Home ReviewTindakan Medis Ginekologi – Pengertian – Tindakan – Efek Samping

Ginekologi – Pengertian – Tindakan – Efek Samping

by Dony dwi prasetya

Tubuh manusia merupakan kumpulan dari komponen-komponen yang saling melengkapi satu sama lain. Kelengkapan ini bisa berupa kelengkapan organ, jaringan, sel, atau anggota alat gerak yang lain. Setiap komponen tersebut akan mempengaruhi kinerja dari komponen yang lain. Satu komponen akan dapat mempengaruhi gerak , tugas, dan fungsi dari komponen lain. Tubuh manusia merupakan sebuah sistem yang sangat komplek. Begitu juga jika ditemukan sebuah penyakit dalam tubuh manusia yang menyerang organ tertentu.

Meskipun terkadang penyakit hanya terfokus pada satu jenis organ saja, namun tidak menutup kemungkinan untuk menyebarnya  penyakit itu ke jaringan-jaringan yang lain. Biasanya penyebaran ini sendiri bisa berupa penyakit itu sendiri atau bisa juga berupa penyakit lain yang berhubungan. Jika terjadi seperti itu maka tindakan terakhir adalah dengan cara menghilangkan sumber penyakit, salah satu metodenya adalah dengan operasi. Namun, bisa juga tindakan pengobatan berupa terapi.

Meskipun gangguan yang menyerang tubuh manusia itu berasal dari luar tubuh, namun pada akhirnya akan menimbulkan gangguan juga pada proses yang ada di dalam tubuh manusia. Gangguan pada tubuh manusia yang timbul do dalam tubuh itu sendiri memiliki berbagai macam jenis dan penyebab. Setiap penyebab akan menimbulkan gangguan tertentu secara khusus. Biasanya gangguan yang berasal dari dalam tubuh manusia ini berupa kelainan genetik atau bisa juga kelainan yang dibawa sejak lahir. Pada beberapa kasus kelainan ini menyebabkan beragam jenis permasalahan yang dapat mengganggu kehidupan sehari-sehari.

Penanganan dan pencegahan dini merupakan salah satu cara yang bisa menjadi sebuah solusi yang sangat baik. Pencegahan secara dini akan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pada beberapa kasus yang terjadi, pasien yang terlambat mendapatkan penanganan mengakibatkan terjadinya kematian. Penanganan secara dini sangat dibutuhkan untuk dapat menghindari penyakit yang membahayakan. Namun, untuk dapat melakukan penanganan secara dini, maka dibutuhkan metode diagnosa yang juga tepat dan akurat.

Salah satu bagian yang cukup rawan terkena serangan penyakit adalah organ bagian reproduksi. Organ reproduksi merupakan salah satu bagian yang sangat penting, terutama bagi wanita. Ketika organ reproduksi tersebut dapat dijaga kesehatannya maka, besar kemungkinan seorang wanita akan terhindar dari berbagai jenis penyakit. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa banyak sekali penyakit yang menyerang dan menyukai organ reproduksi sebagai lokasi perkembangan.

Dalam bidang kedokteran sendiri pada dasarnya terdapat cabang yang terfokus dalam bidang ini, yaitu Ginkologi. Mungkin, ada beberapa dari kalian yang sudah pernah mendengar mengenai cabang keilmuan ini sendiri. Akan tetapi, tidak semua hal kita ketahui mengenai cabang keilmuan yang satu ini. Kali ini kita akan membahas mengenai banyak hal yang berhubungan dengan cabang keilmuan ini. Beberapa hal yang perlu kalian ketahui adalah.

Apa Itu Ginkologi ?

Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa organ reproduksi adalah salahs atu bagian terpenting dari kehidupan manusia. kesehatan organ yang satu ini harus diperhatikan dengan baik. Jika terjadi gangguan pada organ ini, maka akan memiliki resiko yang cukup besar. Pada beberapa kasus gangguan pada organ reproduksi sendiri dapat berujung dan berakibat pada kematian. Bagi seorang wanita, kebersihan dan kesehatan organ reproduksi bukanlah hal yang bisa diabaikan begitu saja. Hal ini dikarenakan bagian organ reproduksi wanita adalah salah satu bagian yang sangat rawan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang merugikan.

Kista dan keputihan adalah salah satu penyakit yang umum menyerang organ reproduksi wanita. Banyak sekali jenis-jenis kita yang cukup berbahaya bagi seorang perempuan. Untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut maka tindakan pencegahan dan perawatan adalah hal yang sangat penting. Pada zaman ini, banyak sekali metode-metode perawatan organ reproduksi yang bisa ditemukan. Metode perawatan yang ada sendiri tak hanya terbatas pada metode-metode ilmiah saja, namun juga terdapat metode-metode tradisional yang bisa juga kita gunakan.

Pada bidang kedokteran sendiri pada dasarnya terdapat sebuah cabang keilmuan yang secara khusus mempelajari mengenai kesehatan organ reproduksi wanita. Cabang keilmuan ini sendiri disebut sebagai Ginekologi. Cabang keilmuan ini sendiri memang terfokus pada tindakan pencegahan, pengobatan, dan pemeriksaan organ kesehatan reproduksi wanita. Keberadaan seorang ahli ginekolog sendiri memang tak dapat kita abaikan begitu saja. tindakan pencegahan, perawatan, dan diagnosa penyakit pada bagian organ reproduksi bukan lah sebuah hal yang sederhana.

Mungkin, kita bisa menggunakan obat-obat perawatan yang banyak di jual di pasaran. Namun, obat-obatan tersebut hanya dapat menjaga bagian luar saja. Sedangkan kesehatan bagian dalam juga harus diperhatikan dengan betul. Hal inilah yang menjadikan seorang ahli ginekologi menjadi sangat penting. Melalui seorang ahli ginekologi kita bisa tetap menjaga dan merawat serta memantau kondisi bagian dalam organ reproduksi.

Seorang ahli ginekologi sendiri akan melayani berbagai keluhan dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi wanita. Ada beberapa hal yang bisa dilayani oleh seorang ahli ginekologi, contohnya seperti

  • Masalah yang berhubungan dengan vulva dan vagina seperti vulvovaginitis dan perdarahan nonmenstrual, serta keputihan.
  • Masalah yang berhubungan dengan indung telur dan tuba falopi seperti endometriosis, PCOS, hingga kista atau tumor pada indung telur.
  • Serta masalah seputar menstruasi, seperti menstruasi tidak teratur, PMS yang terasa amat sakit, hingga menopause.

Masalah tersebut adalah beberapa contoh yang bisa ditangani oleh seorang ahli ginekologi

Kapan Kita Melakukan Konsultasi Ginekologi ?

Pada dasarnya setiap wanita sangat dianjurkan untuk melakukan tindakan konsultasi dengan seorang ahli ginekologi. Jika seorang wanita telah melakukan kegiatan seksual dengan lawan jenis maka sangat dianjurkan untuk melakukan tindakan konsultasi dengan ginekolog. Hal ini akan dapat membantu wanita tersebut merasa nyaman dan aman jika ingin mengandung. Namun, tak jarang seseorang baru akan menemui seorang ahli ginekolog saat sudah terjangkit atau terduga mengindap penyakit tertentu.

Hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah, namun akan lebih baik jika kegiatan konsultasi tersebut dilakukan sejak awal. pelaksanaan konsultasi dan pemeriksaan sejak awal akan dapat menurunkan kemungkinan seseorang mengidap penyakit tertentu. Ketika penyakit tersebut dapat ditemukan masih dalam tahap awal, maka pemusnahannya akan menjadi lebih cepat, serta dengan resiko yang cukup minim. Namun, jika penyakit tersebut ditemukan sudah dalam kondisi yang cukup parah, maka resiko yang ada juga cukup besar.

Pada beberapa kasus terkadang beberapa orang mengalami kekeliruan pemahaman mengenai ginekologi. Seorang ahli ginekologi adalah mereka yang hanya terfokus pada bidang penjagaan kesehatan organ reproduksi wanita. Biasanya tindakan ini akan dilakukan pada masa sebelum kehamilan. Namun, ketika seseorang telah mengalami kehamilan, maka pemeriksaan yang ada akan dilakukan oleh seorang obstetri yang lebih berkompeten. Namun, tak jarang terkadang kita menemukan seorang ahli ginekolog juga sekaligus sebagai ahli obstetri. Terkadang kita menemukan seorang dokter yang memiliki gelar SpOG atau yang biasa disebut juga sebagai dokter kandungan.

Tindakan Pemeriksaan dan Konsultasi Ginekologi

Pada prosedur pemeriksaan organ reproduksi, maka tak jarang seorang ahli ginekologi akan melakukan pemeriksaan pada setiap bagian yang memiliki kemungkinan untuk menimbulkan penyakit. Beberapa bagian yang juga tak lepas daro pemeriksaan adalah

  • Dada
  • Perut
  • Rahim
  • Pangkal paha
  • Vagina
  • Dubur

Setiap bagian tersebut akan diperiksa secara menyeluruh oleh seorang ahli ginekolog saat kita melakukan pemeriksaan. Biasanya pemeriksaan ini sendiri akan menggunakan beragam jenis alat yang dapat menunjang proses pemeriksaan. Beberapa jenis peralatan yang lazim digunakan saat pemeriksaan adalah

Tindakan Pengobatan Medis

Jika kita berbicara mengenai penyakit dan kelainan yang menyerang organ reproduksi kewanitaan, maka kita bisa menyebutkan banyak sekali macamnya, seperti

  • Kelainan menstruasi
  • Kanker serviks
  • Kanker rahim
  • Kanker indung telur
  • Kelainan rahim
  • Kista
  • Keputihan
  • Vagina berlendir
  • Kutil pada bagian kewanitaan
  • Rasa sakit saat sedang buang air kecil
  • Rasa sakit pada bagian perut
  • Rasa nyeri pada bagian punggung
  • Pendarahan yang terjadi secara tiba-tiba

Masih banyak lagi jenis-jenis penyakit yang bisa menyerang dan menganggu bagian organ kewanitaan. Gangguan ini sendiri bisa di deteksi dengan menggunakan metode Kolposkopi, yang merupakan salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengetahui kondisi dari serviks, dan rahim. Jika ditemukan kelainan maka dokter akan dapat dengan segera melakukan tindakan medis yang diperlukan. Beberapa contoh tindakan medis yang dapat dilakukan seperti

  1. Ablasi Endometrial

Tindakan ini merupakan salah satu tindakan medis yang bertujuan untuk mengatasi masalah saat menstruasi. Tindakan ini sendiri biasanya dilakukan dengan cara meluruhkan dinding endometrial yang sangat berpengaruh pada siklus dan proses menstruasi seorang wanita. Peluruhan ini sendiri akan dapat mengurangi kondisi pendarahan berlebih saat siklus menstruasi tiba.

  1. Histerektomi

Histerektomi merupakan salah satu tindakan medis yang berada dalam lingkup ruang ilmu ginekologi. Tindakan medis yang satu ini bisa dikatakan merupakan sebuah tindakan medis yang radikal dan memiliki efek cukup besar. Namun, memang harus dilakukan demi menyelamatkan diri pasien itu sendiri. Tindakan histerektomi sendiri merupakan sebuah tindakan medis yang dilakukan dengan cara pengangkatan organ rahim dari dalam tubuh. Pengangkatan rahim ini sendiri bisa disebabkan karena berbagai macam hal. Bisa dikarenakan efek penyakit kanker dan tumor yang ada pada rahim. Namun, juga bisa dikarenakan efek cidera pada organ rahim.

  1. Pap Smear

Pap Smear merupakan salah satu metode medis yang digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan pada bagian rahim. Metode pemeriksaan pada Pap Smear sendiri akan dilakukan dengan cara mengikis bagian dinding rahim. Kikisan jaringan inilah yang kemudian akan diperiksa di laboratorium.

Efek Samping

Pada dasarnya efek samping yang muncul pada tindakan medis yang berada di bawah ruang lingkup ginekologi, sangat tergantung pada tindakan medis yang digunakan. Jika memang tindakan medis yang dilaksanakan memang cukup berbahaya, maka resiko yang muncul juga membahayakan. Beberapa resiko yang sering muncul pada tindakan medis operasi ginekologi adalah

  • Pendarahan
  • Infeksi
  • Reaksi alergi terhadap zat yang digunakan
  • Alergi terhadap obat atau obat bius yang digunakan
  • Rasa nyeri setelah tindakan pemeriksaan
  • Menopause
  • Osteoporosis
  • Penurunan hasrat seks.
  • Vagina kering.
  • Depresi
  • Stres
  • Penyakit jantung.
  • Inkonsisensi urin.
  • Tidak dapat hamil.
  • Pembentukan fistula.
  • Adanya penggumpalan darah.

Itu tadi beberapa informasi yang berhubungan dengan ginekologi. Bagi seorang wanita maka sangat dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan seorang ahli ginekologi sejak dini. Hal ini akan dapat mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit yang berbahaya. Semoga informasi ini bermanfaat.

You may also like