Home Penyakit dan KelainanSindrom Tourette Sindrom Taurette : Penyebab, Gejala, Penangan dan Pencegahan

Sindrom Taurette : Penyebab, Gejala, Penangan dan Pencegahan

by Lia Yuliana

Sindrom Taurette biasanya di derita oleh anak laki laki pada usia 2-15 tahun. Sindrome taurette merupakan gangguan neuropsikiari yang dimana penderita sindrome taurette akan melakukan gerakan-gerakan yang berulang yang dimana gerakan tersebut dilakukan secara tidak sengaja, berada diluar kendali dan biasanya gerakan tersebut juga bersifat tiba-tiba. Sindrom taurette akan melibatkan bagian bagian otak tertentu yang dimana keterlibatan ersebut akan menyebabkan saraf saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Seseorang yang terkena sindrome taurette biasanya akan mengeluarkan suara suara yang tidak biasa diucapkan atau abnormal.

Contohnya saja seseorang yang terkena sindrome taurette ini akan mengatakan hal-hal yang buruk terhadap orang lain. Pada saat sindrome taurette ini terjadi pada seluruh bagian tubuh penderita sindrom taurette tidak akan mampu mengendalikan apa saja yang mereka katakan. Untuk mengetahui lebih jauh tentang apa itu sindrome taurette marilah kita simak beberapa hal yang berkaitan tentang sindrome taurette.

Penyebab sindrome taurette

1. Teori ginetik

Menurut teori genetik sindrome taurette dapat terjadi ketika salah satu dari keluarganya juga memiliki penyakit sindrome taurette ini, kemungkinan adanya seseorang terkena sindrome taurette karena faktor genetik ini.

Baca juga :

2. Teori autoimun

Menurut teori autonium TS memiliki pendapat bahwa antibodi yang ada diarahkan pada infeksi pendahuluan, contoh infeksi pendahuluan adalah infeksi streptokukus. Selain infeksi tersebut, perlu diketahui infeksi lain yang juga berbahaya dan dapat menyebabkan kematan, diantranya adalah ciri-ciri infeksi lambung Hal ini perlu diwaspadai pula, meskipun tidak berkaitan langsung dengan sindrom taurette

3. Otak yang abnormal

Didalam otak terdapat beberapahormon yang berfungsi sebagai neurotransmitter yang dimana hormon tersebut berguna untuk mengontrol implus saraf. Hormon tersebut dapat memainkan peranan sebagai penyebab penyakit.  Ketika hal ini telah terjadi fungsi otak akan berkurang karena hormon yang mengontrol implus saraf sering berada di luar kendali maka ketahuilah bagaimana cara meningkatkan kinerja otak

4. Belum diketahui penyebabnya

Pada kasus yang umum memang kenyataannya sindrome taurette ini belum diketahui apa saja penyebabnya. Meski penyebab sindrome taurette belum diketahui secara pasti penyebabnya namun menurut beberapa ahli sudah memperkirakan bahwa sindrome taurette berkaitan erat dengan faktor ginetik dan lingkungan. Meski demikian banyak sekali kasus yang menyetakan bahwa sindrome taurette ini tidak diwariskan oleh orang tua mereka.

Itulah beberapa penyebab terjadinya sindrome taurette yang dapat anda ketahui, meski belum diketahui pasti apa saja penyebabnya namun alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui gejala-gejala apa yang akan ditimbulkan oleh seseorang yang terkena penyakit sindrome taurette ini. mengetahui gejala seseorang yang terkena sindrome taurette dengan segara dapat mempermudah dalam penanganannya. Adapaun gejala-gejala yang akan ditimbulkan pada seseorang yang terkena sindrme taurette adalah sebagai berikut

Gejala-gejala sindrome taurette

1. Greyetan otot sederhana

Greyetan otot sederhana pada penderita sindrome taurette biasa ditandai dengan meringis, berkedip dan sentakan kepala. Seorang yang menderita sindrome taurette dan mengalami grenyetan otot sederhana ini biasanya akan berlangsung tidak lama. (baca juga : Kelelahan otot dan makanan pembentuk otot tubuh pria paling cepat)

2. Greyetan urat saraf kompleks

Ganguan grenyet urat saraf kompleks termaksud juga gangguan urat saraf vokal. Gangguan grenyet urat saraf kompleks ini biasanya ditandai dengan gerakan memukul, menendang dan juga nafas yang tersentak-sentak. Semua hal-hal yang dilakukan diatas tanpa kesadaran dari si penderita sindrome taurette. Namun grenyet urat saraf vokal biasanya ditandai dengan mendengkur, mendengung, mendengus atau berteriak keras, mengucapkan kata-kata kasar, mengutuk tanpa alasan dan sebagainya. (baca juga : Asam urat)

3. Mengucapkan kata-kata kasar

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwasannya seseorang yang terkena sindrome taurette biasanya akn mengeluarkan kata-kata yang kasar seperti menghujat orang lain, berkata tidak senonoh pada orang lain dan lain sebagainnya. Namun tahukah anda bahwa seseorang yang menderita sindrome taurette melakukan berbagai hal tersebut tanpa disengaja, bahkan selain mengucapkan kata-kata yang kasar atau berteriak biasanya penderita sindrom ini juga menirukan apa yang orang lain katakan dan terdapat gerakan tubuh yang berulang-ulang tanpa disadari. Perlu diketahui hal ini sangat berbahaya karena kata-kata kasar bisa mengagetkan orang lain dan dapat menjadi penyebab Stroke

4. Sulit berkonsentrasi

Pada umumnya seseorang yang mengalami sindrome tautrette ini akan sulit untuk berkonsentrasi. Selain itu seseorang yang mengalami sindrome ini akan kesulitan dalam berfungsi dan juga sering merasa kegelisahan yang berlebih. Untuk ini jika anak anda mengalami gejala-gejla diatas segera periksakan kedokter agar anak anda segera mendapatkan pengobatan dengan baik dan benar. Bahkan sulit berkonsentradi dapat menyebabkan stress, maka perlu dilakukan penanganan agar sakit tersebut tidak menyebbkan stress, banyak cara mengatasi stress yang dapat anda lakukan.

Itulah beberapa gejala-gejala yang dapat anda ketahui, ketika anda sudah merasakan gejala-gejala tersebut dialami oleh anak anda maka segera lakukanlah penanganan dan pencegahan dengan segera. Agar sindrome taurette dapat segera teratasi. Adapaun cara penangananan dan pencegahan sindrome taurette adalah sebagai berikut

Pencegahan

Bagi seseorang yang menderita sndrome taurette maka perhatikanlah gejala-gejala yang ditimbulkan terlebih dahulu. Anda dapat segera meakukan pencegahan dengan segera ktika anda sudah mengetahui apa saja gejala yang ditimbulkan oleh penderta sindrom taurette tersebut. namun bagi anda yang belum terlalu mengetahui tentang sindrom taurette agar analisi dari gejala dan pemberian obat dapat diberikan dengan benar maka alangkah lebih baiknya jika anda segera melakukan pencegahan dari penyakit sindrom tauratte ini dengan cara melakukan konsultasi ataupun melakukan engobatan ke dokter. Dengan melakukan konsultasi dan pengobatan kedokter maka anda ataupun keluarga anda yang menderita sindrome taurette akan sesegera mungkin mendapatkan penanganan dengan baik dan benar.

Penanganan

Penanganan utuk seseorang yang terkena sindrome taurette dapat ditangani dengan mengkonsumsi obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter, atau atau non resep dokter. Pengobatan ini tergantung pada tanda-tanda atau gejala gejala yang dialami oleh penderita sindrome taurette

1. Gejala Ringan

Pengobatan sindrome taurette memang disesesuaikan dengan gejala-gejala yang ditimbulkan oleh sipenderita sindrome taurette. Jika seseorang yang menderita sindrome taurette dan memiliki gejala-gejala yang ringan anda tidak memerlukan obat-obatan tertetu. Namun jika seiring berjalannya waktu gejala gejala tersebut menjadi gejala gejala yang berat segera periksakanlah kedokter agar mendapat penanganan dengan baik.

2. Grenyet urat saraf sederhana

Pada kasus gejala grenyet urat saraf sederhana biasanya dokter akan colidene ataupun mencoba guanfacine. Obat obatan ini merupakan obat-obatan yang termaksud obat-obatan penenang yang dapat anda konsumsi dengan cara diminum. Colonidene merupakan sebuah obat yang dapat digunakan untuk mengobati seeorang yang terkena tekanan darah tinggi. Selain itu colonidine juga berfungsi untuk mengendalikan perilaku obsesive-compulsive dan juga perilaku gelisah yang berebihan. Untuk itu obat ini merupakan salah satu golongan obat penenang. Namun obat-obatan ini termaksuk golongan obat penenang yang ringan.

Baca juga :

3. Gejala-gejala berat

Seseorang yang menderita sindrome taurette dan mengalami gejala-gejala berat biasanya dokter akan memberikan obat-obatan antipsikotik. Obat atipsikotik berfungsi untuk menekan grenyet urat saraf.

Baca juga :

Itulah beberapa cara penanganan seseorang yang terkena penyakit sindrome taurette, cara penanganan tersebut hanya digunakan sebagai referensi saja, ada baikknya jika anda memeriksakan kedokter. Karena dengan memeriksakan kedokter anda dapat mengetahui lebih detail tentang penyakit yang adnda derita. Apakah itu penyakit sindrome taurette atau gejala dari penyakit lainnya. Dengan demikian maka kita akan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyakit yang diderita. Itulah sekilas ulasan yang berkaitan dengan sindrome taurette semoga kita dapat terhndar dari penyakit tersebut, dan juga kita dapat terhindar dari berbagai macam penyakit-penyakit lainnya.

You may also like