Home Tips KesehatanKesehatan Saraf 9 Makanan untuk Penderita Neuropati

9 Makanan untuk Penderita Neuropati

by Nurul Shuafa

Neuropati merupakan penyakit yang mengalami gangguan pada fungsi saraf yang berarti kerusakan saraf. Kerusakan saraf yang terjadi pada manusia (neuropati) memilki beberapa jens tergantung pada lokasi syaraf yang rusak serta penyakit dasar yang menyebabkannya. (Baca juga : Jenis jenis kelainan saraf – kesehatan sistem saraf otak)

Jenis – jenis Neuropati diantaranya:

  1. Neuropati perifer

Merupakan gangguan saraf yang terjadi karena terdapat gangguan saraf di luar otak dan saraf tulang belakang. Jadi neuropati perifer ini merupakan gangguan saraf yang mempengaruhi saraf anggota gerak seperti jari kaki, kaki, tungkai. Jari tangan, tangan, dan lengan. Sistem saraf yang terdapat pada anggota gerak ini merupakan sistem saraf perifer. Gejala yang timbul akibat kerusakan pada sel saraf ini yaitu meliputi kram otot dan kedutan, kelemahan atau kelumpuhan pada satu atau beberapa otot, kesulitan mengangkat bagian depan dari kaki, serta masa otot menurun.

  1. Neuropati otonom

Neuropati otonom merupakan kerusakan sistem saraf yang terjadi pada sistem saraf involunter. Sistem saraf ini meliputi sistem saraf yang bertugas mengendalikan beberapa sel saraf yaitu detak jantung, sirkulasi darah, sistem pencernaan, respon seksual, keringat serta fungsi kandung kemih. Kerusakan pada sistem saraf ini akan menimbulkan beberapa gejala yaitu diantaranya diare, penyakit darah rendah, mual, kembung, sering bersendawa, gangguan respon seksual, detak jantung lebih cepat dari biasanya, kesulitan dalam menelan, inkontinensi usus, kesulitan dalam buang air kecil, dan mengeluarkan keringat secara berlebihan.

  1. Neuropati kranial

Neuropati kranial merupakan gangguan saraf yang terjadi kerusakan pada saraf tulang belakang bagian atas yaitu terjadi kerusakan pada salah satu dari 12 saraf kranial. Hal ini meliputi dua neuropati yaitu optik dan auditori. Neuropati optik yaitu kerusakan saraf yang terjadi akibat kerusakan sel saraf yang mengirim sinyal visual dari retina ke otak, sementara neuropati auditori merupakan kerusakan sel saraf pada anggota yang mengirimakan sinyal dari telinga bagian dalam menuju ke otak.

  1. Neuropati fokal atau mononeuropati

Neuropati ini merupakan kerusakan sel saraf yang terjadi pada satu sel saraf atau sekelompok sel saraf atau sel saraf pada salah satu bagian tubuh. Gejala yang timbul akibat adanya kerusakan pada sel saraf ini muncul secara tiba-tiba, gejala yang muncul tergantung letak kerusakannya pada bagian tubuh sebelah mana, gejala yang muncul diantaranya seperti kelemahan pada salah satu wajah, jari tangan merasa lemah, rasa sakit dan lemah pada kaki, serta mata yang terasa sakit dan pandangan kabur ketika untuk melihat.

Neuropati merupakan penyakit serius yang tidak boleh diremehkan begitu saja karena hal ini merupakan penyakit saraf yang merupakan penyakit yang lumayan susah penyembuhannya. Saraf juga merupakan anggota tubuh yang sangat penting keberadaannya untuk mempertahankan kinerja tubuh bekerja secara normal sehingga perlu sangat diperhatikan. Anda dapat melakukan pola hidup sehat dengan makanan yang baik dikonsumsi pada gejala atau yang sudah mengidap penyakit neuropati ini.

Beberapa makanan yang baik untuk penderita neuropati yaitu sebagai berikut :

  1. Beras merah

Beras merah merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk penderita neuropati. Penderita neuropati sangat membutuhkan vitamin B1, B16 serta B12 untuk membantu pemulihan sel-sel saraf yang telah rusak. Vitamin B1 yang ada didalam beras merah mampu memenuhi kebutuhan tubuh dalam membantu memulihkan sistem dan sel-sel saraf yang telah rusak. Selain membantu memulihkan, vitamin tersebut juga akan membantu melindungi lapisan-lapisan saraf yang ada di dalam tubuh. Mulai sekarang lebih baik jika penderita neuropati untuk mengganti makanan pokoknya dengan beras merah. Beras merah memang belum begitu terbiasa dikonsumsi untuk makanan pokok sehari-hari tetapi jika untuk penyembuhan maka apa saja dilakukan agar mendapatkan kesehatan tubuh yang normal seperti semula. Anda juga dapat mengkonsumsi beras merah dengan menu lain misalkan dibuat berbagai macam kue atau hidangan lain yang menarik sehingga tidak membuat anda bosen dalam mengkonsumsinya.

Baca juga : kandungan vitamin B6 pada makanan – Makanan yang mengandung vitamin B6

  1. Gandum

Dibanding dengan beras merah, gandum merupakan bahan makanan yang sudah familiar di telinga taupun dilidah kita. Selain beras merah sumber vitamin B1 yang banyak yaitu terdapat pada gandum. Penderita neuropati memilki alternatif lain dalam memenuhi kebutuhan vitamin B1 selain beras merah, yaitu gandum. Gandum merupakan bahan makanan yang dapat dibuat berbagai macam menu resep makanan. Gandum bisa dijadikan aneka macam kue, roti ataupun menu lainnya. Produk bahan makanan kue praktis dan siap makan juga banyak yang menggunakan bahan dasar dari gandum. Gandum merupakan masih satu spesies dengan beras dalam tumbuhannya, tetapi berbeda. Biji gandum bisa diolah ketika sudah menjadi tepung sementara beras setelah menjadi biji beras sudah dapat diolah menjadi nasi atau makanan lain. Penuhi kebutuhan tubuh anda terhadap vitamin B1 dengan gandum agar kerusakan sel saraf pada tubuh dapat dipulihkan kembali.

Baca juga : Makanan pengganti nasi

  1. Kacang panjang

Penderita neuropati membutuhkan vitamin B1 tidak hanya terdapat pada beras merah dan gandum, tetapi terdapat juga pada kacang panjang. Nutrisi yang terdapat kacang panjang tidak ditemukan pada beras merah ataupun gandum, sehingga dalam pemenuhan vitamin B1, perlu mengkonsumsi kacang panjang untuk pemenuhan nutrisi didalam tubuh. kacang panjang merupakan sayuran hijau yang memiliki kandungan vitamin dan nutrisi lainnya yang baik juga untuk tubuh. Mengkonsumsi kacang panjang kan membantu tubuh dalam penyerapan nutrisi yang semakin cepat serta lebih baik sehingga sel-sel saraf akan segera pulih kembali.

  1. Wortel

Wortel juga merupakan sumber vitamin B yang baik untuk tubuh serta nutrisi yang baik serta dibutuhkan tubuh untuk penyerapan nutrisi. Selain vitamin B1, wortel mempunyai keistimewaan yang tidak terdapat pada kacang panjang yaitu vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata. Dengan mengkonsumsi kacang panjang dan wortel maka vitamin B1 tetap terpenuhi, nutrisi tetap terpenuhi serta mendapat banyak manfaat lainnya yang satu sama lain saling melengkapi. Wortel bisa dikonsumsi dengan beberapa menu, bisa dibuat sayur, ataupun dibuat juz yang sangat segar.

Baca juga :

  1. Daging sapi

Daging sapi merupakan makanan yang mengandung banyak protein hewani. Dengan mengkonsumsi daging sapi maka kebutuhan tubuh terhadap protein terpenuhi. Protein didalam tubuh akan bekerja membantu mempercepat pertumbuhan sel darah merah. Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita gangguan saraf karena dapat membantu penyembuhan sel-sel saraf yang rusak. Daging sapi selain rasanya enak tetapi juga banyak mengandung protein, konsumsi daging sapi minimal seminggu sekali agar pemulihan sel saraf segera sembuh.

Baca juga:

  1. Ikan

Ikan juga termasuk sumber protein yang sangat baik. Selain sumber protein ikan mempunyai dan kaya akan omega 9 yang tidak dipunyai oleh daging sapi. Fungsi protein dalam ikan sama halnya fungsi protein yang terdapat pada daging sapi. Konsumsi ikan dan daging sapi secra bergantian sebagai lauk makan anda agar kebutuhan protein dalam tubuh capat terpenuhi.

Baca juga : Penyakit akibat kekurangan protein – Akibat kelebiha protein

  1. Telur

Vitamin B12 yang diperlukan tubuh untuk membantu menyambuhkan sel-sel saraf yang rusak terdapat pada beberapa makanan, slah satunya yaitu telur. secara khususnya vitamin B12 akan membantu meregenerasi sel saraf yang rusak dengan segera sehingga tidak akan terjadi kerusakan yang lebih parah. Telur merupakan sumber makanan yang sudah sangat populer di dalam menu makanan kita sehari-hari, bahkan tidak hanya sebagi lauk tetapi bisa juga digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan berbagai macam makanan olahan. Telur yang lebih baik dan mengandung gizi yang tinggi yaitu telur ayam kampung.

Baca juga : Makanan yang mengandung vitamin B12

  1. Susu

Susu juga merupakan sumber minuman yang mengandung vitamin B12. Susu sangat baik dikonsumsi pada penderita gangguan saraf. Selain itu susu akan berperan dalam menjaga kekuatan tulang anda sehingga tidak mudah keropos. Bagi anak yang masih dalam masa pertumbuhan susu sangat penting dalam membantu pertumbuhan tulangnya. Susu bisa didapatkan dari berbagai sumber, ada susu sapi, susu kambig, bahkan sekarang ada susu yang dihasilkan dari sari tumbuha yaitu susu kedelai. Rutin lah dalam mengkonsumsi susu minimal sekali dalam sehari yaitu pagi hari untuk srapan. Jika diperlukan maka minumlah 2 kali sehari yaitu pagi hari dan malam hari sebelum tidur.

Baca juga : Khasiat susu sapi

  1. Tempe

Tempe merupakan makana yang terbuat dari biji kedelai. Tempe makanan yang sudah sangat akrab dengan telinga kita bahkan lidah kita dapat merasakannya tanpa mata kita melihatnya. Tempe mengandung vitamin B12 yang diperlukan tubuh, apalagi bagi penderita gangguan sel saraf. Tempe dapat kita konsumsi setiap hari dengan berbagai macam resep makanan olahan tempe. Tempe dapat dijadikan sebagai lauk, camilan, ataupun kue-kue kecil yang gurih.

  1. Yogurt

Yogurt merupakan produk lain dari susu, memang memiliki kesamaan tetapi tetap berbeda. Yogurt belum begitu familiar untuk kalangan masyarakat desa dan mungkin lidahnya masih asing dengan makanan satu ini. Kandungan vitamin B12 yang terkandung dalam yogurt dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh, apalagi pada penderita gangguan sel saraf yang akan membantu pemulihan serta penyembuhan saraf-saraf pada tubuh.

You may also like