12 Penyebab Amiloidosis Yang Jarang Diketahui

Terjadinya penumpukan amiloid merupakan salah satu ciri- ciri dari penyakit amiloidosis. Amyloid adalah protein seperti tepung pada beragam organ termasuk ginjal hati dan juga limpa. Penyakit amiloidosis ini termasuk salah satu penyakit yang langka. Amiloidosis juga diyakini sebagai salah satu penyakit langka yang disebabkan karena faktor genetik. Dimungkinkan seseorang yang terkena penyakit amiloidosis sudah menderita Penyakit ini sejak lahir. Terkadang gejala gejala yang ditimbulkan karena Penyakit amiloidosis ini tidak muncul hingga seseorang menginjak dewasa.

Penyakit amiloidosis termasuk penyakit yang ringan berdasarkan beberapa kasus namun Penyakit amiloidosis ini juga dapat mengancam jiwa seseorang karena kondisi tertentu. Penyakit amiloidosis dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi tertentu karena adanya penumpukan amiloid yang terjadi hingga penumpukan penumpukan tersebut mengganggu fungsi organ vital tubuh.

Salah satu contoh dari komplikasi yang ditimbulkan karena amiloidosis adalah ginjal tidak mampu menyaring limbah limbah dan juga zat sisa dengan baik. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa amiloidosis merupakan salah satu penyakit langka yang disebabkan karena genetik. Namun demikian marilah kita mengetahui apa saja penyebab-penyebab yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit amiloidosis ini.

1. Protein tubuh yang berbeda

Penyakit amiloidosis dapat disebabkan karena adanya protein tubuh yang berbeda. Protein tubuh yang berbeda dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan pembentukan deposit amyloid. Protein tubuh yang banyak akan terkumpul di suatu tempat dan di tempat itulah amiloidosis akan menyerang seseorang. Terkumpulnya protein tubuh yang banyak juga dapat digunakan untuk menentukan jenis amiloidosis yang diderita pada seseorang.

baca juga :  karbohidrat –  lemak trans – akibat kelebihan dan kekurangan asam amino

2. Produksi antibodi yang abnormal

Produksi antibodi yang abnormal pada sumsum tulang belakang dapat menyebabkan terjadinya amiloidosis primer. Antibodi digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi yang menyebar dan juga membunuh patogen yang masuk ke dalam tubuh. Seseorang yang terkena penyakit amiloidosis memiliki antibodi yang berlebih, antibodi yang berlebih ini bukanlah antibodi yang rusak namun antibodi yang berlebih ini menumpu pada suatu organ terdekat. Sehingga hal ini menyebabkan terjadinya amiloidosis primer.

baca juga : cara meningkatkan antibodi anak – Cara Menjaga Kesehatan agar Tidak mudah Sakit – Cara Mengatasi Stress Super Ampuh

3. Faktor genetik

Penyakit amiloidosis lebih dikenal dengan penyakit yang disebabkan karena faktor genetik dan merupakan penyakit yang langka. Faktor genetik dapat menyebabkan peningkatan produksi protein di dalam tubuh. Jadi ketika anda memiliki saudara ataupun orang tua yang terkena penyakit amyloidosis maka kemungkinan Anda juga dapat mengidam penyakit amyloidosis. Biasanya amyloid menumpuk pada bagian jantung dan juga sistem saraf.

baca juga : Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi  – Bahaya Tidak Mencuci Tangan Sebelum Makan     Bahaya Dehidrasi bagi Tubuh

4. Sel khusus mengeluarkan protein secara berlebihan

Amiloidosis dapat terjadi saat sel khusus yang berada di dalam sumsum tulang belakang mengeluarkan protein tertentu secara berlebihan.


5. Kanker sumsum tulang

Penyakit amiloidosis juga dapat disebabkan karena seseorang mengidap penyakit kanker sumsum tulang. Hal ini disebabkan karena amyloidosis bisa saja terjadi bersamaan dengan seseorang yang terkena kanker sumsum tulang dari sel sel plasma yang biasa disebut dengan multiple myeloma.

baca juga : efek samping radioterapi

6. Infeksi kronis

Penyakit amiloidosis dapat disebabkan karena adanya penyakit infeksi kronis. Penyakit infeksi kronis misalnya seperti tuberkolosis atau osteomyelitis. Ketika seseorang mengalami penyakit amiloidosis yang disebabkan karena infeksi kronis maka seseorang tersebut terkena penyakit amiloidosis sekunder.

7. Peradangan kronis

Peradangan kronis seperti reumatoid artritis atau ankylosing spondylitis, juga merupakan penyakit amiloidosis yang digolongkan sebagai penyakit amiloidosis sekunder. Untuk penyakit amiloidosis sekunder dapat disembuhkan dengan cara menyembuhkan penyakit yang menyebabkan penyakit amiloidosis terjadi. Atau dengan kata lain penyakit amiloidosis sekunder dapat disembuhkan dengan cara menyembuhkan penyakit yang mendasarinya.

8. Autosomal yang diwariskan

Autosomal yang diwariskan dapat menyebabkan penyakit amyloidosis yang tergolong penyakit amyloidosis Familial. Biasanya penyakit amyloidosis Familia merupakan autosomal yang diwariskan secara dominan dalam genetika. Jadi seseorang yang terkena amyloidosis familia kemungkinan 50% mewarisi penyakit amyloidosis Familia. Amiloidosis familial biasanya disebut juga sebagai amiloidosis bawaan.

9. Malabsorpsi usus

Malabsorpsi usus merupakan ketidakmampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan yang diperoleh tubuh. Ketidakmampuan usus menyerap nutrisi dari makanan dapat menyebabkan terjadinya amiloidosis.

baca juga : gejala usus  luka –  Perbedaan Sakit Karena Virus dan Bakteri – Cara Mengurangi Nafsu Makan Secara Alami

10. Protein tidak larut

Amiloidosis juga dapat disebabkan karena adanya perubahan protein yang membuat protein tersebut tidak larut. Hal ini menyebabkan protein tidak tersimpan pada organ jaringan sebagaimana mestinya sehingga protein amyloid menumpuk pada jaringan antar sel. Karena protein menumpuk pada jaringan antar sel Hal ini menyebabkan terjadinya penyakit amiloidosis.

11. Tindakan dialisis

Penyebab terjadinya amiloidosis juga dapat disebabkan karena terdapat pengaruh dari luar. Pengaruh tertentu dari luar ini dapat dikaitkan dengan perkembangan amiloidosis yang terjadi pada tubuh. Tindakan dialisis yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan terjadinya penyakit amyloidosis. Sebab tindakan dialisis ini dapat menyebabkan pengumpulan protein darah menumpuk pada bagian tendon dan juga pada bagian sendi-sendi tulang. Untuk menghindari terjadinya penyakit amyloidosis maka usahakan jangan menggunakan tindakan dialisis dalam jangka yang panjang.

12. Faktor usia

Usia juga merupakan salah satu faktor resiko seseorang terkena amiloidosis, biasanya seseorang yang terkena amiloidosis adalah seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun. Karena pada usia itu kekebalan tubuh sudah tidak bekerja dengan baik sehingga akan mudah terserang berbagai penyakit. Banyak sekali penyakit yang dapat menyerang di usia tua, maka dari itu harus hati-hati agar tua tidak banyak penyakit.

baca juga :

Itulah penyebab amiloidosis yang dapat anda ketahui. Namun ketika penyakit amiloidosis merupakan penyakit genetik maka segera Periksa ke dokter untuk mendapat perawatan dari dokter agar penyakit amiloidosis yang anda derita tidak semakin parah. meskipun penyakit amiloidosis termasuk penyakit yang disebabkan karena faktor genetik namun pada kenyataannya penyakit amiloidosis dapat disebabkan karena hal-hal tertentu. Hal itu disebabkan tergantung pada amiloidosis jenis apa yang sedang diderita.

, ,
Post Date: Thursday 10th, August 2017 / 02:31 Oleh :
Kategori : Amiliodosis