80 Pantangan Kencing Batu – Makanan dan Minuman

Kencing batu merupakan sebuah jenis penyakit di mana ada batu yang menyumbat saluran kemih dan sangat banyak diderita oleh orang-orang di Indonesia. Kondisi satu ini menjadi tak nyaman bagi penderitanya karena gejala yang sangat menyakitkan, terutama pada proses berkemih. Rasa nyeri pun terasa begitu hebat di bagian perut yang kalau dibiarkan menjadi lebih serius dan memicu gagal ginjal.

Kencing batu merupakan sebuah jenis penyakit yang penyebabnya adalah karena ada endapan mineral yang terjadi di kandung kemih. Tentunya mineral yang terendap tersebut adalah mineral yang berasal dari asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Itulah alasan mengapa sangat penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang perlu diperhatikan konsumsinya.

Penderita kencing batu perlu mengikuti pantangan dan melakukan diet sebaik mungkin sehingga tidak memperburuk kondisi kencing batu. Pembatasan makanan sebetulnya bukanlah solusi, yang benar adalah mengonsumsi makanan-makanan tersebut dengan takaran yang tepat sesuai kondisi tubuh pasca pemeriksaan atau check up.

Ingat bahwa ginjal merupakan organ vital bagi manusia dan penyakit ginjal akan mudah menghampiri ketika makanan tidak dijaga. Ginjal memiliki fungsi sebagai pembuang racun serta limbah-limbah yang berbahaya bagi tubuh. Di dalam darah ada kotoran yang kemudian bakal disaring dan pembuangannya dilakukan bersama urine.

Batu ginjal merupakan contoh penyakit ginjal yang terbentuk saat kotoran dari makanan mengalami pengerasan dan kemudian membentuk kristal pada organ ginjal kita. Tak hanya berada di ginjal, batu atau kristal dapat terbentuk juga di saluran kencing sehingga dinamakan kencing batu yang juga bisa berasal dari infeksi saluran kencing. Di bawah ini adalah pantangan kencing batu untuk Anda ketahui dan pertimbangkan.

(Baca juga: penyebab kencing batu – bahaya batu ginjal)

1. Daging Merah

Banyak yang belum mengetahui bahwa daging merah tak sekadar mampu menaikkan tekanan darah maupun kadar kolesterol. Daging merah yang dikonsumsi terus-terusan secara jangka panjang bisa mengakibatkan darah tinggi dan kolesterol tinggi, namun lebih dari itu, kencing batu pun bisa juga terjadi pada pengonsumsinya.

Sebagai sumber makanan yang mengandung protein tinggi, daging merah yang dikonsumsi berlebihan bisa menjadi pemicu kerusakan ginjal. Pemecahan protein yang terjadi di dalam tubuh bakal membuat ginjal terlalu keras dalam bekerja sehingga ginjal pun kewalahan untuk menyaring banyak racun. Tak hanya itu, kadar asam oksalat juga bisa meningkat di dalam tubuh sehingga batu ginjal dan kencing batu potensinya lebih besar.

2. Kafein

Sama halnya dengan daging merah, kafein adalah salah satu sumber makanan/minuman yang mudah meningkatkan kadar tekanan darah sehingga seseorang gampang terkena hipertensi. Untuk penderita batu ginjal maupun kencing batu, minuman berkafein tidaklah disarankan untuk dikonsumsi. Bukan lagi dibatasi, tapi kafein adalah yang sangat dilarang.

Bahaya kafein bagi kesehatan cukup mengancam karena kenyataannya kafein ini merupakan stimulan yang jelas bisa memberikan rangsangan bagi ginjal untuk bekerja lebih berat. Bahkan stimulan ini pun mampu memciu sistem pembuluh darah untuk mengalami gangguan sehingga tubuh tak bisa bekerja dengan baik. Contoh kafein di sini adalah kopi, coklat dan teh.

(Baca juga: batu saluran kemih – bahaya infeksi saluran kencing)

3. Makanan Berkandungan Vitamin C dan Oksalat

Keduanya perlu dipertimbangkan karena pada dasarnya oksalat adalah hasil dari metabolisme vitamin C. Jadi bagi yang memang punya masalah atau penyakit kencing batu, sebaiknya mengetahui bahwa makanan yang mengandung vitamin C perlu dimasukkan ke daftar pantangan. Ingat bahwa oksalat mampu membentuk kristal.

Itulah alasan mengapa para penderita batu ginjal pun perlu membatasi vitamin C di dalam pola makannya. Vitamin C memang dibutuhkan tubuh, namun ketika sedikit berlebihan saja bagi para penderita kencing batu, ini pasti bisa membahayakan. Berikut di bawah ini adalah contoh makanan-makanan ber-vitamin C tinggi:

  • Jeruk
  • Talas
  • Edamame
  • Rumput Laut
  • Pisang
  • Pir
  • Tomat
  • Anggur hijau
  • Alpukat
  • Jeruk nipis
  • Melon
  • Lemon
  • Belimbing
  • Mangga
  • Sukun
  • Kiwi
  • Jeruk
  • Nanas
  • Stroberi
  • Markisa
  • Pepaya
  • Jambu biji
  • Kentang
  • Lobak
  • Ubi jalar
  • Bok choy
  • Labu
  • Kembang kol
  • Kale
  • Paprika hijau
  • Kale
  • Kubis
  • Buah leci
  • Blackcurrant
  • Blewah
  • Mangga
  • Sirsak
  • Delima

4. Makanan yang Mengandung Kalsium

Kalsium memang merupakan jenis mineral yang dibutuhkan setiap manusia untuk memberikan perlindungan bagi tulangnya dan menjaganya tetap sehat. Kalsium adalah mineral yang mampu mencegah tubuh kita dari osteoporosis, namun bagi penderita kencing batu dan batu ginjal, kalsium justru adalah mineral berbahaya.

Tubuh biasanya tak mampu melakukan proses penyerapan kalsium lebih dari yang diperlukan dan kelebihan kalsium bisa menjadi akibatnya. Kalsium yang terlalu berlebih dapat memicu endapan pada ginjal di mana akhirnya berujung pada pembentukan batu yang juga bakal menyumbat saluran kemih. Bagi penderita kencing batu dan batu ginjal, asupan kalsium untuk pria disarankan 800 mg per hari dan untuk wanita adalah 1200 mg per hari. Contoh makanan yang mengandung kalsium tinggi adalah:

  • Keju
  • Susu
  • Sumsum tulang sapi
  • Yogurt
  • Tempe
  • Tahu
  • Susu kedelai
  • Oatmeal
  • Udang
  • Kerang
  • Buah ara
  • Sarden
  • Ikan salmon
  • Almond
  • Biji wijen
  • Kacang putih
  • Kacang kedelai
  • Kangkung
  • Kol

Segala bentuk produk olahan susu adalah berbahaya bagi penderita kencing batu karena selain mengandung kalsium, ada pula kalium dan magnesium. Ketiga mineral tersebut mampu meningkatkan risiko memburuknya kencing batu, bahkan ukuran batu ginjal saja bisa menjadi lebih besar dan lebih parah karena mengonsumsinya.

(Baca juga: pantangan batu ginjal – perbedaan sakit ginjal dan batu ginjal)

5. Garam

Makanan yang mengandung garam tinggi bukan hanya merugikan karena menaikkan tekanan darah secara drastis, tapi juga mampu memperburuk kondisi kencing batu pada penderitanya. Banyak orang menyukai makanan yang asin karena kurang sedikit garam saja bisa menjadikan Anda kurang selera.

Perlu diketahui bahwa tak hanya penderita hipertensi serta batu ginjal yang perlu menghindari makanan bergaram tinggi. Yang menderita kencing batu juga sebaiknya memasukkan makanan bergaram tinggi ke daftar pantangan. Alasannya cukup sederhana, yakni karena kadar asam oksalat dapat meningkat karena mengonsumsi makanan ini di mana bakal memperparah kencing batu dan batu ginjal.

6. Minuman Manis

Minuman-minuman yang mengandung gula tinggi atau berpemanis buatan adalah yang juga perlu dimasukkan ke dalam daftar pantangan para penderita kencing batu. Minuman manis bukan hanya membuat kadar gula darah meningkat dan akhirnya menjadikan seseorang menderita penyakit gula.

Tak hanya diabetes, minuman manis mampu membuat ukuran ginjal meningkat percaya atau tidak. Bahkan perubahan patologis bisa saja terjadi pada ginjal, termasuk juga mendukung terbentuknya batu ginjal yang bisa berimbas juga pada kencing batu. Daripada minum minuman manis, air putih selalu jauh lebih baik.

(Baca juga: bahaya menahan kencing terlalu lama – makanan penghancur batu ginjal)


7. Minuman Bersoda

Minuman yang manis bukan satu-satunya yang perlu Anda khawatirkan, tapi minuman karbonasi atau minuman bersoda juga perlu masuk ke dalam daftar pantangan. Minuman soda dapat memperburuk keadaan dalam urine di mana ini ada kaitannya erat dengan terbentuknya kalsium oksalat batu ginjal.

Minuman bersoda pada umumnya juga tak hanya air dan karbondioksida saja, karena di dalamnya selalu ada gula sebagai campurannya yang cukup tinggi kadarnya. Penting juga untuk mengetahui bahwa minuman bersoda atau karbonat di dalamnya terkandung kadar kalsium, natrium, kretatinin, dan asam oksalat. Zat-zat tersebut merupakan kombinasi buruk yang bisa membuat penderita kencing batu berisiko menderita gagal ginjal.

8. Makanan yang Mengandung Zat Purin

Seperti kita tahu, makanan berpurin tinggi adalah pantangan bagi penderita batu ginjal di mana ini juga perlu untuk dipantang oleh penderita kencing batu. Zat purin di dalam tubuh akan melalui proses pemecahan menjadi asam urat dan ini kemudian bisa masuk ke dalam urine kita.

Ketika mengonsumsi makanan yang bisa memicu produksi asam urat berlebihan, ini dapat memperbesar risiko lebih berat bagi yang sudah punya riwayat batu ginjal. Di bawah ini bisa dilihat contoh makanan-makanan berpurin tinggi agar Anda bisa lebih waspada:

  • Lobster
  • Ikan tuna
  • Tape
  • Kepiting
  • Daging sapi
  • Hati sapi
  • Daging bebek
  • Ikan anchovy
  • Daging ayam
  • Buncis
  • Kacang panjang
  • Lentil
  • Melinjo
  • Kacang merah
  • Kacang lima
  • Minuman alkohol

(Baca juga: gejala kencing batu – antibiotik untuk infeksi saluran kemih)

Apabila Anda mengalami batu ginjal, maka ini sangatlah berisiko untuk kemudian menyebabkan penyakit kencing batu. Pembentukan batu ginjal sendiri berasal dari kadar kalsium sistin, natrium dan asam urat serta oksalat yang tinggi di dalam urine.

Tak hanya itu, infeksi yang ada di saluran kemih atau infeksi saluran kencing juga turut meningkatkan potensi kencing batu. Perhatikan pula tekanan darah Anda dengan mengeceknya secara rutin. Itulah mengapa daftar pantangan makanan di atas adalah sangat penting tak hanya untuk diperhatikan tapi juga diikuti.

Bukan hanya pantangan itu saja yang akan menyelamatkan Anda dari kencing batu, Anda pun perlu membiasakan diri minum banyak air putih agar batu ginjal yang belum terbentuk terlalu besar bisa lebih gampang luruh. Ketika luruh, maka saat buang air kecil batu bisa dikeluarkan lewat urine sehingga tak perlu lagi untuk melakukan langkah pembedahan.

Perbaiki gaya hidup yang semula kurang baik, sehat dan seimbang. Jika Anda tak tahu makanan apa yang baik untuk masalah kencing batu, konsultasikan dengan dokter agar kondisi Anda tetap terjaga baik. 2-3 liter air minum per hari bisa menghindarkan Anda dari kencing batu.

, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Penyakit Ginjal