Sponsors Link
     Sponsors Link

16 Bahaya Tembakau Rokok bagi Kesehatan dan Paru-paru

ads

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat memicu terjadinya berbagai jenis gangguan kesehatan serta penyakit. Meskipun sudah banyak sekali bukti nyata mengenai dampak buruk merokok, nyatanya ketergantungan merokok dalam lingkungan masyarakat Indonesia  masih tinggi. Dalam laporan tahunan WHO, tercatat 36% penduduk Indonesia atau setara dengan lebih dari 60 juta penduduk Indonesia merokok. Bahkan jika kebijakan tetap seperti saat ini, maka WHO memperkirakan jumlah perokok di Indonesia akan naik menjadi 90 juta orang pada 2025 kelak. Jumlah yang demikian besar juga sesuai dengan hasil penelitian Universitas Indonesia yang mengungkapkan bahwa setiap hari tidak kurang dari 500 masyarakat kita meninggal dunia akibat rokok.

Melihat dampaknya yang begitu berbahaya bagi kelangsungan hidup masyarakat, maka berbagai penelitian telah dilakukan dan dilaporkan kepada masyarakat umum agar mereka mendapat pemahaman mengenai apa yang sebenarnya terkandung dalam tembakau rokok sehingga sangat membahayakan tubuh. Hal ini tentu saja diharapkan dapat menjadi suatu langkah mengurangi kebiasaan merokok di Indonesia.

Dari berbagai penelitian, telah ditemukan sekitar 2500 macam komponen bahan kimia dalam tembakau rokok. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1100 komponen dapat diidentifikasi langsung dalam asap rokok, sedangkan sisanya dipecah dan bergabung dengan zat lain menjadi komponen baru.

Bahan Kimia Tembakau Rokok

Bahan-bahan kimia berbahaya dari tembakau tersebut dapat kita kategorikan berasal dari lima macam komponen di bawah ini;

  • Senyawa Alkaloid

Senyawa alkaloid merupakan zat yang diturunkan secara genetik. Salah satu contoh dari senyawa ini adalah nikotin. Dalam (Voges : 2000) serta (Asmino dan Sudoko : 1987), menyebutkan bahwa kandungan nikotin yang ada dalam tembakau rokok akan memicu ketagihan serta gangguan fungsi pada jantung serta paru-paru.

Baca : Cara membersihkan paru-paru dari nikotin secara alamiCara menjaga kesehatan paru-paru Infeksi paru-paru

  • Zat kimia yang meningkat ketika proses pengovenan terlalu lama

Zat itu misalnya adalah TSNA. Secara alami, TSNA (tobacco spesific nitrosamine). berada dalam daun tembakau dalam jumlah sedikit. Namun, zat ini akan meningkat ketika melalui proses pengovenan yang terlalu lama. Jumlah TSNA juga dapat meningkat akibat aktivitas organisme tertentu. Bagi tubuh manusia, TSNA (tobacco spesific nitrosamine) berpotensi sebagai bahan karsinogenik yang dapat memicu terjadinya kanker.

  • Residu bahan pembakaran

Pembakaran yang dimaksud ialah pembakaran melalui oven yang dilakukan dengan pemanasan langsung. Salah satu contohnya yakni B-a-P (benzo-a-pyrene) yang juga merupakan senyawa karsinogenik.

  • Residu pupuk dan pestisida

Selama proses penanaman, tanaman tembakau tentu saja telah terpapar berbagai jenis pupuk kimia serta pestisida yang selanjutnya akan terakumulasi di dalam berbagai organ tanaman. Zat-zat kimia tersebut misalnya klor, cadmium, sipermetrin, provenofos, dan lain sebagainya.

  • NTRM (nontobacco related-material)

NTRM adalah bahan asing selain tembakau yang ikut serta diolah menjadi tembakau rokok. Adanya zat asing ini tidak kalah berbahaya dengan keempat sumber di atas. Seperti halnya plastik, tali, atau bahan pembungkus.

Sponsors Link

Berdasarkan Journal Neuroscience (anti-acrolein treathment), Buletin Tanaman Tembakau, April 2010 : 33-43 (Universitas Tribuana Tunggadewi, Malang), disebutkan ada berbagai macam bahan kimia berbahaya di dalam tembakau rokok, dimana bahan berbahaya itu menimbulkan gangguan kesehatan bagi tubuh manusia jika sampai masuk ke dalam tubuh manusia. Berikut ini adalah bahaya tembakau rokok yang patut diwaspadai :

  1. Merusak HDL

Akrolein merupakan salah satu zat hasil pembakaran tembakau rokok. Akrolein berwujud cair serta mengandung alkohol. Pada tubuh, akrolein akan mengganggu proses metabolisme lipid, yakni dengan merusak HDL (kolesterol baik) dan mengubah struktur LDL (kolesterol jahat) yang berada di dalam pembuluh darah menjadi tidak dikenali tubuh. Akibatnya, sistem imun akan mengirim banyak sel darah putih untuk menyerangnya. Penumpukan sel darah putih inilah yang nantinya akan menimbulkan plak dan memicu terjadinya stroke.

Baca : HDL rendahHDL tinggi Bahaya kolesterol LDL tinggi

  1. Pengangkutan Oksigen Terganggu

Ketika tembakau rokok mulai dibakar dan dihisap, maka ia akan menghasilkan karbon monoksida sebagai hasil akhir pembakaran yang tidak sempurna. Bahaya karbon monoksida bagi tubuh ialah mengganggu pengangkutan oksigen ke sel-sel tubuh. Hal ini karena daya ikat hemoglobin (protein pembawa oksigen) terhadap karbon monoksida jauh lebih kuat daripada daya ikatnya terhadap oksigen itu sendiri. Jika oksigen peredarannya terganggu manusia akan mudah sekali mengalami dada sesak dan sesak nafas.

Baca : Penyebab dada sesakSesak nafas

  1. Berpengaruh Terhadap Sistem Saraf

Di dalam tembakau rokok, nikotin berperan sebagai zat adiktif. Di dalam tubuh, nikotin akan mempengaruhi sistem saraf untuk menstimulasi munculnya perasaan lebih rileks, nyaman, dan mengurangi ketegangan. Efek inilah yang membuat seseorang ketagihan merokok untuk mendapatkan perasaan tersebut. Sedangkan dalam jangka panjang, nikotin juga dapat meningkatkan kadar kolesterol tubuh, sehingga akan meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.

Baca : Kesehatan sistem saraf otakEfek bahaya nikotin rokok

  1. Kerusakan Paru-paru

Zat ammonia yang pada umumnya dimanfaatkan dalam produk pembersih dan pupuk ini ternyata juga ditemukan di dalam rokok. Adanya ammonia akan meningkatkan dampak yang ditimbulkan oleh nikotin. Yakni reaksi antara keduanya akan menjadikan nikotin berwujud gas sehingga mudah terserap melalui saluran pernafasan. Selain itu, ammonia juga memicu terjadinya kerusakan paru-paru.

  1. Keracunan

Gabungan dari senyawa hydrogen serta sianida merupakan racun yang sangat berbahaya bagi tubuh. Pada pengonsumsi rokok, hydrogen sianida akan merusak lapisan silia di sepanjang saluran nafas serta paru-paru, padahal fungsi silia sendiri adalah sebagai penghalau zat asing agar tidak masuk ke paru-paru. Selain itu, keracunan sianida juga dapat menimbulkan berbagai macam gejala, seperti sakit kepala, mual, muntah, sesak  nafas, jantung bedebar, hilang kesadaran sampai kematian.

Baca : Sering mual setelah makanKepala sering terasa berat pusing dan mual Sering sakit kepala

  1. Radang Pau-paru

Nitrogen oksida merupakan gas beracun yang dapat memicu radang pada paru-paru. Selain ditemukan pada rokok, gas nitrogen oksida juga lazim dijumpai pada produk sampingan/limbah kendaraan bermotor dan pabrik. Meski secara alami tubuh memerlukan nitrogen oksida dalam jumlah kecil sebagai perantara impuls antar sel, namun jika jumlahnya terlalu besar justru akan menyebabkan masalah diatas serta memperlebar saluran pernafasan sehingga zat-zat kimia berbahaya lain lebih mudah masuk ke paru-paru.

  1. Menyebabkan Kanker

Formalin yang pada umumnya digunakan sebagai campuran produk pembasmi hama serta pengawet mayat jika sampai masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan kanker.

  1. Menghambat Kinerja Enzim

Fenol menjadi berbahaya bagi tubuh karena sifatnya yang dapat terikat protein sehingga menghambat cara kerja enzim dalam tubuh.

  1. Mengacaukan Sistem Metabolisme

Senyawa dari hydrogen sulfide adalah gas yang cenderung beracun ada pada tembakau. Dampak buruk dari racun ini ialah menghalangi oksidasi dari enzim tertentu sehingga mengacaukan metabolisme tubuh.

sponsored links
  1. Kematian

Dalam suhu kamar, methanol berwujud cair dan mudah menguap. Selain itu, metanol juga cenderung mudah terbakar. Dampak berbahaya dari kontak secara langsung dengan methanol yakni dapat merusak indra penglihatan bahkan dapat menyebabkan kematian.

  1. Komplikasi

Kandungan tar dalam tembakau rokok sudah banyak dikenal sebagai salah satu zat berbahaya bagi tubuh. Diantaranya yakni dapat menyebabkan penyakit jantung, bronkitis, emfisema, serta gangguan pada kehamilan. Sedangkan ketika tembakau dibakar, tar akan menjadi zat karsinogenik yang memicu penyakit kanker.

Baca : Penyebab emfisemaGejala bronkitis akutPenyebab bronkitis kronis

  1. Regenerasi Sel Terganggu

Zat arsenik merupakan logam beracun yang sering menyebabkan kematian pada para pekerja pabrik. Adanya akumulasi arsenik sedikit demi sedikit dari rokok akan dapat mengganggu kemampuan sel tubuh untuk memperbarui diri.

  1. Merusak DNA

Dampak berbahaya dari nitrosamine bagi tubuh ialah kemampuannya merusak DNA sel. Dengan adanya mutasi pada DNA, maka menjadikan nitrosamin sebagai bahan karsinogen kuat di dalam rokok. Pada dasarnya nitrosamin ditemukan dalam jumlah sedikit di dalam tembakau, akan tetapi akan meningkat ketika tembakau dibakar.

  1. Leukimia

Banyak sekali zat kimia yang menggunakan benzene sebagai zat pelarut, termasuk bahan bakar bensin. Di dalam tembakau sendiri banyak ditemukan benzene, sehingga bagi seorang perokok, ia akan mendapat benzene sepuluh kali lipat daripada mereka yang bukan perokok. Sementara bahaya benzene bagi tubuh ialah dapat menyebabkan kanker darah.

  1. Penyakit Ginjal

Pada praktiknya, kadmium merupakan salah satu komponen dalam pembuatan batu baterai. Bahan yang tidak wajar jika dikonsumsi tubuh ini diketahui bisa menyebabkan kanker, memicu kerusakan ginjal, serta merusak lapisan pembuluh arteri.

Baca : Ciri ciri gagal ginjalJenis penyakit ginjal

  1. Kanker Kulit

Polonium adalah salah satu bahan radioaktif pemicu kanker bagi tubuh. Meski secara alami pancaran sinar alfa dari polonium-210 dapat dilindungi oleh kulit. Akan tetapi lain halnya bagi perokok, peran penting kulit menjadi tidak berguna karena mereka memaparkan polonium-210 secara langsung kepada sel-sel paru. Hal ini lah yang akan memicu tumbuhnya kanker kulit dengan mudah. Kromium juga merupakan zat karsinogenik bagi tubuh. Pada umumnya, zat kimia berbentuk logam ini digunakan sebagai campuran untuk pembuatan logam lain serta sebagai campuran pembuatan cat.

Itulah berbagai macam bahaya tembakau rokok yang bisa sangat berbahaya bagi tubuh jika sampai masuk ke dalam tubuh manusia. Oleh sebab itu ada baiknya menghindari rokok dan tidak mengkonsumsinya.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Friday 01st, April 2016 / 06:10 Oleh :
Kategori : Kimia