Kalau Malam Sering Beser? Waspadai 8 Penyebabnya Ini !

865

Sering buang air kecil kerap kita sebut dengan istilah beser bukan? Nah ada lagi istilah lain untuk ini, yaitu nokturia, apalagi kalau besernya terjadi lebih kerap di malam hari. Kelihatannya masalah kecil, tapi pernahkah Anda sampai tak bisa tidur gara-gara buang air kecil terus-terusan semalaman? Kenali dan waspadai berbagai kemungkinan faktor yang menyebabkan seperti berikut.

  1. Stres

Pada usia muda, stres adalah faktor yang lebih umum menyebabkan seringnya buang air kecil di malam hari. Produksi urine bisa dengan mudah mengalami peningkatan ketika kegelisahan menghantui. Karena gelisah, detak jantung makin cepat saja berdebarnya sehingga hasrat untuk buang air kecil makin sering.

  1. Efek Obat

Salah satu penyebab paling umum beser di malam hari adalah penggunaan atau konsumsi obat tertentu, entah itu obat kimia atau obat herbal. Contoh obat herbal yang bisa membuat kita sering buang air kecil adalah air rebusan daun jati belanda. Jika ingin minum obat tertentu, pastikan makan dan minum obat tersebut lebih awal agar tidur tak terganggu karena bolak-balik ke kamar mandi.

  1. Kecilnya Kandung Kemih

Beser di malam hari ada kemungkinan juga disebabkan oleh kandung kemih yang kecil, jadi tak cukup untuk menampung cairan. Karena kecilnya kandung kemih jugalah, saat tubuh menghasilkan urine yang terlalu banyak, akhirnya tak bisa ditahan dan alhasil harus berkali-kali buang air kecil.

  1. Saluran Kencing Alami Penyempitan

Penyempitan saluran kencing lebih banyak dialami oleh laki-laki rata-rata dan hal ini bisa dipicu oleh kecelakaan ketika bersepeda. Penyumbatan terjadi saat muncul jaringan luka dan akhirnya membuat aliran urine tak lancar. Ini jugalah faktor yang menjadi penyebab buang air kecil tak bisa dituntaskan. Segera periksakan diri ke dokter kalau memang memiliki kondisi serupa dan akhirnya frekuensi buang air kecil meningkat karenanya.

  1. Infeksi Saluran Kencing

Untuk faktor ini, sebenarnya tak hanya bisa menyebabkan beser di malam hari saja, penderita infeksi juga dapat alami beser di siang hari. Selain seringnya buang air kecil, biasanya ada pula gejala lain yang umum menyertai, seperti demam, nyeri ketika buang air kecil, urine yang keluar bercampur darah, serta ada rasa sakit pada panggul dan perut.

  1. Gangguan Prostat

Saat kelenjar prostat membesar, saluran kencing otomatis akan memperoleh tekanan dan hal inilah yang kemudian menjadi penyebab aliran air kencing mengalami ketidaklancaran. Karena tidak lancar, maka rasanya bakal tak tuntas tiap kali buang air kecil sehingga harus bolak-balik terus ke kamar mandi dan gejala pembesaran prostat jauh lebih berisiko terjadi pada pria.

  1. Kebanyakan Minum

Kebanyakan mengasup cairan di malam hari adalah alasan paling sederhana dibalik kondisi beser malam-malam. Karena tubuh menerima cairan terlalu banyak, tentu saja tubuh juga jadi perlu mengeluarkan lebih sering cairan yang sudah masuk. Minum minuman dengan kandungan kafein juga meningkatkan risiko beser karena efek peluruh kencing (diuretik) di dalamnya.

  1. Faktor Jenis Kelamin dan Usia

Para pria dengan masalah prostat serta wanita dengan kondisi menopause atau memiliki panggul lemah pasca bersalin, biasanya akan meningkatkan risiko beser di malam hari. Sementara itu berkaitan dengan usia, hormon antidiuretik yang dihasilkan oleh tubuh bakal makin sedikit seiring bertambahnya usia sehingga meningkatkan kemampuan seseorang agar cairan bisa ditahan hingga pagi datang.

Karena sering buang air kecil malam hari bisa cukup mengganggu, maka ketahui apa saja faktor yang mampu menjadi penyebabnya agar bisa mengatasi serta mencegah dengan tepat. Apabila ada gejala lain yang bikin tak nyaman selain beser, apalagi sampai menimbulkan rasa sakit saat buang air kecil, sakit di bagian perut bahkan hingga panggul, jangan ragu untuk ke dokter secepatnya.