Kenapa Tenggorokan Sakit Saat Menelan Ludah? Ini 6 Alasan dan Cara Mengatasinya

664

Salah satu kondisi yang mungkin cukup umum dialami oleh kebanyakan orang adalah tenggorokan terasa sakit terutama sewaktu menelan ludah. Ada berbagai alasan kenapa tenggorokan sakit saat menelan ludah, baik itu karena kondisi kesehatan yang ringan maupun kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Ketahui apa saja alasan dibalik keluhan tersebut supaya mampu menanganinya secara benar.

  1. Difteri

Rasa sakit sewaktu menelan ludah bisa jadi disebabkan oleh difteri di mana bakteri bernama Corynebacterium diphtheriae-lah yang menjadi pemicu infeksi serius. Selaput lendir di hidung serta tenggorokan bisa terkena dampaknya. Selain itu, biasanya penderita juga mengalami demam, kelenjar di leher membengkak, menggigil, serta batuk rejan.

Tips mengatasinya : Jenis antibiotik tertentu khusus mengobati difteri biasanya diberikan oleh dokter dalam upaya membasmi bakteri. Antitoksin pun perlu diberikan kepada pasien sebagai penetralisir penyebaran racun difteri pada tubuh penderita. Bila memang teramat diperlukan, vaksin difteri pun bisa saja diberikan lagi sehingga tubuh penderita bisa terlindungi dari difteri.

  1. Sakit Tenggorokan

Saluran pernapasan atas yang terserang infeksi virus atau bakteri biasanya akan terasa sakit di tenggorokan, apalagi digunakan untuk menelan ludah. Jika penyebabnya adalah sakit tenggorokan, maka ada keluhan-keluhan lain berupa batuk, otot nyeri, bengkak pada amandel, kelenjar pada leher membesar, sakit kepala, hingga hidung berair.

Tips mengatasinya : Berkumur air garam hangat atau obat kumur antiseptik akan sangat menolong, tapi minum air putih sebanyak mungkin akan lebih jauh membantu memulihkan. Pastikan Anda banyak beristirahat, tak merokok, serta menghindari asap. Jika sempat ke dokter, dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri dan penurun demam.

  1. Radang Amandel

Alasan lainnya mengapa tenggorokan terasa sakit khususnya sewaktu Anda menelan ludah adalah karena peradangan di amandel. Virus atau bakteri dapat menjadi penyebab utama dari radang amandel ini di mana gejala lainnya antara lain adalah batuk, telinga sakit, demam serta sakit kepala.

Tips mengatasinya : Pada umumnya, radang amandel dapat pulih dengan sendirinya dengan memerlukan waktu kira-kira seminggu. Kalaupun memang rasa sakitnya begitu mengganggu, obat pereda nyeri bisa digunakan penderita. Antibiotik pun dapat menjadi penolong apabila radang disebabkan oleh bakteri. Banyak minum air putih diikuti dengan istirahat yang cukup juga menjadi kunci untuk penyembuhan radang amandel.

  1. Infeksi Telinga

Infeksi telinga atau yang disebut dengan istilah otitis media merupakan jenis infeksi yang menyerang bagian tengah dalam telinga. Walau menyerang telinga, hal ini pun turut memengaruhi kondisi tenggorokan yang menjadi sakit sewaktu menelan. Penderita pun mengalami penurunan nafsu makan, mengalami demam, susah tidur, hingga gampang marah.

Tips mengatasinya : Tak diperlukan penanganan khusus seperti bantuan medis untuk menyembuhkan infeksi telinga selama kondisinya pada tahap ringan. Namun dibutuhkan penanganan medis ketika gejala justru makin buruk dalam 3 hari, telinga mengeluarkan cairan/nanah, telinga terasa nyeri hebat, maupun terjadi komplikasi karena kondisi bawaan seperti penyakit jantung. Obat pereda nyeri dan antibiotiklah yang umumnya dokter berikan.

  1. Flu

Tenggorokan yang sakit sewaktu kita menelan ludah juga biasanya paling umum disebabkan oleh penyakit influenza atau flu. Bila Anda mengalami pula penurunan nafsu makan, sakit kepala, demam, badan pegal-pegal dan juga batuk-batuk, kemungkinan besar Anda mengalami flu.

Tips mengatasinya : Flu pada dasarnya dapat sembuh sendiri dengan banyak minum air putih, menjaga kehangatan tubuh, serta istirahat cukup. Bila demam, maka penderita perlu menggunakan obat penurun demam seperti ibuprofen atau paracetamol. Namun untuk flu, penderita tak dianjurkan sama sekali untuk mengonsumsi obat jenis antibiotik sebab virus adalah penyebab flu, bukan bakteri.

  1. Penyakit Asam Lambung

Kenaikan asam lambung adalah kondisi yang bukan hanya berpengaruh di bagian lambung atau ulu hati, melainkan juga di bagian dada serta sampai ke tenggorokan. Pada kondisi asam lambung kronis, tenggorokan bukan lagi terasa mengganjal, melainkan juga terasa sakit serta sulit menelan.

Tips mengatasinya : Bila asam lambung adalah alasan dibalik sakitnya tenggorokan saat menelan ludah, maka pastikan untuk setiap hari mengonsumsi makanan yang sehat dan baik bagi lambung. Makanan rendah lemak, makanan yang tidak pedas, makanan yang tak asin, makanan berprobiotik tinggi, serta makanan yang mudah dicerna adalah yang paling baik. Rasa nyeri di ulu hati biasanya dapat diatasi dengan obat pereda nyeri, namun ketika metode pengobatan biasa tak mempan, operasi kemungkinan dianjurkan dokter bagi pasien.

Demikianlah beberapa alasan dan kondisi kenapa tenggorokan sakit saat menelan ludah yang Anda perlu kenali dan waspadai. Periksakan segera ke dokter jika memang rasa sakit di tenggorokan terus-menerus dialami tanpa ada tanda-tanda membaik walau sudah melakukan penanganan secara mandiri.