Home Tips KesehatanKesehatan Tubuh 5 Cara Mencegah Kelenjar Getah Bening Bengkak Besar

5 Cara Mencegah Kelenjar Getah Bening Bengkak Besar

by Roro Dyiah

Kelenjar getah bening merupakan gumpalan jaringan, bentuknya sebesar satu butir kacang dan merupakan tempat berkembangnya sel darah putih. Kelenjar getah bening terdapat di seluruh tubuh dan berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. kelenjar getah bening akan mengalami pembengkakan ketika tubuh memberikan respon terhadap adanya infeksi atau peradangan. Pembengkakan biasanya akan sembuh ketika kondisi tubuh telah sembuh dari penyakit.

Letak kelenjar getah bening yang sering mengalami pembengkakan adalah di ketiak, daerah di bawah dagu, pangkal paha, dan leher. Jika penyebab pembengkakan kelenjar getah bening adalah penyakit atau peradangan yang sifatnya ringan maka kelenjar getah bening akan mengecil dengan sendirinya. Namun, ada kalanya pembengkakan kelenjar getah bening harus ditangani oleh medis karena bisa jadi pembengkakan tersebut adalah gejala dari penyakit yang sifatnya serius. Adapun beberapa gejala pembengkakan kelenjar getah bening yang harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan medis adalah:

  • Benjolan terasa keras saat ditekan.
  • Kelenjar mengalami pembengkakan tanpa penyebab yang belum jelas, bahkan ketika kondisi tubuh berada dalam keadaan sehat dan bugar.
  • Pembengkakan tidak kunjung membaik bahkan bertambah buruk selama lebih dari dua minggu.
  • Diikuti dengan demam naik turun yang tidak kunjung menurun.
  • Mengalami penurunan berat badan tanpa adanya penyebab yang jelas.
  • Mengalami penyebab sakit tenggorokan saat menelan yang menyebabkan kesulitan saat menelan dan kesulitan saat bernapas.

Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Penyebab pembengkakan pada kelenjar getah bening dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Pembengkakan kelenjar getah bening paling umum disebabkan oleh infeksi lokal atau infeksi di sekitar kelenjar getah bening sehingga menyebabkan pembengkakan. Pembengkakan yang disebabkan oleh infeksi biasanya lunak jika ditekan dan terkadang terasa sakit. Beberapa infeksi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di antaranya infeksi telinga, abses gigi, pilek, radang pita suara, radang gejala amandel, dan infeksi kulit selulitis.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, selain infeksi lokal, pembengkakan kelenjar getah bening juga disebabkan oleh infeksi di area dekat kelenjar getah bening. Salah satu contoh infeksi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening adalah infeksi oleh virus seperti kasus infeksi virus Rubella di Jerman yang menyebabkan penyakit campak. Rubella adalah jenis virus yang mengakibatkan campak, biasanya campak jerman yang disebabkan oleh Rubella juga akan diikuti dengan beberapa gejala seperti pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher, kepala, dan belakang telinga.

Dalam beberapa kasus yang tergolong jarang, pembengkakan kelenjar getah bening dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Rematoid artritis adalah jenis penyakit yang sama dengan lupus. Hanya saja, rematoid artritis hanya menyerang sistem kekebalan tubuh di bagian jaringan yang melapisi persendian. Kondisi tersebut menyebabkan penderita rematoid artritis mengalami gangguan pada bagian tulang dan tulang rawan.
  • Penyakit campak adalah jenis penyakit yang menyebabkan kulit penderita mengalami bintik-bintik berwarna merah. Kadang, bintik-bintik juga berwarna kecoklatan. (baca juga: imunisasai campak)
  • Penyakit lupus adalah jenis penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh akan bekerja berbalik dan justru menyerang bagian tubuh penderitanya, yakni di bagian menyerang nyeri sendi lutut, organ, kulit, dan sel darah. Kondisi tersebut menyebabkan nyeri, rasa lelah, dan ruam pada kulit.

Selain beberapa faktor di atas, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh penyakit berbahaya seperti kanker dan infeksi darah. Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh kanker, maka gejala pembengkakan kelenjar getah bening akan diikuti dengan gejala:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening yang menyebabkan benjolan di leher tidak menimbulkan rasa sakit ketika ditekan, namun biasanya benjolannya terasa keras.
  • Secara perlahan, benjolan biasanya akan bertambah besar.

Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi darah, biasanya penderita juga akan mengalami gejala lain seperti demam yang tidak kunjung menurun disertai dengan tubuh yang menggigil. Infeksi bakteri disebabkan oleh bakteri, penderita biasanya harus melakukan perawatan di rumah sakit untuk proses penyembuhan.

Diagnosis untuk Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Dokter biasanya akan melakukan pengobatan untuk mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening. Akan tetapi, sebelum melakukan pengobatan, dokter biasanya akan mencari tahu terlebih dahulu penyebab pembengkakan kelenjar getah bening.

  • Dokter biasanya akan menanyakan kepada pasien mengenai gejala-gejala yang sudah dan sedang dirasakan saat kelenjar getah bening mengalami pembengkakan.
  • Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien untuk mengetahui penyebab dari pembengkakan.
  • Dokter akan melakukan pemeriksaan di area terjadinya pembengkakan. Pemeriksaan tersebut meliputi ukuran, tingkat kelunakan, kehangatan, serta tekstur dari benjolan.
  • Jika tanda-tanda benjolan menunjukkan adanya penyakit kanker, maka dokter akan melakukan tes darah untuk memastikan. Tes darah juga akan membantu dokter untuk menentukan penyebab benjolan seperti adanya infeksi dari kanker.
  • Jika hasil pemeriksaan masih diragukan, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan gambar melalui teknik X-ray atau CT Scan.
  • Apabila melalui metode tersebut penyebab pembengkakan kelenjar getah bening masih belum diketahui juga, maka dokter akan melakukan pengecekan dengan metode biopsi. Dokter akan mengambil sampel dari benjolan dan memeriksanya melalui mikroskop.

Cara Mencegah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Secara umum, pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi dan juga penyakit tertentu. Kondisi tersebut biasanya dipicu oleh pola hidup tidak sehat. Karena itu, menerapkan pola hidup sehat adalah metode paling efektif untuk mencegah terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk cara mencegah kelenjar getah bening bengkak :

  1. Perhatikan asupan nutrisi. Apapun jenis makanan yang Anda konsumsi, penting sekali bagi Anda untuk mengetahui jenis nutrisi apa saja yang terkandung dalam makanan. Usahakan agar kebutuhan nutrisi harian selalu tercukupi. Selain itu, hindarilah beberapa jenis makanan yang kaya akan lemak jahat dan mengandung bahan tambahan makanan sintetis, seperti MSG, pewarna buatan, pemanis buatan, dan sebagainya. (baca juga: kebutuhan nutrisi manusia berdasarkan AKG resmi)
  2. Rutin berolah raga. Berolah raga adalah salah satu metode yang bisa dilakukan untuk mencegah hinggapnya berbagai penyakit pada tubuh, termasuk berbagai penyakit yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. (baca juga: cara menjaga kesehatan untuk golongan darah AB)
  3. Cukupi kebutuhan cairan. Usahakan agar Anda mengkonsumsi air putih 1,5 sampai 2 liter setiap harinya. (baca juga: akibat kekurangan ion)
  4. Jangan merokok dan mengkonsumsi alkohol. Rokok mengandung banyak toksin yang terbukti mampu memicu munculnya berbagai penyakit, salah satunya kanker. Selain itu, minuman beralkohol juga harus Anda hindari jika tidak ingin mengalami gangguan kesehatan. (baca juga: pengaruh alkohol terhadap sistem saraf manusia)
  5. Istirahat cukup. Istirahat akan membantu mengembalikan kebugaran tubuh serta membantu proses regenerasi sel. Karena itu, cukupilah kebutuhan istirahat Anda dengan tidur selama 6 sampai 8 jam per hari. (baca juga: akibat kurng tidur malam)

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah pembengkakan kelenjar getah bening. Dari berbagai penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa kelenjar getah bening disebabkan oleh penyakit dan infeksi oleh bakteri dan virus. Untuk mencegah terjadinya pembengkakan, Anda harus menerapkan pola hidup sehat. Bila diperlukan, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan medis secara rutin.

Pengobatan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Benjolan yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening biasanya akan segera membaik ketika penyebab dari pembengkakan tersebut telah diobati. Pengobatan yang diberikan untuk mengatasi pembengkakan biasanya disesuaikan dengan gejala-gejala yang menyebabkan pembengkakan itu terjadi.

  • Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi virus, maka kondisi tersebut dapat diatasi dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, beristirahat dengan cukup, serta mengkonsumsi beberapa jenis obat untuk meringankan gejala-gejala yang dirasakan. Adapun beberapa jenis obat yang bisa dikonsumsi untuk meringankan gejala infeksi adalah parasetamol dan ibuprofen. (baca juga: terapi air putih)
  • Jika penyebab pembengkakan kelenjar getah bening adalah infeksi bakteri, maka penderita dapat mengkonsumsi obat-obatan antibiotik. Akan tetapi, jika pembengkakan disebabkan oleh infeksi darah, maka ada baiknya pasien melakukan perawatan intensif di rumah sakit.
  • Apabila pembengkakan getah bening disebabkan oleh penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh, seperti lupus dan rematoid artritis, maka pengobatan akan ditujukan langsung ke sumber penyakit.
  • Jika penyebab pembengkakan kelenjar getah bening adalah penyakit kanker, maka penderita harus mengkonsumsi beberapa jenis obat penyembuh kanker. Penderita biasanya juga harus melakukan kemoterapi, radiasi, dan operasi. Pada dasarnya, penyembuhan tetap bergantung pada jenis kanker yang menyebabkan pembengkakan itu terjadi.

You may also like