Home Penyakit dan KelainanPenyakit Ginjal Penyebab Batu Ginjal dan Pengobatannya

Penyebab Batu Ginjal dan Pengobatannya

by Ana Rohma

Penyebab batu ginjal dan pengobatannya bisa jadi sangat penting untuk anda yang menderita batu ginjal karena sangat berbahaya. Sebelum terkena sebaiknya anda mengetahui cara mencegah melalui beberapa penyebabnya.

Pengertian Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal merupakan kondisi dimana terbentuknya mineral yang mengeras seperti Kristal di dalam organ tubuh ginjal. Pembentukan batu ginjal sendiri disebabkan oleh limbah yang dipisahkan oleh darah yang masuk ke dalam ginjal dan kemudian mengendap dalam beberapa lama sehingga menyebabkan pembekuan dan pengerasan mineral tersebut. Endapan yang mulai menjadi batu tersebut disebabkan karena beberapa hal seperti makanan yang dikonsumsi dan faktor lainnya seperti kesehatan. Batu ginjal terbagi menjadi empat jenis berdasarkan material pembentuknya yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu sistin dan batu struvit.

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu jenis penyakit yang paling banyak dialami oleh orang di Asia termasuk di Indonesia. menurut sebuah survey pada tahun 2004 penduduk Indonesia yang mengalami penyakit batu ginjal ini sudah mencapai 876.000 orang. penyakit ini sudah umum diderita pada orang yang berusia 30 hingga 60 tahun dan penderitanya sebagian besar adalah pria. Pria memiliki banyak resiko terkena penyakit ini dibandingkan dengan wanita terlebih lagi jika pria merokok.

Gejala Batu Ginjal

Pada penyakit batu ginjal ini biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas dan khusus terutama saat batu masih berada di dalam ginjal atau jika ukuran batu ginjalnya kecil sehingga dengan mudah akan terbuang dengan sendirinya melalui saluran ureter saat buang air kecil. Gejala penyakit batu ginjal akan mulai dirasakan saat batu ginjal sudah keluar dari ginjal dan menuju saluran ureter dengan ukuran yang cukup besar sehingga tersendat dan tidak bisa dibuang melalui kegiatan buang air kecil.

Ureter sendiri merupakan salah satu organ di dalam tubuh manusia yang berfungsi menghubungkan ginjal dengan organ kandung kemih. Bentuk ureter sendiri berupa seperti tabung yang memiliki jaringan yang sangat sensitive. Nah, ketika terdapat batu di dalam ginjal dengan ukuran cukup besar dan keluar melewati bagian ureter ini bisa jadi ureter akan mengalami iritasi bahkan luka karena gesekan yang terjadi dengan batu ginjal. Jika ukuran batu ginjal tersebut cukup besar bahkan bisa menghambat dan tersendat di bagian ureter sehingga membuat urin tidak bisa mengalir dari ginjal menuju kandung kemih.

Gejala batu ginjal dapat dilihat jika ada orang yang mengalami:

  1. Rasa nyeri di bagian perut bagian bawah, punggung bagian bawah, bagian pinggang dan selakangan. Rasa nyeri yang dirasakan bisa saja datang secara mendadak dan terasa sangat menyakitkan bagi pada penderitanya.
  2. Frekuensi buang air kecil yang lebih sering namun jumlah air kencing yang dikeluarkan sedikit-sedikit tidak seperti biasanya. (Baca : Penyebab kencing sedikit sedikit – Sering buang air kecil)
  3. Bahkan pada beberapa penderita akan mengalami rasa sakit saat buang air kecil
  4. Urin akan bewarna keruh dan kuning serta menebarkan bau yang tidak sedap tidak seperti bau urin pada umumnya
  5. Jika penderita sudah mengalami luka atau iritasi pada bagian ureter maka kemungkinan warna urin bisa sedikit kemerah-merahan karena urin bercampur dengan darah.
  6. Susah merasakan istirahat
  7. Penderita juga akan mengalami mual dan muntah serta hilangnya nafsu makan
  8. Demam tinggi karena terjadi penumpukan urin di dalam ureter karena tersangkut batu ginjal sehingga menganggu kinerja ginjal.
  9. Selain demam tinggi, penderita juga bisa mengalami kedinginan pada suhu tubuh yang tinggi, mengalami diare dan tubuh akan terasa sangat lemas karena sudah terjadi infeksi di dalam ginjal.

Penyebab Batu Ginjal

Penyebab penyakit batu ginjal ini disebabkan karena mengendapnya berbagai zat yang tak bisa sepenuhnya dibuang melalui urin. Fungsi ginjal sendiri adalah untuk membersihkan tubuh dari racun yang dibuang dalam bentuk urin. Endapan zat tadi yang sangat banyak dalam jangka panjang membuat mengkristal dan menjadilah batu ginjal. Batu ginjal terbagi menjadi 4 jenis sebagai berikut:

  1. Batu kalsium

Jenis batu ginjal kalsium merupakan yang paling umum di alami oleh para penderita penyakit batu ginjal. Kalsium ini berasal dari makanan dan minuman yang mengandung banyak zat kalsium dan vitamin D. Hal ini juga bisa dipengaruhi kinerja dari kelenjar paratiroid yang terlalu aktif. (Baca : Makanan yang mengandung kalsium dan makanan yang mengandung vitamin D)

  1. Batu asam urat

Jenis batu ginjal yang kedua adalah batu asam urat. Jenis batu ini disebakan karena konsumsi makanan yang mengandung purin sehingga menyebabkan asam urat. Selain menyebabkan batu ginjal, batu ini juga bisa menyebabkan penyakit asam urat. Sumber bahan makanan yang mengandung banyak purin diantaranya adalah jeroan, daging kambing dan kerang-kerangan.

Baca : Makanan untuk penderita asam urat – Ciri ciri asam urat– Gejala asam urat tinggi – Cara mengatasi asam urat – Makanan penyebab asam urat tinggi

  1. Batu struvit

Jenis batu ini merupakan batu yang membutuhkan waktu yang sangat cepat untuk membentuknya. penyebab utama terbentuknya batu ini adalah karena terdapat infeksi di bagian slauran ureter sehingga menyebabkan banyak endapan yang tertahan di dalam ginjal. Jenis batu ginjal ini banyak dialami oleh para wanita dibandingkan dengan para pria.

  1. Batu sistin

Saat ini jenis batu sistin merupakan yang paling seidkit dialami oleh orang karena berkaitan dengan penyakit sistinuria. Penyebabnya karena banyaknya asam amino sistin yang banyak terdapat di dalam ginjal.

Pengobatan Batu Ginjal

Jika anda mengalami gejala-gejala penyakit batu ginjal seperti yang sudah disinggung sebelumnya sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan kepada dokter supaya didiagnosa apakah benar anda menderita penyakit batu ginjal atau justru penyakit lainnya yang memiliki gejala hampir sama. Pengobatan batu ginjal sendiri akan tergantung dari jenis dan ukuran dari batu ginjal itu sendiri. Jika ukuran batu ginjal masih kecil dan masih bisa melewati ureter maka tidak perlu dilakukan operasi untuk mengeluarkannnya. Pada kasus yang seperti ini biasanya dokter akan memberikn instruksi pencegahan dan pemberian obat supaya batu ginjal dapat pecah dan keluar melalui kegiatan buang air kecil. Dokter biasanya juga akan menyuruh pasien untuk minum air putih lebih banyak dibanding biasanya supaya batu ginjal lebih mudah keluar.

Selain itu, dokter juga akan memberikan beberapa jenis obat seperti paracetamol, ibuprofen dan kodein jika gejala yang dirasakan cukup menganggu dan membuat pasien akan lebih nyaman dengan batu ginjalnya yang masih dalam tahap penyembuhan. Obat juga akan diberikan supaya bagian ureter akan menjadi lebih rileks sehingga lebih mudah dilewati oleh batu yang berasal dari ginjal.

Namun jika ukuran batu ginjal sudah sangat besar maka perlu dilakukan pembedahan untuk mengeluarkannya. Jika tidak segera diambil batu ginjalnya dapat membuat resiko penyakit yang lebih serius seperti terganggunya fungsi ginjal dan iritasi yang lebih parah di bagian kandung kemih dan bagian ureter itu sendiri. Ada beberapa prosedur yang dilakukan untuk mengeluarkan batu ginjal ini, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Ureterorenoskopi. Pada kasus dimana terjadi batu ginjal yang terjebak di dalam ureter maka akan dilakukan prosesur ureterorenoskopi dengan menggunakan alat yang disebut dengan ureteroskop. Alat ini akan dimasukan ke dalam saluran ureter melalui kandung kemih, alat ini dilengkapi dengan kamera kecil sehingga bisa melihat letak batu ginjal tersebut. Jika letaknya sudah ditemukan maka senalnjutnya akan dihancurkan.
  2. Operasi bedah terbuka Cara pengobatan dengan operasi terbuka ini bisa dilakukan dengan membuat sayatan di bagian dekat ginjal dan hanya dilakukan jika ukuran batu ginjal sudah sangat besar. Prosedur ini sudah jarang dilakukan.
  3. Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL), cara ini menggunakan medan magnet untuk menghancurkan batu ginjal sehingga lebih mudah dikeluarkan dalam tubuh.
  4. Percutaneous nephrolithotomy (PCNL), prosedur menghancurkan batu ginjal dengan membuat sayatan kecil di bagian dekat ginjal.

Baca juga : Pantangan batu ginjalbahaya batu ginjalGejala batu ginjalcara mencegah batu ginjal

Demikian informasi mengenai penyakit batu ginjal, penyakit ini sangat perlu diwaspadai karena sudah banyak orang yang mengalaminya. Anda bisa melakukan gaya hidup sehat sehingga anda bisa terhindar dari resiko penyakit ini. terima kasih.

You may also like