Air Seni Berbusa – Penyakit- Gejala, Penyebab dan Komplikasi

10656

Pasti kita semua tahu tentang air seni. Kita semua pasti mengeluarkannya. Pada dasarnya, air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh oleh urinasi. Air seni adalah proses alami untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal untuk menjaga hemeostasis cairan tubuh. Berkemih bertujuan untuk membuang racun atau sisa-sisa yang berbahaya bagi tubuh jika tidak segera dikeluarkan. Ada beberapa gangguan air seni ang bisa terjadi antara lain warna air seni menjadi keruh, waktu pengeluaran air seni tidak menentu, air seni berbusa dan banyak lagi lainnya. Nah, masalah air seni berbusa inilah yang menjadi pembahasan kita kali ini.

Air kencing yang berbusa bisa disebut Nephrotic syndrome. Masalah pertama yang akan kita bahas adalah penyebab terjadinya air seni berbusa. Dengan air kencing kita bisa mengetahui atau meramalkan kesehatan kita. Karena air kencing sangat berpengaruh pada kesehatan kita, ketika ada masalah pada air kencing kita otomatis kesehatan kita juga akan terganggu. Salah satu masalah yang bisa anda jadikan patokan untuk melihat kesehatan anda terganggu atau tidak adalah busa pada air kencing anda. Ketika Anda masuk toilet dan membuang air kecil, dan Anda tidak melihat adanya busa, hal tersebut menandakan tubuh Anda sedang dalam keadaan baik. Sebaliknya, jika Anda melihat busa pada air kencing Anda, maka bisa jadi hal ini menandakan ketidak normalan atau gangguan kesehatan pada tubuh Anda. Ada penyebab klinis yang lebih berbahaya. Beberapa gangguan medis bisa ditandai dengan gejala urin berbusa yaitu:

  1. Penyakit Ginjal

Penyakit ini terjadi akibat komplikasi dari diabetes atau batu ginjal. tidak bisa dipungkiri jika terjadi gangguan pada ginjal, maka otomatis air kencing kita akan mengalami sesuatu hal yang tidak normal. Penyakit ginjal akan mampu menyebabkan kinerja ginjal yang tidak maksimal, sehingga mampu membuat air kencing Anda nampak lebih berbusa.

Baca : Penyebab batu ginjalJenis penyakit ginjal Gejala penyakit ginjal

  1. Proteinuria

Proteinuria merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan kelebihan protein dalam tubuh. Maka dari itu banyak pihak atau ahli kesehatan memberikan saran kepada kita untuk mengkonsumsi protein dengan takaran yang cukup. Karena jika tubuh Anda kebanyakan menyimpan protein, maka hal itu bisa membuat air kencing Anda berbusa. Lakukan pengobatan yang tepat dengan mengonsultasikannya dengan dokter.

  1. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur. bakteri dan jamur ini akan menyerang dan mengganggu saluran kemih anda yang bisa membuat pengeluaran air seni anda terganggu biasanya disertai dengan rasa nyeri dan panas saat proses pengeluaran air seni anda. membuat air kencing Anda berbusa. Selain itu gangguan pada saluran kemih juga bisa mengakibatkan air seni anda berbusa.

Baca : Bahaya infeksi saluran kencing

  1. Syphilis

Sifilis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, rektum, anal, maupun oral. Sifilis tidak menular melalui peralatan makan, tempat dudukan toilet, knop pintu, kolam renang, dan tukar-menukar pakaian. Penyakit ini bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya air kencing berbusa.

  1. System Lupus Erythematous atau Lupus

SLE adalah penyakit yang diakibatkan oleh sistem imunitas yang menyerang tubuh kita sendiri. Gejala-gejala ringan SLE, terutama rasa nyeri dan lelah berkepanjangan, dapat menghambat rutinitas kehidupan. Karena itu para penderita SLE bisa merasa tertekan, depresi, dan cemas meski hanya mengalami gejala ringan.penyakit ini bisa memicu busa pada air kencing anda.

Baca : Penyebab lupusGejala lupus

  1. Diabetes

Diabetes melitus atau kencing manis merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kelainan metabolik akibat dari kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau bisa juga karena kurangnya respon tubuh terhadap insulin, atau bisa juga akibat dari adanya pengaruh hormon lain yang menghambat kinerja insulin. Ternyata penyakit ini bisa menyebabkan air seni anda berbusa.

Baca : Ciri ciri gula darah tinggiGejala kencing manisMakanan penyebab diabetes

  1. Vesicocolic Fistula.

Kondisi ini terjadi ketika koneksi normal berkembang antara kandung kemih dan usus besar. Hal ini memungkinkan udara, gas dan bakteri untuk melakukan perjalanan ke kandung kemih. Hasilnya adalah berbusa urin dan sering infeksi. Hal ini menyebabkan jenis yang sama gejala sebagai ISK. Vesicocolic fistula terjadi akibat komplikasi bedah, tumor atau kondisi peradangan seperti penyakit Crohn.

Kebiasaan Buruk Penyebab Seni Berbusa

Ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa kencing seseorang menjadi berbusa yaitu :

  1. Menunda Kencing

Hal ini sering dilakukan oleh kalangan kanak-kanak dan orang dewasa. Jika anda sering melihat busa pada saat mengeluarkan air seni anda, bisa saja hal ini terjadi karena aliran air seni anda yang terlalu kuat. Hal tersebut sering terjadi ketika menunda keinginan untuk kencing. Jika hal itu dilakukan terus menerus kandung kemih pun akan mngalami masalah.

  1. Dehidrasi

Jangan mengabaikan bahaya dehidrasi dan menganggapnya sebagai masalah yang sepele. Karena seseorang dengan sedikit cairan dalam tubuhnya akan membuat ginjalnya bekerja lebih keras, sehingga menyebabkan produksi urin berbusa.

Gejala

Ada beberapa gejala yang timbul akibat air kencing berbusa ini atau yang sering dikenal dengan Nephrotic syndrome. Beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini, antara lain :

  1. Perubahan Kencing

Gejala penyakit ginjal ini berkaitan dengan fungsi ginjal sebagai organ ekskresi urin, jadi ketika gagal ginjal, urin bisa berubah. Orang yang penyakit ginjal mungkin harus bangun di malam hari untuk buang air kecil. Urine bisa berbusa atau bergelembung, dimana frekuensi abnormal (bisa lebih banyak atau lebih sedikit), biasanya urin pucat atau mungkin mengandung darah (hematuri). Pada penyakit batu ginjal, terjadi tekanan atau mengalami kesulitan buang air kecil. Gejala ini merupakan sesuatu yang wajar terjadi ketika air seni anda berbusa.

  1. Pembengkakan

Air kencing berbusa bisa mengakibatkan pembengkakan di beberapa daerah tubuh kita.
Hal ini menunjukkan terjadinya gagal ginjal tidak mengeluarkan cairan tambahan, yang menumpuk dalam tubuh menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, kaki, wajah, dan / atau tangan.

  1. Kelelahan

Ginjal sehat membuat erythropoietin hormon yang membuat kerja pembawa oksigen sel darah merah efektif. Jika gagal ginjal, eritropoietin lebih sedikit. Dengan lebih sedikit sel darah merah untuk membawa oksigen, otot dan otak menjadi lelah dengan sangat cepat. Kondisi ini disebut anemia.

  1. Mual dan Muntah

Penumpukan limbah dalam darah (uremia) juga dapat menyebabkan mual dan muntah. Kehilangan nafsu makan dapat menyebabkan penurunan berat badan. Hal ini merupakan gejala yang sering terjadi ketika air kencing kita berbusa.

Baca : Penyebab sering mual setelah makanKepala sering terasa berat, pusing dan mual

  1. Sakit atau Nyeri Punggung

Orang yang mengalami air seni bebrusa akan merasa sakit di bagian belakang atau samping terkait dengan ginjal yang terkena. Penyakit ini mampun menyebabkan terbentuknya kista yang berisi cairan. Kista inilah yang dapat menyebabkan rasa sakit.

Komplikasi

Penyakit ini jika tidak segera diobati maka akan bisa menimbulkan komplikasi, antara lain :

  1. Lemas

Untuk kanak-kanak, penyakit ini akan menyebabkan mereka mengalami gangguan kesehatan berupa lemas dan tidak bisa bergerak, dan pada akhirnya harus mendapat perawatan dari rumah sakit hingga sembuh.

  1. Antibodi Lemah

Penyakit ini menyebabkan antibodi badan menjadi lemah. Hal ini memberikan peluang bagi kuman untuk menjangkit atau menyerang tubuh yang antibodinya lemah, hal buruk bisa terjadi ketika kuman yang menyerang sangatlah kuat bahkan bisa menimbulkan kematian.

Baca : Cara meningkatkan antibodi

  1. Gangguan Paru-paru

Penyakit ini juga bisa mengganggu paru-paru, karena dengan adanya penyakit ini air akan terkumpul di selaput paru-paru, air ini bisa dijadikan kuman sebagai tempat tumbuh kembangnya. Jika tidak segera diatasi maka paru-paru akan mengalami gangguan.

  1. ESRF

Komplikasi yang menakutkan ialah kegagalan fungsi buah pinggang peringkat akhir atau End Stage Renal Failure (ESRF) di mana buah pinggang tidak lagi dapat berfungsi. Dengan begini maka penderita tidak akan bisa bergerak atau beraktifitas.
Selain itu penyakit ini juga bisa membuat darah menjadi pekat. Hal ini akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pada saluran darah. Seperti gangguan pada saluran darah di dalam kaki (Deep Vein Thrombosis).

Cara Mengatasi

Untuk mengatasi masalah berbusanya air seni kita. Ada beberapa yang bisa kita lakukan untun mengatasinya baik menggunakan bahan herbal atau bahan kimia yaitu :

  1. Jus manggis

Kita bisa menggunakan manggis untuk mengiobati air seni berbusa. Di dalam manggis terdapat antioksidan tinggi yang bisa digunakan untuk pemulihan ginjal atau saluran pengeluaran air seni

  1. Obat Steroid

Obat steroid bisa digunakan untuk menetralisir kandungan protein yang berlebih dalam air kencing. Dengan netralnya kandungan protein maka air kencing kita otomatis menjadi normal dan tidak berbusa.

  1. Menggunakan obat kencing atau diuretics

Cara ini bisa dilakukan ketika muka dan badan kita mulai membengkak. Dengan menggunakan obat ini kencing anda akan lancar dan pembengkakan yang terjadi akan perlahan mengempis.

  1. Antibiotik

Pemberian zat antibiotik bisa digunakan untuk mengobati kencing berbusa ini. Dengan adanya zat antibiotik diharapkan kuman-kuman penyebab berbuihnya air kencing bisa hilang dan larut bersama air kencing yang keluar.

Baca : Bahaya antibiotikEfek samping antibiotik

  1. Diet

Diet perlu dilakukan untuk proses pengurangan protein dalam air kencing. Dengan diet yang teratur maka kandungan protein akan menjadi normal dan busa pada air kencing perlahan akan menghilang.

Itulah beberapa informasi seputar air seni berbusa. Mulai sekarang jangan remehkan penyakit yang kecil seperti air kencing berbusa, hindari serangan bakteri dan kuman dengan menerapkan pola hidup sehat.