Sakit Perut Tapi Tidak Bisa Buang Air Besar Kenapa? Ini 4 Alasan Paling Umum !

832

Sebagian besar kasus adalah ketika sakit perut melanda, tapi kemudian dapat lanjut dengan buang air besar, apalagi saat perut mulas. Namun pada beberapa orang, sakit perut pun tapi akhirnya tak bisa buang air besar. Jika Anda salah satunya, kenali apa saja kemungkinan penyebab sakit perut tapi tidak bisa buang air besar agar dapat mengatasinya.

  1. Sindrom Iritasi Usus

Irritable Bowel Syndrome atau yang juga dikenal dengan istilah sindrom iritasi usus mampu menyebabkan rasa sakit di perut karena memang serangan terjadi di usus besar. Ada beberapa orang penderita kondisi ini justru mengalami diare, tapi ada pula yang justru merasa sakit perut dan perut terasa penuh tapi tak bisa buang air besar alias seperti konstipasi.

Perhatikan juga apakah gejala-gejala lain seperti sakit kepala, perut kram, dada panas, nafsu makan hilang, punggung sakit, sering bersendawa, mual-mual, dan juga tubuh cepat lelah Anda rasakan. Apabila Anda terlebih adalah seorang wanita yang usianya di bawah 50 tahun, kemungkinan besar sindrom iritasi ususlah yang menjadi alasan.

Cara Mengatasi : Pengaturan pola makan adalah yang terpenting apabila ingin menyembuhkan sindrom ini, seperti makan tepat waktu, mengonsumsi makanan berporsi kecil, minum banyak air putih, mengonsumsi buah, tidak makan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, menghindari makanan kemasan dan cepat saji, mengunyah makanan pelan-pelan dan menghindari soda, kafein serta alkohol.

Selebihnya, penggunaan obat-obatan sesuai dengan gejala yang hendak diobati sangatlah penting begitu juga dengan asupan probiotik, mengatasi tingkat stres yang tinggi, sekaligus melakukan olahraga rutin agar tubuh tetap segar dan bugar. Jika gejala masih berlanjut, tentunya Anda perlu segera mendapat pertolongan dokter.

  1. Perut Kembung

Rasanya perut sakit, tapi kenapa tak bisa buang air besar? Perut yang sakit dan tak nyaman bisa jadi adalah bentuk gangguan pencernaan berupa perut kembung, yakni perut yang bergas, perut juga akan terasa lebih kencang dari biasanya sebab ada efek penuh. Tapi biasanya, tak bisa buang air besar si penderita justru akan lebih sering buang angin dan bersendawa.

Cara Mengatasi : Tergantung apa yang menyebabkan, penanganan harus disesuaikan. Secara umum, mengurangi asupan lemak, tidak makan terlalu banyak, mengunyah makanan secara benar dan pelan-pelan, serta menghindari gula pada sayuran dan kacang-kacangan adalah pengaturan pola makan yang perlu dilakukan. Jika perlu, obat simethicone bisa menolong agar perut kembung hilang.

  1. Intoleransi Makanan

Saat perut sakit tapi buang air besar tak lancar atau bahkan tidak bisa keluar sama sekali, ini bisa jadi disebabkan oleh kondisi intoleransi makanan. Intoleransi makanan tidak sama sekali dipengaruhi oleh gangguan kekebalan tubuh seperti pada reaksi alergi makanan.

Ketika tubuh mengalami kesulitan dalam proses pencernaan makanan dan mengeluarkan bentuk reaksi sewaktu makanan masuk, inilah yang disebut juga dengan intoleransi makanan. Gejala yang meliputi antara lain adalah mual dan muntah, perut kembung, sakit perut yang terkadang bisa disertai sembelit atau malah justru diare.

Cara Mengatasi : Satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan tidak mengonsumsi makanan yang memicu intoleransi. Jika Anda tak yakin dengan cara ini dan makanan apa saja yang perlu dihilangkan, sebaiknya segera ke dokter atau ahli gizi untuk mengonsultasikan lebih detil agar segala sesuatunya bisa dikelola secara tepat.

  1. Sembelit

Kemungkinan lain yang bisa menyebabkan timbulnya sakit perut tak tak bisa BAB adalah sembelit. Apabila setiap buang air besar Anda harus mengejan, belum lagi rasanya perut kembung, seringkali feses tak bisa keluar, yang bahkan terkadang harus dibantu dengan tangan agar feses bisa keluar dari anus, maka positif bahwa Anda mengalami sembelit.

Cara Mengatasi : Bagi para penderita sembelit, yang paling penting adalah asupan makanan yang mengandung serat tinggi, jadi buah dan sayur adalah wajib, ditambah dengan asupan air putih lebih banyak. Agar pencernaan menjadi lebih lancar lagi, perbanyak juga olahraga serta jangan sekali-kali menahan keinginan buang air besar.

Terkadang cara-cara alami tersebut tidaklah membuahkan hasil maksimal seperti yang diharapkan bukan? Jika demikian, obat-obatan pencahar bisa digunakan, seperti obat pencahar khusus pelembut feses, stimulan, pelumas hingga suplemen serat. Hanya saja, penggunaan obat pencahar tak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang karena bisa menyebabkan berbagai komplikasi seperti dehidrasi, tidak seimbangnya kadar mineral dan garam, serta gangguan pada usus.

Apabila kondisi sakit perut tapi tidak bisa buang air besar tersebut cukup mengganggu dan tak bisa diatasi cukup dengan cara-cara alami, segera ke dokter. Pemeriksaan fisik pasti harus ditempuh supaya dokter bisa mengetahui penyebab pastinya lalu memberikan perawatan yang sesuai dengan gejala dan penyebab.