14 Efek Samping Obat Pelangsing Paling Berbahaya

6310

Obesitas menjadi salah satu masalah semua orang baik untuk wanita maupun pria. Bahaya obesitas terhadap kesehatan menjadi salah satu dasar pemikiran menggunakan obat pelangsing. Dan sekarang banyak sekali beredar berbagai jenis obat pelangsing yang mengklaim bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Bahkan dalam berbagai promosi obat yang dipasarkan untuk melangsingkan tubuh bisa menurunkan berat badan berpuluh-puluh kilo hanya dalam hitungan hari dan minggu saja.

Namun tahukah Anda bahwa semua jenis obat pelangsing bisa menyebabkan bahaya yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Berikut ini beberapa efek samping obat pelangsing yang perlu Anda kenali:

  1. Sakit Kepala

Obat pelangsing sering mengandung jenis obat sibutramin yang bisa menyebabkan rasa sakit kepala yang sangat parah. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh obat sibutramin yang bisa menghambat proses laju produksi serotonin dan norepinefrin sehingga bisa menyebabkan sakit kepala. Obat ini akan bekerja untuk menekan nafsu makan saat energi yang dibutuhkan oleh tubuh sama sekali tidak berkurang. Sehingga tubuh akan mengalami lonjakan kebutuhan energi dan tidak ada sumber energi yang diserap.

  1. Insomnia

Insomnia adalah salah satu gangguan kesulitan tidur yang sering dirasakan karena konsumsi obat pelangsing. Kondisi ini bisa disebabkan karena tubuh mengalami perubahan sistem metabolisme secara mendadak. Tubuh tidak memiliki bahan bakar untuk energi sementara nafsu makan juga tidak ada. Jika efek ini dibiarkan maka insomnia akan membuat tubuh lemah, kurang istirahat dan berbagai masalah kesehatan. Insomnia juga bisa menyebabkan bahaya akibat tidur larut malam bagi kesehatan.

  1. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi resiko efek samping yang paling sering terjadi dari kebiasaan minum obat pelangsing. Efek samping ini juga akan terjadi untuk orang yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Remaja usia 20 tahun ke atas yang minum obat pelangsing memiliki resiko paling besar terkena hipertensi akut. Gejala dari hipertensi bisa ditandai seperti pusing, sakit kepala, sulit tidur, leher kaku, gelisah dan bisa juga lebih parah. Bahaya darah tinggi bisa menjadi dampak yang sangat mematikan dari obat pelangsing.

Darah tinggi sebenarnya adalah penyakit yang bisa diatasi dengan beberapa langkah dibawah ini:

  1. Kejang

Kejang adalah salah satu dampak dari kandungan obat pelangsing yang bisa menyebabkan gangguan neurotransmiter. Hal ini dipengaruhi dari kandungan obat pelangsing yang bisa menekan nafsu makan, menurunkan berat badan, dan merusak sistem metabolisme jangka panjang. Gangguan syaraf bisa terjadi jika berbagai gejala awal tidak mendapatkan perawatan. Bahkan kejang bisa terjadi dalam waktu yang sangat singkat dan sering tidak disertai dengan kesadaran cepat. Kerusakan fungi otak, penurunan fungsi otot dan sistem motorik sering menjadi dampak yang sangat serius karena kejang.

  1. Detak Jantung Cepat

Jantung berdetak sesuai dengan fungsinya untuk mengalirkan darah ke semua organ tubuh. Namun karena tekanan efek samping obat pelangsing yang merusak sinyal, kerja pembuluh darah dan tekanan jantung maka detak jantung bisa menjadi lebih cepat. Hal ini ditandai dengan detak jantung yang terasa sangat cepat, bahkan detaknya bisa seperti sampai telinga ketika sedang tidur. Detak jantung yang terlalu cepat tanpa mendapatkan perawatan bisa menyebabkan serangan jantung dan jenis penyakit jantung lain. Penyebab jantung berdebar debar kencang juga bisa menjadi pertanda dari mulainya efek samping ini.

  1. Stroke dan Serangan Jantung

Stroke dan serangan jantung menjadi dampak yang sangat serius dari obat pelangsing. Obat pelangsing yang menggunakan beberapa bahan kimia sering menyebabkan kerja jantung menurun drastis. Gejala stroke ringan dan berat harus dikenali sejak awal ketika efek samping obat pelangsing mulai menyerang tubuh. Efek samping ini bisa terjadi secara langsung maupun dengan beberapa gejala seperti detak jantung yang terlalu cepat, sakit kepala,kejang dan gangguan fungsi tubuh. Sementara itu wanita dan laki-laki yang sudah memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes, hipertensi dan ginjal sangat beresiko terkena dampak efek samping ini.

  1. Gangguan Fungsi Hati

Penurunan fungsi hati sebagai gejala awal dari gangguan fungsi hati menjadi resiko yang paling sering terjadi. Bahkan resiko ini sama sekali tidak bisa dipengaruhi oleh usia. Hati berfungsi untuk menyaring semua zat cair, padat, bahan kimia dan semua senyawa yang menjadi racun untuk tubuh. Minum obat pelangsing yang mengandung bahan kimia atau herbal tertentu akan membuat hati terus menyaring zat lebih dari kemampuannya. Akibatnya maka gangguan fungsi hati bisa muncul kapan saja. Melakukan beberapa cara menjaga kesehatan hati secara alami bisa dilakukan untuk mencegah efek samping agar tidak muncul.

  1. Depresi

Hal yang paling banyak dipikirkan ketika sedang menurunkan berat badan adalah berat badan yang bisa menurun dengan cepat. Namun penggunaan obat kimia atau herbal jangka panjang justru bisa membuat Anda terserang depresi. Depresi bisa dipengaruhi dari perubahan enzim dan hormon dalam tubuh, keinginan yang berlebihan dan perubahan fungsi organ tubuh. Gangguan depresi sering ditandai dengan sakit kepala, sulit tidur, sulit bernafas, kurang nafsu makan, dan keinginan untuk mengakhiri hidup. Jika kondisi ini sudah menyerang maka bisa mencoba melakukan cara mengatasi stress super ampuh.

  1. Diare

Diare disebabkan karena reaksi usus dan lambung yang menolak semua sari makanan untuk tubuh. Karena ada zat kimia yang berasal dari obat maka obat penekan sistem enzim yang bekerja untuk usus. Akibatnya maka tubuh selalu merasa ingin buang air besar. Jika diare jangka panjang tidak mendapatkan perawatan maka tubuh bisa terkena dehidrasi, penyakit pencernaan, dan tubuh kurang nutrisi.

Jika diare terus menerus terjadi maka bisa diatasi dengan cara :

  1. Anemia

Anemia disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan zat besi sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dipengaruhi dari penyerapan tubuh yang memang tidak bisa menyerap semua vitamin dan mineral dari bahan makanan. Kondisi ini juga disebabkan karena penekanan nafsu makan yang berlebihan sehingga tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang seimbang. Ada berbagai penyebab anemia yang bisa terjadi pada tubuh Anda ketika mengkonsumsi obat pelangsing. Namun anemia juga bisa dicegah dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi super tinggi

  1. Menopause Dini

Bagi wanita yang sering mengkonsumsi obat pelangsing maka juga harus waspada dengan ancaman menopause dini. Menopause dini juga  berarti bahwa kemungkinan untuk memiliki anak menjadi lebih kecil dan resiko terkena kanker payudara serta kanker ovarium menjadi lebih besar. Kondisi ini disebabkan karena senyawa dalam obat pelangsing bisa menyebabkan gangguan sistem metabolisme. Dampaknya maka tubuh tidak memiliki hormon progesteron dalam jumlah yang cukup. Gejala menopause pada wanita harus selalu diwaspadai sebagai dampak dari obat pelangsing.

  1. Anoreksia

Anoreksia disebabkan karena gangguan makan yang sangat parah. Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh berbagai hal seperti ketakutan jika berat badan naik, kegemukan dan merasa tidak bisa makan. Anoreksia bisa lebih menyakitkan karena tubuh tidak mendapatkan nutrisi seperti kebutuhan. Bahkan bisa menyebabkan komplikasi termasuk menstruasi yang tidak teratur, gangguan sistem reproduksi, penurunan fungsi organ dan masalah kesehatan jangka panjang.

  1. Sembelit

Sembelit juga menjadi salah satu resiko dari konsumsi obat pelangsing yang berlebihan. Kondisi ini diawali dari ketidakmampuan usus untuk menyerap semua nutrisi bahkan serat dari sayuran dan buah. Usus selalu bekerja dengan cepat untuk membuang sari makanan akibatnya fungsinya akan menurun. Sembelit bisa menyebabkan gangguan pencernaan parah sehingga harus mendapatkan perawatan cepat. Sembelit juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan lain seperti wasir.

  1. Kematian

Kematikan menjadi salah satu dampak paling besar dari kebiasaan minum obat pelangsing. Kematian lebih banyak disebabkan karena adanya komplikasi fungsi organ dari efek samping jangka panjang obat pelangsing. Beberapa komplikasi yang paling sering terjadi adalah penyakit gangguan fungsi hati, diabetes, gagal ginjal dan kekurangan nutrisi. Bahkan kematian selalu mengancam ketika tubuh tidak mampu menerima efek dari obat pelangsing.

Tips Aman untuk Memiliki Tubuh Langsing

  1. Jangan mengkonsumsi obat pelangsing bebas tanpa mendapatkan rekomendasi dari dokter yang merawat Anda.
  2. Kenali berbagai kandungan obat kimia atau herbal dalam semua jenis obat pelangsing. Jenis obat yang sudah dilarang di Indonesia adalah : sibutramin, ephedra, rimobanat, dilantin, phenolphthalein dan jenis lain.
  3. Tidak ada cara yang instan untuk menurunkan berat badan, jadi Anda bisa mencoba untuk melakukan olahraga untuk menurunkan berat badan super cepat
  4. Mengkonsumsi makanan sehat untuk diet menurunkan berat badan
  5. Mengkonsumsi secara rutin makanan penurun berat badan super cepat
  6. Hindari mengkonsumsi lemak berlebihan dan tetap menjaga keseimbangan asupan nutrisi agar terindar dari akibat kelebihan lemak dalam tubuh

Jadi siapapun yang ingin mengkonsumsi obat pelangsing maka harus memperhatikan efek samping yang bisa terjadi. Tidak ada obat yang paling ampuh selain kesadaran untuk mengendalikan berat badan.