PET Scan – Pengertian – Prosedur – Metode – Perawatan – Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tubuh manusia adalah sebuah tempat yang sangat subur bagi tumbuh kembang sebuah penyakit. banyak sekali penyakit yang bersarang dan menyukai tubuh manusia sebagai sarang atau bisa disebut juga sebagai host. Penyakit yang berada dalam tubuh manusia itu sendiri bisa saja berasal dari luar tubuh kita seperti serangan virus dan bakteri. Namun, serangan penyakit bisa juga berasal dari dalam tubuh kita sendiri seperti adanya perkembangan sel tak normal yang berujung pada kanker dan tumor. Ada beberapa penyakit yang bisa langsung diatasi oleh tubuh kita sendiri secara alami. Tapi, ada juga penyakit yang bisa dikatakan tidak dapat diatasi secara alami sehingga membutuhkan bantuan dari metode pengobatan lain.

Penyakit akan menjadi sangat berbahaya dan sangat membahayakan jika tidak dapat ditangani secara baik dan secara tepat. Dalam beberapa kasus keterlambatan penanganan akan berakibat pada kematian pasien itu sendiri. Namun, itu sendiri biasanya akan sangat bergantung pada jenis dan tipe dari penyakit itu sendiri. Jika memang tipe dari penyakit itu dirasa sangat berbahaya maka, pasien harus segera mendapatkan pengobatan yang tepat dan cepat. Karena itu sistem pendeteksian dini kini telah menjadi suatu hal yang sangat penting. Banyak sekali simptom yang dapat dijadikan salah satu acuan untuk mendeteksi suatu jenis penyakit yang sedang menyerang tubuh kita. Meskipun, simptom sendiri terkadang bisa saja menipu,  hak ini dikarenakan suatu simptom terkadang dapat berdiri sendiri atau dapat juga menjadi akibat dari suatu penyakit tertentu.

Ketika simptom yang terlihat tak lagi dapat dijadikan bahan acuan secara penuh, maka  diperlukan metode pemeriksaan lain yang lebih baik. Selama ini dalam tes radiologi kita mengenal beberapa metode pemeriksaan. Beberapa metode pemeriksaan yang kita tahu seperti CT Scan, Pemeriksaan MRI dan Rontgen. Namun, sebenarnya masih ada sebuah pemeriksaan lagi yang lebih akurat dan lebih terperinci dari semua pemeriksaan tersebut. Pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan PET Scan. Kali ini kita akan membahas mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan PET Scan. Ada banyak hal yang perlu kalian ketahui mengenai pemeriksaan yang satu ini, seperti

PET Scan

Positron Emission Tomography atau yang biasa disingkat menjadi PET Scan, merupakan salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam tubuh manusia. Metode pemeriksaan menggunakan PET scan sendiri akan menyebabkan pasien berhubungan langsung dengan bahan radioaktif dalam dosis yang aman. Bahan radioaktif yang digunakan ini biasanya disebut dengan radiotracer. Pemeriksaan menggunakan PET Scan sendiri memang bisa dikatakan lebih efektif dan lebih detail jika dibandingkan dengan pemeriksaan radiologi yang lain. Hal ini dikarenakan pemeriksaan menggunakan PET Scan dapat mendeteksi hingga aktifitas sel terkecil dari manusia. Kemampuannya ini membuat PET Scan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam dunia medis.

Pemeriksaan PET Scan ini biasanya sering di gabungkan dengan beberapa pemeriksaan Radiologi yang lain. hal ini ditujukan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan dapat digunakan sebagai bahan perbandingan. Pemeriksaan menggunakan alat yang satu ini bisa dikatakan cukup mahal dan terkadang tidak semua Rumah Sakit memiliki alat ini. Pemeriksaan PET Scan yang dapat mendeteksi hingga ketingkat sel membuat dokter akan dapat mendeteksi penyakit sejak dini. Setiap gangguan awal dari kelainan yang berpotensi dapat timbul dalam tubuh kita akan dapat langsung terdeteksi dan teridentifikasi.

Pemeriksaan menggunakan alat ini sendiri juga dapat membantu dokter untuk menentukan kondisi tubuh dari pasien tersebut. Hal ini dikarenakan alat yang digunakan dapat sekaligus membaca aliran darah dalam tubuh kita, metabolisme gula dalam tubuh, serta penggunaan oksigen yang kita perlukan. Kemampuan itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa PET Scan menjadi salah satu metode pemeriksaan yang cukup penting bagi dunia medis.

Kapan PET Scan Digunakan

Pemeriksaan menggunakan PET Scan biasanya akan digunakan pada beberapa penyakit yang membutuhkan diagnosa lebih terperinci. Biasanya yang membutuhkan pemeriksaan seperti ini adalah, beberapa penyakit yang tergolong ganas dan kompleks. Salah satu jenis penyakit yang cukup kompleks dan membutuhkan pemeriksaan secara mendetail adalah kanker dan beberapa jenis tumor. Hal ini dikarenakan terkadang gejala dini yang diakibatkan oleh tumor dan kanker memiliki persamaan dengan  gejala penyakit lain yang biasa ditemukan, seperti batuk dll. Untuk mengetahui secara terperinci dan sumber dari gangguan. Maka metode yang satu ini digunakan untuk dapat mendeteksi hal tersebut.

PET Scan sendiri memiliki beberapa fungsi dan kegunaan lain yang bisa dimanfaatkan dalam dunia medis. Beberapa fungsi atau kegunaan dari PET Scan ini adalah

  • Mendeteksi kanker
  • Mencari tahu apakah sel kanker telah menyebar ke organ tubuh lain
  • Mengetahui keefektifan suatu pengobatan, misalnya kemoterapi
  • Mencari tahu apakah kanker telah mengalami kekambuhan setelah pengobatan
  • Mencari tahu aliran darah yang mengalir ke dalam otot jantung
  • Mengetahui efek dari serangan jantung atau infark miokard akutpada jantung
  • Mengidentifikasi area otot jantung yang mengalami kerusakan
  • Mengevaluasi kelainan otak seperti tumor, gangguan daya ingat, kejang, dan berbagai gangguan saraf pusat lainnya
  • Membuat suatu gambaran dari fungsi otak dan jantung normal

Karena kemampuannya yang mengagumkan dan lebih terperinci, maka PET Scan sering dilibatkan dalam pembuatan obat-obatan jenis baru. Melalui pemeriksaan PET Scan maka dapat dilihat reaksi tubuh terhadap obat yang di  konsumsi. Apakah obat tersebut dapat mengatasi sumber penyakit secara baik atau tidak.

Melalui pemeriksaan PET Scan kita akan mendapatkan beberapa kelebihan dibanding pemeriksaan lain. Ada beberapa kelebihan daro PET Scan jika dibanding dengan pemeriksaan dengan metode lain seperti, 

  • Pemeriksaan nuklir dapat memberikan informasi unik, seperti detail dari fungsi dan struktur anatomik organ tubuh yang tidak dapat diperoleh dari pemeriksaan lainnya
  • Dapat membantu menegakkan diagnosis dan pengobatan sedini mungkin
  • Tidak terlalu mahal dan dapat memberikan informasi yang lebih akurat dibandingkan dengan melakukan tindakan pembedahan
  • Dapat mendeteksi penyakit pada stadium dini, bahkan sebelum penyakit menimbulkan gejala atau ditemukan oleh pemeriksaan radiologi lainnya
  • Anda dianjurkan untuk tidak makan selama kurang lebih 6-8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan, namun selama itu Anda masih diperbolehkan untuk minum.
  • Anda juga tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas fisik yang berat selama 24 jam sebelum PET scan.
  • Bila Anda diminta untuk melakukan pemeriksaan ini, sementara Anda sedang hamil, sebaiknya katakan kondisi Anda tersebut pada dokter Anda.

Persiapan Pemeriksaan PET Scan

Seorang  Pasien sebelum menjalani pemeriksaan PET Scan biasanya akan mendapatkan beberapa instruksi dari dokter. Instruksi ini merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Beberapa instruksi yang jamak dan sering diberikan adalah

  • Anda dianjurkan untuk tidak makan selama kurang lebih 6-8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan, namun selama itu Anda masih diperbolehkan untuk minum.
  • Anda juga tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas fisik yang berat selama 24 jam sebelum PET scan.
  • Bila Anda diminta untuk melakukan pemeriksaan ini, sementara Anda sedang hamil, sebaiknya katakan kondisi Anda tersebut pada dokter Anda.
  • Beritahukan kepada dokter jika anda sedang mengkonsumsi sumplemen tertentu
  • Bisanya anda juga akan diminta untuk melepaskan beberapa perhiasan atau benda logam lain.
  • Beritahukan pada dokter jika anda memiliki gejala alergi pada bahan tertentu.
  • Jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung gula, sebaiknya mengkonsumsi air mineral saja.

Sepintas jika kita lihat, maka instruksi yang diberikan tak jauh berbeda dengan instruksi yang diberikan  pada mereka yang akan menjalani tindakan operasi. Instruksi tersebut diberikan karena untuk mempermudah radiotracer menyebar dalam tubuh pasien. Pada pasien yang menderita penyakit tertentu seperti diabetes, maka penyebaran radiotracer akan sedikit terganggu. Sehingga kadang dibutuhkan pemeriksaan lain sebagai bahan pertimbangan dan perbandingan.

Pemeriksaan menggunakan PET Scan ini sendiri sebenarnya tidak akan menimbulkan rasa sakit apapun kepada tubuh kita. Namun, biasanya perasaan yang muncul adalah perasaan kurang nyaman ketika radiotracer masuk kedalam tubuh kita.

Proses Pemeriksaan

Pemeriksaan menggunakan PET Scan sendiri bisa dikatakan cukup cepat, namun bagi pasien sendiri mungkin akan terasa kurang nyaman. Hal ini dikarenakan selama waktu pemeriksaan pasien diharuskan untuk berdiam dan tidak melakukan gerakan yang dapat mengganggu pemeriksaan. Selain itu pada beberapa pasien mengalami ketakutan dan kekhawatiran berlebih pada ruang yang sempit. Hal tersebut juga akan membuat hasil dari pemeriksaan menjadi tidak akurat. Selama pemeriksaan pasien agan berbaring pada tempat yang telah disediakan. Kemudian secara perlahan tempat pembaringan pasien akan masuk kedalam alat pendeteksi. Melalui alat tersebutlah dokter dapat mendeteksi berbagai macam kelainan yang muncul dalam tubuh pasien.

Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pemeriksaan secara total memang cukup cepat. Pada kondisi normal pemeriksaan PET Scan ini sendiri biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit. Namun, waktu yang dibutuhkan tersebut dapat saja bertambah. Hal tersebut sangat tergantung pada daerah atau bagian yang sedang diperiksa. Semakin kompleks bagian yang diperiksa maka waktu yang dibutuhkan juga akan lebih lama.

Resiko Pemeriksaan PET Scan

Setiap tindakan medis yang ada pasti memiliki sebuah resiko atau efek samping yang bisa saja timbul. Begitu juga dengan pemeriksaan PET Scan ini, ada beberapa resiko yang bisa timbul, seperti

  • Terpapar oleh bahan radioaktif. Akan tetapi, karena jumlah bahan radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh sangat sedikit maka biasanya tidak akan menimbulkan efek samping apapun.
  • Reaksi alergi. Alergi amat sangat jarang terjadi dan biasanya hanya menimbulkan gejala yang ringan. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami reaksi alergi setelah melakukan pemeriksaan PET scan.
  • Pada ibu menyusui akan dianjurkan untuk berhenti menyusui sebelum dan sesudah menjalankan pemeriksaan PET Scan dalam jangka waktu tertentu
  • Pada ibu hamil maka akan dilarang untuk melakukan tindakan PET Scan, hal ini berhubungan dengan kesehatan dari bayi yang dikandungnya.
  • Balita dan anak-anak sangat dilarang untuk mendekati ruangan dimana PET Scan berlangsung. Hal ini untuk menghindari kemungkinan terpapar radiasi.

Itu tadi beberapa informasi yang berhubungan dengan pemeriksaan PET Scan. Pemeriksaan tersebut merupakan salah satu pemeriksaan yang sangat akurat dan sangat baik untuk mendeteksi beberapa jenis penyakit. Namun, sayangnya tak banyak rumah sakit yang memiliki fasilitas ini. Semoga informasi ini bermanfaat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn