Home Penyakit dan KelainanAngin Duduk 6 Langkah Pertolongan Pertama pada Angin Duduk Mendadak

6 Langkah Pertolongan Pertama pada Angin Duduk Mendadak

by Erlita

Angin duduk tentunya sudah cukup familiar bagi kita karena kondisi ini merupakan salah satu dari jenis-jenis penyakit jantung. Angina adalah nama lain dari kondisi kesehatan satu ini di mana memang menjadi ketakutan bagi banyak orang. Banyak orang dengan cepat meninggal karena terkena serangan angin duduk sehingga memang cukup menyeramkan.

Karena gejala angin duduk mirip seperti ketika Anda terkena masuk angin, maka kebanyakan orang otomatis tak begitu memerhatikan atau justru mengabaikan. Hal ini akhirnya membuat tubuh makin tak nyaman yang akhirnya bisa mengakibatkan kematian secara cepat dan tiba-tiba. Angin duduk tak bisa disepelekan karena ini adalah keadaan di mana otot jantung tak memperoleh aliran darah yang menyuplai oksigen.

Ketika otot jantung tak lagi mendapatkan aliran darah untuk memberikan oksigen, otot jantung otomatis kehilangan fungsinya. Itulah mengapa, gejala-gejala di bawah ini pasti bakal dialami oleh orang-orang yang terserang angin duduk.

  • Nyeri di bagian dada (ini adalah ciri utama).
  • Rasa nyeri yang bermula ada di bagian dada kemudian menyebar hingga punggung, bahu, rahang, leher dan lengan bagian kiri.
  • Sesak nafas.
  • Terasa mual di perut.
  • Pusing
  • Cepat lelah.
  • Berkeringat dingin.

Meski ada sejumlah tanda-tanda angin duduk, hanya ada beberapa saja yang bisa terjadi pada seseorang secara bersamaan. Keringat dingin dan sesak nafas adalah gejala yang biasanya menyertai nyeri dada menjalar. Dan berikut adalah pertolongan pertama pada angin duduk yang bisa disimak.

(Baca juga: angin duduk mematikan)

1. Batuk Sekuat Tenaga

Ketika gejala angina mulai menyerang, sebaiknya Anda jangan panik lebih dulu dan mulailah untuk mengambil nafas dalam-dalam. Baru setelah pengambilan nafas Anda mulai sengaja membatukkan diri. Batuklah sekuat tenaga seperti ketika Anda biasanya hendak membuat dahak keluar dari dalam dada.

Cara ini adalah langkah utama yang bisa dipraktikkan ketika nyeri mulai terasa di bagian dada. Lakukan batuk sekuat-kuatnya setiap 2 detik sekali di mana Anda perlu tarik nafas lagi dan kemudian batukkan lagi secara sengaja dan kuat-kuat. Lanjutkan cara ini secara berulang kali sampai pertolongan tiba dan ketika upaya ini dapat membuat detak jantung normal, jangan lakukan aktivitas apapun dulu dan beristirahatlah.

Tujuan dari tarik nafas dalam-dalam di sini adalah supaya oksigen bisa masuk ke paru-paru sebanyak dan semaksimal mungkin. Proses batuk juga perlu dilakukan dengan tujuan agar jantung bisa ditekan supaya sirkulasi aliran darah kembali lancar. Baru setelah kondisi aman terkendali dan penderita lebih baik, bisa langsung dibawa ke rumah sakit.

2. Menggunakan Minyak Angin

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengambil minyak angin bila ada karena Anda memerlukannya. Oles minyak angin tersebut ke bagian punggung, pinggang, dada dan juga perut karena cara ini dipercaya mampu memberikan kehangatan bagi tubuh yang sedang terasa tak nyaman.

Cara ini memang mirip dengan solusi dari masuk angin di mana tujuan pemberian minyak angin adalah untuk membuat angin duduk bisa keluar dengan lebih cepat dan mudah. Minyak angin adalah obat ringan yang kiranya membantu di langkah awal pertolongan pertama ini.

(Baca juga: ciri-ciri angin duduk)

3. Menggunakan Botol Berisi Air Hangat

Jika Anda memiliki botol bersih yang bisa dipakai, gunakanlah untuk membantu penanganan gejala angin duduk. Isi dengan air hangat, namun di sini Anda bakal membutuhkan 2 botol air hangat untuk kemudian Anda tempelkan pada bagian ulu hati maupun perut bagian depan.

Bagian perut depan adalah area yang perlu ditempelkan dengan botol air hangat karena memang di situ adalah tempat tak mau keluarnya angin duduk. Tak semua botol harus ditempelkan di sana karena botol air hangat satu lagi bisa Anda tempelkan pada telapak kaki. Tentunya dalam penanganan ini, Anda perlu berbaring menghadap ke atas.

4. Menggunakan Obat Anti-Platelet

Obat anti-platelet adalah sebuah jenis obat yang diketahui memiliki kemampuan untuk membuat agregasi platelet menjadi turun. Dengan demikian, itu artinya pembentukan thrombus pun dapat terhambat pada bagian sirkulasi arteri yang mana efek dari antikoagulan sangat sedikit. Dalam menangani angin duduk di awal, obat anti-platelet cukup menolong.

Karena obat ini sangat mudahnya untuk Anda jumpai di apotek terdekat, tentu tak ada alasan untuk tak mampu membelinya. Obat ini justru sudah cukup sering digunakan untuk sebagai pertolongan pertama angin duduk. Ini karena obat ini mampu membuat pembuluh darah yang tersumbat kembali longgar sehingga darah kembali mengalir lancar mengirimkan oksigen ke otot-otot jantung.

Angin duduk adalah penyakit yang tak terduga di mana kondisi ini sama sekali tak bisa Anda tebak kapan datangnya. Untuk itulah, selalu sedia obat anti-platelet ini ke manapun Anda pergi dan siap sedialah supaya ketika rasanya gejala datang, Anda bisa tinggal meminumnya untuk meminimalisir bahaya angin duduk.

(Baca juga: penyebab angin duduk)

5. Menggunakan Pil CEDOCARD

Mungkin ada banyak dari kita yang tak begitu tahu apa itu Cedocard dan mengapa obat ini perlu juga untuk disiapkan. Cedocard merupakan obat yang mampu membantu proses pencegahan sekaligus pengobatan nyeri di bagian dada akibat angin duduk. Di dalam obat ini ada kandungan Isosorbide Dinitrat.

Isosorbide Dinitrat merupakan kandungan pada obat ini yang juga diketahui sebagai vasodilator. Fungsi utama dari kandungan tersebut adalah bekerja sebagai perelaksasi pembuluh darah yang menuju jantung. Dengan demikian, obat yang berbentuk tablet dan biasa dihisap tepat di bawah lidah ini bakal membantu supaya kiriman aliran darah maupun oksigen akan meningkat menuju jantung.

Jadi, penggunaan obat Cedocard ini bukan ditelan, dan Anda hanya cukup memasukkan dan menempatkannya di bawah lidah sebab nantinya akan mencair sendiri. Ketika sudah mencair, pembuluh darah akan sangat mudah untuk menyerap larutan tersebut. Dari situlah pembuluh darah akan melebar di dalam kepala sehingga pasokan darah bisa tetap jalan ke otak dan oksigen dapat terkirim cukup ke saat jantung terganggu.

6. Obat yang Mengandung Nitroglycerin

Satu lagi obat yang bisa dijadikan penolong bagi para penderita gejala angin duduk. Sebaiknya Anda tidak panik dulu saat rasa nyeri terasa di bagian dada karena obat yang mengandung nitroglycerin bisa digunakan sebagai pengobatan pertama sebelum Anda beranjak ke dokter.

Nitroglycerin ini diketahui adalah sebuah vasodilator yang menguap dengan gampang dan memang penggunaannya adalah sebagai pengurang angina pectoris. Cara kerjanya adalah dengan menstimulasi guanylate cyclase serta membuat kalsium sitosolik menjadi lebih rendah. Nitroglycerin ini penggunaannya sangat bermanfaat untuk mengobati tekanan darah tinggi juga selain angina pectoris.

Obat dengan kandungan nitroglycerin ini mampu menghasilkan hipotensi yang tetap stabil terkendali selama proses pembedahan dan sangat terpercaya juga dalam menangani gagal jantung. Hanya saja, ada sejumlah efek samping dari obat ini yang memang perlu juga untuk diketahui dan diwaspadai ketika memang Anda hendak menggunakannya.

  • Meningkatnya toleransi terhadap nitrat. Pada umumnya, akan terjadi perkembangan toleransi terhadap nitrat ketika menggunakan obat ini, khususnya ketika dipakai jangka panjang. Itulah alasan mengapa pemberian dosis bebas-nitrat dengan cukupnya jarak waktu sesuai yang diperlukan.
  • Sakit kepala. Salah satu efek dari pengobatan dengan obat ini adalah efek CNS di mana sakit kepala bisa terjadi dan risikonya mampu semakin meningkat ketika penderita angina diberi obat ini dalam jangka panjang. Kepenatan dan sering sakit kepala ringan serta syncope berpotensi dialami oleh penderita.
  • Hipotensi dan bradycardia. Kedua efek samping ini dapat terjadi pada beberapa orang, namun memang efek samping ini termasuk agak jarang terjadi.
  • Inkontinensi usus besar dan xerostomia.

(Baca juga: kekurangan oksigen pada jantung)

Pengubahan pola hidup dengan tips diet sehat adalah kunci utama agar Anda terhindar dari penyakit mematikan seperti angin duduk. Mengonsumsi makanan bernutrisi, minum air putih banyak per harinya, olahraga rutin, istirahat dan kualitas tidur yang cukup, serta menghindari stres merupakan hal-hal penting untuk dilakukan. Namun saat gejala angin duduk datang, Anda bisa melakukan pertolongan pertama pada angin duduk seperti yang sudah dijelaskan.

You may also like