5 Bahaya Keluar Keringat Berlebihan bagi Kesehatan

Apakah anda berkeringat lebih banyak dari orang lain? Apakah dengan aktivitas ringan selama 5 menit sudah membuat anda berkucuran keringat? Apakah anda harus mengelap tangan sebelum bersalaman karena tangan anda berkeringat dingin?

Keringat merupakan hal yang baik karena keringat menunjukkan metabolisme tubuh yang baik, namun seringkali keringat secara berlebihan merupakan suatu pertanda akan kondisi kesehatan anda. Sebelum membahas lebih jauh mengenai keringat berlebih, ada baiknya jika anda mengenal apa itu keringat terlebih dahulu. (baca juga: bahaya mandi saat masih berkeringat)

Keringat secara umum

Keringat merupakan cairan yang dihasilkan manusia dari kelenjar keringat di sekujur tubuhnya dan dikeluarkan melalui pori pori. Cairan tersebut terdiri dari beberapa elemen kimia, mayoritasnya adalah natrium klorida, 2-metilfenol dan 4-metilfenol. Fungsi utama dari keringat adalah sebagai cairan pendingin tubuh ketika lingkungan sekitar tubuh anda panas, tanpa keringat panas tubuh anda dapat merusak organ organ didalamnya. (baca juga: penyebab tubuh sering berkeringat)

Manfaat keringat

Mengeluarkan keringat memiliki manfaat yang sangat besar bagi tubuh seorang manusia, apa saja manfaat yang dimiliki oleh keringat?

  1. Pembuangan racun
  2. Mendinginkan tubuh
  3. Melancarkan aliran darah
  4. Pembakar kalori

baca juga: keringat di telapak tangan dan kaki

Keringat berlebih

Keringat berlebih atau yang biasa dikenal sebagai hiperdrosis biasa dialami oleh orang yang memiliki kelebihan berat badan dan hyperhidrosis seringkalo tidak berbahaya, namun dapat menjadi suatu tanda akan masalah kesehatan thyroid, ciri-ciri diabetes atau infeksi. (baca juga: berkeringat saat tidur)

Jika anda berkeringat lebih banyak dari orang lain ketika dalam keadaan panas, hal ini bukanlah suatu masalah, berkeringat adalah reaksi normal ketika tubuh anda bekerja lebih keras dan membutuhkan pendinginan. Hiperdrosis sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu hyperhidrosis focal primer dan general hyperhidrosis sekunder.

Hyperhidrosis focal primer

Merupakan jenis hyperhidrosis yang terjadi di bagian tertentu pada tubuh manusia seperti telapak tangan, paha, ketiak. Hiperhidrosis focal primer terjadi secara simetris, jika paha kanan anda berkeringat, begitu juga paha kiri anda.

Hyperhidrosis general sekunder

Jenis hidrosis yang harus anda waspadai karena biasanya merupakan pertanda akan munculnya suatu penyakit seperti gejala gagal jantung, tuberculosis, penyakit bahaya jantung koroner, kanker dan lain lain. Keringat jenis ini terjadi di seluruh bagian tubuh manusia dan dapat terjadi kapan saja bahkan ketika anda tidur meskipun dalam kondisi lingkungan yang dingin.


Faktor faktor penyebab hyperhidrosis

  • Makanan dan minuman

Beberapa jenis makanan dapat menyebabkan keringat seperti makanan pedas atau panas, panas yang diperoleh dari makanan tersebut harus dikeluarkan melalui keringat. Tak hanya makanan, minuman juga dapat menyebabkan hyperhidrosis, contohnya minuman berkafein seperti kopi dan minuman yang mengandung alcohol. (baca juga: kopi bagi penderita asam lambung)

  • Manopause

Manopause adalah tahap dimana semua wanita pada umur tertentu akan memasuki umur non produktif dengan berhenti bermenstruasi. Pada tahap ini, wanita akan lebih banyak mengeluarkan keringat. (baca juga: gejala menopause)

  • Pengaruh obat

Beberapa obat dengan penggunaan dosis tinggi seperti morfin, tiroksin, dan anti nyeri dapat menyebabkan sekresi keringat berlebih.

  • Gangguan kelenjar keringat

Terkadang terjadi  gangguan kelenjar keringat dalam tubuh manusia yang menyebabkan hyperhidrosis, hal ini dapat berimplikasi pada beberapa akibat seperti menurunnya berat tubuh, kegelisahan dan lain lain. (baca juga: gejala gula darah terlalu rendah)

Bahaya Keringat Berlebihan

Merupakan alasan utama mengapa anda harus membaca artikel ini karena keringat berlebih dapat menandakan bahwa anda terkena penyakit. Beberapa penyakit cukup umum namun tak menutup kemungkinan bahwa anda terserang penyakit ganas yang sulit untuk disembuhkan bila anda terlambat mendeteksi penyakit tersebut. Berikut adalah daftar penyakit yang mungkin terjadi jika anda mengalami keringat berlebih.

1. Gula darah rendah

Gula darah merupakan salah satu sumber energy yang dibutuhkan manusia, jika kadar gula darah rendah, tubuh anda dipaksa untuk bekerja lebih keras tanpa adanya sokongan energy yang cukup sehingga menyebabkan anda berkeringat. (baca juga: gejala gula darah terlalu rendah)

2. Demam tinggi

Ketika demam, suhu badan manusia cenderung meninggi, namun tubuh akan mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhunya. Oleh karena itu banyak orang bilang ketika anda berkeringat ketika anda sakit, itu tandanya anda mulai menunjukkan gejala sembuh. (baca juga: menggigil tapi tidak demam)


3. Hipertiroid

Kondisi jika tubuh anda memiliki terlalu banyak hormone thyroid, yaitu hormone yang berfungsi sebagai pengontrol metabolisme tubuh manusia. Salah satu gejala hipertiroid adalah sekresi keringat secara berlebihan.

4. Gangguan jantung

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang sepatutnya anda waspadai, dan sayangnya keringat berlebih merupakan salah satu gejala gangguan jantung. Jika anda berkeringat secara berlebihan pada telapak tangan, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui adanya kemungkinan gangguan jantung bocor ASD dan VSD.

5. Tuberkulosis

Salah satu ciri utama dari penyakit tuberculosis adalah sekresi keringat berlebih karena keringat tersebut merupakan respon tumor nekrosis alfa yang diproduksi oleh imun manusia sebagai pertahanan diri dari bakteri tuberculosis. (baca juga: gejala TBC)

Cara mengatasi keringat berlebih:

  1. Gunakan antiperspirant dengan tensi tinggi pada sumber keringat seperti ketiak, leher dan paha.
  2. Gunakan obat obatan seperti beta blocker dan antikolinergik
  3. Operasi untuk menghilangkan kelenjar keringat
  4. Suntik botox untuk menghambat aktivitas syaraf khususnya kelenjar keringat.
  5. Iontophoresis yaitu penggunaan perangkat elektronik medis untuk mengaliri listrik bertengangan rendah pada tubuh pasien untuk menghambat kinerja kelenjar keringat

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Saturday 23rd, April 2016 / 12:28 Oleh :
Kategori : Gejala Penyakit