingat suatu keberhasilan akan datang bila diawali dengan mencoba dan usaha yang sungguh-sungguh.

Baca juga :

Demikian beberapa hal yang bisa dilakukan untuk cara mencegah anak agar tidak merokok. Cegahlah karena mencegah lebih mudah dan lebih baik daripada mengobati. Dengan kata lain, mencegah anak yang belum menjadi perokok agar tidak merokok lebih mudah daripada menghentikan anak yang sudah menjadi perokok agar berhenti merokok. Dimana usaha Anda untuk mencegah akan jauh lebih mudah apabila dimulai dengan diri Anda sendiri. Dalam arti, usaha Anda untuk mencegah akan jauh lebih mudah apabila Anda sendiri tidak melakukannya. Jadi, apabila Anda ingin mencegah supaya anak Anda tidak merokok, maka usahakan kalau Anda juga bukan seorang perokok.

Hal ini dilakukan karena kecenderungan anak yang mengambil contoh dari orang tuanya, mulai dari sikap, sifat, dan kebiasaannya. Sedemikian sehingga orang tua yang merokok biasanya memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk menjadikan anaknya seorang perokok. Begitu pula sebaliknya, orang tua yang tidak merokok biasanya memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk dapat mencegah anaknya agar tidak menjadi seorang perokok. Meskipun ada juga sebagian kecil yang orang tuanya tidak merokok, tetapi anaknya justru menjadi seorang perokok. Ini bisa juga terjadi karena adanya faktor yang datang dari luar, seperti dunia pergaulan dengan teman-temannya, terutama teman-teman sebayanya.

Intinya, apabila Anda memang ingin mencegah supaya anak Anda tidak menjadi seorang perokok, maka lakukanlah usaha sebaik-baiknya. Lakukanlah cara-cara yang telah disebutkan dan dijelaskan dengan usaha yang sungguh-sungguh dan kemauan yang tinggi. Karena tanpa usaha yang sungguh-sungguh dan kemauan yang tinggi, maka keberhasilan yang Anda harapkan akan kecil peluangnya untuk dapat terwujud maupun tercapai.

Artikel terkait :