20 Penyebab Perut Bengkak Dan Keras, Ternyata Tanda Penyakit Mematikan!

2826

Munculnya kondisi  perut bengkak dan keras dapat dijadikan dasar dugaan awal atau sebagai indikasi pada kondisi tubuh sedang dalam keadaan tidak stabil  atau lebih kepada kondisi  sistem pencernaan dan organ perut yang sedang dalam keadaan tidak baik.

Penyebab perut bengkak dan keras pada setiap individu adalah beragam tetapi mempunyai dampak buruk yang sama terhadap kesehatan rongga perut, Contoh yang paling sederhana misalnya bagian perut menjadi terasa tidak nyaman dalam berbagai kesempatan.

1.Sirosis hati

Penderita gangguan pada organ hati yang muncul karena peradangan lalu mengalami kerusakan dapat mengakibatkan sirosis hati  yang dapat menjadi penyebab perut bengkak dan keras. Sirosis hati dapat menyebabkan asites yaitu akumulasi cairan dalam jumlah yang banyak di rongga perut . Penyebab sirosis hati adalah penggunaan alkohol yang terus menerus atau penggunaan obat obatan tanpa resep dokter dalam jangka panjang maupun obat obtan terlarang. Pengobatan sirosis hati paling alami dan mujarab bisa di awali dengan membiasakan diri untuk makan makanan yang rendah lemak.

2.Infeksi ginjal

Munculnya gejala infeksi ginjal pada anak dan dewasa dapat disebabkan karena pindahnya bakteri yang ada didalam kandung kemih ke arah organ ginjal sehingga dapat menjadi salah satu penyebab perut bengkak dan keras , Dimana kemunculannya diawali mual mual dan dengan rasa tidak nyaman di rongga perut.

3. Infeksi usus

Bakteri yang menyerang bagian usus dapat memicu peradangan dan infeksi . Infeksi pada dinding perut akibat makanan dan minuman yang telah terkontiminasi dengan berbagai macam bakteri  dapat menjadi penyebab perut bengkak dan keras, Sehingga ulu hati terasa tidak nyaman dalam kurun waktu yang cukup panjang.

  1. Kanker kolon

Kanker kolon adalah sel sel kanker yang tumbuh pada bagian usus besar atau yang menyearng bagaian terakhir pada sistem pencernaan manusia. Tumbuhnya sel abnormal ini disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung  bahan pengawet berbahaya, Pewarna makanan, MSG berlebihan atau akibat makanan yang telah terkontiminasi dengan radikal bebas. Kondisi ini dapat menjadi salah satu penyebab perut bengkak dan keras  sehingga rongga perut terasa begah, Penuh dan tidak nyaman.

  1. Kanker payudara

Payudara yang diserang oleh kanker dapat mengakibatkan rasa sakit sekitar payudara dimana rasa sakitnya akan menjalar ke arah rongga dada dan turun keromgga perut bahkan menyebbakan pembengkakn dan rasa keras pada lapisan luar dari perut.

  1. Pankreas rusak

Tumbuhnya tumor pada organ panktreas yang tidak segera di obati maka akan mengalami pembesaran yang nantinya dapat menyebabkan pankreas mengalami kerusakan, Sehingga mengakibatkan kelemahan fungsi pankreas yang mengacu pada hilangnya kemampuan pankreas dalam membantu mencerna makanan dan lemahnya dalam mengendalikan gula darah, Perut kembung dan terasa keras. Beberapa keluhan tersebut adalah salah satu dari tanda tanda umum jika seseorang sedang menderita kanker pankreas. Penting bagi manusia untuk mengetahui apa saja selain tumor yang bisa menjadi faktor penyebab pankreas rusak agar pembengkakan perut bisa dihindari lebih awal.

  1. Batu empedu

Penyebab perut bengkak dan keras  adalah tersembunyinya batu empedu yang belum terditeksi didalam kandung empedu. Batu empedu yang semakin membesar dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi pada dinding kandung empedu dan pembengkakan pada bagian perut  dan  rasa yang keras pada dinding perut bagian luar akan terlihat semakin signifikan. Penting bagi manusia untuk mengetahui lebih awal langkah pencegahan batu empedu agar terhindar dari perut yang semakin membuncit dan mengeras.

  1. Kanker usus

Adanya pertumbuhan kanker pada bagian usus biasa dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit dimana rasa nyerinya bisa menjalar kebagian rongga perut sehingga menyebbakan tampilan perut menjadi lebih buncit dan terasa keras saat disentuh.

  1. Hepatitis

Gejala hepatitis akut dan kronis paling mudah dilihat salah satunya adalah ketika  air seni telah berubah warna menjadi lebih keruh. Tetapi jika  Penyakit hepatitis mengalami  jumlah cairan empedu yang berlebihan lalu terjadilah penumpukan sehingga pembengkakan pada perut tidak dapat dihindari.

10.Obesitas

Salah satu penyebab perut buncit pada wanita dan pria adalah adanya penumpukan lemak pada dinding rongga perut. Lemak dapat melekat pada dinding organ pencernaan hingga menyebabkan pelebarab dinding rongga perut. Kondisin inilah yang menyebabkan mengapa penderita obesitas perutnya kerab terlihat membesar atau pada wanita dimana perutnya membengkak seperti seseorang yang sedang hamil.

11.Sembelit

Sembelit adalah gangguan yang terjadi pada pencernaan yang disebabkan karena makanan atau minuman yang mengandung gas . Gas berlebihan yang ada didalam lambung atau rongga pencernaan menyebabakan cairan tubuh terserap dan fases yang terbentuk gtidaka mengalami pencairan saaat akan dikeluarkan sehingga prrut akan terlihat lebih buncit,

12.Busung lapar

Busung lapar  adalah kondisi tubuh yanag muncul akibat tubuh menderita kekurangan gizi dalam jangka panajang. Busung lapar adalah kondisi perut yang mengalami pembesaran dengan ukuran yang tidak wajar. Kekurangan asupan gizi dalam jumlah yang berlebihan dan terjadi dalam jangka panjang adalah salah satu penyebab perut bengkak dan kerasa dalam waktu yang cukup lama.

13.Makan terlalu cepat

Kebiasaan makan yang terlalu cepata atau terburu buru merupakan penyebab perut bengkka dan keras yang umum dapat menyerang siapa saja. Makan terlalu cepat dapat menyebabkan perut menjadi kenyang lebih cepat tetapi menyebabkan nafsu makan semakin meningkat, Akibatnya perut yang sudah penuh tetapi mulut tetap ingin menyantap makanan dapat menyebabkan perut menjadi besar dan membengkak dari ukuran yang normal.

  1. Masuknya udara

Masuknya udara yang berlebihan melalui rongga ulut dapat menyebabkan rongag perut mengalami pembengkakan secara perlahan lahan. Pembesaran perut bisa terjadi jika udara berkumpul pada sisten pencernaan dalam jumlah yang banyak. Udara tersebut dapat menekan dan mendorong rongga perut hingga meninggalkan jejak ukuran perut menjadi seperti sedang membengkak, Bahkan akan muncul sensasi rasa yang keras pada dinding perut bagian luar. Kondisi ini paling umum diderita seseorang yang sedang terkena masuk angin.

  1. Penyakit celiac

Mengkonsumsi makanan olahan atau makana yang dikemas secara berlebihan dan jangka panjnag ternyata dapat menyebabkan penekanan pada dinding usus lalu menyebabkan diare, Sakit perut dan perut menjadi terlihat lebihb besar dari ukuran normal. Penyakit celiac adalah gangguan pencernaan yang disebabkan karena seseorang sering atau gemar mengkonsumsi makan yang mengandung glutein. Glutein adalah protein yang ada pada makana jenis gandum, Sereal, Barley, pasta atau pada makanan siap saji.

  1. Alergi

Seseorang ynag memiliki alergi terhadap makana olahan produk susu maka tidak disarankan untuk mengkonsumsinya secara berlebihan apalagi dalam jangka panjang. produk susu yang dikemas dalam kardus atau kalengan mengandung banyak bahan pengawer atau bahkan zat glutein yang dapat menjadi salah satu penyebab perut bengkak dan keras. Kondisi ini paling banyak dialami oleh anak anak dan usia remaja khususnya penggemar sproduk susu olahan.

  1. Fruktosa

Makanan yang mengandung fruktosa tinggi misalnya sirup jagung, Pudding dan es krim ternyata dapat menjadi penyebab perut bengkak dan keras. Fruktosa adalah gula pengganti yang tidak baik jika berada didalam pencernaan dalaam jumlah yang tidak wajar atau berlebihan karena menyebabkan pelemahan dinding perut , Kembung , Ulu hati tidak nyaman sehingga muncul perubahan pada bentuk perut.

18.Gagal jantung

Penyebab perut bengkak dan keras dapat menjadi indikasi awal jika seseorang sedang mengalami gangguan jantung , Misalnya pada penderita gejala gagal jantung kiri dan kanan  yang menyebabkan dinding perut melebar dan memicu munculnya pembengkakan .

  1. Menstruasi

Pada siklus haid wanita serigkali menderita perasaan rongga perut yang seperti penuh dan melebar sehingga terlihat lebih besar dari  biasanya. Haid adalah peristiwa bulanan yang umum dialami setiap wanita karena dinding rahim yang mengalami peruluhan akibat sel telur matang yang tidak dibuahi. Menstruasi adalah penyebab perut bengkak dan keras yang dapat kembali normal kembali saat siklus haid selesai. Menstruasi memang penyebab perut bengkak dan keras tapi tidak termasuk sebagai penyakit dan kelainan yang  dapat menyebabkan gejala penyakit tertentu, Karena menstruasi adalah hal yang umum terjadi pada rahim wanita.

  1. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi diluar rahim atau pembuahan sel telur yang terjadi diluar kantung rahim  atau bisa juga terjadi pada  salah satu tuba falopi.Kehamilan ektopik dapat menjadi penyebab perut bengkak dan keras tetapi jika kerhamilann tersebut diangkat melalui tindakann pembedahan  maka bentuk perut akan kembali normal. Dalam kondisi kehamilan kembar juga bisa menyebabkan perut membesar dan keras dan akan kembali pada keadaan yang normal saat proses persalinan usai.