Home Tips KesehatanKesehatan Tulang Tulang Kering Sakit – Gejala, Penyebab, Diagnosa, Pengobatan dan Pencegahan

Tulang Kering Sakit – Gejala, Penyebab, Diagnosa, Pengobatan dan Pencegahan

by Erlita

Rasa sakit di sepanjang tulang kering disebutkan dengan istilah shin splints atau bidai tulang kering. Kondisi ini adalah suatu gangguan kesehatan di mana ada tekanan berulang di bagian tulang kering serta jaringan ikat yang diyakini sebagai penyebab utamanya. Jaringan ikat sendiri adalah jaringan dengan fungsi utama sebagai perekat otot pada tulang.

Bagi Anda yang jarang berolahraga, terutama olahraga lari, biasakan melakukan pemanasan dengan baik dan cukup lama. Ini karena olahraga larilah yang meningkatkan risiko bidai tulang kering atau tulang kering sakit, apalagi di awal melakukannya sewaktu kaki belum terbiasa dibuat berlari. Tak hanya itu, berlari di permukaan terjal dan keras pun bisa juga membuat Anda mengalami sakit di tulang kering.

Olahraga lari bukanlah satu-satunya yang mampu menaikkan risiko sakit dan nyeri di tulang kering. Tapi olahraga seperti bola basket, bulu tangkis, dan tenis pun mampu membuat seseorang terkena sakit tulang kering, khususnya saat ada gerakan mulai dan berhenti pada olahraga tersebut. Untuk dapat mengatasinya, kenali juga segala gejala faktor risikonya.

(Baca juga: penyembuhan tulang kering pertolongan pertama pada patah tulang)

Gejala Sakit pada Tulang Kering

Perlu diketahui bahwa letak dari tulang kering adalah di kaki bagian bawah dan rasa nyeri yang terjadi bisa dirasakan di sepanjang tulang yang membuat penderita menjadi tak nyaman. Hal ini bisa sangat mengganggu rutinitas, khususnya yang aktif menggunakan kaki.

Gejala paling utama dari sakit pada tulang kering adalah nyeri yang ada di bagian dalam sepanjang tulang. Namun pada beberapa kasus, ada pula penderita yang mengalami sedikit pembengkakan di bagian kaki bawah. Rasa sakit tersebut pun bisa saja meningkat dan semakin serius dari awal munculnya.

Ada juga beberapa orang yang baru merasakan sakit di bagian tulang keringnya ketika melakukan aktivitas. Ada pula sebagian orang yang mengalami nyeri sebelum maupun setelah melakukan aktivitasnya tapi justru saat sedang proses melakukannya malah tak terjadi apa-apa. Namun ada yang nyerinya terasa dari sebelum, selama dan sesudah melakukan aktivitas sehingga mampu menurunkan performanya.

Jangan sepelekan kondisi sakit pada tulang kering, walaupun kelihatannya gejala yang dialami tak begitu serius, yakni misalnya rasa sakit hanya muncul sebelum maupun sesudah aktivitas atau hanya selama melakukan kegiatan Anda. Nyeri bisa menjadi lebih parah bila didiamkan dan sebagai akibatnya, penderita pun tak akan mampu lagi melakukan aktivitas apapun karena geraknya sudah terbatas.

(Baca juga: penyebab kaki bengkok)

Faktor Risiko Sakit pada Tulang Kering

Sejumlah faktor risiko di bawah ini mampu meningkatkan potensi seseorang terkena sakit pada tulang kering selain dari faktor-faktor yang telah disebutkan sebelumnya.

  • Penggunaan sepatu olahraga yang kurang pas sehingga tak nyaman ketika dipakai bergerak.
  • Latihan militer
  • Obesitas atau berat badan yang lebih.
  • Pergelangan kaki tak begitu kuat dan cenderung lemah.
  • Otot betis terlalu kencang.
  • Permukaan kaki datar atau juga yang melengkung terlalu ke dalam.
  • Adanya jaringan penghubung otot betis ke tulang tumit yang kencang.

Sesudah mengetahui kemungkinan faktor risikonya berikut juga gejala dari sakit pada tulang kering, ada baiknya untuk segera ke dokter dan memastikan penyebab kondisi.

(Baca juga: obat linu pada tulang kaki)

Metode Diagnosa Sakit pada Tulang Kering

Setelah gejala dirasakan dan tulang kering terasa ada yang tak beres serta terlalu mengganggu, Anda bisa memeriksakannya ke dokter dan menempuh beberapa langkah diagnosa. Ketika tulang kering terus-terusan sakit dan tak kunjung membaik walau telah beristirahat dan juga makin parah, silakan langsung ke dokter saja.

Bahkan sangat dianjurkan juga supaya Anda secepatnya memeriksakan langsung kondisi bagian kaki apabila terjadi pembengkakan di mana bengkaknya makin besar atau juga disertai sensasi panas. Biasanya dokter akan melakukan beberapa hal di bawah ini sewaktu memeriksa:

  • Menanyai pasien. Dokter akan menanyai pasien lebih dulu tentang gejala yang muncul dan dialami. Begitu juga dokter akan mengajukan pertanyaan tentang aktivitas apa yang pasien lakukan sebelum rasa sakit timbul. Ini karena selalu ada kemungkinan bahwa rasa sakit muncul setelah melakukan beberapa kegiatan fisik yang cukup berat, termasuk jenis olahraga yang disebutkan sebelumnya.
  • Pemeriksaan fisik. Fisik pasien setelah itu akan diperiksa untuk melihat apakah ada tanda-tanda inflamasi di bagian tulang kering.
  • Pemindaian. Metode diagnosa dengan pemindaian seperti penggunaan X-ray kemungkinan juga diterapkan supaya hasil pemeriksaan yang didapat juga lebih detil. Hal ini juga menjadi pilihan dokter ketika ada kecurigaan rasa sakit tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.

(Baca juga: penyebab sakit tulang belakang)

Adapun kemungkinan-kemungkinan lain yang mampu menyebabkan rasa sakit di bagian tulang kering antara lain adalah kondisi semacam:

  • Penyakit Paget pada tulang.
  • Infeksi
  • Pasokan darah yang kurang ke kaki bagian bawah.
  • Radikulopati
  • Tulang kering retak
  • Hernia otot
  • Tumor
  • Sindrom kompartemen atau yang juga dikenal dengan kondisi bengkak pada otot yang disertai tekanan di bagian pembuluh darah serta saraf.

(Baca juga: makanan sehat untuk tulang dan sendi)

Cara Mengobati Sakit pada Tulang Kering

Tujuan dari pengobatan adalah membuat keadaan kembali seperti semula secara aman. Ketika melakukan aktivitas yang terlalu cepat, ini bisa membuat cedera lebih serius dan metode pengobatan RICE bisa Anda coba.

  • Rest – Anda disarankan untuk menjalani istirahat dengan menghindari aktivitas berat atau aktivitas yang berhubungan dengan gerakan kaki terlalu banyak supaya kondisi kaki tak makin serius.
  • Ice – Selain istirahat, penderita tulang kering yang sakit juga bisa menggunakan es sambil memijatnya selama kurang lebih 20 menit. Lakukan metode ini sehari 3 kali selama 2-3 hari atau juga bisa hingga rasa sakitnya hilang.
  • Compress – Latihan peregangan atau pijatan akan sangat membantu untuk supaya otot-otot kaki yang cedera bisa kembali kuat dan bahkan makin kuat.
  • Elevation – Tak ada salahnya juga melakukan angkat kaki di mana hal ini bisa dilakukan secara rutin. Pakailah bantal pada kaki supaya kaki bisa diangkat tanpa merasa tak nyaman.

(Baca juga: obat nyeri tulang kaki)

Tak hanya metode RICE saja yang bisa sangat membantu untuk pengobatan kaki Anda selama perawatan di rumah, tapi juga ada langkah-langkah lainnya seperti:

  • Pilih ukuran sepatu yang memang sesuai dengan besar kaki Anda. Sepatu yang baik dan nyaman juga adalah sepatu yang sesuai dengan lengkungan.
  • Pilih olahraga yang tak berbahaya bagi kondisi tulang kering Anda, seperti berenang maupun bersepeda ketimbang berlari. Intensitas olahraga bisa diatur menyesuaikan keadaan kaki Anda dan peningkatan latihan bisa And alakukan secara bertahap saja.
  • Konsumsi obat-obatan anti-inflamasi seperti aspirin, asetaminofen dan ibuprofen adalah solusi juga supaya rasa sakit cepat berkurang dan hilang. Hanya saja, sebaiknya konsumsi setiap sesudah makan saja karena mampu menyebabkan gangguan pencernaan.
  • Hentikan aktivitas yang menjadi penyebab rasa sakit di tulang kering sementara waktu. Konsultasikanlah dengan dokter akan hal ini supaya ia dapat memberi saran berapa lama Anda perlu menghentikannya dan kapan Anda diperbolehkan beraktivitas kembali.
  • Setiap sebelum olahraga, lakukan pemanasan dengan benar karena selalu ada bahaya olahraga tanpa pemanasan yang cukup mengancam kesehatan. Lakukan peregangan setiap kali akan melakukan olahraga maupun juga sesudah selesai melakukannya.
  • Buat otot kaki lebih kuat dengan latihan menyesuaikan keseimbangan tubuh.

Apabila setelah istirahat dengan baik dan total selama 2 minggu tulang kering sudah membaik, olahraga lari bisa Anda lakukan kembali, namun jangan terburu-buru. Olahraga lari bisa mencederai kembali tulang kering Anda, jadi pastikan berolahraga di saat sudah cukup pulih dan juga secara bertahap supaya aman. Bahkan kalaupun ingin berlari, Anda tak dianjurkan lari terlalu jauh dan hanya diperbolehkan dimulai setengah dari jarak yang Anda biasa tempuh.

Saat sudah hampir sebulan, jarak tempuh dapat mulai ditambah menjadi lebih jauh berikut juga lebar langkah apabila sudah satu setengah bulan dari sejak masa awal perawatan dan pemulihan. Ketika saat sudah kembali berolahraga kaki kembali nyeri, maka silakan untuk menghentikan lagi aktivitas tersebut dan konsultasikan dengan dokter.

(Baca juga: obat patah tulang tangan)

Cara Mencegah Sakit pada Tulang Kering

Tulang kering dapat dicegah untuk tak gampang cedera maupun sakit, yakni dengan beberapa langkah di bawah ini:

  • Selalu pakai sepatu olahraga yang sesuai, dan pilih sepatu dengan bantalan atau sol yang memang sesuai dengan bentuk kaki Anda.
  • Hindari melakukan olahraga apabila permukaan lantai begitu keras.
  • Secara bertahap, cobalah untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas dari otot tubuh Anda supaya tak mudah sakit atau cedera.
  • Pemanasan adalah hal wajib setiap kali hendak berolahraga, entah itu olahraga yang ringan atau yang cukup berat.

Lalu, kapankah kira-kira pastinya Anda bisa ke dokter? Tentunya saat gejala sudah sangat mengganggu dan bahkan obat penghilang nyeri maupun teknik RICE tak mempan dalam membantu. Jangan biarkan terlalu lama hanya karena Anda merasa masih bisa bertahan dan percaya bahwa rasa sakitnya akan segera hilang dengan sedikit lagi upaya pengobatan.

(Baca juga: kelainan tulang belakangbahaya retak tulang belakang)

Dalam hal tulang kering sakit, hindarilah stres berulang yang bisa mengancam kesehatan tulang kering maupun jaringan ikat. Segera bawa ke dokter kalau Anda merasakan ketidaknyamanan lebih dari 1-2 minggu. Kiranya dengan informasi ini Anda menjadi lebih waspada ketika tulang kering sudah mulai sakit dan membengkak.

You may also like