14 Penyebab Badan Hangat Terus Selain Karena Demam Wajib Diwaspadai

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pernahkah Anda merasakan kondisi di mana badan terasa hangat terus-menerus selain karena s? Ada sejumlah kondisi yang menjadi penyebab badan hangat terus di mana suhu tubuh artinya tengah tak seimbang antara keluarnya hawa panas dan produksinya di dalam tubuh. Berikut ini adalah sejumlah pemicunya untuk Anda kenali dan waspadai dengan baik.

  1. Hipertiroidisme

Jika penyebab kedinginan mendadak adalah saat tubuh kekurangan hormon tiroid alias mengalami hipotiroid, kemungkinan badan Anda yang hangat berkelanjutan bisa disebabkan oleh gangguan tiroid lainnya, yakni seperti hipertiroid. Kelebihan hormon tiroid bisa menjadi alasan badan berkeringat, badan hangat atau panas, ditambah pula dengan insomnia, mudah emosi, penurunan berat badan, otot lemas, ketidakteraturan haid, hingga diare.

  1. Dehidrasi

Suhu tubuh yang terus-menerus tinggi sehingga badan terasa hangat bisa jadi disebabkan oleh kurangnya asupan cairan bagi tubuh. Dehidrasi adalah yang dimaksud di sini, padahal dalam setiap tubuh manusia terdiri dari air sebagai kandungan 60 persen dari total berat tubuh. Selain badan bisa terasa hangat, mulut pun akan kering, sering sakit kepala, urine berbau dan berwarna gelap, jarang bang air kecil, cepat lelah, dan kulit kering.

  1. Paparan Panas Cukup Lama

Badan yang terasa hangat terus bisa jadi adalah efek semata dari tubuh yang terkena paparan panas cukup lama. Cobalah ingat-ingat kembali Anda pergi ke mana saja dan apakah tempat tersebut merupakan sumber panas yang cukup kuat sebab hal tersebut mampu membuat tubuh terasa hangat lumayan lama.

  1. Berjemur

Bagi Anda yang gemar berjemur, tentunya terkena sinar matahari akan membuat suhu pada tubuh naik dan menjadikan badan terasa hangat. Bila berjemur cukup sering, maka keadaan badan yang hangat terus bisa jadi disebabkan oleh faktor tersebut.

  1. Hormon Pertumbuhan

Anda perlu tahu bahwa kecepatan metabolisme tubuh dapat meningkat hingga 20 persen karena hormon pertumbuhan. Akibatnya, efek yang terjadi pada tubuh adalah panas tubuh terproduksi secara lebih banyak dan meningkatkan suhu tubuh.

  1. Latihan Fisik

Badan yang hangat secara berkelanjutan bisa jadi disebabkan oleh latihan fisik karena aktivitas fisik yang dilakukan mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan suhu tubuh bahkan hingga 40 derajat Celsius. Ini karena adanya energi termal yang dihasilkan oleh gesekan-gesekan antar organ atau otot.

  1. Malnutrisi

Bukankah tubuh yang kekurangan gizi justru cenderung mengalami penurunan suhu tubuh sehingga mudah kedinginan? Belum tentu, karena malnutrisi yang berkepanjangan bisa membuat kecepatan metabolisme turun hingga 30 persen, namun bagi yang memiliki lapisan lemak tebal mampu mendukung penyaluran panas dari lemak tersebut sebanyak 1/3 kecepatan jaringan lain.

  1. Hormon Kelamin

Pada pria, hormon kelamin bisa membuat kecepatan metabolisme basal tubuh naik hingga sampai 15 persen sehingga produksi panas pun otomatis ikut meningkat. Sementara pada tubuh wanita, biasanya fluktuasi temperatur tubuh beragam di mana pada masa ovulasi hormon progesteron yang terlepas bisa menaikkan suhu tubuh sampai dengan 0,6 derajat Celsius.

  1. Efek Samping Obat

Penggunaan atau konsumsi obat tertentu dalam jangka waktu yang lama bisa saja menjadi penyebab dari badan yang hangat terus-menerus. Ketika Anda menghentikan penggunaan obat tersebut, biasanya suhu tubuh pun kembali normal. Apabila Anda mencurigai efek obat yang Anda gunakanlah yang menjadi pemicu, konsultasikan dengan dokter apa yang sebaiknya Anda lakukan.

  1. Stimulasi Saraf Simpatis

Ketika terjadi rangsangan saraf simpatis, kecepatan metabolisme bisa jauh lebih cepat dari normalnya dan karena itulah kemudian berdampak pada suhu tubuh yang ikut naik. Pada umumnya, rangsangan saraf simpatis memperoleh pengaruh dari tekanan individu sendiri sehingga temperatur tubuh terkena efeknya.

  1. Kerusakan Organ

Penyebab lain dari badan yang terus-menerus hangat adalah gangguan pada organ tertentu atau bahkan kerusakan pada hipotalamus. Karena faktor inilah temperatur badan terganggu dalam hal mekanisme pengaturannya. Tak hanya itu, gangguan pada kelenjar keringat yang jumlahnya sedikit pun mengakibatkan gangguan pada regulasi temperatur tubuh.

  1. Leukemia

Kondisi dibalik badan hangat terus-menerus tapi juga disertai dengan demam ataupun sakit pada tulang serta sendi bisa jadi menandakan bahwa tubuh tengah terserang leukemia atau kanker yang khususnya menyerang sel darah putih dalam tubuh. Waspadai dan cepatlah ke dokter bila kondisi bintik merah di kulit, keringat berlebihan, serta sering mimisan dan memar terjadi.

  1. Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan bahkan dapat menjadi pemicu badan terasa hangat secara terus-menerus. Sejumlah orang pasti pernah mengalami tubuh terasa panas yang disebabkan oleh efek bahaya alkohol bagi kesehatan berlebih, jadi bila Anda penggemar minuman beralkohol, cobalah membatasi konsumsinya.

  1. Makan Makanan Pedas

Badan yang hangat atau bersensasi panas kemungkinan juga terjadi karena efek konsumsi makanan pedas. Pembuluh darah dapat mengalami pembesaran karena makanan pedas, bahkan juga terjadi stimulasi ujung saraf yang kemudian menimbulkan efek panas.

Demikianlah serangkaian penyebab badan hangat terus selain karena demam wajib diwaspadai oleh Anda. Beberapa faktor lingkungan dan pola makan tergolong cukup ringan, namun bila sudah menyangkut gangguan atau kelainan organ, Anda perlu cepat-cepat mendapatkan bantuan medis.

fbWhatsappTwitterLinkedIn